Anda di halaman 1dari 23

Hak dan Kewajiban Suami Isteri dalam Islam

Hak dan Kewajiban Suami Isteri dalam Islam

Sebagai bahan referensi dan renungan bahkan tindakan, berikut, garis besar
hak dan kewajiban suami isteri dalam Islam yang di nukil dari buku Petunjuk
Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap karangan H.A. Abdurrahman Ahmad.

Hak Bersama Suami Istri

Suami istri, hendaknya saling menumbuhkan suasana mawaddah


dan rahmah. (Ar-Rum: 21)

Hendaknya saling mempercayai dan memahami sifat masing-


masing pasangannya. (An-Nisa: 19 Al-Hujuraat: 10)

Hendaknya menghiasi dengan pergaulan yang harmonis. (An-


Nisa: 19)

Hendaknya saling menasehati dalam kebaikan. (Muttafaqun


Alaih)

Adab Suami Kepada Istri .

Suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah suatu ujian


dalam menjalankan agama. (At-aubah: 24)

Seorang istri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati


Allah clan Rasul-Nya. (At-Taghabun: 14)

Hendaknya senantiasa berdoa kepada Allah meminta istri yang


sholehah. (AI-Furqan: 74)

Diantara kewajiban suami terhadap istri, ialah: Membayar mahar,


Memberi nafkah (makan, pakaian, tempat tinggal), Menggaulinya
dengan baik, Berlaku adil jika beristri lebih dari satu. (AI-Ghazali)

Jika istri berbuat Nusyuz, maka dianjurkan melakukan tindakan


berikut ini secara berurutan: (a) Memberi nasehat, (b) Pisah kamar, (c)
Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan. (An-Nisa: 34)
Nusyuz adalah: Kedurhakaan istri kepada suami dalam hal ketaatan
kepada Allah.
Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah, yang paling
baik akhlaknya dan paling ramah terhadap istrinya/keluarganya.
(Tirmudzi)

Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk istri


dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)

Suami dilarang berlaku kasar terhadap istrinya. (Tirmidzi)

Hendaklah jangan selalu mentaati istri dalam kehidupan rumah


tangga. Sebaiknya terkadang menyelisihi mereka. Dalam menyelisihi
mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khattab ra., Hasan Bashri)

Suami hendaknya bersabar dalam menghadapi sikap buruk


istrinya. (Abu Yala)

Suami wajib menggauli istrinya dengan cara yang baik. Dengan


penuh kasih sayang, tanpa kasar dan zhalim. (An-Nisa: 19)

Suami wajib memberi makan istrinya apa yang ia makan,


memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya,
dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).

Suami wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama


kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan
Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6, Muttafaqun Alaih)

Suami wajib mengajarkan istrinya ilmu-ilmu yang berkaitan


dengan wanita (hukum-hukum haidh, istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)

Suami wajib berlaku adil dan bijaksana terhadap istri. (An-Nisa:


3)

Suami tidak boleh membuka aib istri kepada siapapun. (Nasai)

Apabila istri tidak mentaati suami (durhaka kepada suami), maka


suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan,
walaupun secara paksa. (AIGhazali)

Jika suami hendak meninggal dunia, maka dianjurkan berwasiat


terlebih dahulu kepada istrinya. (AI-Baqarah: ?40)

Adab Isteri Kepada Suami


Hendaknya istri menyadari clan menerima dengan ikhlas bahwa
kaum laki-Iaki adalah pemimpin kaum wanita. (An-Nisa: 34)

Hendaknya istri menyadari bahwa hak (kedudukan) suami


setingkat lebih tinggi daripada istri. (Al-Baqarah: 228)

Istri wajib mentaati suaminya selama bukan kemaksiatan. (An-


Nisa: 39)

Diantara kewajiban istri terhadap suaminya, ialah:

1. Menyerahkan dirinya,

2. Mentaati suami,

3. Tidak keluar rumah, kecuali dengan ijinnya,

4. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami

5. Menggauli suami dengan baik. (Al-Ghazali)

Istri hendaknya selalu memenuhi hajat biologis suaminya,


walaupun sedang dalam kesibukan. (Nasa i, Muttafaqun Alaih)

Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur untuk


menggaulinya, lalu sang istri menolaknya, maka penduduk langit akan
melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim)

Istri hendaknya mendahulukan hak suami atas orang tuanya.


Allah swt. mengampuni dosa-dosa seorang Istri yang mendahulukan
hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi)

Yang sangat penting bagi istri adalah ridha suami. Istri yang
meninggal dunia dalam keridhaan suaminya akan masuk surga. (Ibnu
Majah, TIrmidzi)

Kepentingan istri mentaati suaminya, telah disabdakan oleh Nabi


saw.: Seandainya dibolehkan sujud sesama manusia, maka aku akan
perintahkan istri bersujud kepada suaminya. .. (Timidzi)

Istri wajib menjaga harta suaminya dengan sebaik-baiknya.


