Anda di halaman 1dari 43

PELELANGAN TERBUKA

PENGADAAN JASA PEMBUATAN DAN PEMASANGAN


DEGAS TANK CHLORINATION PLANT PLTGU
PT PJB Unit pembangkitan gresik

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT


( RKS )

NOMOR : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
TANGGAL : 13 JUNI 2017

Tim pengadaan barang/jasa


PT PEMBANGKITAN JAWA-BALI unit pembangkitan gresik

Tahun 2017
DAFTAR ISI

BAB I SYARAT-SYARAT UMUM ....................................................................... 4


1.1 PENDAHULUAN ...................................................................................... 4
1.2 PEDOMAN PELAKSANAAN PELELANGAN ........................................... 4
1.3 RENCANA KERJA ................................................................................... 4
1.4 JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN TERBUKA ............................. 4
1.5 PEMBERI PEKERJAAN ........................................................................... 5
1.6 DIREKSI PEKERJAAN ............................................................................ 5
1.7 PERENCANA PENGADAAN BARANG/JASA .......................................... 5
1.8 PENYEDIA BARANG/JASA ..................................................................... 5
1.9 RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS).................................. 5
1.10 SYARAT - SYARAT PESERTA LELANG ................................................ 5
1.11 DILARANG IKUT SEBAGAI PESERTA / PENJAMIN ............................... 6
1.12 METODE PEMASUKAN DAN TATA CARA PEMBUKAAN DOKUMEN ... 6
1.13 LAMPIRAN-LAMPIRAN SURAT PENAWARAN ....................................... 7
BAB II SYARAT-SYARAT ADMINISTRASI ......................................................... 9
2.1 JAMINAN PENAWARAN ......................................................................... 9
2.2 JAMINAN PELAKSANAAN .................................................................... 10
2.3 MASA GARANSI DAN SERTIFIKAT GARANSI ....................................... 9
2.4 WAKTU DAN TEMPAT PENYERAHAN BARANG DAN JASA ................. 9
2.5 PEMERIKSAAN DAN PENERIMAAN BARANGError! Bookmark not
defined.
2.6 PEMERIKSAAN DAN PENERIMAAN JASA........................................... 10
2.7 DIREKSI PEKERJAAN .......................................................................... 10
2.8 SITE MANAJER ..................................................................................... 10
2.9 IZIN, KEAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA SERTA KEBERSIHAN
LINGKUNGAN ....................................................................................... 11
2.10 PEKERJAAN TAMBAH DAN PEKERJAAN KURANG ........................... 11
2.11 CARA PEMBAYARAN ........................................................................... 12
2.12 SANKSI KETERLAMBATAN .................................................................. 13
2.13 PEMBEBASAN TUNTUTAN .................................................................. 14
2.14 PENGALIHAN RISIKO DAN PENGALIHAN KEPEMILIKAN BARANG .. 14
2.15 PENUNDAAN PENYELESAIAN PEKERJAAN....................................... 14
2.16 PEMUTUSAN SURAT PERJANJIAN ..................................................... 14
2.17 FORCE MAJEURE ................................................................................ 15
2.18 PENYELESAIAN PERSELISIHAN ......................................................... 16
2.19 PENGALIHAN PEKERJAAN KEPADA PIHAK LAINNYA ....................... 19
2.20 PERUBAHAN-PERUBAHAN PADA SURAT PERJANJIAN ................... 19
2.21 PERSYARATAN LAIN ........................................................................... 19
2.22 KETENTUAN BLACK LIST .................................................................... 19
BAB III SYARAT-SYARAT TEKNIS ................................................................... 20
3.1 LINGKUP DAN SPESIFIKASI BARANG ................................................ 20
3.2 MUTU BARANG .................................................................................... 20
3.3 KEMASAN BARANG ............................................................................. 20
3.4 LINGKUP PEKERJAAN ......................................................................... 20
BAB IV TATA CARA EVALUASI PELELANGAN
............................................................................................................... 19
4.1 METODE EVALUASI ............................................................................. 19
4.2 KLARIFIKASI ......................................................................................... 20
4.3 PENGUMUMAN PEMENANG ............................................................... 21
4.4 MASA SANGGAH DAN JAMINAN SANGGAH ...................................... 21
4.5 PENUNJUKAN PEMENANG PELELANGAN ......................................... 23
BAB V PENUTUP .............................................................................................. 25

2
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1 : Permintaan Penawaran
Lampiran 2 : Spesifikasi Barang/Jasa yang Dimintakan Penawaran
Lampiran 3 : Spesifikasi Barang/Jasa yang Ditawarkan
Lampiran 4 : Contoh Surat Penawaran
Lampiran 5 : Contoh Daftar Rincian Harga Penawaran
Lampiran 6 : Contoh Surat Pernyataan
Lampiran 7 : Contoh Pakta Integritas
Lampiran 8 : Surat Pernyataan Menggunakan Dana Sendiri
Lampiran 9 : Surat Kesepakatan Pembentukan JO
Lampiran 10 : Contoh Daftar Referensi Pengalaman Pekerjaan
Lampiran 11 : Contoh Daftar Peralatan
Lampiran 12 : Ketentuan Black List
Lampiran 13 : Ketentuan Jaminan Tunai
Lampiran 14 : Contoh Surat Permohonan Calon Penyedia Barang/ Jasa
Lampiran 15 : Contoh Surat Pernyataan Calon Penyedia

3
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
BAB I
SYARAT-SYARAT UMUM
1.

1.1 PENDAHULUAN
Penyedia Barang/Jasa yang mengikuti pengadaan dengan sistem PELELANGAN
TERBUKA ini harus membaca dan memahami dengan seksama semua ketentuan
yang tertulis pada Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) ini. Sanggahan tidak
akan ditanggapi di kemudian hari, jika alasannya karena tidak membaca, atau
kurang memahami mengenai artinya, dan segala kerugian yang diakibatkannya
menjadi tanggung jawab Penyedia Barang/Jasa.

1.2 PEDOMAN PELAKSANAAN PELELANGAN


PELELANGAN TERBUKA Pengadaan Barang/Jasa ini berpedoman pada Surat
Keputusan Direksi PT Pembangkitan Jawa-Bali Nomor 024.K/020/DIR/2016
tanggal 31 Mei 2016 dan Nomor 025.K/020/DIR/2016 tanggal 31 Mei 2016.

1.3 RENCANA KERJA


Dalam PELELANGAN TERBUKA ini Penyedia Barang/Jasa diminta untuk
menawarkan harga PENGADAAN JASA PEMBUATAN DAN PEMASANGAN
DEGAS TANK CHLORINATION PLANT PLTGU PT PJB UNIT PEMBANGKITAN
GRESIK sesuai spesifikasi yang diminta.

1.4 JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN TERBUKA


1.4.1 Pendaftaran Peserta Lelang dan Pengambilan Dokumen Lelang :
Tanggal : 13 s/d 15 Juni 2017
Waktu : Pukul 09.00 WIB s/d 15.00 WIB
Tempat : PT PJB UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Up. TIM PENGADAAN BARANG/JASA
Jl. Harun Tohir No.1, Gresik

1.4.2 Penjelasan Lelang / Aanwijzing :


Hari/Tanggal : Jumat, 16 Juni 2017
Waktu : Pukul 10.00 WIB
Tempat : PT PJB UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Jl. Harun Tohir No.1, Gresik

1.4.3 Penyampaian surat penawaran Administrasi, Teknik dan Harga paling lambat
:
Hari/Tanggal : Rabu, 21 Juni 2017
Waktu : Pukul 13.00 WIB
Tempat : PT PJB UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Jl. Harun Tohir No.1, Gresik
(Ruang Pertemuan TIM PENGADAAN BARANG/JASA)

1.4.4 Pembukaan Surat Penawaran Administrasi, Teknik dan Harga :


Hari/Tanggal : Rabu, 21 Juni 2017
Waktu : Pukul 13.15 WIB
Tempat : PT PJB UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Jl. Harun Tohir No.1, Gresik
(Ruang Pertemuan TIM PENGADAAN BARANG/JASA)

4
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
1.5 PEMBERI PEKERJAAN
Pemberi pekerjaan dalam pelelangan ini adalah PT Pembangkitan Jawa-Bali Unit
Pembangkitan Gresik, selanjutnya disebut PT PJB Unit Pembangkitan Gresik.

1.6 DIREKSI PEKERJAAN


Direksi pekerjaan adalah Manajer Pemeliharaan PT PJB Unit Pembangkitan
Gresik

1.7 PERENCANA PENGADAAN BARANG/JASA


Perencana Pengadaan Barang dalam pelelangan ini adalah Manajer
Pemeliharaan PT PJB Unit Pembangkitan Gresik

1.8 PENYEDIA BARANG/JASA


Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya
menyediakan barang/ Pekerjaan.

1.9 RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS)


1.9.1 Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) adalah dokumen pengadaan yang
dipergunakan sebagai pedoman dalam proses penawaran oleh Penyedia
Barang/Jasa serta pedoman proses pengadaan oleh Pelaksana Pengadaan PT
PJB Unit Pembangkitan Gresik.
1.9.2 Pelaksana Pengadaan akan menyelenggarakan Penjelasan Lelang untuk
menjelaskan isi dan lingkup dari dokumen pengadaan.
1.9.3 Semua permintaan klarifikasi terhadap isi RKS hanya dapat dilakukan dalam
forum Penjelasan Lelang.
1.9.4 Pemberian penjelasan dilakukan ditempat dan pada waktu yang ditentukan,
dengan dihadiri oleh seluruh calon penyedia Barang dan harus mengisi daftar
hadir. Ketidakhadiran peserta pelelangan pada saat pemberian penjelasan tidak
dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.
1.9.5 Para peserta yang hadir dalam pelaksanaan penjelasan (aanwijzing) harus
menunjukan tanda pengenal dan surat tugas serta didampingi/dihadiri oleh tenaga
ahli perusahaan yang memiliki kompetensi untuk itu.
1.9.6 Pertanyaan yang menyangkut RKS ini dapat disampaikan secara tertulis maupun
lisan kepada Pelaksana Pengadaan pada saat Penjelasan Lelang.
1.9.7 Apabila terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting, akan dituangkan
ke dalam addendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan
dari Dokumen Pengadaan dan akan disampaikan dalam waktu bersamaan kepada
semua calon Penyedia secara tertulis.

1.10 SYARAT - SYARAT PESERTA LELANG


1.10.1 Perusahaan yang berbadan hukum dengan kualifikasi usaha Jasa Pelaksana
Kontruksi (Kontraktor) bidang Bangunan Sipil sub bidang / sub klasifikasi Jasa
Pelaksana Konstruksi Bangunan yang masih berlaku yang dibuktikan dengan
Surat Izin Usaha;
1.10.2 Penyedia Barang/Jasa memiliki pengalaman dalam bidang sejenis, termasuk
pengalaman Sub Kontrak dengan hasil baik selama 5 (lima) tahun terakhir.
Pengalaman tersebut dibuktikan melalui:
(1) Surat perintah kerja/Kontrak pekerjaan;
(2) Berita Acara penyelesaian pekerjaan atau serah terima barang;

5
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
(3) Sub Kontrak yang diketahui oleh pengguna jasa/pemilik pekerjaan
1.10.3 Penyedia Barang/Jasa tidak sedang menjalani sanksi Blacklist di lingkungan PT
PLN (Persero) Group.
1.10.4 Memiliki peralatan dan tenaga kerja yang memadai untuk pelakasanaan
pekerjaan.

