Anda di halaman 1dari 33
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Nomor PUTUSAN 119/Pid.Sus/2016/PN Pti DEMI

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Nomor
Nomor

PUTUSAN

119/Pid.Sus/2016/PN Pti

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Negeri Pati yang mengadili perkara pidana dengan acara pemeriksaan

biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

Nama Lengkap

:

PRASETYANTO

als

MEDEL

als ANDROMAX bin

 

SUTARJO

Tempat lahir

:

Pati

Umur/tanggal lahir

:

41 tahun / 11 Januari 1975

 

Kebangsaan

:

Indonesia

Jenis Kelamin

:

Laki-laki

Tempat tinggal

:

Dukuh Gemiring Desa Sukoharjo RT 02 RW 03 Kecamatan

 

Margorejo Kabupaten Pati

 

Agama

:

Islam

Pekerjaan

:

Buruh

Terdakwa ditangkap dan ditahan dalam tahanan Rutan oleh:

1 Terdakwa ditangkap oleh penyidik pada tanggal 23 Maret 2016

2 Penahanan oleh Penyidik sejak tanggal 24 Maret 2016 sampai dengan tanggal 12 April

2016

3 Perpanjangan Penahanan oleh Penuntut Umum sejak tanggal 13 April 2016 sampai

dengan tanggal 22 Mei 2016;

4 Penahanan oleh penuntut Umum sejak tanggal 19 Mei 2016sampai dengan tanggal 07

Juni 2016;

5 Penahanan oleh Hakim Pengadilan Negeri Pati sejak tanggal 01 Juni 2016sampai

dengan tanggal 30 Juni 2016;

6 Perpanjangan Penahanan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pati sejak tanggal 01 Juli 2016

sampai dengan 29 Agustus 2016;

Terdakwa didampingi oleh Penasihat Hukum yang bernama DARSONO, SH dan

AHMAD SHOFWAN, SHI.MH. Advokat/Penasihat Hukum dari Pos Bakum Pengadilan

Negeri Pati untuk mendampingi terdakwa secara cuma-cuma selama pemeriksaan persidangan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 1

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id di Pengadilan Negeri Pati berdasarkan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

di Pengadilan Negeri Pati berdasarkan Penetapan Hakim Nomor 119/Pen.Pid.Sus/2016/PN Pti,

tertanggal 7 Juni 2016, yang selengkapnyaterlampir dalam berkas perkara;

Pengadilan Negeri tersebut;

Setelah membaca:

PenetapanKetua Pengadilan Negeri Pati Nomor 119/Pid.sus/2016/PN Pti tanggal 1

Juni 2016 tentang penunjukan Majelis Hakim;

Penetapan Ketua Majelis Hakim Nomor 119/Pid.Sus/2016/PN Pti tanggal 1 Juni

2016tentang penetapan hari sidang;

Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;

Setelah

mendengar

keterangan

Saksi-saksi, dan Terdakwa

serta

barang bukti yang diajukan di persidangan;

memperhatikan

Setelah mendengar pembacaan tuntutan pidana yang diajukan oleh Penuntut Umum

yang pada pokoknya sebagai berikut:

M E N U N T U T ;

Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati yang memeriksa dan mengadili perkara

ini, memutuskan :

1

Menyatakan terdakwa PRASETYANTO als MEDEL als ANDROMAX bin SUTARJO

terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana

perdagangan orang sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) UU RI

No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang;

2

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa PRASETYANTO als MEDEL als ANDROMAX

bin SUTARJO dengan pidana selama 12 (dua belas) tahun penjara dikurangi selama

terdakwa berada dalam tahanandengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda Rp

200.000.000,-(dua ratus juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan kurungan.

3

Menyatakan barang bukti berupa :

1 (satu) lembar STNK kendaraan bermotor Yamaha tipe

2 BJ Nomer

registrasi K 2909 VG an. Pemilik Prasetyanto

1 (satu) unit motor Yamaha Mio Nomor kendaraan K 2909 VG warna

merah hitam

1 (satu) kunci motor Yamaha Mio

Dikembalikan kepada terdakwa

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 2

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id • 30 (tiga puluh) lembar uang pecahan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

30 (tiga puluh) lembar uang pecahan Rp.50.000,-

Dirampas untuk negara

1 (satu) unit HP merk Maxtron warna hitam putih model Amor II nomor

32950/SDPPJ/2014/2625 made In China

1 (satu) unit HP merk Nokia model 306 type RM -767 nomer CE0168 made

in China

Dirampas untuk dimusnahkan

1 (satu) lembar kwitansi pembayaran kamar hotel “Safin Hotel” nomer cash

receipt: 0001524 Room No 816 tertanggal 23 Maret 2016 atas nama

Prasetyanto.