(Thabrani)
Istri hendaknya senantiasa membuat dirinya selalu menarik di
hadapan suami(Thabrani)

Istri wajib menjaga kehormatan suaminya baik di hadapannya


atau di belakangnya (saat suami tidak di rumah). (An-Nisa: 34)

Ada empat cobaan berat dalam pernikahan, yaitu: (1) Banyak


anak (2) Sedikit harta (3) Tetangga yang buruk (4) lstri yang
berkhianat. (Hasan Al-Bashri)

Wanita Mukmin hanya dibolehkan berkabung atas kematian


suaminya selama empat bulan sepuluh hari. (Muttafaqun Alaih)

Wanita dan laki-laki mukmin, wajib menundukkan pandangan


mereka dan menjaga kemaluannya. (An-Nur: 30-31)

Hak Dan Kewajiban Suami Istri


Menurut Sayyid Sabiq, hak dan kewajiban suami istri ada tiga yakni:

1. Hak dan kewajiban istri atas suami

2. Hak dan kewajiban suami atas istri

3. Hak dan kewajiban bersama

Hak Dan Kewajiban Istri Atas Suami

Hak-hak istri atas suami

Adapun hak-hak istri atas suami diantaranya sebagai berikut:

Istri berhak menerima mahar

Hak digauli dengan baik

Berhak menerima nafkah lahir dan batin

Diperlakukan dengan baik

Dibimbing dan diajarkan agama yang baik


Diberi keadilan diantara para istri jika suami beristri lebih dari
satu

Berhak dimuliakan

Kewajiban istri atas suami

Adapun kewajiban istri atas suami diantaranya:

Taat dan patuh pada suami

Pandai mengambil hati suami melalui makanan dan minuman

Mengatur rumah dengan baik

Menghormati keluarga suami

Bersikap sopan dan penuh senyum pada suami

Tidak mempersulit suami dan selalu mendorong suami untuk


lebih maju

Ridho dan syukur terhadap apa yang diberikan suami

Menjaga harta kekayaan suami saat suami tidak ada di rumah

Selalu berhemat dan suka menabung atau dapat mengatur


kondisi keuangan keluarga

Selalu berhias dan bersolek untuk suami

Hak Dan Kewajiban Suami Atas Istri

Hak-hak suami atas istri

Hak-hak suami terhadap istrinya antara lain:

Suami berhak ditaati dalam hal apapun dengan syarat larangan


atau perintahnya tidak mengandung maksiat atau kejahatan

Istri menjaga dirinya sendiri dan harta suami

Menjauhkan diri dari mencampuri sesuatu yang dapat


menyusahkan suami
Tidak bermuka masam dihadapan suami

Tidak menunjukkan keadaan yang tidak disukai suami

Kewajiban suami atas istri

Kewajiban suami atas istri diantaranya yaitu:

Suami adalah pembimbing terhadap istri dan rumah tangganya,


akan tetapi mengenai hal-hal urusan rumah tangga yang penting-
penting diputuskan oleh suami istri secara bersama-sama.

Suami wajib melindungi istrinya dan memberikan segala sesuatu


keperluan hidup rumah tangga sesuai dengan kemampuannya .

Suami wajib memberikan pendidikan agama kepada istrinya dan


memberi kesempatan belajar pengetahuan yang berguna dan
bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa.

Suami wajib memberikan nafkah pada istri seperti tempat


kediaman bagi istri, biaya rumah tangga, biaya perawatan dan biaya
pengobatan bagi istri dan anak juga biaya pendidikan bagi anak.

Wajib memuliakan istri. Karena dengan memuliakan istri akan


menambah rizki dan Allah akan mencukupkannya.

Hak bersama suami istri

Suami istri memiliki hak yang sama-sama harus dipenuhi bersama. Adapun
hak bersama suami istri tersebut diantaranya ialah:

Suami istri dihalalkan saling bergaul mengadakan hubungan


seksual. Perbuatan ini merupakan kebutuhan bersama suami istri yang
dihalalkan secara timbal balik.

Hak Saling menikmati satu sama lain. Masing-masing berhak


memperoleh kenikmatan yang diperoleh dari keduanya.

Hak saling mendapat waris akibat dari adanya ikatan perkawinan


yang sah.

Anak mempunyai nasab yang jelas bagi suami.

Kedua belah pihak berhak untuk melakukan pergaulan yang baik.


Kriteria Istri Idaman Yang Membuat Suami


Bahagia
Inilah kriteria istri idaman yang perlu sahabat semua ketahui.

Istri yang mampu mencintai suaminya sepenuh hati

Yakinlah, semua laki-laki atau suami yang ada di dunia ini pasti
mengharapkan istrinya memiliki cinta yang utuh dan sepenuhnya tanpa ada
dusta, tanpa cinta yang setengah-setengah, atau justru mendua. Begitupun
sebaliknya, seorang istri dimanapun, pasti menginginkan suaminya mecintai
dirinya dengan sepenuh hati. Maka berusahalah untuk mencintainya dengan
sepenuh hati, jadikanlah ia sebagai pria satu-satunya yang jauh lebih baik
dari pria manapun.

Istri yang mampu menjadikan suaminya pria lebih baik

Setiap laki-laki pasti mencari sosok pendamping yang bisa membuatnya


menjadi lebih baik, dari segi apapun. Karena itu, jadilah istri yang bisa
membuat suaminya menjadi pria yang jauh lebih baik dari sebelum bersama
denganmu. Kesuksesan pria tidak akan terlepas dari wanita hebat
dibelakangnya.

Istri yang memiliki sifat keibuan

Hampir semua laki-laki dewasa atau suami membutuhkan seorang


pendamping yang memiliki sifat keibuan, penuh perhatian dan kasih sayang,
menjadi pendengar yang baik, mudah simpatik, dan tahu mana hal yang
harus di prioritaskan. Karena dalam sebuah rumah tangga, tidak hanya
membutuhkan cinta saja, tapi butuh partner yang saling support untuk
mencapai kebahagiaan dan segala mimpi. Bagaimana semua bisa tercapai
dengan baik jika istrinya memiliki sifat kekanak-kanakan?.

Istri yang memiliki kesantunan dan lemah lembut

Ini termasuk point penting bagi semua laki-laki. Seorang suami yang baik
tentu menginginkan istrinya dapat menjaga lisan dan kesopanannya. Baik di
hadapan suami ataupun orang lain. Kelembutan hati dan tutur kata seorang
wanita begitu banyak memikat kaum adam. Apalagi seorang suami yang
setiap harinya bersama dengan istrinya. Maka tanamkanlah sifat baik ini,
karena segala sesuatu jika dibicarakan atau diselesaikan dengan kelembutan
dan kesantunan, semuanya akan baik-baik saja. Jika memiliki pasangan yang
penuh kekerasan, wallahualam deh. Kemungkinan rumah akan terasa panas
dan mengacaukan pikiran.

