Anda di halaman 1dari 3

PENANGANAN KTD, KTC, KPC, KNC

No. Dokumen :
No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2

Puskesmas
dr. Indra Dharma
Kelurahan Pluit
NIP. 196101041988031006

1. Pengertian 1. Keselamatan pasien adalah suatu sistem dimana puskesmas membuat


asuhan pasien lebih aman yang meliputi asesmen risiko, identifikasi dan
pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko pasien, pelaporan dan
analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya serta
implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah
terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan
suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil
2. Insiden keselamatan pasien yang selanjutnya disebut insiden adalah setiap
kejadian yang tidak disengaja dan kondisi yang mengakibatkan atau
berpotensi mengakibatkan cedera yang dapat dicegah pada pasien, terdiri
dari Kejadian Tidak Diharapkan, Kejadian Nyaris Cedera, Kejadian Tidak
Cedera dan Kejadian Potensial Cedera
3. Kejadian Tidak Diharapkan, Selanjutnya disingkat KTD adalah insiden yang
mengakibatkan cedera pada pasien
4. Kejadian Nyaris Cedera, selanjutnya disingkat KNC adalah terjadinya
insiden yang belum sampai terpapar ke pasien
5. Kejadian Tidak Cedera, selanjutnya disingkat KTC adalah insiden yang
sudah terpapar ke pasien , tetapi tidak timbul cedera
6. Kondisi Potensial Cedera, selanjutnya disingkat KPC adalah kondisi yang
sangat berpotensi untuk menimbulkan cedera, tetapi belum terjadi insiden
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk :
1. Terciptanya budaya keselamatan pasien di puskesmas
2. Meningkatnya akuntabilitas Puskesmas terhadap pasien dan masyarakat
3. Menurunnya KTD, KPC, dan KNC di Puskesmas
4.Terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi
pengulangan KTD
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kelurahan Pluit Nomor 374 Tahun 2016 tentang
Kebijakan Mutu dan Keselamatan Pasien

4. Referensi 1. Buku Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah sakit, Depkes R.I.
2008
5. Langkah- 1. Penanggungjawab manajemen risiko Puskesmas menerima laporan adanya
Langkah KTD, KPC atau KNC
2. Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas melakukan identifikasi
terhadap KTD, KPC atau KNC sesuai dengan yang dilaporkan,
3. Penanggungjawab manajemen risiko Puskesmas menganalisa penyebab
dari KTD, KPC atau KNC yang terjadi,
4. Penanggungjawab manajemen risiko Puskemas mencatat hasil identifikasi
dan analisa penyebab dari KTD, KPC atau KNC di dalam buku laporan
KTD, KPC dan KNC,
5. Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas melaporkan hasil temuan
KTD, KPC atau KNC yang terjadi kepada Kepala Puskesmas,
6. Kepala Puskesmas menerima laporan dari penanggung jawab manajemen
risiko Puskesmas,
7. Kepala Puskesmas merencanakan pertemuan dengan penanggung jawab
masing masing upaya yang terkait dengan KTD, KPC atau KNC yang
terjadi,
8. Kepala Puskesmas mengundang penanggung jawab manajemen risiko
Puskesmas dan penanggungjawab masing masing upaya yang terkait,
9. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas
bersama unit terkait membahas mengenai penanganan KTD,KPD atau
KNC yang terjadi,
10. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas
bersama unit terkait membuat rencana penanganan KTD, KPC atau KNC
yang terjadi,
11.Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas mencatat rencana
penanganan KTD, KPC atau KNC yang telah disepakati dalam buku tindak
lanjut KTD, KPC atau KNC,
12.Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas dan penanggung jawab
masing masing upaya melaksanakan penanganan KTD, KPC atau KNC
sesuai dengan rencana,
13.Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas mengevaluasi
penanganan terhadap KTD, KPC atau KNC yang dilakukan oleh masing
masing upaya,
14.Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas mencatat hasil evaluasi
penanganan KTD, KPC dan KNC yang telah dilakukan,
15. Penanggung jawab manajemen risiko Puskesmas melaporkan hasil
evaluasi penanganan KTD, KPC dan KNC kepada Kepala Puskesmas.
6. Unit Terkait Seluruh unit pelayanan dan Tindakan Kesehatan
7. Riwayat
Historis
Perubahan