Anda di halaman 1dari 3

Aktivitas Listrik EEG

DEPARTEMEN BEDAH SARAF


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS INDONESIA
Oktober 2017
Pemeriksaan EEG
Elektroensefalografi (EEG) adalah rekaman aktifitas listrik neuron otak

Setiap gelombang punya karakteristik yang berbeda-beda serta menandakan kondisi mental
seseorang sehingga terbagi menjadi beberapa jenis gelombang seperti dibawah ini:

1. Gamma (16 Hz 100 Hz)


Terjadi saat mengalami aktivitas mental yang sangat tinggi. Misalnya: Saat berada di arena
pertandingan, sangat panik ketakutan.
2. Beta (12 19 Hz)
Saat melakukan aktivitas mental yang terjaga penuh Diperlukan ketika otak berfikir,
rasional, pemecahan masalah, Gelombang otak beta terbagi menjadi 3:
- High Beta (transisi dengan gelombang gamma)
- Getaran Beta (15 18 Hz)
- Low beta (12 15 )
3. Alpha (8 -12 Hz)
Saat keadaan relaks, mata tertutup, mulai mengantuk
4. Theta (4 7 Hz)
Tidur ringan, sangat mengantuk, tidur disertai mimpi
5. Delta (0.5 4 Hz)
Amplitudo tegangan mencapai 10 mV biasanya dalam keadaan tidur lelap tanpa mimpi,
koma, dan keadaan anestesi.

Penempatan elektroda EEG. (a) 10-20 system,


(b) modified 10-20 system (http://gerstner.felk.cvut.cz)
Frekuensi: Herzt

Durasi: miliecond tergantung tujuan, gambaran umum/rekaman rutin 20-30 menit

Amplitudo gelombang: microvolt

Alpha: <15 uV, >50 %

Beta: <20 uV, >50&

Theta: <15 uV, >50%

Delta: irregular complex

Sumber: Handbook of EEG Interpretation/Willian O.Tatum, IV,DO