Istri yang penyabar

Sifat ini sangat wajib dimiliki oleh setiap pasangan. Begitu pula seorang
suami, pasti mendambakan istri yang penyabar. Hidup itu tidak akan pernah
selamanya di atas dan tidak selamanya bahagia. Disinilah kenapa kita
membutuhkan pendamping yang sabar, sabar dalam segala ujian, sabar
dalam segala masalah, sabar dalam menerima taqdir dan sabar adalah kunci
kebahagiaan. Saat menjadi istri, ia bisa sabar dalam menghadapi segala
kepribadian suami yang tidak ia sukai, saat menjadi ibu, ia bisa sabar dalam
mengurus anak, suami, dirinya dan seisi rumah. Inilah istri penyabar pasti
dambaan suami.

Istri yang mudah akrab dengan orang-orang disekitar


suami

Semua laki-laki atau suami pasti sangat senang dan mengharapkan istrinya
mudah bergaul, cepat berbaur dan akrab dengan sahabat atau orang-orang
di sekeliling suami. Sehingga sifat tersebut akan menumbuhkan kehangatan
dan keakraban dalam persaudaraan dan persahabatan.

Istri yang pandai menjaga penampilan dan kecantikannya

Kecantikan dan penampilan itu modal pokok untuk menyenangkan hati


suami. Tapi bukan berarti kecantikan dan penampilannya untuk diumbar
atau diperlihatkan kepada semua orang. Tapi tidak ada salahnya, meskipun
di luar rumah, seorang istri pun harus menjaga penampilannya. Karena
Islam itu Indah dan Allah mencintai yang Indah-indah. Namun tetap
semua ada batasannya.

Istri yang pintar dan cerdas

Kecerdesan bukan hanya kecerdasan intelektual, tetapi yang tak kalah


pentingnya adalah kecerdasan emosional dan kecerdasan perasaan. Semua
kecerdasan itu harus seimbang agar suasana dalam keluarga tetap hangat
dan jauh dari rasa jenuh dan bosan. Seorang istri yang cerdas akan
membuat suami dan anak-anaknya lebih terarah sehingga tujuan utama
dalam sebuah rumah tangga akan tercapai. Selain itu juga, seorang ibu
adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Maka dibutuhkan seorang istri
yang memiliki kemampuan untuk mengatur dan mengolah rumah tangga
yang harmonis.

Istri yang pintar mengatur keuangan

Istri yang tidak suka menghambur-hamburkan uang suami, istri yang bisa
menghemat dan bisa mengatur keuangan rumah tangga. Inilah kriteria
wanita yang didambakan oleh para suami. Jika dalam keadaan serba
kekurangan, seorang istri bisa menahan keinginannya, jangan sampai
terbiasa dengan berhutang demi memuaskan segala keinginan atau
kebutuhan diluar kemampuannya.

Istri yang bisa mandiri

Kemandirian seorang istri itu merupakan harapan dan dambaan para suami.
Masih banyak istri yang menggantungkan pekerjaannya pada suami. Semua
hal yang ia kerjakan butuh bantuan suami. Memang meminta bantuan suami
itu merupakan hal yang sangat wajar dan juga itu merupakan hak istri. Tetapi
jangan jadikan hak itu sebagai kesempatan untuk selalu bergantung pada
suami. Dalam kehidupan sehari-hari, pasti ada pekerjaan yang bisa kita
lakukan sendiri tanpa harus meminta bantuan suami dan biarkanlah suami
mengerjakan tugas dan kewajibannya.

Istri yang menghormati suami

Bagaimanapun tingginya derajat seorang istri di luar rumah, tetapi ia tetap


memiliki raja di dalam rumah tangganya. Jadi, hormatilah suamimu, karena
ia imam yang mengarahkan dan menuntunmu ke arah yang lebih baik.

Istri yang mengerti soal seks

Bukan hal tabu untuk membicarakan soal seks pada pasangan suami istri.
Jika tidak dipahami secara benar, maka bukan hal yang mustahil sebuah
pasangan akan mengalami keretakan karena persoalan ini. Oleh karenanya,
sebagai istri carilah informasi dan pahamilah tentang seluk beluk persoalan
ini. Selain fitrahnya, hal ini juga dapat memicu hubungan baik antara suami
dan istri.

Istri yang patuh pada ajakan suami

Istri yang menolak ajakan suaminya untuk melakukan jima tanpa adanya
alasan yang dibenarkan oleh syara merupakan perbuatan yang dilarang dan
di laknat oleh Allah SWT. Maka jadilah istri yang patuh dan taat pada ajakan
suami, karena kepatuhan itu akan mendatangkan keberkahan dalam
keluarga. Jika kita hendak menolak ajakan suami, maka sampaikanlah
alasan-alasan dan penjelasan yang masuk akal dan dapat diterima oleh
suami dengan cara yang baik.

Istri yang rajin

Jika seorang istri pemalas, alamat rumah tidak akan pernah rapi, pakaian
bertumpukan dimana-mana, barang-barang kotor berantakan, tempat tidur
bau dan pasti tidak ada kenyamanan di dalamnya. Oleh karena itu, seorang
suami bohong jika tidak mendambakan seorang istri yang rajin. Karena dari
hasil kerajinannya itu, suasana hati pun akan lebih tenang dan nyaman.

