Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

PENUTUP

A. SIMPULAN
Para pionir pendidikan melalui filsafat dan teori yang dikonstruksinya
mengembangkan ide-ide formatif mengenai sekolah, kurikulum, dan metode mengajar
yang dapat meningkatkan kapasitas baik bagi guru maupun calon guru dalam
mempersiapkan atau melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas. Karakteristik
pembelajaran yang dilaksanakan guru memberikan dampak yang nyata dalam perubahan
pola pendidikan Amerika yang semula bersifat subject-matter menjadi student-center.
Secara komprehensif, pandangan para pionir pendidikan memberikan dampak yang
signifikan dalam berbagai dimensi pendidikan di Amerika.
Sebagai negara adidaya, tidak dapat dipungkiri bahwa Amerika menjadi rujukan
dalam inovasi pendidikan bagi negara-negara lain di dunia, tidak terkecuali Indonesia.
Adaptasi penerapan sistem pendidikan modern versi Amerika di Indonesia tetap
mempertimbangkan kesesuaian antara karakteristik filosofis dari filsafat dan teori yang
dikembangkan para pionir pendidikan Amerika dengan karakteristik filosofis kehidupan
bangsa Indonesia. Beberapa konsep pendidikan yang dikemukakan oleh pionir
pendidikan Amerika pada praktiknya cenderung bertentangan dengan konsep-konsep
pendidikan Indonesia baik secara filosofis maupun secara kultural, sehingga diabaikan
dan tidak digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan. Adapun gagasan yang sesuai
dengan karakteristik konsep pendidikan ideal Indonesia diadopsi dan dikombinasikan
dengan berbagai sumber daya pendidikan, kemudian diterapkan dan dilaksanakan secara
luas di satuan pendidikan.

B. IMPLIKASI
1. Implikasi Teoritis
a. Penyusunan konsep penyelenggaraan pendidikan harus bersifat terbuka terhadap
perubahan
b. Inovasi pendidikan dapat muncul dari kesenjangan yang terjadi dalam
penyelenggaraan pendidikan
c. Adaptasi filsafat, teori dan inovasi pendidikan harus memperhatikan kesesuaian
dengan karakteristik filosofis dan kultural masyarakat.

2. Implikasi Praktis
a. Pembelajaran dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan peserta
didik
b. Pembelajaran dilaksanakan secara sistematis baik dalam konteks alur pengelolaan
pembelajaran maupun klasifikasi konten berdasarkan jenjang pendidikan.
c. Pandangan dan konsep yang dimiliki guru mengenai pendidikan, peserta didik
dan proses pembelajaran mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran

C. REKOMENDASI
1. Pengembang kurikulum maupun pihak-pihak yang berkepentingan dengan kebijakan
pendidikan harus mempertimbangkan karakteristik filosofis dan budaya bangsa
Indonesia dalam penyusunan dan penetapan suatu kebijakan pendidikan.
2. Pengembangan inovasi pendidikan harus digali dari kondisi faktual di lapangan
sehingga inovasi pendidikan lebih relevan dengan karakteristik kebutuhan
penyelenggaraan pendidikan di Indonesia
3. Calon guru maupun guru harus memiliki perspektif yang jelas mengenai pendidikan
dengan mempelajari teori dan filsafat pendidikan yang dikembangkan oleh para ahli
dan tokoh pendidikan.
4. Guru harus selalu memperbaharui pengetahuan dan kompetensi yang dimilikinya
untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan.