Anda di halaman 1dari 2

Rhinoplasti diklakukan pada malformasi atau kelainan bentuk hidung.

Selain tujun estetika,


sering kali terdapat kebutuhan untuk mengembalikan fungsi hidung melalui pembedahan.
Selain rekonstruksi hidung luar,

Kulit terdiri dari dua lapisan, yaitu epidermis dan dermis. Epidermis, yang merupakan lapisan
terluar, dan aksesori-aksesorinya (rambut, kuku, kelenjar sebasea, dan kelenjar keringat)
bersal dari lapisan ektoderm embrio. Dermis berasal daro mesoderm. (lecture note
dermatologi, liat di kampus)

Instrumen dan bahan-bahan

1. Retraktor, forsep, klem, needle holder


2. Gunting, pisau bedah
Instrumen yang tajam mutlak diperlukan agar dapat menghasilkan irisan-irisan
(dissections) yang rapi. Gunting yang dipakai dalam timpanoplasi adalah gunting
yang dipalkai pada bedah plastik (dengan panjang 13 cm) pendek, tumpul, dan
bengkok. Gunting yang bengkok dipakai oleh dokter ahli mata (dengan panjang 11,5
cm) juga nyaman dipakai. Keduanyaharus berujung tumpul demi keselamatan.
Gunting pendek, bengkok yang digunakan pada operasi plastik, paling nyaman
dipakai untuk melakukan diseksi dan separasi jaringan subkutan.
Pisau disposable no.15 (paragon) cocok untuk bedah telinga. Pisau no.11 hanya
kadang- kadang digunakan, namun tetap perlu disediakan.
3. Retraktor self retaining
Retraktor berwarna hitam untuk menghindari pantulan sinar. Lebar rentang
maksimum dari retraktor ini adalah 8 cm, lebar dari retraktor yang umum digunakan
pada bedah telingan yaitu 6 cm. Rentang yang lebih lebar diperlukan karena insisi
kulit pada teknik pemebedahan yang lebih panjang, dan sbagai akibatnya lapangan
operasi menjadi lebih luas.
4. Pengepres untuk fasia / perios
Pengepres ini meupakan alat yang harus selalu tersedia. Digunakan untuk menyiapkan
free graft untuk memperbaiki gendang telinga.
5. Elevator dan kuret untuk operasi hidung
Instrumen ini juga dipakai untuk melindungi jaringan lunak selama tindakan
pembadahan. Kuret (dengan 2 ukuran yang berbeda 04 dan 01) nyaman dipakai untuk
elevasi periost dan otot
6. Kanul penghisap dan pipanya
Pada timpanoplasti, akan nyaman apabilatersedia 2 kanul penghisap, satu untuk
operator dan satu untuk asisten. Pipa sambungan berupa pipa yang lebih kecil dari
silikon (Rosen) diperlukan pada bedah mikroskopik. Untuk timpanoplasti, dibutuhkan
tiga macam suction tips masing-masing dengan diameter 0,65 1,10, dan 1,80
7. Tatah dengan berbagai ukuran (1,2,3 dan 4) dan sebuah palu telinga
Teknik kami yang merupakan posterior canal wall reconstruction type of
tympanoplasty, memerlukan agar dapat bekerja pada area antara dinding tulang dan
kulit dinding liang telinga luar. Hal ini akan lebih dipermudah dengan menggunakan
baik bor dan tatah untuk memperluas dinding telinga luar. Sering dengan
menggunakan tatah akan lebih muda dan aman dibanding menggunakan bor, juga
lebih cepat selesai. Meluaskan dinding telinga luar, terutama bagian posterior-inferior
dikerjakan baik dengan tatah maupun bor.
Tatah dan bor harus tetap dalam kedaan tajam. Bi;a instrumen sudah tidak cukup
tajam, dapat merusak jaringan tulang, menimbulkan getaran-getaran kedalam telinga
dalam dan dapat berbahaya oleh karena mudah meleset. Waktu pembedahan menjadi
lebih lama.
8. Kuret tulang round tipped, bersudut dan lurus (Rosen)
Kuret-kuret ini nyaman dan sering digunakan oleh para penulis untuk curretage,
elevasi, dan separasi selama melakukan timpanoplasti. Untuk mengangkat jaringan
dari pinggir tulang dengan aman, kuret yang dipakai harus sangat tajam. Baik yang
bersudut maupun yang lurus sama-sama sering digunakan.
9. Bor baja pemotong : kecil (1,5 mm) besar (2,3mm), oval (4mm), bor diamond : kecil
(1,5mm) dan besar (2,5 mm )
Bentuk dan ukuran yang dipakai untuk melebarkan dinding liang telinga luar pada
teknik timpanoplasti dapat dilihat pada gambar dibawah ini ???
Meskipun bor terbuat dari baja yang keras dapat menjadi tumpul. Hanya bor yang
tajam yang digunakan, jika tidak, getaran-getaran yang berlangsung lama dapat
merusak telinga dapam dan tulang juga dapat rusak oleh karena panas yang
ditimbulkannya.
10. Round knives dengan berbagai ukuran (bersudut dan lurus) sebuah needle exploler
yang tajam dan mengkung, besudut, jarum tumpul dengan notched tipped, ear probe
(Lucae) ukuran medium.
Pisau ini digunakan untuk memotong dan melakukan separasi. Tergantung pada
kurvatur liang telinga luar dan/ atau rongga telinga tengah, baik yang bersudut
maupun yang lurus keduanya digunakan. Disebut pisau, tetapi biasanya tidak terlalu
tajam. Namun cukup tajam untuk memotong kulit liang telinga luar atau mukosa.
Round knives ini dapat dipakai untuk menggangtikan jarum pada hampir semua
manuver. Jarum tajam dan melengkung, dapat nyaman dipakai, sebaliknya tajam yang
lurus tidak selalu diperlukan pada setiap prosedur pembedahan.
11.