Istri yang jujur dan setia

Kalau memiliki istri yang suka berbohong dan tidak setia, pasti kehidupan
keluarganya lambat laun akan berantakan. Jadi, sangat dibutuhkan kejujuran
dan kesetiaan seorang istri. Demi kelanggengan, keharmonisan dan
kebahagiaan sebuah rumah tangga.

Istri yang mampu menjaga dirinya sendiri

Suami menginginkan istrinya mampu menjaga dirinya sendiri saat suami


tidak bersamanya. Seperti halnya seorang istri yang tidak suka keluyuran
saat suami sedang tidak ada di rumah.

Istri yang bisa mengendalikan emosi

Wanita merupakan makhluk ciptaan Allah yang paling sensitif hatinya


dibandingkan laki-laki. Jika mereka tidak mampu mengontrol sensitivitasnya,
maka wanita akan cenderung menjadi sosok yang pemarah dan emosional.
Meskipun sifat-sifat ini sangat manusiawi, namun jika tidak bisa dikontrol
dengan baik, maka akan menimbulkan hal-hal negatif dan dapat merugikan.
Oleh karenanya, sosok istri yang mampu mengontrol emosinya merupakan
sosok istri idaman para pria.

Istri yang humoris

Sifat humoris ini juga sangat dibutuhkan pada sosok seorang istri. Karena
istri yang humoris bisa membuat hati yang suram menjadi ceria lagi. Tetapi,
kadar sifat humoris yang didambakan oleh para suami tidak semua sama.
Semuanya kembali pada seleranya masing-masing.

Istri yang memiliki akhlak yang baik


Akhlakul karimah atau akhlak terpuji yang melekat pada diri seorang wanita
akan mampu memikat hati seorang laki-laki. Terlebih seorang suami yang
pasti sangat bangga memiliki istri yang berakhlak dan berbudi pekerti yang
baik.

Istri yang sholehah dan taat pada agamanya.

Dari awal hingga akhir, inilah kriteria istri idaman paling utama bagi seorang
suami. Karena istri sholehah merupakan istri yang nyaris sempurna.
Bagaimana tidak? istri sholehah pasti seorang wanita yang taat kepada Allah
SWT, memahami agamanya, mengerti bagaimana cara menjaga diri dan
menjaga harta suaminya, menghormati suami, mendoakan suami, dan lain
sebagainya. Next time kita akan bahas apa saja kriteria istri sholehah
dambaan suami.

Dalam sebuah hadits dikatakan yang artinya:

Rasulullah SAW bersabda: Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-


baik perbendaharaan seorang laki-laki, yaitu istri shalihah yang jika
dipandang akan menyejukkan pandangannya, jika diperintah akan
menaatinya dan jika ia pergi, istrinya akan menjaga dirinya (HR. Abu
Dawud)

Dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita


sholihah. (HR. Muslim, Ibnu Majah & An-nasai)

Barang siapa diberi istri sholihah, berarti ia telah diberi pertolongan (untuk)
meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah bertaqwa kepada Allah
dalam memelihara separuh lainnya. (HR. At-Thabrani & Hakim)

9 Tanda Istri Mengalami Kelelahan


Kelelahan pada seorang istri bisa menyebabkan keadaan rumah tidak
kondusif dan nyaman lho, bahkan ada yang menimbulkan kesalahpahaman
sehingga mengakibatkan keretakan rumah tangga. Oleh karenanya, bagi
para suami, yuk kita ketahui apa saja tanda istri sudah mulai lelah, agar
segera dapat mencari solusinya. Ini dia tanda-tanda tersebut:
Menjadi lebih pendiam

Sering kita temukan dalam sebuah rumah tangga, baik istri maupun ibu yang
sering diam karena merasa capek dan lelah atas semua urusan rumah
tangga yang tidak ada habisnya. Memang istri atau ibu itu terkesan cerewet,
namun kecerewetannya itu bukanlah karena dia pemarah, namun salah satu
caranya untuk mendidik anak atau orang-orang disekitar rumah, upaya
dalam menjaga rumah agar tetap rapi, dan lain sebagainya yang sifatnya
positif. Hal ini sering disalah artikan, sehingga kebosanannya atau demi
menjaga amarahnya mereka lebih memilih diam.

Mudah lupa

Ruwet? Itulah yang sering mengakibatkan istri mudah lupa. Kenapa? Karena
banyak hal yang memenuhi ruang dalam pikirannya. Istri banyak memegang
peranan penting dalam rumah tangga. Beberapa pekerjaan dapat dilakukan
dalam satu waktu bahkan merekapun mampu mengingat-ingat hal kecil.
Memang wanita itu dikaruniai kekuatan akal dan pikiran yang luar biasa. Jadi,
jika istri di rumah sudah mulai lupa akan hal-hal kecil, seperti lupa menaruh
kunci lemari, lupa menaruh charger atau lainnya, atau sering mengalami
kelupaan, berarti istri sudah mulai lelah. Cobalah untuk membuatnya fresh
kembali dengan melakukan refreshing atau jalan-jalan.

Mudah marah atau tempramen

Pasti sering dong melihat istri marah-marah, biasanya sering melakukan


canda tawa dengan suami atau sikecil, tapi saat ini malah memarahinya dan
terus marah-marah atau mengucapkan nada-nada keras. Ayo please
dekatilah mereka dan tanyakan pada istrimu atau tawarkan sesuatu yang
bisa sedikit meringankan tugas-tugas rutinnya.

Perilakunya sedikit berubah

Biasanya istri selalu menyiapkan pakaian sebelum suami berangkat bekerja,


menemani suami sarapan, menemani suami yang sedang bersantai,
menyiapkan air hangat untuk mandi sepulang suami bekerja atau sedikit
berkurang keromantisannya? Itu aalah salah satu tanda istri sedang sibuk
mengerjakan pekerjaan lain atau karena ia amat lelah sehingga perilakunya
tidak seperti biasanya.