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegalisir atas nama

Siti Nurjanah dengan Nomor Akta No. 3318036408980001.

1 (satu) lembar fotocopy ijazah SMPN 1 Tambakromo yang sudah

dilegalisir an. Siti Nurjanah dengan Nomor Induk 8792 tertanggal 01 Juni

2013 serta nomer ijazah DN 03 DI 0260068

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegoalisir atas nama

Melfiani Aggraita dengan Nomor Akta No. 3318CLU100014329.

lembar

33181907078004

1

(satu)

fotocopy KK yang sudah dilegalisir dengan nomer

Terlampir dalam berkas perkara

4 Menetapkan supayaterdakwa dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp 5000,- (lima

ribu rupiah);

Setelah mendengar permohonan lesan Terdakwa yang pada pokoknya menyatakan

menyesali perbuatannya, tidak akan mengulangi perbuatannya serta memiliki tanggungan

keluarga sehingga mohon hukuman seringan-ringannya;

Atas

permohonan

Terdakwa

tersebut,

Penuntut

Umum

menyatakan

tetap

pada

tuntutannya dan Terdakwa tetap pada permohonannya;

Menimbang, bahwa Terdakwa diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum didakwa

berdasarkan surat dakwaan alternatif sebagai berikut:

PERTAMA

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 3

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Bahwa terdakwa PRASETYANTO als MEDEL als

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Bahwa terdakwa PRASETYANTO als MEDEL als ANDROMAX bin SUTARJO pada hari

Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekitar pukul 20.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu

waktudalam bulan Maret tahun 2016 bertempat Hotel Safin di Jalan Pangeran Diponegoro No.

229 Kelurahan Pati Lor Kecamatan PatiKabupaten Pati atau setidak-tidaknya di suatu tempat

dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Pati, dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan,

menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual

terhadap anak, yang dilakukan dengan cara:

Bahwa pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekira pukul 15.00 WIB terdakwa

ditelpon oleh tamu yang belum dikenal oleh terdakwa sebelumnya untuk

mencarikan cewek atau PSK, kemudian terdakwa menghubungi anak buahnya yang

bernama saksi SITI NURJANNAH als DIANA binti MUNAJI yang berusia 16

tahun 7 bulan berdasarkan kutipan Akta Kelahiran No. 3318036408980001 yang

dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kabupaten Pati

ALI ARIFIN MC,SH,S.Sos,MM pada tanggal 27 Juli 2009 untuk menawarkan job

melayani tamu dan Saksi SITI NURJANNAH als DIANA binti MUNAJI

menyetujui tawaran terdakwa tersebut selanjutnya sekitar pukul 18.00 WIB

terdakwa menjemput saksi SITI NURJANNAH als DIANA binti MUNAJI dengan

sepeda motor Yamaha Mio Nopol: K 2909 VG menuju ke Hotel Safin Pati, Jalan

Pangeran Diponegoro No. 229 Kelurahan Pati Lor Kecamatan Pati Kabupaten Pati

sampai di Hotel Safin terdakwa menemui tamu dan mendapat bayaran sejumlah

Rp.1.400.000,- ( satu juta empat ratus ribu rupiah) dan diberi uang sejumlah Rp.

400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk mereservasi kamar, selanjutnya saksi

SITI NURJANNAH als DIANA binti MUNAJI dibawa ke kamar.

Bahwa saksi SITI NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI mendapatkan uang

tunai sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) dari terdakwa setiap selesai

melayani hubungan seksual dengan pelanggan sedangkan terdakwa mendapatkan

keuntungan sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah).

Bahwa setelah melayani hubungan seksual dengan tamu/pelanggan, saksi SITI

NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI biasanyadiajak melakukan hubungan

seksual dengan terdakwa.

Bahwa terdakwa melakukan perekrutan terhadap saksi SITI NURJANNAH Als

DIANA binti MUNAJI melalui Facebook (ANDROMAX LUCIYYRM P) atau

Blackberry Massenger dengan PIN 5D613FF0.

Bahwa pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekira pukul 20.00 WIB terdakwa

telah ditangkap oleh petugas Polda Jawa Tengah di Hotel Safin Jalan Pangeran

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 4

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Diponegoro No. 229 Kelurahan Pati Lor

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Diponegoro No. 229 Kelurahan Pati Lor Kecamatan Pati Kabupaten Pati, pada saat

menunggu saksi SITI NURJANNAH melayani tamu.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 76 huruf I jo Pasal

88 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang

Perlindungan Anak.

