Anda di halaman 1dari 4

1.

Rencana Keperawatan
No Diagnosa Keperawatan Tujuan/Kriteria Rencana Tindakan
1. Pola nafas tidak efektif b/d tidak adekuatnya Pola nafas efektif Berikan posisi kepala sedikit ekstensi
ekspansi paru Kriteria : Berikan oksigen dengan metode yang
Kebutuhan oksigen menurun sesuai
Nafas spontan, adekuat Observasi irama, kedalaman dan frekuensi
Tidak sesak. pernafasan
2. Kerusakan pertukaran gas b/d kurangnya
ventilasi alveolar sekunder terhadap Pertukaran gas adekuat Lakukan isap lendir kalau perlu
defisiensi surfaktan Kriteria : Berikan oksigen dengan metode yang
Tidak sianosis. sesuai
Analisa gas darah normal Observasi warna kulit
Saturasi oksigen normal. Ukur saturasi oksigen
Observasi tanda-tanda perburukan
pernafasan
Lapor dokter apabila terdapat tanda-tanda
perburukan pernafasan
Kolaborasi dalam pemeriksaan analisa gas
darah
Kolaborasi dalam pemeriksaan surfaktan
3. Resiko ketidakseimbangan volume cairan b/d Hidrasi baik Observasi turgor kulit.
ketidakmampuan ginjal mempertahankan Kriteria: Catat intake dan output
keseimbangan cairan dan elektrolit Turgor kulit elastik Kolaborasi dalam pemberian cairan intra
Tidak ada edema vena dan elektrolit
Produksi urin 1-2 cc/kgbb/jam Kolaborasi dalam pemeriksaan elektrolit
Elektrolit darah dalam batas normal darah

4. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari Nutrisi adekuat


kebutuhan tubuh b/d tidak adekuatnya Kriteria : Berikan ASI/PASI dengan metode yang
persediaan zat besi, kalsium, metabolisme Berat badan naik 10-30 gram / hari tepat
yang tinggi, intake yang kurang adekuat Tidak ada edema Observasi dan catat toleransi minum
Protein dan albumin darah dalam batas Timbang berat badan setiap hari
normal Catat intake dan output
Kolaborasi dalam pemberian total
5. Hipotermia b /d imaturitas fungsi Suhu bayi stabil parenteral nutrisi kalau perlu
termoregulasi atau perubahan suhu Suhu 36,5 0C -37,2 0C
lingkungan Akral hangat Rawat bayi dengan suhu lingkungan
sesuai
Hindarkan bayi kontak langsung dengan
benda sebagai sumber dingin/panas
Bayi tidak terinfeksi Ukur suhu bayi setiap 3 jam atau kalau
6. Resiko infeksi b/d imaturitas fungsi Kriteria : perlu
imunologik Suhu 36,5 0C -37,2 0C Ganti popok bila basah
Darah rutin normal
Observasi tanda-tanda vital
Cuci tangan sebelum dan sesudah kontak
dengan bayi
Hindari bayi dari orang-orang yang
terinfeksi kalau perlu rawat dalam
inkubator
Lakukan tehnik aseptik dan antiseptik bila
Tidak terjadi kerusakan integritas kulit melakukan prosedur invasif
7. Kriteria : Lakukan perawatan tali pusat
Resiko kerusakan integritas kulit b/d Tidak ada rash Kolaborasi pemeriksaan darah rutin
imaturitas struktur kulit Tidak ada iritasi Kolaborasi pemberian antibiotika
Tidak phlebitis
Kaji kulit bayi dari tanda-tanda
kemerahan, iritasi, rash, lesi dan lecet
pada daerah yang tertekan
Gunakan plester non alergi dan
seminimal mungkin
Ubah posisi bayi dan pemasangan
elektrode