Gelisah dalam tidurnya


Ketika istri mengalami insomnia atau kegelisahan dalam tidurnya, itu
pertanda ada yang sedang ia pikirkan atau sedang stress dan salah satu
pemicunya tidak lain adalah kelelahan fisik yang tidak ada habisnya.

Hilang keseimbangan

Beberapa piring atau mangkuk di rumah berkurang? Karena pecah atau


sering terjatuh, atau sering melihat istri tertatih dalam jalannya, itu karena
keseimbangan tubuhnya berkurang, sehingga otot-otonya lemah karena
kelelahannya.

Wajahnya kusam dan tak terawat

Ini tanda yang sudah pasti terlihat bahwa istri tidak memiliki waktu untuk
merawat wajahnya sehingga wajahnya terlihat kusam. Cobalah untuk
memberikan sedikit waktu luang padanya, ajaklah istri ke salon atau paling
tidak bantulah mengurangi pekerjaan-pekerjaan rumah, sehingga mereka
bisa merawat diri di rumah. Karena kesibukan mengurus rumah tangga itulah
yang membuat istri lupa mengurus dirinya sendiri. Mereka banyak berkorban
demi suami dan anak-anaknya.

Mudah sakit

Kelelahan istri bisa membuat daya tahan tubuhnya menurun dan melemah.
Memang tidak semua wanita itu kuat, ada diantara mereka yang mudah
lelah karena beberapa faktor. Jika istri mudah sakit, periksalah ke dokter dan
berikanlah kenyamanan padanya. Dengan membuatkan secangkir teh
hangat dan pijatan di tubuhnya akan membantu mengurangi rasa sakitnya.

Sering ketiduran

Biasanya istri sering tahan menemani suami menonton tv hingga malam hari
atau menemaninya ngobrol atau berdiskusi sampai malam hari. Tapi kali ini,
ia mudah tertidur dimanapun tempatnya, biasanya ia tertidur saat sedang
ngobrol denganmu. Ini salah satu tanda ia sedang kelelahan dan
membutuhkan waktu istirahat lebih dari biasanya.

Itulah tanda-tanda istri sedang mengalami kelelahan. Untuk mengembalikan


moodnya lagi, maka luangkanlah sedikit waktumu wahai para suami untuk
mengajaknya hang out atau sekedar refreshing agar pikirannya fresh
kembali.

Kriteria Suami Idaman Wanita Sholihah


1. Sosok pria sholeh

Bohong jika wanita sholehah tidak mendambakan pria sholeh. Pria sholeh
diyakini dapat menambah keimanan dan mampu membawa diri menjadi
lebih dekat kepada Sang Pencipta. Dengan melihat keteduhan wajahnya
saja, hati akan semakin bergetar dan itulah cinta karena Allah. Mencintai
laki-laki yang sholeh, taat beribadah, berakhlakul karimah, gemar
bersilaturahmi, gemar bersedekah, dekat dengan Allah, bersahabat dengan
Al-Quran, menghiasi hari-harinya dengan iman dan kehidupan yang Islami
insyaAllah hidupmu akan jauh lebih bahagia dan berkah.

Percayalah senyumnya pria sholeh itu dapat menenangkan hati. Bagaimana


jika ia menjadi suami kita, tentu ego kita pun akan reda jika berbicara
dengan kelembutannya, dengan caranya membawa kita jauh lebih baik dari
hari ke hari. Diantara semua kriteria, akan kalah dengan kriteria yang satu
ini.

Jadi, jika sahabat muslimah mendambakan kehidupan yang sakinah,


mawaddah wa rohmah, pilihlah pria sholeh, insyaAllah bersamanya hidup
akan menjadi lebih indah. Menjadi suami yang sholeh juga ada yang melalui
proses, semoga Allah mempermudah jalannya dan tetap istiqomah agar

selalu disayang sama istri

2. Bertanggung jawab

Suami yang bertanggung jawab tidak akan menelantarkan anak dan istrinya.
Apapun akan dilakukan untuk membahagiakan keluarganya. Jika ingin
melihat apakah sosok pria yang dicintai atau calon suami orang yang
bertanggung jawab atau tidak, bisa dilihat dari cara bertanggung jawabnya
sebagai anak terhadap kedua orangtuanya. Selain itu juga bisa dilihat ketika
bersamanya, apakah dia pria yang bertanggung jawab dengan segala
tugasnya sebagai laki-laki.

3. Memiliki rasa peduli dan penyayang

Bahagia banget jika suami memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap
keluarga. Bagaimana tidak, saat kita membutuhkan bantuan dia, dia lebih
cepat dari pikiran kita untuk meminta bantuannya. Dia akan cepat tanggap
dengan apa yang sedang kita butuhkan. Ketika sedang sedih, kecewa atau
merasa gundah, ia datang untuk membantu meringankan beban kita.
Dengan kepedualiannya yang tinggi, pasti rasa kasih sayangnya akan sangat
terasa.
Berbeda jika memiliki suami bertipe cuek, ga kebayang lagi sibuk masak
sambil gendong anak, dia malah asik dengan gadgetnya, dengan gamesnya,
atau kesibukan lainnya. Bakal makan ati terus punya suami yang cuek.
Apalagi wanita, gengsinya tinggi kalau minta tolong sekali masih dicuekin,
lebih pilih diem dan manyun haha (pengalaman pribadi).

4. Penuh kelembutan

Tidak semua wanita menyukai pria lembut, lemah gemulai dan bersuara
syahdu yang menenangkan. Tetapi banyak para wanita yang mendambakan
suaminya kelak memiliki ketegasan, tegas dalam mengatur kehidupan
rumah tangga, tegas dalam mendidik anak dan istrinya, tegas ketika
berbicara dengan lawan jenisnya, namun dibalik ketegasannya ada sifatnya
yang penuh dengan kelembutan. Saat berbicara, menasehati dan
mendidiknya dengan tegas dan penuh kelembutan.