1.11 DILARANG IKUT SEBAGAI PESERTA / PENJAMIN


1.11.1 Mereka yang dinyatakan pailit.
1.11.2 Mereka yang keikutsertaannya akan bertentangan dengan kepentingan tugasnya
(Conflict of interest).
1.11.3 Mereka yang keikutsertaannya dalam satu pelelangan berada dalam satu
kesatuan pengaruh pemilik modal dan atau kepengurusan dengan peserta lelang
yang lain (kecuali BUMN/BUMD sebagai peserta lelang) sehingga dapat
diperkirakan akan dapat terjadi pengaturan/kerjasama di antara para peserta atau
terjadinya persaingan yang tidak wajar/sehat.
Apabila peserta pelelangan terbukti berada dalam satu kekuatan pengaruh pemilik
modal dan / atau kepengurusan, dapat dikenakan sanksi black List selama 24
bulan.

1.12 METODE PEMASUKAN DAN TATA CARA PEMBUKAAN DOKUMEN


1.12.1 Penyampaian Surat Penawaran adalah Pascakualifikasi dengan metode 1 (satu)
sampul yaitu :
Penyampaian Dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan Administrasi,
Teknis dan penawaran Harga yang dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul
tertutup.
1.12.2 Peserta harus mengajukan surat penawaran yang terdiri dari dokumen
penawaran administrasi, teknis dan harga sesuai contoh Lampiran 3 dan
penawaran harga yang dilengkapi dengan rincian harga penawaran sesuai contoh
Lampiran 4.
1.12.3 Penyampulan dokumen penawaran asli dan seluruh rekaman ke dalam 2 sampul
yang masing-masing ditandai dengan asli dan rekaman kemudian kedua
sampul tersebut dimasukan menjadi 1 (satu) sampul dan direkat untuk menjaga
kerahasiaan.
1.12.4 Pada sampul penutup sebelah kiri atas agar ditulis :
Dokumen Penawaran sesuai RKS No. 0770.RKS/612/UPGRK/2017, tanggal 13
JUNI 2017, nama paket pekerjaan, nama dan alamat peserta.
Surat Penawaran dialamatkan kepada :
PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PT PJB UNIT PEMBANGKITAN
GRESIK Alamat : Jl. Harun Tohir No.1 Gresik
1.12.5 Surat Penawaran dimasukkan sendiri oleh Peserta ke dalam kotak penawaran
yang telah disediakan.
1.12.6 Penyampaian Surat Penawaran yang melampaui batas waktu yang telah
ditentukan tidak akan diterima.
1.12.7 Ketidakhadiran peserta pada saat pembukaan dokumen penawaran tidak dapat
dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran, perwakilan peserta
yang hadir pada saat pembukaan dokumen penawaran menunjukan tanda
pengenal dan surat penugasan kepada pelaksana pengadaan

6
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
1.12.8 Harga penawaran adalah harga tetap (fixed priced)/Lump Sump, tidak berubah,
ditawarkan dalam mata uang rupiah, sudah termasuk semua pajak yang berlaku.
1.12.9 Harga penawaran berlaku untuk jangka waktu sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan
terhitung sejak tanggal pemasukan Surat Penawaran.
1.12.10 Harga penawaran dalam dokumen penawaran dicantumkan dengan jelas dalam
angka-angka dan huruf.
1.12.11 Apabila terdapat perbedaan penulisan antara angka dan penulisan huruf, maka
yang digunakan adalah penulisan huruf.
1.12.12 Surat Penawaran harus ditandatangani oleh Pimpinan Perusahaan atau penerima
kuasa dari Pimpinan Perusahaan kepada nama yang tercantum di dalam akte
pendirian perusahaan/perubahannya, atau Kepala Cabang Perusahaan yang
diangkat oleh Kantor Pusat dan dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat
yang menurut perjanjian kerjasama (joint operation agreement) adalah yang
berhak mewakili joint operation, bertanggal, bermeterai Rp 6.000,00 dan
distempel.

1.13 LAMPIRAN-LAMPIRAN SURAT PENAWARAN


1.13.1 Lampiran-lampiran Surat Penawaran dalam Sampul penawaran (dibuat
rangkap 2, Asli dan Copy) adalah sebagai berikut :
(1) Lampiran Dokumen Administrasi :
a) Surat Penawaran Administrasi, Teknis dan Harga (sesuai contoh
Lampiran 3) RKS ini.
b) Copy Akte Pendirian Perusahaan dan Perubahan terakhir.
c) Copy Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar
Perusahaan, serta ijin usaha lainnya yang masih berlaku, yang
dikeluarkan oleh instansi pemerintah yang berwenang dengan
kualifikasi mikro, kecil, koperasi kecil pada bidang yang sesuai.
d) Copy Surat ljin Tempat Usaha (SITU) atau Surat Keterangan Domisili
yang diterbitkan oleh instansi pemerintah yang berwenang, sebagai
bukti mempunyai kantor/ workshop dan alamat tetap (milik sendiri atau
sewa);
e) Asli Daftar Susunan Pemilik saham yang ditandatangani pimpinan dan
stempel perusahaan;
f) Asli Daftar Susunan Pengurus Perusahaan yang ditandatangani
pimpinan dan stempel perusahaan.
g) Copy NPWP dan PKP.
h) Copy Neraca Perusahaan tahun terakhir (Desember 2016 dan
setelahnya)
i) Copy Rekening Koran terbaru dari Bank selama periode 3 (tiga) bulan
terakhir (Maret 2017 dan setelahnya)
j) Copy bukti pelunasan kewajiban pajak tahun terakhir (SPT/PPh),
(2016 dan setelahnya).
k) Copy laporan bulanan PPh Pasal 25 atau Pasal 23 atau PPN
sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan terakhir (Maret 2017 dan
setelahnya)

7
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
l) Asli Surat Keterangan Dukungan Keuangan dari Bank minimal 20 %
dari HPS (apabila menggunakan dana pinjaman dari bank umum) atau
Surat Pernyataan Menggunakan Dana Sendiri sesuai contoh Lampiran
7 (apabila tidak menggunakan dukungan keuangan dari bank dengan
syarat Kemampuan Dasar (KD) sebesar sekurang-kurangnya sama
dengan nilai total HPS).
m) Asli Pakta Integritas (sesuai contoh Lampiran 6).
n) Asli Surat Kuasa bermeterai cukup dari penanggung jawab
perusahaan kepada yang dikuasakan dalam hal surat penawaran
ditandatangani oleh penerima kuasa.
o) Surat pernyataan tertulis bermeterai cukup dari peserta (sesuai contoh
Lampiran 5).
(2) Lampiran Dokumen Teknik :
a) Spesifikasi Barang yang dimintakan penawaran (sesuai contoh
lampiran 1)
b) Spesifikasi Barang yang ditawarkan (sesuai contoh lampiran 2)
c) Daftar Pengalaman pekerjaan sejenis dari Peserta Pelelangan
dilampiri copy surat pengalaman / surat perjanjian/SPK, dan Berita
Acara Penyerahan Pekerjaan (jika pekerjaan telah selesai
dilaksanakan),
d) Daftar Peralatan yang digunakan selama proses pelaksanaan
pekerjaan.
e) Metodologi Kerja yang meliputi uraian tata cara pelaksanaan.
f) Rencana dan Jadwal pelaksanaan kerja dalam bentuk Barchart.
g) Struktur Organisasi pelaksanaan pekerjaan (Diagram Organisasi)
yang akan melaksanakan pekerjaan, minimal terdiri dari: Penanggung
Jawab Lapangan (Site Manajer), Pelaksana-pelaksana (Supervisor
dan Quality Control),
h) Daftar Penanggung Jawab Lapangan (Site Manajer), Pelaksana-
pelaksana (Supervisor dan Quality Control) dan Petugas Inti / Tenaga
Kerja yang dilengkapi dengan Curriculum Vitae (CV) dan copy sertifikat
kompetensi.
i) Surat Pernyataan Kepemilikan Workshop (bermeterai atau Surat
Dukungan Workshop yang berpengalaman.
(3) Lampiran Dokumen Penawaran harga :
a) Permintaan Penawaran (sesuai contoh Lampiran 1)
b) Data rincian barang berikut harganya (sesuai contoh Lampiran 4)
Catatan :
1. Copy surat-surat tersebut di atas bila diperlukan PT. PJB UNIT
PEMBANGKITAN GRESIK berhak melihat aslinya.
2. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas dan/atau meragukan terhadap
surat-surat/data-data administrasi yang bersangkutan maka pelaksana
pengadaan dapat melakukan klarifikasi/konfirmasi dengan pihak
terkait/institusi yang menerbitkannya
3. Seluruh berkas lampiran dokumen Surat Penawaran tersebut diatas
agar disusun secara rapi dan urut.

8
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
BAB II
SYARAT-SYARAT ADMINISTRASI
2.

2.1 GARANSI
2.1.1 Penyedia barang/jasa pada saat penyerahan barang dilengkapi dengan sertifikat
garansi.
2.1.2 Sertifikat Garansi diterbitkan oleh Produsen/perakit atau pihak yang ditunjuk
secara sah oleh produsen.
2.1.3 Jaminan Pelaksanaan akan dikembalikan setelah seluruh pekerjaan telah
diselesaikan dengan baik dibuktikan dengan diterbitkannya Berita Acara
Penyelesaian Pekerjaan untuk Unit yang terakhir.
2.1.4 Jangka waktu Sertifikat Garansi yang diberikan terhadap hasil pekerjaan adalah
selama 90 (Sembilan puluh) bulan / 3 (tiga) bulan sejak barang dipasang
(diterbitkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan).
2.1.5 Apabila dalam masa garansi seperti tersebut dalam butir 2.3.4 terjadi kerusakan
barang akibat kesalahan teknik pabrik atau cacat tersembunyi atau karena
penggunaan barang bermutu rendah atau kesalahan pembuatan atau sebagai
akibat handling dan/atau pengangkutan sampai ke tempat penyerahan Barang
atau karena kesalahan dalam melaksanakan pemasangan maka Penyedia Barang
wajib mengganti barang yang rusak tersebut dengan barang yang baru dan
melaksanakan pemasangan terhadap barang pengganti tersebut.
2.1.6 Namun apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja Penyedia Barang tidak
berhasil dan/atau tidak melakukan penggantian, maka Pemberi Pekerjaan berhak
untuk memberikan sanksi black list selama 24 bulan.
2.1.7 Sertifikat Garansi tidak berlaku untuk hal-hal sebagai berikut :
(1) Rusak atau cacat yang diakibatkan dari modifikasi oleh PT PJB Unit
Pembangkitan Gresik terhadap barang tersebut tanpa persetujuan terlebih
dahulu dari Penyedia Barang;
(2) Rusak atau cacat yang diakibatkan dari kesalahan perawatan/pengoperasian
dan service yang dilakukan oleh PT PJB Unit Pembangkitan Gresik yang
tidak sesuai dengan pedoman pengoperasian dan/atau buku-buku instruksi;
(3) Rusak atau cacat yang timbul oleh sebab-sebab yang diakibatkan oleh PT
PJB Unit Pembangkitan Gresik;
(4) Rusak atau cacat yang disebabkan oleh Force Majeure.