KEDUA

ATAU

Bahwa terdakwa PRASETYANTO als MEDEL als ANDROMAX bin SUTARJO pada hari

Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekitar pukul 20.00 WIB atau setidak-tidaknya suatu waktudalam

bulan Maret tahun 2016bertempat Hotel Safin di Jalan Pangeran Diponegoro No.229

Kelurahan Pati Lor Kecamatan Pati Kabupaten Pati atau setidak-tidaknya pada suatu tempat

yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Pati, melakukan perekrutan,

pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan

ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan,

penyalahgunaan kekuasan atau posisi rentan, penjeratan utang, atau memberi bayaran atau

manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain,

untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia, yang

dilakukan dengan cara :

Bahwa pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekira pukul 15.00 WIB terdakwa

ditelpon oleh tamu yang belum pernah dikenal oleh terdakwa untuk mencarikan

cewek atau PSK, kemudian terdakwa menghubungi anak buahnya yang bernama

saksi SITI NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI dan saksi MELFIANI

AGGRAITA ULIN NI’MAH Alias COSTLY untuk menawarkan job melayani

tamu dan saksi SITI NURJANNAH Als DIANA binti NUNAJI dan saksi

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH Als COSTLY menyetujui tawaran

terdakwa tersebut selanjutnya sekitar pukul 18.00 WIB terdakwa menjemput saksi

SITI NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI dan saksi MELFIANI

AGGRAITA ULIN NI’MAH als COSTLY dengan sepeda motor Yamaha MIO

Nopol : K 2909 VG menuju ke Hotel Safin Pati, Jalan Pangeran Diponegoro No.

229, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, sampai di Hotel Safin

terdakwa menemui 2 orang tamu dan mendapat bayaran sejumlah Rp. 1.400.000,-

(satu juta empat ratus ribu rupiah) dan diberi uang sejumlah Rp. 400.000 (empat

ratus ribu rupiah) untuk mereservasi kamar No.816, selanjutnya saksi MELFIANI

AGGRAITA ULIN NI’MAH Als COSTLY dibawa ke kamar No.816 sedangkan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 5

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id saksi SITI NURJANNAH Als DIANA binti

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

saksi SITI NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI dibawa ke kamar No. 901

oleh pelanggan lainnya.

Bahwa saksi MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH Alias COSTLY dan saksi

SITI NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI mendapatkan uang tunai masing-

masing sebesar Rp. 500.000,- ( lima ratus ribu rupiah ) dari terdakwa setiap selesai

melayani hubungan seksual dengan pelanggan sedangkan terdakwa mendapatkan

keuntungan sebesar Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah) per orang.

Bahwa terdakwa mengancam saksi MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH Alias

COSTLY dan saksi SITI NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI jika tidak mau

melayani tamu maka terdakwa akan menyampaikan atau memberitahukan kepada

saudara-saudaranya dan terdakwa akan mengunduh percakapan terdakwa dengan

saksi MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH Alisan COSTLY dan saksi SITI

NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI (percakapan penawaran atau tarif dalam

hal melayani tamu) di media sosial.

Bahwa setiap selesai melayani hubungan seksual dengan pelanggan saksi

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH Alias COSTLY dan saksi SITI

NURJANNAH Als DIANA binti MUNAJI dipaksa oleh terdakwa untuk melakukan

hubungan seksual dengan terdakwa dan terdakwa juga mengancamjika tidak mau

melayani terdakwa untuk berhubungan intim, maka uang bayaran atau hasil dalam

hal melayani tamu untuk berhubungan intim tidak akan diberikan.

Bahwa terdakwa melakukan perekrutan terhadap saksi MELFIANI AGGRAITA

ULIN NI’MAH Alias COSTLY dan saksi SITI NURJANNAH als DIANA binti

MUNAJI melalui Facebook (ANDROMAX LUCYYRM P) atau Blackberry

Massenger dengan PIN 5D613FF0.

Bahwa pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekira pukul 20.00 WIB terdakwa

telah ditangkap oleh petugas Polda Jawa Tengah di Hotel Safin Jalan Pangeran

Diponegoro No. 229 Kelurahan Pati Lor Kecamatan Pati Kabupaten Pati, pada saat

menunggu saksi SITI NURJANNAH dan saksi MELFIANI AGGRAITA ULIN

NI’MAHmelayani tamu.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) UU RI

No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang;

Menimbang, bahwa terhadap dakwaan Penuntut Umum, Terdakwa telah mengerti dan

Terdakwa maupun Penasehat Hukum Terdakwa tidak mengajukan keberatan/eksepsi;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 6

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa untuk membuktikan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang,

bahwa

untuk

membuktikan

dakwaannya

Penuntut

Umum

telah

mengajukan Saksi-saksi sebagai berikut:

