Anda di halaman 1dari 8

PENYULUHAN

PEMBERIAN DIIT MELALUI NGT DI R. 26S

DISUSUN OLEH:
Profesi Ners Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Profesi Ners Universitas Brawijaya
Profesi Ners Stikes Mataram
Profesi Ners Stikes Maharani

PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM


Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
LEMBAR PENGESAHAN
SATUAN ACARA PENYULUHAN
PEMBERIAN DIIT MELALUI NGT DI RUANG 26S RSSA MALANG

Tanggal : 7 September 2017


Tempat : Ruang 26S
Pemateri : 1) Profesi Ners Universitas Tribhuwana Tunggadewi
2) Profesi Ners Universitas Brawijaya
3) Profesi Ners Stikes Mataram
4) Profesi Ners Stikes Maharani

Kepala Ruang 26s Pembimbing Klinik

( ) ( )
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pemberian Diit Melalui NGT

Sub Pokok Bahasan : Pemberian Diit Melalui NGT


Sasaran : Keluarga Pasien
Tanggal Pelaksanaan : 07 September 2017
Waktu : 1x30 menit
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : R.26s RSSA Malang

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan tindakan penyuluhan kesehatan di harapkan keluarga pasien mampu
memahami dan melakukan pemberian diit pada px melalui NGT secara mandiri saat di
rumah
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan tindakan keperawatan / pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit
keluarga pasien mampu:
a. Mengetahui definisi pemberian diit melalui NGT
b. Mengetahui tujuan pemberian diit melalui NGT
c. Mengetahui prinsip pemberian diit melalui NGT
d. Mengetahui indikasi pemberian diit melalui NGT
e. Mengetahui alat yang digunakan untuk pemberian diit melalui NGT
f. Mengetahui tentang prosedur pemberian diit melalui NGT

B. Sasaran dan Target


Sasaran ditujukan pada keluarga pasien di R.26s RSSA Malang.

C. Strategi Pelaksanaan
Hari dan Tanggal Pelaksanaan : Kamis, 07 September 2017
Waktu : 09.00 WIB selesai
Tempat : R.26s RSSA Malang

D. Struktur Pelaksana
Penyaji + pendemonstrasi : UNITRI
Moderator : UB
Observer : UB
Notulen : Stikes Mataram
Dokumentasi : Stikes Maharani

E. Metode
Ceramah
Diskusi/tanya jawab

F. Susunan Acara
Tahap Kegiatan Waktu Kegiatan Peserta

Pembukaan Mengucapkan salam 5 menit Menjawab salam


Penyampaian maksud dan tujuan Mendengarkan
pertemuan sesuai kontrak waktu

Proses Penjelasan tentang definisi pemberian 20 menit Memperhatikan dan


diit melalui NGT mendengarkan
Penjelasan tentang tujuan pemberian
diit melalui NGT
Penjelasan tentang prinsip pemberian
diit melalui NGT
Penjelasan tentang indikasi
pemberian diit melalui NGT
Penjelasan tentang alat yang
digunakan untuk pemberian diit
melalui NGT
Penjelasan tentang prosedur
pemberian diit melalui NGT
Demonstrasi cara pemberian diit
melalui NGT
Penutup Memberikan kesempatan tanya jawab 5 menit Aktif bertanya
Memberikan pertanyaan pada Menjawab
keluarga pertanyaan
Menutup pertemuan dan Menjawab salam
mengucapkan salam

G. Media
- LCD proyektor
- Laptop
- Power Point
- Leafet
- Alat peraga (selang NGT, gelas+diit cair, obat, spuuit 50 cc, handsone, pantum
lambung)

H. Evaluasi
- Evaluasi struktur

- Evaluasi proses

- Evaluasi hasil
MATERI PENYULUHAN

Definisi pemberian diit melalui NGT


Memberikan nutrisi melalui Nasogastric Tube (NGT) adalah memberikan makan dalam bentuk cair
dan minum melalui selang atau pipa NGT kepada klien yang tidak mampu makan secara normal (Pramudya,
2015).

Tujuan pemberian diit melalui NGT


Memberikan nutrisi melalui NGT bertujuan untuk memenuhi, memperbaiki, dan mempertahankan
kebutuhan nutrisi klien yang tidak mampu makan dan minum secara normal. Sedangkan manfaatnya adalah
untuk mempertahankan metabolisme tubuh dan mempercepat penyembuhan (Pramudya, 2015).

Prinsip pemberian diit melalui NGT


a. Bersih
b. Makanan yang dapat diberikan adalah makanan cair dan makanan yang berlendir halus.
c. Sebelum dan sesudah makan dianjurkan untuk memberi air hangat terlebih dahulu.
d. Pastikan tidak ada udara yang masuk ke dalam selang saat memberikan makanan dan minuman.
e. Pastikan selang dalam keadaan tertutup selama tidak diberi makan (Pramudya, 2015).

Indikasi pemberian diit melalui NGT


Dilakukan pada:
a. Klien yang tidak dapat makan/menelan atau klien tidak sadar
b. Klien yang terus-menerus tidak mau makan sehingga membahayakan jiwanya, misalnya klien
dengan gangguan jiwa.
c. Klien yang muntah terus-menerus
d. Klien yang tidak dapat mempertahankan nutrisi oral adekuat (Kasiati & Rosmalawati, 2016)

Alat yang digunakan untuk pemberian diit melalui NGT


a. Handscoen
b. Spuit dengan ukuran 20-50 cc
c. Makanan cair sesuai dengan kebutuhan dalam tempatnya, dengan ketentuan suhu makanan harus
hangat sesuai suhu tubuh.
d. Air matang (hangat)
e. Bila ada obat yang harus diberikan, dihaluskan terlebih dahulu dan dicampurkan dalam makanan/
air, diberikan terakhir (Kasiati & Rosmalawati, 2016)

Prosedur pemberian diit melalui NGT


1. Cuci tangan dan gunakan handscone
2. Klem selang NGT selama pengisian makanan cair ke dalam spuit.
3. Melalui corong masukkan air matang atau air teh sekurang-kurangnya 15 cc. Pada tahap permulaan,
corong dimiringkan dan tuangkan makanan melalui pinggirnya. Setelah penuh, corong ditegakkan
kembali.
4. Klem dibuka perlahan-lahan
5. Alirkan makanan cair dengan perlahan. Atur kecepatan dengan cara meninggikan spuit. Jika klien
merasa tidak nyaman dengan lambungnya, klem selang NGT beberapa menit.
6. Jika makanan cair akan habis, isi kembali (jangan biarkan udara masuk ke lambung)
7. Bila klien harus minum obat, obat harus dilarutkan dan diberikan sebelum makanan habis.
8. Setelah makanan habis, selang dibilas dengan air masak. Kemudian pangkal selang segera di klem.
9. Rapikan Klien, peralatan dibereskan dan dikembalikan ke tempat semula.
10. Cuci tangan (Kasiati & Rosmalawati, 2016)
DAFTAR PUSTAKA

Kasiati & Rosmalawati. 2016. Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan Praktikum Kebutuhan
Dasar Manusia I. Jakarta: Kemenkes RI.
Pramudya. 2015. Pemberian Nutrisi Melalui NGT.
https://www.academia.edu/23826678/Pemberian_Nutrisi_Melalui_Selang_NGT (Online,
diakses tanggal 5 September 2017)