5. Menghargai dan memuliakan wanita

Sosok idaman ini tidak hanya berlaku untuk wanita sholehah, tetapi juga
semua wanita. Wanita akan sangat bahagia jika dihargai dan dimuliakan oleh
suaminya. Karena wanita itu berharga, maka hargailah ia dan muliakanlah ia.
Ga ada salahnya memuliakan wanita karena memuliakan dan berbuat baik
pada istri adalah jalan dibukakannya pintu Surga dan rezeki yang lebih luas.

6. Cerdas dan bisa diandalkan

Istri yang sudah lepas dari tanggung jawab ayahnya akan merasa nyaman
jika suaminya bisa menjadi pengganti ayahnya dalam hal menjaga dan
melindungi dirinya dan bisa diandalkan juga memiliki kecerdasan yang
membuat istri lebih menghormatinya. Kehidupan rumah tangga akan terasa
harmonis dan tentram jika dipimpin oleh pria yang cerdas dan bisa
diandalkan oleh anak dan istrinya.

7. Berasal dari lingkungan dan keturunan orang-orang sholeh

Keturunan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam memilih
pasangan hidup. Karena gen dapat mempengaruhi anak dan keturunan kita
nanti, jadi memilih suami dari keturunan orang baik-baik itu perlu. Yang jauh
lebih membanggakan dan sangat diidam-idamkan oleh kebanyakan wanita
sholehah adalah laki-laki yang berasal dari keturunan orang-orang sholeh.
Karena ia akan memikirkan masa depan anak dan cucunya kelak.

Orang yang berasal dari lingkungan dan keluarga sholeh akan sangat mudah
beradaptasi dengan wanita-wanita sholehah, jadi pria yang terlahir dan
terdidik dari lingkungan dan keluarga sholeh akan menjadi idaman banyak
kaum wanita sholehah diluar sana.

8. Giat dan tekun dalam mengerjakan sesuatu apapun

Pria yang giat dalam mengerjakan tugasnya akan terlihat bagaimana ia giat
dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Suami yang
pemalas akan membuat suasana rumah menjadi suram, seisi rumah akan
menjadi berantakan. Suami adalah teladan bagi anak dan istri, maka
ketekunan dan kegigihan suami akan menjadi kelayakan cinta dan kasih dari
keluarganya. Ia akan dihormati dan dicintai keluarga.

9. Amanah

Suami adalah pemimpin bagi keluarganya. Suami yang amanah adalah


suami yang mampu menjaga dengan baik titipan Allah kepadanya yakni
isteri dan anak-anaknya dengan cara mengajarkan dan mendidik mereka
dengan agama, menanamkan nilai-nilai keIslaman pada keluarganya. Ia tidak
akan menyalahgunakan kehadiran mereka dengan semena-mena.

10. Memiliki pemahaman agama dan pengetahuan yang setara atau lebih tinggi

Suami adalah pemimpin atau imam dalam rumah tangga, memiliki suami
yang baik dan berwawasan tinggi adalah dambaan para istri. Dengan
pemahaman agama dan wawasan yang luas, istri akan merasa bahwa
suaminya telah melaksanakan tugas dan perannya sebagai seorang
pemimpin dengan baik.

11. Suami yang senang menghabiskan waktunya untuk keluarga

Dengan kesibukannya yang cukup padat, intensitas pertemuan keluargapun


akan berkurang sehingga banyak cerita yang belum sempat tersampaikan.
Maka, menjadi suami yang senang menghabiskan waktu luangnya hanya
untuk keluarga adalah harapan semua wanita.

12. Dermawan

Istri tidak akan merasa khawatir kelaparan jika memiliki suami yang
dermawan. Suami yang tidak bakhil atau pelit terhadap keluarganya akan
ditambahkan rezekinya oleh Allah SWT. Tidak perlu menunggu kaya dan
banyak uang untuk menjadi dermawan, karena kedermawanan hanyalah
kesediaannya dalam berbagi.
13. Pandai berkomunikasi

Pria yang pandai berkomunikasi, artinya dia pandai berkomunikasi


dengan mengetahui siapa lawan bicaranya, dapat menempatkan diri dalam
kondisi dan situasi apapun, sehingga ia akan mudah disukai oleh orang-
orang di sekitarnya.

Inilah 23 Kriteria Suami Idaman Wanita Sholihah


14. Mandiri

Suami yang mandiri juga idaman bagi para wanita, karena pria mandiri akan
berpotensi sukses di kemudian hari. Ia tidak biasa hidup mengandalkan
orang lain atau bergantung pada orang lain. Sehingga ia bukan orang yang
mudah mengeluh, karena dirinya sadar bahwa hidup untuk meraih
kebahagiaan dan kesuksesan membutuhkan usaha dan kerja keras.

15. Baik secara Finansial

Mungkin tidak semua wanita mengedepankan finansial bagi pasangan


hidupnya, tetapi beberapa wanita lainnya mendambakan pasangan yang
memiliki harta atau baik secara finansial, mengapa? karena hidup sangat
membutuhkan banyak biaya, terutama untuk menjamin segala kebutuhan
pendidikan anak-anaknya kelak.

Jangan beranggapan semua wanita matre, mereka hanya realistis, bahkan


mereka berpikir jauh kedepan untuk menjamin anak-anaknya kelak tumbuh
sehat dan berpendidikan tinggi.