 

1

Anak

Korban

MELFIANI

AGGRAITA

ULIN

NI’MAH

als

COSTLY

binti

SUYANTO dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:

 

BahwaAkhir Desember 2015 Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN

NI’MAH kenal lewat faecbook terdakwa bernama Andromax, setelah 2 hari kenal

kemudian diajak ketemuan di Stadion Joyo mau ditawari kerja, ringan, enak dapat

uang gampang. Setelah kenalan terdakwa mengajak “ayo melu aku”Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH naik sepeda motor, sedangkan sepeda

motor diparkir didaerah Pati, kemudian boncengan memakai sepeda motor Anak

Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH diajak ke Hotel Wiji, Anak

Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH disuruh menunggu di loby

Hotel, Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH mau diajak

kekamar, dikamar ada cewek tidak tahu namanya seumuran Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH. Dan sebelumnya Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH tidak pernah ke Hotel. Kami bertiga

dikamar, kemudian Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH

dipaksa melayani Andromax dan cewek yang satunya disuruh lihat, Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH tidak teriak karena takut;

 

Bahwa Setelah itu mau dicarikan pekerjaan, Anak Korban MELFIANI

AGGRAITA ULIN NI’MAH disuruh menunggu dikamar Hotel, kamarnya dikunci

terdakwa kemudian terdakwa pergi mengantar cewek yang satunya, setengah jam

kemudian terdakwa kembali dan Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN

NI’MAH diajak disuruh ikut ke Hotel 21 dibawa kekamar disuruh melayani tamu.

Kata terdakwa “iki ono bos gede, bayarane gede, entuk duit okeh” Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH ikut kekamar melayani tamu satu kali,

setelah selesai Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH lalu diantar

keparkiran sepeda motor dan dikasih uang Rp.500.000,-(lima ratus ribu rupiah).

Setelah beberapa hari Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH di

sms isinya “ini ada job” Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH

dihubungi terdakwa disuruh melayani lagi, Anak Korban MELFIANI AGGRAITA

ULIN NI’MAH mau karena diancam terdakwa katanya “nek gak manut tak

sebarno pekerjaanmu iki ke teman-teman”. Kemudian kami janji ketemuan di RSU

Soewondo Pati, kemudian Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH

naik bis dijemput diajak ke Hotel Wiji Jurusan Juwana, setelah di Hotel Wiji Anak

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 7

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH ketemu dengan yang ngejob,

terus tamunya masuk kamar Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN

NI’MAH disuruh melayani tamu. Setelah selesai tamunya pergi Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH dikasih uang Rp.500.000,-(lima ratus

ribu rupiah), kemudian setelah melayani tamu Anak Korban MELFIANI

AGGRAITA ULIN NI’MAH disuruh melayani terdakwa;

Bahwa anak korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH melayani tamu di

beberapa hotel, yaitu: 1. Di Hotel Wiji Rp.500.000,-(lima ratus ribu rupiah), 2. Di

Hotel 21 Rp.500.000,-(lima ratus ribu rupiah), 3 Di Hotel Wiji Rp.500.000,-(lima

ratus ribu rupiah), 4. Di Hotel Kudus Rp.500.000,-(lima ratus ribu rupiah), 5. Di

Hotel Wiji Rp.500.000,-(lima ratus ribu rupiah) 6. Hotel di Pati tidak tahu namanya

dan terakhir dan ke. 7. Di Hotel Safin sebelum kejadian sudah ditangkap Petugas;

Bahwa di Hotel Safin Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH

dihubungi oleh terdakwa Andromax katanya “ada job bos besar” Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH terus berangkat, dijemput oleh

Andromax didepan Rumah Sakit Soewondo, kemudian menjemput cewek 1 lagi.

Selanjutnya kami naik sepeda motor bocengan bertiga, sesampainya di Hotel Safin

disuruh menunggu dikamar yang terpisah, lalu tamunya datang dan Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH ditanya sama tamunya “masih

Sekolah ?, umurnya berapa ?” lalu tamunya menghubungi terdakwa Andromax

disuruh naik kekamar. Setelah terdakwa Anromax sampai dikamar kemudian

digerebeg Polisi, dan Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH baru

tahu ternyata tamunya Polisi;

Bahwa uang hasil melayani tamu digunakan anak korban MELFIANI AGGRAITA

ULIN NI’MAHuntuk melunasi membayar SPP dan membantu orang tua;

Bahwa Anak Korban MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAHtidak menanyakan

pekerjaan yang ditawarkan Terdakwa sebab yang ada pada pikiran Anak Korban

MELFIANI AGGRAITA ULIN NI’MAH , pekerjaannya enak, nggak capai, dapat

uang gampang, kerja melayani tamu (karaoke), bayangan Anak Korban MELFIANI

AGGRAITA ULIN NI’MAH tidak melayani tidur;

