Anda di halaman 1dari 1

TUGAS 03

1. Pada pembuatan pipa ERW, mengapa digunakan arus frekwensi tinggi serta
jelaskan peranan frekwensi tersebut terhadap sambungan di pipa tersebut.
2. Jelaskan keuntungan dan keterbatasan High Frequency Welding.
3. Jelaskan prinsip kerja projection welding, beserta keunggulan dan
keterbatasannya.
4. Jelaskan persyaratan kualitas hasil las dengan spot welding, jelaskan hal tersebut
dengan menganalisa ukuran nugget lasan-nya dan hasil uji tarik gesernya.
5. Bila saudara di tugaskan untuk menyambung dengan metoda spot welding
terhadap dua belah pelat dengan tahanan listrik yang sama namun memiliki
ketebalan yang berbeda dimana t1 = 2 x t2. Buatlah skematis disain posisi
elektroda yang akan dipakai terhadap sampungan kedua pelat tersebut.
6. Jelaskan weldability baja lapis seng (galvanil) bila dilas dengan spot resistant
welding process.
7. Jelaskan prinsip kerja las resistansi listrik. Jelaskan tahapan kerja dari las titik
(spot welding). Serta jelaskan mengapa pelelehan terjadi pada bagian tengah
kedua pelat yang disambung.
8. Jelaskan pengaruh arus, waktu dan tekanan terhadap hasil las resistansi listrik
9. Jelaskan Prinsip Kerja Spot Welding berikut skematis gambar serta berikan
penjelasan Masukan Panas (heat input) yang dibutuhkan untuk menyambung
material dengan spot welding.
10. Jelaskan perbedaan antara Flash welding dan Upset Welding melalui gambar
skematisnya.
11. Jelaskan dengan gambar skematis siklus kerja dari Seam Welding.
12. Jelaskan keuntungan dan keterbatasan dari proses pengelasan resistansi welding.
13. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Percussion Welding dan gambarkan
skematisnya dan beri contoh aplikasinya
14. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Mash Seam Welding dan gambarkan
skematisnya serta beri contoh aplikasinya.
15. Untuk material logam Tembaga, Aluminium dan Baja, urutkan mana yang
material yang memiliki weldability yang baik dengan menggunakan pengelasan
las titik (spot welding).