Anda di halaman 1dari 2

PERENCANAAN SEDIAAN FARMASI DAN

ALAT KESEHATAN
No. dokumen :
SOP No. revisi :
Tanggal :
terbit
Halaman : 1/2

UPTD YOSEPH SUDI


PUSKESMAS NIP:197212271994031009
GOLOWELU

1. Pengertian Perencanaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan merupakan proses seleksi obat untuk
menentukan jenis dan jumlah obat dalam rengka pemenuhan kebutuhan puskesmas
2. Tujuan Sebagai acuan bagi petugas farmasi untuk membuat perencanaan sehingga didapatkan
jumlah dan jenis sediaan farmasi dan alat kesehatan yang sesuai kebutuhan
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Golowelu Nomor :

4. Referensi 1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Standar


Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
2. Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di Puskesmas,
2003
3. Pedoman Cara Pelayanan Kefarmasian yang Baik di Puskesmas, 2011
5. Prosedur A. Alat dan Bahan : ATK
B. Langkah-langkah
1. Petugas farmasi melakukan seleksi atau penilaian terhadap jenis sediaan farmasi
dan alat kesehatan yang diperlukan disesuaikan dengan formularium nasional
dan daftar obat esensial nasional
2. Petugas farmasi melakukan perencanaan dengan mempertimbangkan tingat
kebutuhan, jumlah anggaran, pola penyakit dan tingkat penggunaan obat
periode sebelumnya
3. Petugas farmasi melakukan kompilasi pemakaian obat setiap bulan dengan cara
menghitung stok optimum sebagai dasar untuk menentukan jumlah sedian
farmasi dan alat kesehatanyang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan
pelayanan dan dicantumkan di dalam LPLPO
4. Petugas farmasi melakukan pengendalian terhadap ketersediaan sediaan farmasi
dan alat kesehatan dengan membuat stok opname setiap bulannya
5. Petugas farmasi menyusun perkiraan perencanaan kebutuhan sediaan farmasi
dan alat kesehatan serta perkiraan pembelian
6. Bagan alir
7. Hal-hal yang
perlu
diperhatikan
8. Unit terkait 1. Gudang Farmasi puskesmas
2. Apotek
3. Jejaring

9. Dokumen 1. LPLPO (Laporan Pemakaian Lembar Permintaan Obat)


terkait 2. Stok Opname
3. Formularium Nasional
4. Daftar obat esensial Nasional
10. Rekaman
historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai
perubahan diberlakukan