2.2 WAKTU DAN TEMPAT PENYERAHAN BARANG DAN JASA


2.4.1 Pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh pelaksana pekerjaan diserahkan kepada
PT PJB Unit Pembangkitan Gresik melalui Direksi Pekerjaan.
2.4.2 Jangka waktu penyerahan pekerjaan paling lambat 60 (enam puluh) hari
kalender sejak Safety/ Working Permit diterbitkan.
2.2.2 Tempat penyerahan barang dan jasa adalah di PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
2.2.3 Pada waktu penyerahan pekerjaan jasa agar dilengkapi dengan dokumen-
dokumen sebagai berikut :
(1) Surat Pengantar penyerahan pekerjaan dalam 2 (dua) rangkap.
(2) Laporan Hasil pekerjaan berupa laporan harian, laporan mingguan, kurva S,
dan as built drawing yang dilengkapi dengan dokumentasi / foto-foto
(sebelum, selama dan setelah pelaksanaan pekerjaan).

9
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
(3) Asli Surat Garansi Pekerjaan dari Penyedia Barang/Jasa.
(4) Copy Surat Perjanjian.
2.2.4 Setelah menyelesaikan pekerjaannya Pelaksana Pekerjaan wajib mengajukan
Surat Permintaan Penerbitan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan kepada Tim
Pemeriksa Kualitas Jasa.

2.3 PEMERIKSAAN DAN PENERIMAAN JASA


2.3.1 Setelah pekerjaan selesai, Penyedia barang/jasa mengajukan permintaan secara
tertulis kepada PT PJB Unit Pembangkitan Gresik untuk penyerahan pekerjaan.
2.3.2 Selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah tanggal
penyerahan pekerjaan akan dilakukan pemeriksaan pekerjaan tersebut oleh Tim
Pemeriksa Kualitas Barang/Jasa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
2.3.3 Hasil dari pemeriksaan pekerjaan tersebut akan dituangkan dalam Berita Acara
Penyelesaian Pekerjaan yang ditandatangani oleh Tim Pemeriksa Kualitas
Barang/Jasa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
Namun demikian, penerbitan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan tersebut tidak
melepaskan tanggung jawab Penyedia Barang/Jasa terhadap kualitas pekerjaan
yang diserahkan selama masa garansi.
2.3.4 Penyedia Barang/Jasa harus menyempurnakan hasil pekerjaan jasa dari segala
kekurangan sehingga peralatan tersebut dapat berfungsi/beroperasi dengan baik.

2.4 DIREKSI PEKERJAAN


2.4.1 Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, Pejabat yang berwenang akan
menunjuk Direksi Pekerjaan yang bertugas memberi bimbingan dan petunjuk
kepada Penyedia Barang/Jasa dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan
yang dipersyaratkan dalam Surat Perjanjian.
2.4.2 Direksi Pekerjaan adalah Manajer Pemeliharaan PT PJB Unit Pembangkitan
Gresik
2.4.3 Adapun untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan di lapangan, Direksi Pekerjaan
dapat menunjuk Pengawas Pekerjaan.
2.4.4 Direksi Pekerjaan berhak untuk menolak apabila Penyedia Barang/Jasa dalam
melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan Surat Perjanjian.
2.4.5 Direksi Pekerjaan atau wakil yang ditunjuk (Pengawas Pekerjaan) hanya
mempunyai wewenang mengeluarkan instruksi kepada Penyedia Barang/Jasa
sejauh yang didefinisikan dalam Surat Perjanjian.
2.4.6 Setiap persetujuan, pemeriksaan, instruksi, permintaan, pengujian dan tindakan
lainnya yang dilakukan oleh wakil Direksi Pekerjaan harus terlebih dahulu
diketahui oleh Direksi Pekerjaan.

2.5 SITE MANAJER


2.5.1 Penyedia Barang/Jasa wajib menempatkan Site Manajer yang bertanggung jawab
terhadap pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam Surat
Perjanjian.
2.5.2 Site Manajer yang ditunjuk oleh Penyedia jasa harus yang memahami tentang
peraturan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan benar-benar ahli dalam
dalam bidang pekerjaan sehingga terjamin kualitas hasil pekerjaan sesuai yang
dipersyaratkan dalam Surat Perjanjian.

10
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
2.5.3 Direksi Pekerjaan berhak meminta penggantian Site Manajer apabila dianggap
tidak mampu dalam melaksanakan tugasnya.

2.6 IZIN, KEAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA SERTA KEBERSIHAN


LINGKUNGAN
2.6.1 Penyedia barang/jasa setiap memasuki area PT. PJB UNIT PEMBANGKITAN
GRESIK wajib meminta izin kepada bagian Keamanan dan K3 yang berupa
Working Permit/Safety Permit/Surat Izin Kerja/dokumen lain yang menyatakan
Penyedia barang/jasa diperbolehkan untuk memasuki area dan melaksanakan
pekerjaan.
2.6.2 Penyedia barang/jasa wajib mematuhi semua ketentuan dan peraturan terkait
dengan :
(1) Kebijakan dan prosedur Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (SMK3)
(2) kebijakan dan prosedur Sistem Manajemen Lingkungan (SML),
(3) kebijakan dan prosedur Sistem Manajemen Energi (SME),
(4) Kebijakan Kawasan Dilarang Merokok
(5) Kebijakan Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Safety Riding) dan
(6) Kebijakan dan prosedur Sistem Manajemen Pengamanan (SMP)
yang telah ditetapkan dilingkungan PT. PJB Unit Pembangkitan Gresik dan
berlaku di dalam area PT. PJB Unit Pembangkitan Gresik.
2.6.3 Penyedia Jasa bertanggung jawab atas keamanan tempat kerja dan tenaga kerja,
serta kebersihan lingkungan sekitarnya selama pekerjaan berlangsung.

2.7 ADDENDUM / AMANDEMEN / MEMORANDUM


2.7.1 Addendum/Amandemen/Memorandum harus segera dibuat bila terjadi perubahan
Perjanjian.
2.7.2 Perubahan Perjanjian dapat terjadi apabila:
(1) Menambah dan/atau mengurangi volume/jenis pekerjaan yang tercantum
dalam Perjanjian; atau
(2) Mengubah spesifikasi teknis; atau
(3) Mengubah jadwal pelaksanaan; atau
(4) Adanya perubahan ketentuan/peraturan yang berlaku
2.7.3 Prosedur pembuatan Addendum/Amandemen/Memorandum berikut:
(1) Pengguna Barang/Jasa segera memberikan perintah tertulis kepada
Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan Perjanjian, atau oleh
Calon Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan Perjanjian;
(2) Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah
perubahan dari Pengguna Barang/Jasa dan mengusulkan perubahan harga
(bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 hari.
(3) Pengguna Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas usulan
perubahan Perjanjian dari Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam
waktu 7 (tujuh) hari;
(4) Atas usulan perubahan Perjanjian, dilakukan negosiasi teknis dan harga dan
dibuat berita acara hasil negosiasi;
(5) Berita acara hasil negosiasi dibuat Addendum/Amandemen/ Perjanjian.

11
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
2.8 PEKERJAAN TAMBAH DAN PEKERJAAN KURANG
2.8.1 Pekerjaan tambah dan/atau pekerjaan kurang hanya dianggap sah apabila ada
perintah dari PT PJB secara tertulis.
2.8.2 Kenaikan harga akibat pekerjaan tambah tidak boleh lebih dari 10% (sepuluh
perseratus) dari total nilai Surat Perjanjian untuk setiap unit.
2.8.3 Perubahan nilai Surat Perjanjian atas pekerjaan tambah dan/atau pekerjaan
kurang sebagaimana dimaksud pada butir 2.10.1 dan 2.10.2, dibuatkan addendum
berdasarkan harga satuan pada Surat Perjanjian dan tidak ada alasan untuk
mengubah waktu penyelesaian pekerjaan, kecuali ada persetujuan dari PT PJB
secara tertulis.
2.8.4 Apabila pekerjaan kurang mengakibatkan pengurangan volume pekerjaan dari
volume pekerjaan yang telah ditentukan dalam Surat Perjanjian, maka
pengurangan dimaksud tidak dapat dipakai oleh PT PJB Unit Pembangkitan
Gresik dan Penyedia Barang/Jasa sebagai dasar tuntutan ganti rugi atau tuntutan
hilangnya keuntungan yang disebabkan oleh pengurangan volume pekerjaan
dimaksud.
2.4.3 Apabila terdapat perbedaan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan
pekerjaan yang ditetapkan dalam dokumen Perjanjian, maka Penyedia
Barang/Jasa dan Pengguna Barang/Jasa dapat melakukan perubahan Perjanjian/
amandemen yang meliputi antara lain menambah atau mengurangi volume dan
jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Perjanjian;
2.4.4 Pekerjaan Tambah yang tidak dapat dielakkan dalam rangka penyelesaian
pekerjaan, dengan ketentuan nilainya tidak lebih dari 10% dari harga yang
tercantum dalam Perjanjian awal maka pekerjaan tambah tersebut harus
didasarkan pada justifikasi yang dapat dipertanggung jawabkan secara profesional
oleh Direksi Pekerjaan.
2.8.5 Dalam hal pekerjaan tambah melebihi 10% dari harga yang tercantum dalam
Perjanjian awal maka pekerjaan tambah tersebut harus didasarkan pada justifikasi
yang dapat dipertanggung jawabkan secara profesional oleh Direksi Pekerjaan
dan wajib mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Pengguna Barang/Jasa
sebelum pelaksanaannya.

2.9 LAPORAN PEKERJAAN

Penyedia Barang/ Jasa diwajibkan membuat dan menyerahkan Laporan


Pelaksanaan pekerjaan yaitu catatan/ laporan yang jelas mengenai hasil
pemeriksaan yang dilaksanakan yang diketahui/ ditandatangani oleh pengawas
dan Direksi Pekerjaan.

2.10 CARA PEMBAYARAN


2.10.1 Pembayaran akan dilakukan setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan dengan
baik seluruh pekerjaan dan akan dilakukan dalam 1 (satu) tahap. Permintaan
pembayaran ditujukan kepada PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
Pembayaran sebesar 100% dari nilai harga total Pekerjaan akan dibayarkan,
sesuai dengan Surat Perjanjian setelah Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan
diterbitkan.
2.10.2 Pembayaran dilakukan dengan ditransfer ke Nomor Rekening Bank yang ditunjuk
oleh Penyedia Barang/Jasa.