Atas keterangan Anak Korban tersebut, terdakwa menyatakan keterangan Anak Korban tidak

benar dalam hal:

Bahwa Anak korban Melfiani Aggraita Ulin

Ni’mah Als Costly terlebih dulu meminta

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 8

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id pertemanan dengan terdakwa, yang

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

pertemanan dengan terdakwa, yang

menawarkan melayani tamu bukan terdakwa

yang mengajak

Bahwa terdakwa tidak mengancam Anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als

Costly akan memberi tahu mengenai

pekerjaan Anak korban Melfiani Aggraita

Ulin Ni’mah Als Costly.

Bahwa setelah melayani tamu untuk

berhubungan seksual, Anak korban Melfiani

Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly tidak selalu

atau tidak harus melayani terdakwa dan

terdakwa tidak pernah mengancam Anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als

Costly.

Bahwa tidak selalu terdakwa yang menerima

bayaran langsung dari tamu, Anak korban

juga pernah mnerima langsung dari tamu;

Atas keberatan Terdakwa tersebut, Anak Korban menyatakan tetap pada keterangannya;

2 Anak Korban SITI NURJANAH als DIANA binti MUNAJI dibawah sumpah pada

pokoknya menerangkan sebagai berikut:

Bahwa Awalnya tahun 2016 terdakwa invite BBM anak korban SITI NURJANAH,

terdakwa mengetahui semua tentang anak korban SITI NURJANAH , katanya anak

korban SITI NURJANAH mau dijual harga segini lalu (anak korban SITI

NURJANAH delcon). Setelah itu terdakwa mengajak kenalan (anak korban SITI

NURJANAH marah-marah anak korban SITI NURJANAH delcon lagi), lalu PIN

anak korban SITI NURJANAH diobralkan di facebook anak korban SITI

NURJANAH dengan invite 500 orang, ada yang anak korban SITI NURJANAH

jawab “kamu dapat PIN saya darimana” katanya “dari andro (terdakwa)”.

Sehingga sebelum kejadian di Safin anak korban SITI NURJANAH di invite lagi

sama Andro (terdakwa) pakai nama lain dan menawari pekerjaan, karena anak

korban SITI NURJANAH butuh uang, akhirnya anak korban SITI NURJANAH

menerima tawaran terdakwa. Selanjutnya terdakwa mengajak ketemuan lalu anak

korban SITI NURJANAH diajak ke Hotel Wiji, anak korban SITI NURJANAH

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 9

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id diboncengkan kearah Pabrik Kacang Garuda

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

diboncengkan kearah Pabrik Kacang Garuda katanya sudah ada tamu yang

menunggu di kamar;

Bahwa Terdakwa mengatakan “kalau gak melayani tamunanti uangnya gak tak

kasih dan saya mau dibilangin ke kakak saya”. Karena anak korban SITI

NURJANAH diancam terdakwa akan dibilangin ke kakak anak korban SITI

NURJANAH dan orang tua anak korban SITI NURJANAH karena anak korban

SITI NURJANAH ada foto-foto di facebook diatas sepeda motor, karena tidak

memakai jilbab;

Bahwa

anak korban SITI NURJANAH melayani 3/4 orang termasuk dengan

Andromax (terdakwa);

Bahwa anak korban SITI NURJANAH mau melayani tamu untuk membayar biaya

SPP karena uang SPP dari orang tua cuma Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah). Anak

korban SITI NURJANAH sudah kerja di counter sepulang sekolah;

Bahwa awal bulan Maret 2016 terdakwa mengajak janjian bertemu dengan Anak

korban Siti Nurjannah, akhirnya bertemu di kos Anak korban Siti Nurjannah di

daerah Winong dekat RS Mitra Bangsa, sekira jam setengah 3 sore, Anak korban

Siti Nurjannah ditarik-tarik terdakwa, Anak korban Siti Nurjannah langsung

dibonceng terdakwa lalu dibawa ke Hotel Widji di kecamatan Pati Kabupaten Pati

Anak korban Siti Nurjannah tidak berani berontak melawan terdakwa.

Bahwa sudah ada tamu yang menunggu, Anak korban Siti Nurjannah lalu dibawa ke

kamar hotel, terdakwa mengatakan, “ayo cepet wis ditunggu neng kamar (ayo cepat

sudah ditunggu dikamar)”, “kamu harus melayani tamu itu, kalau sudah selesai,

biar nanti saya terima uangnya” kemudian Anak korban Siti Nurjannah melayani

tamu dan tamu mengatakan sudah menyerahkan uang kepada terdakwa.