16. Rajin dan disiplin

Terkesan sepele sih, karena wanita dominan lebih rajin dari pria. Namun
dalam berumah tangga, suami yang rajin dan disiplin waktu akan sangat
membantu keutuhan dan kehangatan rumah tangga. Coba kebayangkan
punya suami jorok dan gak disiplin, abis mandi handuk ditaruh diatas
kasur, mau berangkat kerja waktu tinggal 5 menit belum juga mandi, pulang
terlambat, sepulang kerja bukannya langsung mandi malah tiduran,
waktunya istirahat malah main games, ngobrol kayak ibu-ibu sampai larut
malam, bangun selalu kesiangan. Pasti bikin mulut istri makin berbusa.

Percaya deh
17. Humoris

Suami yang tegas dan serius itu penting, bahkan sangat penting. Ketegasan
sangat dibutuhkan dalam memimpin rumah tangga. Akan tetapi, ada waktu-
waktu dimana ia bisa bersenda gurau bersama istri dan anak-anaknya.
Dengan sifat humorisnya, suasana rumah akan terasa damai, sejuk dengan
tawanya dan akan terasa lebih bahagia.

18. Mampu mengendalikan emosi (Penyabar) dan Pemaaf

Pria yang memiliki ego tinggi dan tempramen akan sulit mendapatkan cinta
dan kasih sayang dari wanitanya. Karena setiap wanita tidak akan merasa
bangga jika suami atau calon suaminya memiliki sifat keras, alhasil istri akan
mudah merasa sakit hati atas perbuatannya. Suami dambaan yang cukup
membuat para wanita luluh hatinya adalah penyabar dan mudah
memaafkan. Sabar dalam menghadapi sifat istri dan cepat meminta maaf
jika melakukan kesalahan.

19. Pandai mencari solusi dalam setiap permasalahan

Suami idaman adalah mereka yang mampu mencari solusi dari setiap
permasalahan yang ada, bukan dengan kehadirannya justru semakin
bertambah masalah.

20. Bergaul dengan orang-orang sholeh

Pergaulannya terbatas hanya dengan orang-orang sholeh. Teman boleh


banyak dari kalangan apapun, tetapi tempat perkumpulannya adalah orang-
orang sholeh. Ia akan terlindungi dari hal-hal yang buruk, dapat menjaga
mata dan hati. Tahu bagaimana ketika istri dan anak-anaknya sedang
menunggu di rumah, sehingga ia tidak akan pulang larut malam.

21. Selalu merasa haus akan ilmu

Tidak merasa puas dengan apa yang dimiliki. Senang membaca buku, gemar
mencari ilmu, bertanya pada yang alim, dan selalu merasa dirinya bodoh.
Karena semakin banyak ilmu yang dimiliki, akan semakin merasa bahwa diri
ini tidak ada apa-apanya.

Berbeda dengan orang-orang yang hanya sekedar tahu, sedikit ilmu yang
kemudian merasa dirinya lebih hebat, lebih mengerti, lebih paham sehingga
timbullah sifat takabbur dalam dirinya.
22. Tidak merokok

Dari beberapa survei mengatakan bahwa wanita-wanita muslimah


kebanyakan dari mereka tidak menyukai pria perokok, selain menyayangi
kesehatannya, rumahpun akan jauh dari baunya asap rokok. Sehingga udara
didalam rumah akan terasa lebih sejuk dan tidak pengap. Selain itu juga ada
yang beralasan bahwa sebagian dari mereka alergi terhadap asap rokok.
Suami atau calon suami yang tidak merokok akan jauh lebih disukai oleh
kebanyakan wanita.

23. Perhatian

Nah ini kriteria yang cukup penting yang harus suami-suami ngerti. Ga
sedikit para istri yang berpendapat sama tentang turunnya perhatian suami
saat sudah menikah. Dulu sebelum nikah, dia perhatian banget, secape
apapun dia pasti menyempatkan diri untuk membantu saya atau sekedar
menghubungi saya, memastikan saya selalu baik-baik saja, berbeda dengan
sekarang, saat dia cape kita membutuhkannya dia ga mau diganggu, kita
sedang sedih, bahkan merasa sakit, dia cuma sekedar nanya, boro-boro mau
nyariin obat atau ngerikin, dia malah sibuk dengan urusannya. Banyak lagi
deh alasan para istri lainnya yang merasakan hal yang sama Setelah

menikah, perhatiannya makin berkurang, tidak seperti dulu

Itu mungkin pria sudah lelah untuk berpura-pura meperhatikanmu, karena


sang bidadarinya sudah ia dapatkan, yasudahlah yang penting dia sudah
sama aku. Hiks hiksSemoga suami-suami atau calon suami sahabat
semuanya tetap penuh perhatian ya sampai kakek nenek, tidak mengenal
lelah dan selalu menjadikanmu sebagai prioritas utama. Aamiin.

Nah sahabat muslimah sudah bisa menambah atau mengurangi kriteria


suami idamannya. Tidak semua sama, mungkin ada beberapa point yang
kurang atau justru berlebihan, silakan kembalikan pada diri masing-masing.
Menurut saya pribadi, suami idaman yang paling utama itu adalah Suami
Yang Beragama dan Sholeh. Orang yang sudah memiliki bekal agama
yang cukup insyaAllah dia akan engetahui bagaimana caranya
memperlakukan anak dan istrinya dengan maruf.

Sifat Suami Yang Bertanggung Jawab Dalam


Keluarga
Adapun sifat-sifat atau kriteria suami yang bertanggung jawab dalam
keluarga diantaranya sebagai berikut:
1. Mengajak dan menuntun keluarganya untuk beriman dan
bertaqwa kepada Allah SWT.

Ia akan selalu mengajak isteri dan anak-anaknya untuk menjadi orang-orang


yang lebih taat kepada Allah SWT, lebih beriman dan bertaqwa kepada-Nya.
Jika keluarganya tergolong orang-orang yang taat kepada Allah SWT, ia akan
tetap selalu berusaha lebih taat dan membawa istri dan anak-anaknya pada
ketaatan yang lebih tinggi.