12
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
2.10.3 Lampiran surat permintaan pembayaran adalah sebagai berikut :
(1) Kuitansi dalam 3 (tiga) rangkap.
(2) Asli Berita Acara Pemeriksaan Barang.
(3) Asli Bon Penerimaan Barang.
(4) Asli Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.
(5) Rekomendasi jumlah total hari keterlambatan (bila ada).
(6) Copy Surat Perjanjian/Kontrak.
(7) Copy Nomor Pengukuhan PKP dan NPWP.
(8) Asli dan copy Faktur Pajak Lembar pertama masing-masing 1 (satu) lembar.
2.10.4 Biaya-biaya yang timbul pada Bank Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan
transaksi pembayaran yang dilakukan oleh PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
kepada Penyedia Barang/Jasa menjadi beban dan tanggung jawab Penyedia
Barang/Jasa.
2.10.5 Apabila pekerjaan pemasangan tertunda yang disebabkan kondisi unit selama
lebih dari 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal diterbitkannya Berita Acara
Pemeriksaan Barang, maka pembayaran akan dilakukan dengan ketentuan
sebagai berikut: (apabila diperlukan untuk pemasangan barang yang tergantung
dengan jadwal overhaul)

(1) Pembayaran dilakukan sebesar 100% nilai jasa setelah pekerjaan dinyatakan
selesai 100% dengan diterbitkannya Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan,
dengan melampirkan surat permintaan pembayaran sebagai berikut :
(a) Kuitansi dalam 3 (tiga) rangkap.
(b) Asli Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan
(c) Rekomendasi jumlah total hari keterlambatan (bila ada).
(d) Copy Surat Perjanjian/Kontrak.
(e) Copy Nomor Pengukuhan PKP dan NPWP.
(f) Asli dan copy Faktur Pajak Lembar pertama.

2.11 SANKSI KETERLAMBATAN


2.11.1 Dalam hal terjadi keterlambatan penyerahan pekerjaan sesuai waktu yang
ditentukan, maka Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi berupa denda
keterlambatan sebesar 1o/oo (satu permil) dari nilai Surat Perjanjian untuk setiap
hari kalender keterlambatan dan maksimal 5%, kecuali keterlambatan disebabkan
oleh adanya Force Majeure atau alasan yang berhubungan dengan kesalahan PT
PJB Unit Pembangkitan Gresik.
2.11.2 Apabila sampai dengan batas akhir penyerahan pekerjaan, Penyedia Barang/Jasa
belum menyerahkan pekerjaan, maka PT PJB Unit Pembangkitan Gresik berhak
untuk memutus Surat Perjanjian secara sepihak dan Jaminan Pelaksanaan akan
dicairkan dan sepenuhnya menjadi milik PT PJB Unit Pembangkitan Gresik, serta
Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi black list selama 24 bulan sejak tanggal
pemutusan Surat Perjanjian.
Namun apabila Penyedia Barang/Jasa masih sanggup untuk memenuhi
kewajibannya dan disetujui oleh PT PJB Unit Pembangkitan Gresik, maka
Penyedia Barang/Jasa wajib memperpanjang masa berlaku Jaminan Pelaksanaan
sehingga tidak ada waktu penjaminan yang luang atau terputus dan kepada
Penyedia Barang/Jasa tetap dikenakan sanksi keterlambatan sesuai butir 2.12.1.

13
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
2.11.3 Apabila setelah disetujui oleh PT PJB Unit Pembangkitan Gresik, Penyedia
Barang/Jasa tidak bersedia memperpanjang masa berlaku Jaminan Pelaksanaan,
maka PT PJB Unit Pembangkitan Gresik berhak memutus Surat Perjanjian secara
sepihak dan Jaminan Pelaksanaan akan dicairkan dan sepenuhnya menjadi milik
PT PJB Unit Pembangkitan Gresik, serta Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi
selama 12 bulan sejak tanggal pemutusan Surat Perjanjian.

2.12 PEMBEBASAN TUNTUTAN


2.12.1 Penyedia Barang/Jasa menjamin PT PJB Unit Pembangkitan Gresik dan personil
perusahaan bahwa sejak ditandatanganinya Surat Perjanjian maupun di kemudian
hari tidak akan mendapat tuntutan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai
hak atas barang sebagaimana dimaksud dalam Surat Perjanjian.
2.12.2 Apabila kemudian hari PT PJB Unit Pembangkitan Gresik mendapat tuntutan dari
pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu atau mempunyai hak
barang sebagaimana dimaksud dalam Surat Perjanjian yang telah diserahkan oleh
Penyedia Barang/Jasa kepada PT PJB Unit Pembangkitan Gresik, maka semua
biaya yang diperlukan oleh PT PJB Unit Pembangkitan Gresik sebagai akibat
tuntutan tersebut menjadi beban dan tanggung jawab Penyedia Barang/Jasa.

2.13 PENGALIHAN RISIKO DAN PENGALIHAN KEPEMILIKAN BARANG


2.13.1 Pengalihan risiko, baik risiko kehilangan maupun risiko kerusakan, terjadi setelah
PT PJB menerbitkan Berita Acara Pemeriksaan Barang.
2.13.2 Pengalihan kepemilikan atas barang, terjadi setelah PT PJB menerbitkan Berita
Acara Pemeriksaan Barang.

2.14 PENUNDAAN PENYELESAIAN PEKERJAAN


2.14.1 PT PJB Unit Pembangkitan Gresik mempunyai hak untuk memerintahkan
penundaan dan memulai lagi seluruh pekerjaan atau bagian-bagian dari pekerjaan
tanpa membatalkan persyaratan-persyaratan yang telah diatur dalam Surat
Perjanjian.
2.14.2 Perintah untuk menunda atau memulai lagi perkerjaan akan disampaikan secara
tertulis kepada Penyedia Barang/ Jasa. Waktu penyelesaian pekerjaan akan
diperpanjang sesuai dengan waktu yang hilang akibat penundaan tersebut.

2.15 PEMUTUSAN SURAT PERJANJIAN


2.15.1 Pemutusan Tanpa Peringatan
Apabila Penyedia Barang/Jasa mengundurkan diri setelah penandatanganan
Surat Perjanjian atau telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga atau tidak
dapat menyerahkan barang dalam batas waktu perpanjangan yang disetujui oleh
PT PJB Unit Pembangkitan Gresik, maka PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
berhak memutus Surat Perjanjian secara sepihak, baik sebagian atau seluruhnya
tanpa memberikan peringatan tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa.
2.15.2 Pemutusan dengan memberikan peringatan secara tertulis :
(1) Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak dapat menyerahkan pekerjaan dalam
batas waktu yang ditentukan, maka PT PJB Unit Pembangkitan Gresik akan
memberikan peringatan tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa sebagai Surat
Peringatan Pertama.
(2) Apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah tanggal
diterbitkannya Surat Peringatan Pertama, Penyedia Barang/Jasa tidak
memberikan respon/jawaban secara tertulis maka PT PJB Unit

14
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Pembangkitan Gresik akan memberikan Surat Peringatan Kedua sekaligus
Surat Peringatan terakhir.
(3) Apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah tanggal
diterbitkannya Surat Peringatan Kedua, Penyedia Barang/Jasa tidak
memberikan respon/jawaban secara tertulis, maka PT PJB Unit
Pembangkitan Gresik berhak memutus Surat Perjanjian.
(4) Apabila terjadi pemutusan Surat Perjanjian, PT PJB Unit Pembangkitan
Gresik berhak mencairkan Jaminan Pelaksanaan dan akan sepenuhnya
menjadi hak milik PT PJB, serta Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi
black list selama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pemutusan Surat
Perjanjian.
(5) Dalam hal terjadi pemutusan Surat Perjanjian, maka PT PJB dan Penyedia
Barang/Jasa sepakat untuk tidak memberlakukan ketentuan-ketentuan Pasal
1266 dan Pasal 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

2.16 FORCE MAJEURE


2.16.1 Kejadian Kahar (Force Majeure) adalah setiap keadaan yang berada di luar kontrol
yang wajar, langsung ataupun tidak langsung dari pihak yang terkena (termasuk
tetapi tidak terbatas pada kerusuhan, perang, bencana alam, pemogokan
nasional, terorisme, embargo), tetapi jika hanya dan sejauh bahwa:
(1) situasi tersebut, walaupun telah dilakukan upaya keras yang pantas, tidak
dapat dicegah, dihindari atau dipindahkan oleh pihak tersebut;
(2) kejadian tersebut mempengaruhi secara materiil kemampuan pihak yang
terkena untuk melaksanakan kewajiban berdasarkan Surat Perjanjian dan
pihak yang terkena telah melakukan seluruh tindakan pencegahan yang
pantas, kehati-hatian dan tindakan alternatif yang pantas untuk menghindari
akibat dari kejadian tersebut terhadap kemampuan pihak yang terkena
tersebut untuk melaksanakan kewajiban berdasarkan Surat Perjanjian dan
untuk mengurangi konsekuensi-konsekuensinya;
(3) kejadian tersebut bukan akibat langsung atau tidak langsung kegagalan
salah satu pihak untuk melaksanakan setiap kewajiban-kewajibannya
berdasarkan Surat Perjanjian; dan
pihak yang terkena tersebut telah mengirim kepada pihak lainnya
pemberitahuan seketika yang menjelaskan kejadian tersebut dan akibat
yang terjadi dan tindakan-tindakan yang telah dilakukan untuk memenuhi
ketentuan ini dengan ketentuan Kejadian Kahar tidak termasuk pemogokan,
penutupan, atau tindakan industri lainnya oleh personel dari pihak yang
terkena atau agen-agennya.
2.16.2 Dalam hal terjadi Force Majeure, maka Penyedia Barang/Jasa wajib
memberitahukan secara tertulis kepada PT PJB Unit Pembangkitan Gresik dalam
waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak terjadinya
peristiwa Force Majeure.
2.16.3 Apabila dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam butir 2.17.2 Penyedia
Barang/Jasa tidak memberitahukan kejadian Force Majeure tersebut kepada PT
PJB Unit Pembangkitan Gresik, maka keterlambatan penyerahan barang
berdasarkan Surat Perjanjian dianggap bukan sebagai akibat dari Force Majeure.
2.16.4 Dalam pemberitahuan mengenai Force Majeure sebagaimana dimaksud dalam
butir 2.17.2 harus disertai dengan keterangan dari pihak yang berwenang
mengenai peristiwa tersebut dan Penyedia Barang/Jasa dapat sekaligus
mengajukan permohonan perpanjangan waktu penyerahan barangkepada PT PJB
Unit Pembangkitan Gresik

15
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
2.16.5 PT PJB Unit Pembangkitan Gresik dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender terhitung
sejak diterimanya permohonan perpanjangan waktu sebagaimana dimaksud
dalam butir 2.17.4 akan memberikan jawaban secara tertulis mengenai
permohonan dimaksud kepada Penyedia Barang/Jasa.
2.16.6 Apabila dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam butir 2.17.5 PT PJB
Unit Pembangkitan Gresik tidak memberikan jawaban terhadap permohonan
perpanjangan waktu penyerahan barang berikut dokumen penyerahannya secara
lengkap dari Penyedia Barang/Jasa, maka PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
dianggap telah memberikan persetujuan terhadap permohonan dimaksud.
2.16.7 Penyedia Barang/Jasa tidak dapat dikenakan sanksi atas keterlambatan
penyerahan barang yang diakibatkan oleh Force Majeure.
2.16.8 Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya Force Majeure akan dilakukan
sesuai dengan kesepakatan PT PJB dengan Penyedia Barang/Jasa.