Bahwa setelah melayani tamu pertama, terdakwa membawa Anak korban Siti

Nurjannah melayani tamu untuk melakukan hubungan seksual ke dua di hotel yang

sama dikamar yang berbeda, selesai melayani tamu yang kedua terdakwa memaksa

Anak korban Siti Nurjannah melayani hubungan seksual dengan terdakwa dikamar

tamu yang kedua terdakwa mengatakan “kabeh bocahku ya tak ngenekno (semua

anak buahku ya berhubungan seksual)” kemudian terdakwa memberikan uang

pembayaran kepada Anak korban Siti Nurjannah.

Bahwa ketiga kali di bulan Maret 2016 terdakwa bertemu Anak korban Siti

Nurjannah di kos Winong terdakwa mengajak Anak korban Siti Nurjannah pergi ke

Lasem untuk menemui tamu dengan diantar oleh terdakwa menggunakan sepeda

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 10

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id motor milik terdakwa, di Lasem Anak korban

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

motor milik terdakwa, di Lasem Anak korban Siti Nurjannah dibawa ke rumah

tamu dan melayani tamu 2 kali, kemudian pulang ke pati, di jalan terdakwa

memberikan uang sebesar Rp.950.000,- sesampanya di Pati terdakwa membawa

Anak korban Siti Nurjannah ke Hotel Widji untuk melayani hubungan seksual

dengan terdakwa, setelah selesai uang diminta terdakwa setengahnya untuk

membayar tarif hotel.

Bahwa yang menentukan harga untuk melayani tamu berhubungan seksual dengan

tamu adalah terdakwa dan uang selalu diterima oleh terdakwa.

Bahwa setiap selesai melayani hubungan seksual dengan pelanggan Anak korban Siti

Nurjannah Als Diana dipaksa oleh terdakwa untuk melakukan hubungan seksual

dengan terdakwa dan terdakwa juga mengancamjika tidak mau melayani terdakwa

untuk berhubungan intim, maka uang bayaran atau hasil dalam hal melayani tamu

untuk berhubungan intim tidak akan diberikan dan terdakwa juga mengancam akan

mengunduh percakapan terdakwa dan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti

Munaji (percakapan penawaran atau tarif dalam hal melayani tamu) di media sosial.

Bahwa pada tanggal 23 Maret 2016 sekira siang jam 3 sore anak korban Siti

Nurjannah di BBM oleh terdakwa menawarkan job melayani tamu di Hotel Safin

dan Anak korban Siti Nurjannah menyetujui ajakan tersebut, Sekira pukul 18.30

Wib Anak korban Siti Nurjannah dijemput terdakwa menggunakan sepeda motor

Yamaha Mio Nopol : K 2909 VG menuju ke Hotel Safin Pati, Jalan Pangeran

Diponegoro No. 229, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati bersama

dengan Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah als costly.

Bahwa sesampainya di Hotel Safin terdakwa menemui 2 orang tamu.

Bahwa Anak korban Siti Nurjannah mengetahui bahwa bayaran setiap melayani tamu

diterima oleh Anak korban Siti Nurjannah sebesar Rp.500.000,-.

Bahwa saat bertemu dengan tamu Anak korban Siti Nurjannah dan Anak korban

Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly di luar di halaman hotel, selanjutnya

Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly dibawa ke kamar No.816

sedangkan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji dibawa ke kamar

No. 901 oleh pelanggan lainnya.

Bahwa sesampainya di kamar Anak korban Siti Nurjannah diberitahu bahwa tamu

yang membawa terdakwa dari kepolisian Polda Jateng dan tidak terjadi hubungan

seksual, hanya ditanyakan identitas Anak korban.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 11

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id • Bahwa kemudian terdakwa disuruh naik

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Bahwa kemudian terdakwa disuruh naik ke kamar hotel kemudian terhadap terdakwa

dilakukan penangkapan.

Bahwa Anak korban membenarkan prin out percakapan Anak korban dengan

terdakwa yang menyuruh melayani di Hotel Safin yang dilampirkan dalam berkas

perkara;

Atas keterangan Anak Korban tersebut, terdakwa menyatakan keterangan Anak Korban tidak

benar dalam hal:

Bahwa Anak korban Siti Nurjannah yang

menginvite terlebih dulu dengan terdakwa,

bukan terdakwa yang mengajak

Bahwa terdakwa tidak mengancam Anak

korban Siti Nurjannah

untuk

berhubungan seksual, Anak korban Siti

Nurjannah

melayani terdakwa;

harus

Bahwa

setelah

tidak

melayani

selalu

atau

tamu

tidak

Atas keberatan Terdakwa tersebut, Anak Korban menyatakan tetap pada keterangannya;

