Anda di halaman 1dari 1

PENETAPAN DOKTER PENANGGUNG JAWAB

PELAYANAN

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


A 1/2
RUMAH SAKIT DITETAPKAN OLEH :
AKADEMIS JAURY JUSUF PUTERA DIREKTUR,
MAKASSAR TANGGAL TERBIT :
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO) Prof.dr. John. MF Adam,So.PD-KEMD

PENGERTIAN : Penetapan DPJP adalah proses penentuan dokter penanggung


jawab pelayanan selama masa perawatan sesuai ketentuan
direksi, kewenangan klinis dan jam prakteknya.

TUJUAN : Agar pasien mendapatkan DPJP yang sesuai kondisi medis saat
itu.

KEBIJAKAN : 1. Penetapan DPJP ditentukan oleh Direktur Rumah Sakit.


2. Syarat DPJP harus mempunyai STR dan SIP RS. Akademis
Jaury Jusuf Putera dan kewenangan klinis sesuai dengan
kompetensinya.
3. Kewenangan klinis masing-masing dokter ditetapkan oleh
Direktur dan disosialisasikan di bagian terkait.
4. Pasien dan keluarga berhak mendapatkan informasi lebih
lanjut dari DPJP.

PROSEDUR : 1. Penetapan DPJP untuk pasien rawat jalan ditentukan sendiri


oleh pasien/keluarga setelah mendapat informasi dari petugas
registrasi.
2. Penetapan DPJP untuk pasien rawat inap berdasarkan Surat
pengantar rawat inap dari IGD dan Poli rawat jalan.
3. Penetapan DPJP untuk pasien IGD ditentukan berdasarkan
permintaan pasien atau sesuai jadwal on call dokter Spesialis.
4. Bila dokter on call tidak bisa dihubungi maka bisa dialihkan ke
dokter spesialis yang sedang praktek di Poliklinik saat itu.
5. DPJP untuk seorang pasien yang karena penyakitnya bisa
memiliki lebih dari satu dokter.
6. Proses penentuan DPJP tersebut ditulis dalam form
penentuan DPJP.
7. Pasien/keluarga berhak mengetahui identitas dan informasi
lainnya tentang DPJP dan staf rumah sakit yang menangani
pelayanan kesehatannya.

UNIT TERKAIT : - Dokter.


- Keperawat.
- KP2RJ
- KP2RI
- Rekam Medis
- Instalasi rawat inap
- IGD