2.17 PENYELESAIAN PERSELISIHAN


2.17.1 Apabila timbul perselisihan dalam rangka pelaksanaan Surat Perjanjian ini, PT
PJB Unit Pembangkitan Gresik dan Penyedia Barang/Jasa sepakat untuk
menyelesaikan dengan musyawarah.
2.17.2 Surat Perjanjian ini tunduk pada Peraturan Perundang-undangan Republik
Indonesia.
2.17.3 Segala sengketa, pertentangan atau perselisihan yang timbul dari atau
sehubungan dengan Surat Perjanjian ini, atau pelanggarannya yang tidak dapat
diselesaikan dengan musyawarah (dengan jalan damai), akan diselesaikan
melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) di Jakarta sesuai dengan
prosedur dan tata cara penyelesaian perselisihan yang berlaku di Badan Arbitrase
Nasional Indonesia (BANI).
2.17.4 Keputusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) tidak dapat diganggu gugat
dan bersifat terakhir. Keputusan tersebut segera diserahkan kepada pengadilan
yang mempunyai wewenang hukum (yurisdiksi) untuk melaksanakannya. PT PJB
Unit Pembangkitan Gresik dan Penyedia Barang/Jasa tidak akan mengajukan
banding kepada pengadilan atas keputusan tersebut.
2.17.5 Sambil menunggu penyelesaian atas suatu sengketa sebagaimana dimaksud
dalam Pasal ini, PT PJB Unit Pembangkitan Gresik dan Penyedia Barang/Jasa
akan tetap memenuhi kewajibannya berdasarkan Surat Perjanjian ini.

2.18 PENGALIHAN PEKERJAAN KEPADA PIHAK LAINNYA


2.18.1 Penyedia Barang/Jasa tidak diperbolehkan untuk mengalihkan sebagian maupun
seluruh hak dan kewajibannya berdasarkan Surat Perjanjian ini kepada pihak lain
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
2.18.2 Dalam hal Penyedia Barang/Jasa akan mengalihkan sebagian maupun seluruh
hak dan kewajibannya kepada pihak lain berdasarkan persetujuan tertulis dari PT
PJB Unit Pembangkitan Gresik, maka seluruh kerugian yang timbul sebagai akibat
pengalihan pekerjaan dimaksud menjadi beban dan tanggung jawab Penyedia
Barang/Jasa.

2.19 PERUBAHAN-PERUBAHAN PADA SURAT PERJANJIAN


2.19.1 PT PJB Unit Pembangkitan Gresik dan Penyedia Barang/Jasa sepakat setiap
perubahan yang terjadi dalam Surat Perjanjian hanya dapat dilakukan atas
persetujuan bersama.

16
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
2.19.2 Usulan perubahan harus diajukan secara tertulis oleh pihak yang berkepentingan
kepada pihak lainnya sebelum berlakunya perubahan yang diusulkan.
2.19.3 Setiap perubahan yang telah disepakati ditandatangani oleh masing-masing pihak
yang selanjutnya menjadi Addendum dan merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Surat Perjanjian.

2.20 PERSYARATAN LAIN


2.20.1 Bilamana ternyata Penyedia Barang/Jasa terbukti melakukan pemalsuan dokumen
pengadaan (termasuk Surat Jaminan), maka dikenakan sanksi Black List selama
60 bulan.
2.20.2 Mata uang pada Surat Jaminan harus sama dengan mata uang pada Penawaran
Harga.
2.20.3 Apabila terdapat perubahan data perusahaan selama pelaksanaan Surat
Perjanjian, maka Penyedia Barang/Jasa harus segera memberitahukan secara
tertulis kepada PT PJB Unit Pembangkitan Gresik
2.20.4 Penyedia Barang wajib mematuhi semua peraturan yang berkaitan dengan
masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan lingkungan hidup yang
berlaku pada saat penyerahan barang.

2.21 KETENTUAN BLACK LIST


Hal-hal yang dapat menyebabkan Penyedia masuk dalam black list atau daftar
hitam perusahaan adalah sesuai lampiran 8.

17
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
BAB III
SYARAT-SYARAT TEKNIS
3.

3.1 DATA SPESIFIKASI

Sesuai ToR

3.2 LINGKUP PEKERJAAN


Pembuatan Degas Tank
Pemasangan Degas Tank di site, meliputi :
- Perbaikan Support degas tank
- Pembuatan base plate baru
- Pemasangan Degas Tank
- Penyambungan Degas Tank dengan Line inlet dan outlet Chlorine
Commissioning Degas Tank

3.3 KLASIFIKASI MINIMAL PELAKSANA PEKERJAAN


1. Pelaksana pekerjaan Perseroan Terbatas (PT) atau CV
2. Memiliki kemampuan dan pengalaman perbengkelan dan pembuatan
tanki fiber atau pekerjaan sejenis, dalam kurun waktu selama 5 (lima)
tahun terakhir, termasuk pengalaman Sub Kontrak dibuktikan dengan
Copy Surat Perintah Kerja/ Kontrak.

3.4 MUTU BARANG


Barang yang ditawarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan Lampiran 3
harus dalam keadaan baik, asli (original) dan 100% baru dan dijamin dapat
berfungsi dengan baik.

3.5 KEMASAN BARANG


3.5.1 Barang harus dikemas dalam peti/kemasan yang kuat dan tidak mudah pecah,
bocor atau pun tercerai berai untuk proses pengangkutan baik melalui darat, laut
dan udara sehingga terhindar dari kehilangan atau kerusakan, pencurian dan
bahaya dari proses bongkar muat.
3.5.2 Barang tersebut harus dilindungi dengan seksama dan dapat terlindungi dari
proses pengaratan dan penyebab-penyebab kerusakan lainnya.
3.5.3 Barang harus dipak sekecil mungkin.

3.6 MATERIAL SISA/ LIMBAH/ RETURN


Setiap material sisa harus ditempatkan dilokasi yang ditentukan oleh PT PJB UP
Gresik dan menjadi tanggung jawab pelaksana pekerjaan untuk proses merapikan
atau pengembalian material sisa tersebut. Pekerjaan dinyatakan selesai jika
kotoran/sampah/limbah bekas pekerjaan telah dibersihkan.

18
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
BAB IV
TATA CARA EVALUASI PELELANGAN
4.

4.1 METODE EVALUASI


Metode evaluasi dalam Pelelangan ini memakai terdiri dari SISTEM GUGUR untuk
evaluasi administrasi dan harga serta SISTEM PENILAIAN untuk Evaluasi Teknik.
4.1.1 Evaluasi Administrasi
(1) Evaluasi Administrasi dilakukan terhadap kelengkapan dokumen penawaran
sesuai yang dipersyaratkan dalam RKS. Kelengkapan Dokumen Penawaran
menghasilkan 2 (dua) kesimpulan, yaitu Ada atau Tidak Ada dokumen yang
dipersyaratkan.
(2) Apabila Evaluasi pada butir 5.1.2.(1) dipenuhi, selanjutnya dilakukan
Evaluasi terhadap keabsahan dari masing-masing dokumen.
(3) Kualifikasi peserta dinyatakan GUGUR apabila:
Terlambat/melebihi batasan waktu memasukkan dokumen yang
dipersyaratkan dalam waktu yang sudah ditentukan.
Surat penyampaian dokumen yang dipersyaratkan dalam proses pelelangan
tidak ditandatangani oleh Pimpinan Perusahaan atau penerima kuasa
dari Pimpinan Perusahaan kepada nama yang tercantum di dalam akte
pendirian perusahaan/perubahannya, atau Kepala Cabang Perusahaan yang
diangkat oleh Unit Pembangkitan Gresik dan dibuktikan dengan dokumen
otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama (Join Operation
Agreement adalah yang berhak mewakili Join Operation, bertanggal,
bermeterai Rp 6.000,- dan distempel.
Penyedia Barang/Jasa atas nama sendiri atau sebagai anggota Join
Operation menyerahkan lebih dari satu dokumen penawaran untuk satu
paket pekerjaan.
Pemilik modal dan/atau pengurus suatu perusahaan menjadi pemilik modal
dan/atau pengurus perusahaan lain sesama peserta pelelangan dalam satu
paket pekerjaan.
Penyedia Barang/Jasa peserta lelang tidak memenuhi Persyaratan
berdasarkan RKS ini
Tidak melampirkan seluruh kelengkapan dokumen penawaran yang
dipersyaratkan sebagaimana dalam RKS ini
Harga Penawaran Peserta Lelang melebihi Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
(4) Evaluasi Administrasi menghasilkan 2 (dua) kesimpulan, yaitu Memenuhi
Syarat Administrasi atau Tidak Memenuhi Syarat Administrasi.

4.1.2 Evaluasi Teknis


(1) Evaluasi Teknis dilakukan dengan SISTEM PENILAIAN
(2) Evaluasi Teknis dilakukan terhadap penawaran yang dinyatakan
memenuhi/lulus persyaratan administrasi
(3) Evaluasi teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada
setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen
Kualifikasi
(4) Ambang batas evaluasi teknik adalah 70
(5) Penyedia Barang/Jasa peserta prakualifikasi dinyatakan gugur apabila tidak
lulus nilai ambang batas 70

19
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
(6) Ketentuan kriteria yang dinilai atau faktor-faktor yang dievaluasi pada
Evaluasi Teknis antara lain adalah sebagai berikut :
i. Kualifikasi Pelaksana Pekerjaan dengan total bobot nilai : 20%
ii. Pengalaman Pelaksana Pekerjaan dengan total bobot nilai : 30%
iii. Spesifikasi Material dengan total bobot nilai : 30%.
iv. Metode Pelaksanaan dengan total bobot nilai : 20%
(7) Evaluasi Teknis menghasilkan 2 (dua) kesimpulan, yaitu Memenuhi Syarat
Administrasi atau Tidak Memenuhi Syarat Administrasi.
4.1.3 Evaluasi Harga
(1) Evaluasi Harga hanya dilakukan terhadap penawaran yang dinyatakan
memenuhi/lulus persyaratan administrasi dan teknis.
(2) Dilakukan urutan penawaran yang dimulai dari urutan penawaran terendah.
(3) Evaluasi penawaran harga dilakukan dengan metode sistem gugur,
penawaran harga akan dibandingkan dengan HPS yang telah ditetapkan dan
penawaran harga yang diatas HPS dinyatakan gugur dan tidak akan
dievaluasi.
(4) Pengadaan barang/jasa ini adalah harga tetap (fixed price)/lump sump,
maka evaluasi kewajaran harga adalah dengan cara membandingkan total
harga penawaran terhadap total HPS.
(5) Koreksi Aritmatik dilakukan atas kesalahan penjumlahan dan pengalian
volume dengan harga satuan dengan ketentuan bahwa volume dan harga
satuan tidak boleh diubah, hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai
penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi/rendah dari
urutan peringkat semula,
(6) Penawaran setelah koreksi aritmatik melebihi nilai total HPS dinyatakan
gugur.
(7) Hasil koreksi aritmatik disusun urutan dari penawaran terendah untuk
mendapatkan tiga penawaran terendah
(8) Evaluasi Harga dilakukan terhadap kelengkapan dokumen penawaran
sesuai yang dipersyaratkan dalam Penawaran Harga dan keabsahan dari
masing-masing dokumen.
(9) Evaluasi harga menghasilkan 2 (dua) kesimpulan, yaitu Memenuhi atau
Tidak Memenuhi.