3 Saksi KASMINI binti HADI (Alm) dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan

sebagai berikut:

Bahwa Saksi adalah Ibu kandung Anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als

Costly;

Bahwa Anak korban Melfiani Aggraita Ulin

Ni’mah Als Costly masih berusia 16 tahun

lahir tanggal 28 Mei 1999 dan sudah menikah

siri tanggal 8 Februari 2016 kemudian

menikah di KUA tanggal 8 Maret 2016;

Bahwa tidak ada perubahan gaya hidup Anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als

Costly.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 12

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id • Bahwa untuk membayar SPP Anak korban

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Bahwa untuk membayar SPP Anak korban

Melfiani membayar 100ribu rupiah karena ada

keringanan dari sekolah;

Bahwa setiap pulang sekolah Anak korban

Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly

tidak pernah keluar rumah.

Atas keterangan saksi tersebut, Terdakwa menyatakan keterangan saksi benar dan terdakwa

menyatakan tidak keberatan;

4 Saksi STHEVANUS SATRIA N bin IGNATIUS MULYADIdibawah sumpah pada

pokoknya menerangkan sebagai berikut:

Bahwa hari Rabu, tanggal 23 Maret 2016

saksi melakukan penyelidikan tindak pidana

prostitusi anak yang sering terjadi.

Sebelumnya ada informasi kalau terdakwa

Andromax melakukan bisnis tersebut.

Selanjutnya kami mencari nomor kontak

terdakwa Andromax, lalu kita coba-coba

booking (under cover) untuk memesan anak

yang diduga dibawah umur. Saksi sms kepada

terdakwa Andromax yang bunyinya “saya

bisa pesan anak-anak nanti sore” terdakwa

menjawab “bisa”. Kemudian kami 1 team

yang terdiri dari 5 orang yang dipimpin AKBP

Bambang Purnomo menuju ke Hotel Safin,

setelah bertemu dengan terdakwa Andromax

dibelakang Hotel Safin, terdakwa boncengan

bertiga dengan cewek naik Honda Beat warna

hitam, lalu saksi melakukan transaksi dengan

terdakwa Andromax, setelah itu saksi

menyerahkan uang Rp.1.400.000,-(satu juta

empat ratus ribu rupiah) kepada terdakwa

Andromax;

Bahwa Uang Rp.1.400.000,-(satu juta empat

ratus ribu rupiah) itu untuk booking 2 orang

cewek, saksi dengan cewek yang bernama

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 13

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Costly dikamar nomor 816. Saat di kamar

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Costly dikamar nomor 816. Saat di kamar

saksi hanya menanyakan saja kepada cewek

tersebut “dapat uang berapa” katanya “dapat

lima ratus ribu”, lalu saksi katakan bahwa

saksiadalah Polisi;

Bahwa benar Anak korban Melfiani Aggraita

Ulin Ni’mah Als Costly dibawa Saksi

Stevanus ke kamar No.816 sedangkan Anak

korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji

dibawa ke kamar No. 901 oleh tamu yang

satunya yang merupakan informan.

Bahwa sesampainya di kamar 816 tidak terjadi

hubungan seksual, Saksi Stevanus

mengatakan anggota polisi dari Polda Jateng,

kemudian datang AKP Bambang Purnomo

dan Wahyu Hidayat, Eko Santoso dan pihak

hotel, lalu menanyakan kepada Anak korban

Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly,

nama usia masih anak berapa bayaran yang

diterima dijawab Rp500.000,- dan sudah

lebih dari satu kali melayani job untuk

melayani hubungan seksual dengan tamu dari

terdakwa.

Bahwa

di

kamar

901

hubungan seksual.

juga

tidak

terjadi

Bahwa tidak beberapa lama kemudian Saksi

Stevanus menelepon terdakwa untuk naik ke

atas ke kamar 816, kemudian setelah sampai

di kamar kemudian terdakwa diberitahu

bahwa pihak kepolisian akan melakukan

penangkapan dengan disaksikan AKP

Bambang Purnomo, Wahyu Hidayat dan

pihak hotel.

Bahwa Saksi membenarkan barang bukti yang

diajukan dipersidangan sepeda motor Mio,

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 14

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id kunci dan STNK serta handphone yang disita

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

kunci dan STNK serta handphone yang disita

adalah milik terdakwa, uang pecahan

Rp50.000,- sebanyak 30 lembar adalah uang

yang pembayaran yang diterima oleh

terdakwa.

Bahwa benar uang pembayaran untuk

melayani tamu sebesar Rp1.400.000,- sudah

diserahkan dan diterima oleh terdakwa.

