Anda di halaman 1dari 3

BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 Latarbelakang
Kota Jakarta merupakan salah satu kota dengan jumlah penduduk yang
besar di Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang besar, Jakarta menjadi
salah satu penyumbang besar dalam bidang pembangunan. Pembangunan
pembangunan yang dilakukan pastinya tidak terlepas dari masalah
kesehatan yang diakibatkan dari pembangunan yang tidak memperhatikan
kesehatan lingkungan, yang akan berdampak bagi penduduk yang
mendiaminya dan salah satu bentuk pembangunan itu yaitu perumahan.
Rumah yang layak untuk tempat tinggal harus memenuhi syarat
kesehatan menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor :
829/Menkes/SK/VII/1999 tentang persyaratan perumahan sehingga
penghuninya tetap sehat. Rumah yang sehat tidak lepas dari
ketersediaan prasarana dan sarana yang terkait seperti konstruksi yang
memenuhi syarat, misalnya dinding, lantai, langit-langit, ventilasi yang
mencukupi, pencahayaan dan lain-lain serta penyediaan air bersih, sanitasi
pembuangan sampah, pembuangan air limbah, penyehatan makanan dan
minuman, tersedianya jamban, dan dilakukannya pengendalian vektor.
Permukiman yang tidak bersih dan tidak sehat memiliki dampak negatif yang
dapat menjadi tempat penularan penyakit, misalnya ISPA, DBD, malaria,
chikungunya, diare, penyakit kulit, paru-paru dan lain-lain yang ditimbulkan
karena pencemaran udara, baik yang terjadi di dalam maupun di luar
ruangan, saluran pembuangan air limbah yang ditangani dengan tidak baik
akan berdampak pada pencemaran air kebadan air sehingga dapat
menimbulkan penyakit bagi manusia, sampah yang pengolahannya masih
kurang baik dapat menimbulkan bau dan penyakit yang dibawa oleh vektor,
misalnya lalat, tikus, kecoa.Untuk terwujudnya derajat kesehatan masyarakat
yang optimal dapat diraih melalui upaya kesehatan yang terdiri dari upaya
peningkatan (promotif), pencegahan (preventif), penyembuhan (kurativ) dan
pemulihan (rehabilitatif).

Laporan Praktik Terpadu Di Rusun Cilincing Jakarta utara 1


1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan umum
Tujuan umum praktik lapangan terpadu adalah untuk mengetahui gambaran
umum tentang pemukiman dan untuk melakukan analisis faktor-faktor yang
berhubungan dengan kondisi kesehatan lingkungan di Rusun Cilincing
Jakarta utara

1.2.2 Tujuan khusus


1. Untuk mengetahui kondisi lingkungan fisik di Rusun Cilincing
2. Untuk mengetahui konstruksi ruang dan bangunan di Rusun Cilincing
3. Untuk mengetahui kondisi Penyehatan Udara di Rusun Cilincing
4. Untuk mengetahui kondisi Pengendalian Vektor dan Binatang
Pengganggu di Rusun Cilincing
5. Untuk mengetahui kondisi Penyediaan Air Bersih di Rusun Cilincing
6. Untuk mengetahui kondisi Pengolahan Limbah Cair di Rusun Cilincing
7. Untuk mengetahui kondisi Pengelolaan Limbah Padat di Rusun
Cilincing
8. Untuk mengetahui Kepadatan Hunian di Rusun Cilincing
9. Untuk mengetahui Kepadatan Lalat di Rusun Cilincing
10. Untuk mengetahui Penyehatan Makanan dan Minuman di Rusun
Cilincing
11. Untuk Mengetahui Aspek sosial meliputi, pengetahuan, sikap, dan
tindakan tentang Pengolahan Sampah di Rusun Cilincing

1.3 Manfaat
1.3.1 Bagi Akademik
1. Sebagai referensi baru dalam mengembangkan ilmu sanitasi
lingkungan di pemukiman.
2. Dapat menambah referensi kepustakaan dan sebagai tambahan untuk
bahan acuan sebagai penelitian selanjutnya di pemukiman.

Laporan Praktik Terpadu Di Rusun Cilincing Jakarta utara 2


1.3.2 Bagi Institusi
1. Mendapat referensi baru dalam mengembangkan ilmu sanitasi
lingkungan di pemukiman.
2. Mendapatkan referensi kepustakaan dan sebagai tambahan untuk
bahan acuan sebagai penelitian selanjutnya di pemukiman.

1.3.3 Bagi Mahasiswa


1. Memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengembangkan
pengetahuan dan kemampuan akademik secara nyata di pemukiman.
2. Membentuk keterampilan professional dengan menerapkan pendekaan
spesifik atas masalah kesehatan lingkungan di pemukiman.
3. Menumbuhkan sikap positif dan percaya diri atas keprofesian kesehatan
lingkungan.

Laporan Praktik Terpadu Di Rusun Cilincing Jakarta utara 3