Anda di halaman 1dari 2

Cara Pemberian Imunisasi

No.Dokumen :
No Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPTD Agussalim,SKM
PUSKESMAS Nip.197708171997021002
DOMPU TIMUR
1.Pengertian Pemberian Imunisasi adalah Pemberian suntikan pada bayi atau
anak berupa vaksin atau kuman yang telah dilemahkan, dimatikan
untuk kekebalan tubuh.
2.Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menurunkan
angka kesakitan,kecacatan akibat penyakit yang dapat dicegah
dengan imunisasi (PD3I)
3.Kebijakan SK kepala Puskesmas Dompu timur Nomor :
Tentang Jenis-jenis pelayanan di puskesmas.
4.Referensi Peraturan menteri kesehatan nomor 42 tentang penyelenggara
imunisasi tahun 2013
5.Prosedur 1.Alat :
a. Termos vaksin/vaksin carrier
b. Alat suntik (Spuit 5 cc, spuit 0,05 cc & spuit 0,5)
c. Kapas dan wadahnya
d. Safety box
2.Bahan:
a. Vaksin
b. Pelarut
c. Penetes (dropper)
6.Langkah- 1. Petugas memberikan salam, panggil klien dengan namanya
Langkah 2. Petugas menjelaskan tindakan yang akan dilakukan
3. Petugas memberikan penyuluhan tentang :
- Efek obat dan cara mengatasinya
- 1-2 jam setelah diberikan vaksin polio tidak boleh diberikan ASI
- Bekas suntikan tidak boleh digosok dan jadwal imunisasi ulang
harus diingat
4. Petugas mengatur posisi pasien
5. Petugas menentukan lokasi penyuntikan
6. Petugas mengatur posisi pasien sesuai dengan daerah yang akan
diimmunisasi
7. Petugas memasukkan obat sesuai dengan jenis vaksin yang
diberikan
8. Petugas mengobservasi pasien
9. Petugas mencatat tindakan pada kartu KMS
- Tanggal
- Jam
- Jenis vaksin yang diberikan
- Petugas
7.Unit Terkait 1. Koordinator imunisasi
2. Ruang imunisasi
8.Dokumen 1. Buku register
Terkait 2. Buku laporan
3. Jadwal pelaksanaan
4. Surat tugas
9.Rekaman
Historis No Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl Mulai
Perubahan Diberlakukan