4.2 KLARIFIKASI
(1) Dilakukan klarifikasi apabila :
a) Penawaran telah lulus evaluasi administrasi dan teknis serta harga
penawaran tidak lebih rendah dari 80% nilai HPS.
b) Apabila harga penawaran kurang dari 80% nilai HPS, maka akan
dilakukan klarifikasi terhadap spesifikasi Barang.
c) Apabila setelah dilakukan klarifikasi terhadap calon pemenang
pengadaan dan calon pemenang tetap menyatakan sanggup untuk
melaksanakan pengadaan Barang, maka calon pemenang tersebut
harus bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaan sebesar 5% dari
nilai total HPS.
d) Apabila calon pemenang yang bersangkutan tidak bersedia
menambah nilai jaminan pelaksanaan, maka penawarannya dapat
digugurkan dan jaminan penawarannya dicairkan dan menjadi milik PT

20
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
PJB serta calon pemenang tersebut dikenakan sanksi Blacklist tidak
diperbolehkan mengikuti pengadaan Barang di wilayah kerja PT PJB
selama 12 (dua belas) bulan.
(2) Penawaran yang telah lulus evaluasi administrasi dan teknis serta harga,
penawaran urutan terendah pertama tidak dilakukan negosiasi harga.
(3) Usulan penetapan pemenang lelang disusun sesuai dengan urutan calon
pemenang lelang, calon pemenang cadangan 1 dan 2.
(4) Penawaran harga terendah pertama diusulkan sebagai calon pemenang.

4.3 NEGOSIASI
4.3.1 Calon Penyedia barang/jasa yang lulus evaluasi administrasi, teknis dan harga
harus bersedia melakukan negosiasi harga.
4.3.2 Apabila seluruh calon penyedia barang/jasa memberikan penawaran di atas Harga
Perkiraan Sendiri (HPS), maka akan dilakukan negosiasi harga terlebih dahulu
kepada semua calon penyedia barang/jasa yang memasukkan penawaran
sebelum dilanjutkan kepada evaluasi teknis. Calon penyedia barang/jasa yang
memberikan harga penawaran terendah setelah dilakukan negosiasi dan lolos
evaluasi teknis akan ditunjuk menjadi pemenang.
4.3.3 Apabila seluruh calon penyedia barang/jasa memberikan penawaran di atas Harga
Perkiraan Sendiri (HPS) dan setelah dilakukan negosiasi tidak memperoleh harga
penawaran minimal sama dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), maka
pelelangan di anggap gagal.
4.3.4 Hasil negosiasi kepada calon penyedia barang/jasa yang akan ditunjuk menjadi
pemenang akan dilaporkan kepada Value For Money Committee untuk
mendapatkan persetujuan.

4.4 PENGUMUMAN PEMENANG


Hasil penetapan pemenang pelelangan akan diumumkan kepada semua peserta
pelelangan

4.5 MASA SANGGAH DAN JAMINAN SANGGAH


4.5.1 Kepada Peserta yang berkeberatan dengan hasil penetapan dapat mengajukan
sanggahan secara tertulis selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) hari kerja
sejak tanggal pengumuman hasil penetapan pemenang, dengan memberikan
jaminan sanggah sebesar 2 dari nilai total HPS atau setinggi-tingginya sebesar
Rp. 50.000.000,-
4.5.2 Sanggahan ditujukan kepada Pejabat yang berwenang dalam hal ini General
Manajer PT PJB UNIT Pembangkitan Gresik
4.5.3 Sanggahan hanya diajukan terhadap adanya penyimpangan pelaksanaan
prosedur yang telah diatur dalam dokumen pelelangan, KKN, dan atau
pelanggaran persaingan usaha yang sehat.
4.5.4 Surat sanggahan diajukan pelaksana pengadaan disertai bukti-bukti terjadinya
penyimpangan, dengan tembusan kepada Kepala Satuan Pengawasan Intern (Ka
SPI), Surat sanggahan yang disampaikan kepada yang bukan kepada Pejabat
yang Berwenang dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.
4.5.5 Pejabat yang berwenang wajib memberikan pendapat keterangan tertulis atas
substansi masalah yang disanggah kepada yang mengajukan sanggahan disertai

21
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
bukti-bukti secara proporsional sesuai dengan masalahnya selambat-lambatnya
dalam 5 (lima) hari kerja sejak diterimanya sanggahan.
4.5.6 Penyedia yang tidak puas dengan jawaban sanggahan dari pelaksana pengadaan
dapat mengajukan sanggahan banding kepada Pejabat yang Berwenang, dengan
tembusan kepada Kepala Satuan Pengawasan Intern (Ka SPI),paling lambat 5
(lima) hari kerja setelah diterimanya jawaban sanggahan.
4.5.7 Berdasarkan keterangan pelaksana pengadaan maka atasan Pejabat yang
Berwenang memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak
surat Sanggahan Banding diterima.
4.5.8 Proses pelelangan dapat dilanjutkan sesudah Pejabat yang Berwenang
memberikan jawaban kepada yang mengajukan sanggahan.
4.5.9 Apabila sanggahan ternyata benar, maka dilakukan penilaian kembali atau
dilakukan pengumuman pelelangan . Pelaksana pengadaan wajib mengembalikan
Jaminan Sanggah.
4.5.10 Apabila sanggahan tidak benar dan cenderung mengada-ada, maka kepada yang
bersangkutan tidak diikutsertakan pada proses pelelangan dan Jaminan Sanggah
dicairkan oleh Perusahaan. Kepada Penyedia tersebut dikenakan Black List
selama 1 (satu) tahun.
4.5.11 Sanggahan/sanggahan banding hanya diberikan 1 (satu) kali dan jawaban atas
sanggahan banding bersifat akhir (final).
4.5.12 Peserta lelang yang keberatan dan tidak mengajukan sanggahan secara tertulis
tetapi menyebarkan ke publik dapat dikenakan Black List selama 2 tahun dan
apabila ternyata mengada-ada maka dikenakan Black List selama 60 (enam
puluh) bulan / 5 (lima) tahun.
4.5.13 PT PJB Unit Pembangkitan Gresik tidak memberikan ganti rugi kepada peserta
bila penawarannya ditolak atau pelelangan dinyatakan gagal.

4.6 PENUNJUKAN PEMENANG PELELANGAN


4.6.1 Selambat-lambatnya 4 (empat) hari kerja sesudah masa sanggah berakhir atau
tidak ada sanggahan diterima, maka akan diterbitkan surat penunjukan
pelaksanaan pekerjaan kepada urutan calon pemenang pertama.
4.6.2 Apabila pemenang pertama yang telah ditetapkan pemenang mengundurkan diri
dan atau tidak bersedia, maka akan ditetapkan sebagai pelaksana pekerjaan
kepada pemenang pelelangan urutan kedua sesuai dengan harga yang
bersangkutan dengan ketentuan :
(1) Penetapan pemenang urutan kedua tersebut harus terlebih dahulu
mendapat persetujuan penetapan
(2) Bersedia memperpanjang jaminan penawaran bila sudah habis masa
berlakunya
(3) Harga penawaran/harga penawaran terkoreksi calon pemenang kedua tidak
melebihi HPS.
4.6.3 Jaminan Penawaran pemenang pertama menjadi milik PT PJB Unit Pembangkitan
Gresik untuk dicairkan dan disetor di kas perusahaan dan diberikan sanksi black
list selama 60 bulan.
4.6.4 Apabila pemenang pelelangan urutan kedua tidak bersedia, maka akan ditetapkan
sebagai pelaksana pekerjaan kepada pemenang pelelangan urutan ketiga sesuai
dengan harga yang bersangkutan dan ketentuan sesuai dengan 4.5.2. dan 4.5.3.

22
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
BAB V
PENUTUP
5.
Perubahan atau penambahan atas hal-hal lain yang belum tercakup dalam RKS ini, akan
dicantumkan dalam Berita Acara Penjelasan yang akan merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari RKS ini.

Gresik, 13 JUNI 2017

PELAKSANA PENGADAAN BARANG/ JASA


PT PEMBANGKITAN JAWA-BALI UNIT PEMBANGKITAN GRESIK

1. RACHMAD LUTFI MANAJER LOGISTIK .

2. FARID EFFENDI SPV. S PENGADAAN .

3. GUNADI FEBRY SANDY ASST. OFFICER PENGADAAN .

23
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Lampiran 1 : Permintaan Penawaran
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

24
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Lampiran 2 : Spesifikasi Barang/Jasa
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017
SPESIFIKASI BARANG/JASA YANG DIMINTAKAN PENAWARAN
I. PENGADAAN JASA PEMBUATAN DAN PEMASANGAN DEGAS TANK
CHLORINATION PLANT PLTGU

DATA SPESIFIKASI

Sesuai ToR

LINGKUP PENGADAAN
Pembuatan Degas Tank
Pemasangan Degas Tank di site, meliputi :
- Perbaikan Support degas tank
- Pembuatan base plate baru
- Pemasangan Degas Tank
- Penyambungan Degas Tank dengan Line inlet dan outlet Chlorine
Commissioning Degas Tank

25
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Spesifikasi Barang/Jasa
Lampiran 3 :
yang Ditawarkan
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

SPESIFIKASI BARANG/JASA YANG DITAWARKAN


I. PENGADAAN JASA PEMBUATAN DAN PEMASANGAN DEGAS TANK
CHLORINATION PLANT PLTGU

No. SPESIFIKASI BARANG DAN DESKRIPSI PEKERJAAN JUMLAH SATUAN

LINGKUP DETAIL PEKERJAAN :

MOHON DIURAIKAN DETAIL PENAWARAN DARI PESERTA LELANG

26
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Lampiran 4 : Contoh Surat Penawaran
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

Nomor : Tanggal...........
Lampiran :

Kepada
PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA
PT PJB UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Jalan Harun Tohir No.1
Gresik

Perihal : Penawaran Administrasi, Teknis dan Harga

Yang bertanda tangan dibawah ini : ................................................................... A)


Dalam hal ini diwakili oleh : ................................................................... B)
Jabatan dalam perusahaan : ................................................................... C)
Dengan ini menyatakan :
1. Tunduk pada ketentuan-ketentuan pengadaan yang berlaku di PT PJB.
2. Bersedia melaksanakan pekerjaan pengadaan .. sesuai dengan syarat-syarat yang tercantum
dalam :
a. RKS
Nomor : ...............................................................................................
Tanggal : ...............................................................................................
Tentang : ...............................................................................................
b. Berita Acara Penjelasan
Nomor : ...............................................................................................
Tanggal : ...............................................................................................
3. Penawaran tersebut mengikat dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal pembukaan surat
penawaran dan dapat diperpanjang lagi bila diperlukan.
4. Waktu penyerahan adalah . (........................) bulan, terhitung sejak tanggal Surat Penunjukan.
5. Harga Penawaran
Harga Barang : ..............................................................................................
Harga Jasa : ..............................................................................................
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) : ..............................................................................................
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jumlah penawaran : ..............................................................................................

(Terbilang : .............................................................................................................................................. )
6. Rincian penawaran harga setiap Barang/Jasa, seperti terlampir.
7. Asli Jaminan Penawaran dari Bank .......................................................................................................
8. Terlampir kami sampaikan data kelengkapan dokumen penawaran.

