Anda di halaman 1dari 2

Fasilitas penunjang Puskesmas

Dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh puskesmas membutuhkan


fasilitas penunjang, sebagai berikut :
1. Bidan Desa
Pada setiap desa yang belum ada fasilitas pelayanan kesehatannya, ditempatkan
seorang bidan yang bertempat tinggal didesa tersebut dan bertanggung jawab langsung
kepada kepala puskesmas. Wilayah kerja bidan desa adalah satu desa dengan jumlah
penduduk rata rata 3000 jiwa. Tugas utama bidan desa adalah membina peran serta
masyarakat melalui pembinaan posyandu dan pembinaan kelompok dasawisma, di
samping itu memberikan pelayanan langsung di posyandu dan pertolongan persalinan
di rumah penduduk. Selain itu, juga menerima rujukan masalah kesehatan anggota
keluarga dasawisma untuk diberi pelayanan seperlunya atau dirujuk lebih lanjut ke
puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih mampu dan terjangkau secara
rasional (Effendi, 2009) .

2. Puskesmas Pembantu
Puskesmas Pembantu, yang lebih sering dikenal sebagai Pustu atau Pusban, adalah
unitpelayanan kesehatan sederhana dan berfungsi menunjang serta membantu
melaksanakankegiatan-kegiatan yang dilakukan Puskesmas dalam ruanglingkup
wilayah yang lebihkecil.Kerja puskesmas pembantu diperkirakan meliputi 2-3 desa,
dengan sasaranpenduduk antara 2.500 jiwa hingga 10.000 jiwa. Puskesmas pembantu
merupakan bagian integral dari puskesmas, atau setiap puskesmas memiliki beberapa
puskesmas pembantu di dalam wilayah kerjanya. Namun, adakalanya puskesmas tidak
memiliki puskesmas pembantu, khususnya di daerah perkotaan (Effendi, 2009) .

3. Puskesmas Keliling
Merupakan unit pelayanan kesehatan keliling yang dilengkapi dengan kendaraan
beroda empat atau perahu bermotor dan peralatan kesehatan, peralatan komunikasi,
serta sejumlah tenaga dari puskesmas (Effendi, 2009)
Puskesmas keliling berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-
kegiatan puskesmas dalam wilayah kerjanya yang belum terjankau oleh pelayanan
kesehatan. Kegiatan puskesmas keliling (Effendi, 2009) :
a. Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat didaerah terpencil atau sulit
dijangkau oleh pelayanan puskesmas.
b. Melakukan penyelidikan tentang kejadian luar biasa.
c. Dapat dipergunakan sebagai alat transfortasi pasien rujukan bagi kasus darurat.
d. Melakukan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan alat audiovisual.

4. Puskesmas Perawatan
Puskesmas perawatan adalah puskesmas yang diberi tambahan ruangan dan
fasilitas untuk menolong pasien gawat darurat, baik berupa tindakan operatif terbatas
maupun rawat inap sementara. Kriteria (Effendi, 2009) :
a. Puskesmas terletak kurang lebih 20 km dari rumah sakit.
b. Puskesmas mudah dicapai dengan kendaraan bermotor.
c. Puskesmas dipimpin oleh seorang dokter dan telah mempunyai tenaga yang
memadai.
d. Penduduk wilayah kerja puskesmas dan penduduk tiga wilayah puskesmas
disekitarnya berjumlah 20.000 jiwa per puskesmas.
e. Pemerintah daerah bersedia menyediakan dana rutin yang memadai.

Effendi, Ferry & Makhfudli . 2009 . Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik
dalam Keperawatan . Jakarta : Salemba Medika