Anda di halaman 1dari 6

2.

1 KUNJUNGAN RUMAH KEDUA (11 Oktober 2017)


Kunjungan rumah yang kedua ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah pada pasien,
mengevaluasi keberadaan pasien, mengevaluasi keluhan yang dikeluhkan pada kunjungan
pertama dan mengidentifikasi faktor risiko pada penyakit pasien. Kami juga menanyakan
tentang gambaran singkat ekonomi keluarga pasien dan silsilah pada keluarga pasien yang
akan dijelaskan lebih terperinci sebagai berikut:

2.2.1 GAMBARAN STATUS KESEHATAN


Pada saat dilakukan kunjungan ke rumah pasien, pasien terlihat sedang duduk didepan
kamarnya sambil bercengkrama dengan suaminya. Pasien terlihat dalam keadaan baik,
kompos mentis, tidak ada keluhan gelisah maupun keluhan tidak bisa memulai tidur
dan dapat beraktivitas normal. Pasien juga tidak ada mengeluhkan apapun tentang
kondisinya.

2.2.2 GAMBARAN KEADAAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA


Pasien adalah ibu yang memiliki 3 orang anak. Saat ini pasien hanya tinggal bersama
suaminya. Pasien memiliki 3 orang anak yang semuanya telah menikah dan tinggal
pisah dengan pasien. Anak pertama dan ketiga pasien berjenis kelamin perempuan dan
keduanya tinggal di denpasar, sedangkan anak keduanya berjenis kelamin laki-laki
yang berprofesi sebagai polisi dan tinggal di Lombok dengan keluarga kecilnya.Saat
ini pasien dan suami telah pensiun dari pekerjaan sebagai guru. Pasien merupakan
pensiunan guru biologi di SMP Negeri 3 Gianyar dan suaminya merupakan pensiunan
guru SD Negeri 3 Sidan. Pasien mengatakan bahwa kebutuhan sehari-hari telah
terpenuhi dari pesangon pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diterima setiap
bulannya sebesar Rp 700.000,00 per orang. Selain itu pasien juga mendapatkan
penghasilan dari rumah kontrakannya di daerah Gianyar kota sebesar kurang lebih Rp
1.800.000,00 per bulan. Biaya kesehatan untuk kontrol dan obat, ditanggung oleh BPJS.
Dari sisi sosial, pasien dikatakan cukup aktif bersosialisasi dan berinteraksi dengan
tetangga disekitar rumah pasien. Dalam kesehariannya, pasien mengaku tidak merokok,
memasak sendiri dan menggunakan air PDAM dalam melakukan aktivitas apapun.
2.2.3 SILSILAH DAN PROFIL KELUARGA

Gambar 1. Silsilah Keluarga.

Keterangan:

: Laki - laki

: Perempuan

x : Pasien dengan diabetes mellitus

a) Kondisi Rumah Pasien


Pasien tinggal di salah satu komplek perumahan di Puri Sidan yang terletak di Desa
Sidan Gianyar. Puri Sidan berada di sebelah barat dari Kantor Kepala Desa Sidan.
Letak Puri Sidan juga bersebelahan dengan LPD Desa Sidan dan Puskesmas
Pembantu Desa Sidan. Dalam komplek perumahan tempat tinggal pasien, terdapat 5
keluarga.
Luas rumah pasien sekitar 5 are. Ventilasi kamar kurang baik, karena
penempatan ventilasi yang cukup. Rumah tersebut menggunakan listrik dari PLN
dan air dari PDAM. Dari keadaan rumah dan barang-barang tersebut, keluarga
pasien tergolong dalam ekonomi berkecukupan.
Tempat pasien dari 5 bangunan utama, yakni:
1. Dapur : berukuran 4m x 4m yang terbuat dari bahan batako berwarna abu
yang kemudian diplester dan dicat putih, dimana dalam dapur tersebut
digunakan sebagai tempat memasak.
2. 5 Ruang Kamar : ruangan kecil yang berukuran 3m x 3m yang menjadi tempat
tidur pasien beserta suami, dan tempat tidur keluarga lainnya,
3. Bale: selain kedua ruangan tersebut, ada 1 (satu) bangunan kecil di halaman
rumah pasien yang dirancang layaknya bale khas kuno masyarakat Bali. Saat
dilakukan kunjungan, bale tersebut sedang direnovasi
4. Kamar mandi;
5. Merajan

b) Denah Rumah Pasien

6 1 5
U
3 4
2
2
3
1
2
2 3
\

Keterangan:

1. Kamar pasien beserta beserta suami


2. Kamar keluarga yang lain
3. Kamar mandi
4. Bale
5. Dapur
6. Mrajan
2.2.4 FAKTOR RISIKO
Berdasarkan model segitiga epidemiologi, kejadian penyakit diabetes mellitus dipengaruhi
oleh faktor agent, host, dan environment.

AGENT

ENVIRONMENT HOST
Bale yang sedang Mrajan
direnovasi

Kamar
Komplek perumahan pasien pasien beserta suami
yang berisi 5 KK

Dapur rumah pasien Dapur rumah pasien


Foto bersama pasien beserta suami