Demikian penawaran ini, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

PT ........................................
D)

( Nama Jelas )
E)

Keterangan :
A = Nama dan Alamat Perusahaan
B = Nama yang mewakili Perusahaan
C = Jabatan yang mewakili Perusahaan
D = Tanda tangan penawar dan stempel perusahaan (asli di atas meterai Rp 6.000,00)
E = Jabatan

27
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Contoh Daftar Rincian Harga
Lampiran 5 :
Penawaran
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

DAFTAR RINCIAN HARGA PENAWARAN

NAMA HARGA JUMLAH WAKTU


No BARANG/JASA JUMLAH SATUAN
SATUAN (Rp) PENYERAHAN

SUB TOTAL

PPN 10%

TOTAL HARGA PENAWARAN

TERBILANG:

Paraf dan Stempel Perusahaan

28
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Lampiran 6 : Contoh Surat Pernyataan
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

Kepada Tanggal ..............................


PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA
PT PJB UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Jalan Harun Tohir No.1
Gresik

Perihal : Surat Pernyataan


Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : .........................................................................
Mewakili : PT ...................................................................
Jabatan : .........................................................................
Sehubungan dengan pelelangan sesuai RKS No. 0770.RKS/612/UPGRK/2017 dengan ini
kami menyatakan hal-hal sebagai berikut:
1. Barang yang akan diserahkan adalah 100% baru, asli (genuine) dan tidak cacat
baik yang terlihat maupun yang tersembunyi sesuai dengan spesifikasi teknik yang
diminta.
2. Barang yang akan disuplai tersebut dijamin dapat berfungsi/beroperasi dengan baik.
3. Apabila dalam Masa Garansi, ternyata barang tidak memenuhi fungsi yang
dipersyaratkan, atau terdapat cacat/kerusakan karena penggunaan barang bermutu
rendah atau kesalahan pembuatan/pemasangan dan bukan karena kesalahan operasi,
maka kami sanggup untuk memperbaiki atau mengganti part rusak dengan yang baru.
4. Perusahaan kami yang sedang mengikuti pelelangan ini tidak mempunyai
hubungan/sangkut paut dengan perusahaan lain yang sedang bermasalah dengan PT
PJB.
5. Apabila data/pernyataan yang kami sampaikan dalam penawaran ternyata ada yang
palsu, maka kami bersedia dikenakan sanksi tidak diperkenankan untuk mengikuti
pengadaan barang/jasa di lingkungan PT PLN (Persero) group selama 24 bulan.
6. Bertanggung jawab penuh dan sekaligus membebaskan PT PJB dari segala tuntutan
atas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hak paten, merek terdaftar, desain,
hak cipta atau hak atas kekayaan intelektual lainnya.
7. Perusahaan kami tidak sedang menjalani sanksi Blacklist di lingkungan PT PLN
(Persero).
Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, untuk digunakan sebagaimana
mestinya.

PT ........................................
Meterai
--------------------------------------
Jabatan

29
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Lampiran 7 : Contoh Pakta Integritas
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan :


1. Tidak akan melakukan praktek KKN;
2. Akan melakukan praktek persaingan yang sehat dalam proses pengadaan;
3. Akan melaporkan kepada pihak yang berwajib / berwenang apabila mengetahui ada
indikasi KKN dan atau praktek persaingan yang tidak sehat dalam proses pengadaan;
4. Dalam proses pengadaan ini, berjanji akan melaksanakan secara bersih, transparan, dan
profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara
optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik mulai dari penawaran, pelaksanaan dan
penyelesaian pekerjaan/kegiatan ini;
5. Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri dengan memperbesar TKDN sesuai
ketentuan yang berlaku dan menggunakan produk berstandar;
6. Dalam keadaan tertentu akan mengikutsertakan usaha mikro, usaha kecil dan koperasi
kecil sesuai kompetensi teknis yang dimiliki untuk bagian pekerjaan yang bukan
pekerjaan utama;
7. Dalam melakukan pengadaan akan selalu berpegang pada konsep ramah lingkungan.
8. Apabila saya melanggar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS
ini, saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi serta dituntut ganti rugi
dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

............... (nama kota), ...........(tanggal) ........ (bulan) ........ (tahun)

Nama Penyedia Barang/Jasa


Jabatan

Tanda tangan dan stempel perusahaan (asli di atas meterai Rp 6.000,00)

Nama

30
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Surat Pernyataan Dana
Lampiran 8 :
Sendiri
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

Tanggal..............................
Kepada
TIM PENGADAAN BARANG/JASA
PT PEMBANGKITAN JAWA-BALI UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Jalan Harun Tohir No.1
Gresik
Perihal : Surat Pernyataan Menggunakan Dana Sendiri
Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : .........................................................................
Mewakili : ........................................................................ PT
Jabatan : ........................................................................
Sehubungan dengan pelelangan sesuai RKS No. 0770.RKS/612/UPGRK/2017
dengan ini kami menyatakan bahwa pendanaan yang kami pergunakan dalam
pelelangan ini adalah benar-benar menggunakan dana sendiri.
Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, untuk digunakan
sebagaimana mestinya.

PT ........................
Meterai
------------------------
Jabatan

31
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Contoh Daftar Referensi
Lampiran 9 :
Pengalaman Pekerjaan
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

DAFTAR REFERENSI PENGALAMAN/PEKERJAAN SEJENIS


DATA DATA KONTRAK
TEKNIIK PEMAKAI Nomor
Jenis/Type Nama Tanggal
Kapasitas Pemakai Th Operasi
No URAIAN KET
Dsb Alamat Dsb
Kontak
Person
Dsb

32
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Contoh Daftar Peralatan yang
Lampiran 10 :
digunakan
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

NAMA PERALATAN JUMLAH MILIK SENDIRI SEWA

33
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Lampiran 11 : Ketentuan Blacklist
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

KETENTUAN BLACK LIST

Hal-hal yang dapat menyebabkan Penyedia masuk dalam black list atau daftar
hitam perusahaan adalah:

Selama 6 bulan
1) Tidak memperbaharui persyaratan sebagai Penyedia yang telah habis
masa berlakunya lebih dari 1 bulan.
2) Penyedia yang mendaftar untuk ikut pelelangan namun tidak
memasukkan Dokumen Penawaran tanpa alasan yang profesional.
3) Penyedia yang terdaftar dalam DPP, tidak memberikan respon atau
merespon dengan alasan yang tidak profesional pada saat diundang
untuk mengikuti Pelelangan selama 3 (tiga) kali tidak berturut-turut.

Selama 12 bulan
1) Pelanggaran ketiga dikenakan sanksi atas alasan sebagaimana
dikenakan sanksi 6 (enam) bulan.
2) Apabila sanggahan tidak benar dan cenderung mengada-ada.
3) Peserta yang lulus kualifikasi dan diundang untuk memasukkan
penawaran namun tidak memasukkan Dokumen Penawaran.
4) Peserta Pengadaan menyatakan tidak mampu melaksanakan
pengadaan sesuai Dokumen Pengadaan atau tidak bersedia
menambah nilai jaminan pelaksanaannya.

Selama 24 bulan
1) Pelanggaran keempat dikenakan sanksi atas alasan sebagaimana
dikenakan sanksi 6 (enam) bulan.
2) Pelanggaran kedua dikenakan sanksi atas alasan sebagaimana
dikenakan sanksi 12 (duabelas) bulan.
3) Melakukan kecurangan pada saat pengumuman lelang, misalnya
dengan menghalangi tersebarnya pengumuman.
4) Melakukan kecurangan dalam proses pelelangan, termasuk melakukan
persekongkolan (konspirasi) dengan pihak lain atau menghalang-
halangi pihak lain terlibat dalam pengadaan.
5) berusaha mempengaruhi Pejabat Pengadaan/Pelaksana
Pengadaan/Pejabat yang Berwenang dalam bentuk dan cara
apapun,baik langsung maupun tidak langsung guna memenuhi
keinginannya yang bertentangan dengan ketentuan dan prosedur yang
telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan/Kontrak, dan/atau
ketentuan peraturanperundang-undangan.
6) Memalsukan persyaratan sebagai Penyedia.
7) Peserta lelang yang berada dalam satu kekuatan pengaruh pemilik

34
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
modal dan/atau kepengurusan,sehingga
mengurangi/menghambat/memperkecil dan/atau meniadakan
persaingan yang sehat dan/ataumerugikan orang lain.
8) Peserta lelang yang keberatan atas proses pelelangan dan tidak
mengajukan sanggahan secara tertulis tetapi menyebarkan ke publik
dan ternyata informasi tersebut benar.
9) Penyedia memalsukan data tingkat komponen dalam negeri atau
Standarisasi Produk.
10) Tidak mengutamakan Usaha Mikro, Usaha Kecil atau Koperasi Kecil
sebagaimana disyaratkan dalam Kontrak.
11) Mengundurkan diri pada saat akan ditetapkan sebagai pemenang
lelang atau tidak mau ditunjuk sebagai pemenang atau tidak bersedia
menandatangani kontrak dengan alasan yang profesional.
12) Penyedia Barang yang lalai/tidak bersedia memperbaiki cacat
mutu/kerusakan karena mutu pada masa pemeliharaan/garansi.
13) Mensubkontrakkan sebagian pekerjaan spesialis kepada yang bukan
spesialis
14) Penyedia barang/jasa lalai atau tidak menyelesaikan kontrak, atau lalai
tidak memenuhi ketentuan dalam kontrak sehingga dikenai sanksi
pemutusan kontrak.

Selama 60 bulan
1) Pelanggaran kelima dikenakan sanksi atas alasan sebagaimana
dikenakan sanksi 6 (enam) bulan
2) Pelanggaran ketiga dikenakan sanksi atas alasan sebagaimana
dikenakan sanksi 12 (dua belas) bulan.
3) Pelanggaran kedua dikenakan sanksi atas alasan sebagaimana
dikenakan sanksi 24 (dua puluh empat) bulan.
4) Calon Pemenang dan 2 (dua) Pemenang Cadangan melakukan
penipuan atau pemalsuan informasi kualifikasi, maupun pemalsuan
dokumen-dokumen kelengkapan penawaran.
5) Mengundurkan diri pada saat akan ditetapkan sebagai pemenang
lelang I/II/III atau tidak mau ditunjuk sebagai pemenang atau tidak
bersedia menandatangani kontrak dengan alasan yang tidak
profesional.
6) Peserta lelang yang keberatan atas proses pelelangan dan tidak
mengajukan sanggahan secara tertulis tetapi menyebarkan ke publik
dan ternyata informasi tersebut tidak benar atau mengada-ada
7) Penyedia melanggar Hak Kekayaan Intelektual.
8) Mensubkontrakkan seluruh pekerjaan.

Ketentuan Black List diatas tidak berlaku apabila:


(1) Kesalahan, kelalaian Penyedia disebabkan oleh Perusahaan.
(2) Bertentangan dengan Keputusan Pengadilan.