Allah berfirman dalam QS. At-Tahrim ayat 6:

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu


dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya
malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap
apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa
yang diperintahkan.

Rasulullah SAW. bersabda yang artinya: Tidaklah seseorang yang


menjumpai Allah dengan membawa dosa yang lebih besar daripada seorang
suami yang tidak sanggup mendidik keluarganya.

2. Menjadikan rumah kami adalah surga kami

Ia akan selalu berusaha menjadikan rumahnya sebagai surga bagi isteri dan
anak-anaknya. Karena baginya rumah kami adalah surga bagi kami. Yang
dimaksud dengan surga di dunia (rumah) adalah kenyamanan, kehangatan,
kebahagiaan, ketentraman dan tempat berkumpul bersama keluarga dan
tempat berbagi kasih dan sayang.

3. Mencukupi kebutuhan keluarga dengan rezeki yang halal

Ia senantiasa selalu berusaha untuk bertanggung jawab penuh atas segala


kebutuhan isteri dan anaknya dengan mencari rezeki yang halal. Kebutuhan
yang dipenuhi seperti sandang, pangan, papan dan nafkah lahir dan batin.

4. Membimbing istrinya agar menjadi istri yang shalihah


Senantiasa berupaya untuk membimbing dan membantu istrinya untuk
menjadi istri shalihah yang selalu taat kepada suaminya. Ketaatan seorang
istri juga tergantung bagaimana suami memperlakukannya.

5. Bersikap lembut dan Penyayang

Selalu bersikap lembut, ramah dan penyayang kepada istri dan anak-
anaknya. Karena mereka adalah amanat dari Allah SWT, tidak ingin tega
rasanya jika berkata kasar, membentak apalagi acuh kepada mereka.

6. Setia dan penuh kasih sayang

Ia akan selalu bertanggung jawab penuh dalam menjaga kesetiaan, cinta


dan kasih sayangnya hanya kepada istrinya seorang dimanapun ia berada.
Meskipun harta berlimpah dan kedudukannya yang tinggi, namun pantang
baginya untuk berpaling kepada wanita lain diluar rumah.

7. Pemaaf dan pengayom

Selalu memberikan nasehat kepada isterinya di saat melakukan kesalahan


atau kekhilafan, mudah memaafkan jika istrinya berbuat salah dan dapat
mengayomi keluarganya meskipun mereka dalam keadaan bersalah serta
tidak merasa malu dan rendah diri untuk meminta maaf kepada istrinya jika
ia berbuat salah.

8. Sabar dalam menyikapi permasalahan rumah tangga

Senantiasa berusaha untuk selalu sabar dalam menyikapi hal apapun yang
membuatnya tidak suka, seperti menyikapi sifat-sifat istri yang tidak ia sukai.
Dengan kesabarannya, ia tetap telaten untuk selalu mengarahkan dan
membimbing istrinya untuk menjadi lebih baik.

9. Tidak mengungkit-ungkit kesalahan istri

Ia berusaha untuk selalu mengingat kebaikan-kebaikan yang pernah


dilakukan istrinya dibandingkan mengungkit-ungkit kesalahan atau
keburukannya yang telah berlalu. Karena hal itu akan membuatnya jauh
lebih qonaah dan lebih bersyukur.

10. Mencari solusi dalam menyelesaikan masalah

Selalu menutupi aib keluarga dengan berusaha menyelesaikan setiap


permasalahan dalam rumah tangga dengan sebaik-baiknya dan tidak mudah
menceritakannya kepada orang lain. Jika ada permasalahan, ia akan selalu
mencari solusi terbaik, bukan membuatnya semakin runyam.

13 Sifat Suami Yang Bertanggung Jawab Dalam Keluarga

11. Terus berusaha menjadi pemimpin keluarga yang baik

Selalu berusaha menjadi pemimpin atau imam yang lebih baik dan bijak
serta menjadi suri tauladan yang baik bagi istri dan anak-anaknya. Ia akan
berusaha memperlihatkan segala perbuatannya, ucapan dan sosok yang
patut untuk dicontoh bagi keluarganya.

12. Selalu ada disaat keluarga membutuhkan

Memiliki cukup waktu untuk berkumpul dan bersenda gurau atau


bercengkrama bersama istri dan anak-anaknya, walaupun hanya sekedar
makan malam bersama, ngaji bersama, duduk-duduk diteras menjelang
maghrib, dan lain sebagainya. Banyak suami-suami yang sibuk dengan
urusan pekerjaan, tidak pernah mengajak keluarga untuk berkumpul
bersama dan bahkan selalu mengesampingkan urusan istri dan anak-
anaknya.

13. Cepat tanggap terhadap sesuatu yang berkaitan dengan rumah


tangga

Suami yang penuh tanggung jawab dapat dilihat dari bagaimana ia


merespon sesuatu yang berkaitan dengan istri dan anak-anaknya. Jika istri
atau anak dalam keadaan tidak sehat, ia akan terlihat sigap dan cepat dalam
bertindak. Contoh lain saat istri sedang sibuk dan suami bisa membantu
istrinya, maka ia langsung menawarkan diri untuk membantu apa yang bisa
ia kerjakan. Dan masih banyak contoh lainnya.

Artinya: Ya Rasulullah, orang mukmin manakah yang paling utama? Beliau menjawab,
Orang yang paling baik akhlaknya. Kemudian ia bertanya lagi, Mukmin manakah yang
paling cerdas? Beliau menjawab, Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik
persiapannya untuk menghadapi kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang
paling cerdas. (HR. Ibnu Majah)