35
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Lampiran 12 : Ketentuan Jaminan Tunai
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

PROSEDUR ATAS JAMINAN PENGADAAN BARANG /JASA BERBENTUK


TUNAI :
1. PENERIMAAN JAMINAN BERBENTUK TUNAI :
a. Supplier/Pihak Ketiga melakukan transfer ke kas perusahaan PT Pembangkitan
Jawa Bali Kantor Pusat :
Atas Nama : PT. PJB UNIT PEMBANGKITAN GRESIK
Nomor.Rekening : 00 4879 6415
Bank : BNI Cabang Gubernur Suryo
Jl. Gubernur Suryo No. 36 Surabaya
Untuk Jaminan Penawaran, Jaminan Uang Muka, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan
Pemeliharaan, dan Jaminan Sanggah.

b. Unit dan SPA mengirim pemberitahuan penerimaan jaminan pengadaan


barang/jasa berbentuk tunai ke PJB Kantor Pusat cq. Subdit Keuangan, dengan
rincian sesuai format dibawah ini dan dilampiri bukti transfer dari Supplier/Pihak
Ketiga :

NAMA NO. JATUH


NO. JENIS JAMINAN NILAI
SUPPLIER KONTRAK TEMPO

1. Jaminan Penawaran

2. Jaminan Uang Muka

Jaminan
3.
Pelaksanaan

Jaminan
4.
Pemeliharaan

5. Jaminan Sanggah

Jumlah Total

c. Jurnal atas transaksi tersebut diatas :


Debet 100602102 ( Bank ) xxx
Kredit 400209904 /subledger ( Jaminan Tender ) xxx
/JMPNW - Jaminan Penawaran
/JMUMK - Jaminan Uang Muka
/JMPLK - Jaminan Pelaksanaan
/JMHAR - Jaminan Pemeliharaan

36
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
/JMSGH - Jaminan Sanggah

2. PENGEMBALIAN/PENARIKAN JAMINAN BERBENTUK TUNAI :


a. Unit dan SPA mengirim permintaan pengembalian/penarikan jaminan berbentuk
tunai ke PJB Kantor Pusat cq. Subdit Keuangan, dengan rincian format dibawah
ini dan dilampiri copy bukti transfer dari Supplier/Pihak Ketiga :

NAMA NO. NAMA


NO. JENIS JAMINAN NILAI
SUPPLIER REKENING BANK

1. Jaminan Penawaran

2. Jaminan Uang Muka

Jaminan
3.
Pelaksanaan

Jaminan
4.
Pemeliharaan

5. Jaminan Sanggah

Jumlah Total

b. Subdit Keuangan melakukan transfer pengembalian/penarikan jaminan


berbentuk tunai ke Supplier/Pihak Ketiga, sesuai surat permintaan dari Unit / SPA.

c. Jurnal atas transaksi tersebut diatas :


Debet 400209904/subledger ( Jaminan Tender ) xxx
/JMPNW - Jaminan Penawaran
/JMUMK - Jaminan Uang Muka
/JMPLK - Jaminan Pelaksanaan
/JMHAR - Jaminan Pemeliharaan
/JMSGH - Jaminan Sanggah
Kredit 100602102 ( Bank ) xxx

3. PENCAIRAN JAMINAN BERBENTUK TUNAI :


a. Unit atau SPA mengirim pemberitahuan pencairan jaminan berbentuk tunai ke PJB
Kantor Pusat cq. Subdit Keuangan, dengan rincian format dibawah ini dan
dilampiri bukti pendukung yang menyatakan bahwa Supplier/Pihak Ketiga
wanprestasi dan jaminan berbentuk tunai menjadi hak milik PT. PJB UNIT
PEMBANGKITAN GRESIK :

NAMA NO. JATUH


NO. JENIS JAMINAN NILAI
SUPPLIER KONTRAK TEMPO

37
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
NAMA NO. JATUH
NO. JENIS JAMINAN NILAI
SUPPLIER KONTRAK TEMPO

1. Jaminan Penawaran

2. Jaminan Uang Muka

Jaminan
3.
Pelaksanaan

Jaminan
4.
Pemeliharaan

5. Jaminan Sanggah

Jumlah Total

b. Subdit Keuangan melakukan pencairan jaminan pengadaan berbentuk tunai dan


dipindah bukukan ke Bank Operasional.

c. Jurnal atas transaksi tersebut diatas:


Debet 400209904/subledger ( Jaminan Tender ) xxx
/JMPNW - Jaminan Penawaran
/JMUMK - Jaminan Uang Muka
/JMPLK - Jaminan Pelaksanaan
/JMHAR - Jaminan Pemeliharaan
/JMSGH - Jaminan Sanggah
Kredit 100602102 ( Bank ) xxx

Debet 100602201 ( Bank OPR) xxx


Kredit SDKEU K106 ( Pendapatan ) xxx

38
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Contoh Surat Permohonan
Lampiran 13 :
Calon Penyedia Barang/ Jasa
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

KOP PERUSAHAAN

Nomor : ,..20..
Lampiran : 1 (satu) berkas
Kepada
Perihal : Permohonan Calon
Yth. PT Pembangkitan Jawa Bali
Penyedia Barang/Jasa
Di ................

Dengan Hormat,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi/Pimpinan :
Nama perusahaan : .
Alamat Perusahaan : .
No. / tanggal SBU : , diterbitkan oleh
mengajukan permohonan untuk dapat dicatat sebagai Calon Penyedia Barang/Jasa di PT
Pembangkitan Jawa Bali , atas perusahaan kami yang tercantum dalam rekanan anggota
Sertifikat Badan Usaha (SBU) sebagai berikut:
Bidang usaha :.
Klasifikasi sub bidang :
Kualifikasi :
Bersama ini kami lampirkan data lengkap perusahaan terakhir.
Demikianlah permohonan kami dan apabila kami memberikan keterangan yang tidak
benar, kami bersedia dikenakan sanksi black list dan dituntut di muka Pengadilan Negeri.

Pemohon,

Meterai
Direktur Utama/Penanggung
Rp. 6000,- Jawab Perusahaan,
Tanda
Tangan dan
cap
Perusahaan

39
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
Contorh Surat Pernyataan
Lampiran 14 :
Calon Penyedia (Bermeterai)
RKS No. : 0770.RKS/612/UPGRK/2017
Tanggal : 13 JUNI 2017

SURAT PERNYATAAN CALON PENYEDIA

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : __________[nama wakil sah jika badan
usaha/Kemitraan. Jika bukan badan usaha
maka nama perorangan]

Jabatan : __________[jika perorangan maka cukup diberi


tanda -]

Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi/Kemitraan/Perorangan
untuk ____________________[pilih yang sesuai dan
dan atas cantumkan nama]
nama

Alamat : __________

Telepon/Fax : __________

Email : __________

No Identitas : ____________[jika perorangan]

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:

1. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak [jika perorangan]


berdasarkan Surat __________[sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa, disebutkan
secara jelas nomor akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya. Jika Kemitraan maka
Surat dimaksud adalah Perjanjian Kemitraan.];

2. Saya/badan usaha saya/badan usaha yang saya wakili [pilih salah satu] tidak sedang
dinyatakan pailit atau kegiatan usaha saya/badan usaha saya/badan usaha yang saya wakili
[pilih salah satu] tidak sedang dihentikan atau tidak sedang menjalani sanksi pidana atau
sedang dalam pengawasan pengadilan;

3. Saya tidak sedang menjalani sanksi pidana berdasarkan putusan pengadilan.;

4. Saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang
terkait, langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini.

5. Saya, badan usaha yang saya wakili, salah satu dan atau semua pengurus badan usaha yang
saya wakili, [jika perorangan cukup saya] tidak sedang dalam sanksi Black List oleh Institusi
Pemerintah/BUMN/BUMD/BLU.

6. Data-data saya/badan usaha saya/badan usaha yang saya wakili [pilih salah satu] adalah
sebagai berikut:

40
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
A. Data Administrasi

1. Umum

Nama (PT/CV/Firma/
1
Koperasi/Kemitraan/ : __________
.
[pilih yang sesuai]
Status [tidak diisi jika
2. Kemitraan/perorangan :
]
Alamat [jika
3. perorangan Alamat : __________
Rumah]
No. Telepon : __________
No. Fax : __________
E-Mail : __________
4. Alamat Kantor Pusat : [diisi jika Peserta
No. Telepon : Pengadaan
adalah cabang
No. Fax : perusahan/buka
E-Mail : n perusahaan
pusatnya.]
Nomor Identitas
5.
(KTP/SIM/Paspor) : __________
[jika perorangan]

B. Izin Usaha

No. ____________________
:
IUJK/SIUP/SIUI/TDP* Tanggal __________
Masa berlaku izin
: __________
usaha
Instansi pemberi izin
: __________
usaha
* Pilih yang sesuai

C. Izin Lainnya [apabila dipersyaratkan]

____________________ Tanggal
No. Surat Izin :
__________
Masa berlaku
: __________
izin usaha
Instansi pemberi
: __________
izin usaha

D. Landasan Hukum Pendirian Perusahaan

41
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
1. Akta Pendirian PT/CV/Firma/ Koperasi
a. Nomor Akta : __________
b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________
2. Akta Perubahan
Terakhir
a. Nomor Akta : __________

b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________

E. Pengurus [tidak diisi jika perorangan]

1. Komisaris (untuk PT)

Jabatan dalam
No. Nama No. KTP
Perusahaan

2. Direksi/Penanggung Jawab/Pengurus Perusahaan

No. Nama No. Jabatan dalam


KTP Perusahaan

F. Data Keuangan

1. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Persero (untuk CV/Firma)


[tidak diisi jika perorangan]

Per
Nama No. KTP Alamat sent
ase

2. Pajak

1. Nomor Pokok Wajib Pajak : __________


2. Bukti Laporan Pajak Tahun Nomor
:
terakhir ________/Tanggal________
Nomor
3. Laporan bulanan tiga bulan ________/Tanggal________
:
terakhir a. PPh Psl 21 Nomor
:
b. PPh Psl 23 ________/Tanggal________
:
c. PPh Psl 25/29 Nomor
:
d. PPN ________/Tanggal________
Nomor

42
Rencana Kerja dan Syarat-syarat
________/Tanggal________
Nomor
4. Surat Keterangan Fiskal :
________/Tanggal________
[sebagai pengganti 2. Dan 3.]

G. Data Pengalaman Perusahaan

Tanggal Selesai
Pemberi Tugas Kontrak *)
Menurut
Nama Paket Bidang/ Sub
No. Pengadaan Bidang BA.
Barang Pengadaan Lokasi Alamat/ No /
Nama Nilai Kontrak Serah
Telepon Tanggal
Terima

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika pada
kemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan
maka saya bersedia dikenakan sanksi administrasi, yaitu dimasukkan dalam daftar hitam, dan
sanksi perdata dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

__________[tempat], __[tanggal] __________[bulan] 20__

PT/CV/Firma/Koperasi/Kemitraan/Perorangan
__________[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]

[rekatkan materai Rp 6.000,-


bubuhkan tanda tangan dan cap perusahaan]

(nama lengkap wakil sah/PenyediaPerorangan)


[jabatan jika badan usaha]

[Untuk Kemitraan:]
Untuk dan atas nama setiap anggota Kemitraan:
[setiap anggota Kemitraan harus menandatangani
dengan cap perusahaan, dan cukup dengan 1
(satu) materai Rp 6.000,- untuk semua anggota]

43
Rencana Kerja dan Syarat-syarat