Bahwa benar pada waktu di Hotel Safin Saksi

menanyakan kepada Anak korban Melfiani

aggraita dan Anak korban Siti Nurjannah

alasan mau diajak terdakwa untuk melayani

tamu melakukan hubungan seksual adalah

karena tuntutan ekonomi dan juga karena

masih sekolah

Atas keterangan saksi tersebut, terdakwa menyatakan keterangan saksi tidak benar dalam hal:

Bahwa ada terdakwa di panggil tapi terdakwa ke resepsionis karena terdakwa tidak tahu cara

naik ke lantai atas baru kemudian naik ke lantai atas tempat saksi Stevanus;

5 Saksi M RADHITYO T.A.N, S.T.,MM. Bin HM SUBARIdibawah sumpah pada

pokoknya menerangkan sebagai berikut:

Bahwa berawal dari informasi informan ada

transaksi prostitusi yang korbannya anak di

Hotel Safin, kemudian pada hari Rabu,

tanggal 23 Maret 2016 kita melakukan

penyelidikan tindak pidana prostitusi anak

yang sering terjadi. Saat melakukan

penyelidikan di Hotel Safin yang melakukan

transaksi dengan terdakwa adalah Stefanus

dan informan;

Bahwa saat melakukan penangkapan dikamar

816 saya bersama AKP Bambang Purnomo

dikamar ada 3 orang Costly, Stefanus dan

Terdakwa. Saat ditanyakan kepadanya

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 15

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id “kenapa melakukan prostitusi ? ”, kata

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

“kenapa melakukan prostitusi ?”, kata Costly

karena kebutuhan ekonomi”;

Bahwa Saksi bersama AKP Bambang

Purnomo menunggu d basement, setelah Saksi

Stevanus transaksi kemudian Saksi Radhityo

naik ke atas, pada waktu naik ke atas

berpapasan dengan terdakwa, terdakwa tidak

tahu cara naik ke atas sehingga dibantu oleh

Saksi Radhityo;

Atas keterangan saksi tersebut, terdakwa menyatakan keterangan saksi benar dan terdakwa

menyatakan tidak keberatan;

6 Saksi OTTY WIJANARKO Bin SUGIMANdibawah sumpah pada pokoknya

menerangkan sebagai berikut:

Bahwa Saksi Siti Nurjannah masih berusia 17

tahun lahir tanggal 24 Agustus 1998;

Bahwa Saksi Siti Nurjannah masih sekolah di

MAN 1 Pati, belum menikah.

Bahwa Saksi Siti Nurjannah tinggal kos di

Winong dekat RS Mitra Bangsa.

Bahwa Saksi Siti Nurjannah tidak pernah

mengeluhkan meminta uang.

Bahwa Saksi Siti Nurjanah tidak pernah

memperlihatkan adanya perubahan gaya

hidupnya yang berubah;

Atas keterangan saksi tersebut, terdakwa menyatakan keterangan saksi benar dan terdakwa

menyatakan tidak keberatan;

7 Saksi VALIEN ISAK Bin FREDRIK YULIUS FAAS (Alm) berjanji pada

pokoknya menerangkan sebagai berikut:

Bahwa pada tanggal 23 Maret 2016 ada orang

dari pihak Polda datang ke Security Hotel

Safin dengan menunjukkan surat administrasi

untuk melakukan penangkapan, kemudian

pihak Security mengantarkan dari pihak Polda

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 16

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id kepada saksi (Manager), lalu saksi dan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

kepada saksi (Manager), lalu saksi dan

Security dan pihak Polda 3 orang menuju

kekamar 901, disitu saksi melihat ada 1 orang

laki-laki dan 1 orang perempuan, lalu kita

berjalan lagi lihat kekamar 816, disitu saksi

melihat 1 laki-laki dan 1 orang perempuan;

Atas keterangan saksi tersebut, terdakwa menyatakan keterangan benar dan tidak keberatan

dengan keterangan saksi tersebut;

8 Saksi ANGGI PRADANA Bin UDI SUDONO, dibawah sumpah pada pokoknya

menerangkan sebagai berikut:

Bahwa Saksi adalah Security Hotel Safin di Jalan Pangeran Diponegoro No. 229

Kelurahan Pati Lor Kecamatan PatiKabupaten Pati.

Bahwa awalnya terdakwa diberitahu dan ditunjukkan surat tugas oleh penyidik dari

direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng yang akan melakukan

penggrebekan dan penangkapan terhadap terdakwa.

Bahwa kemudian Saksi melapor ke manajer hotel Safin Saksi Valen Isak.

Bahwa saksi dan manager hotel kemudian ikut

menyaksikan penangkapan terhadap terdakwa

di kamar hotel 816 kemudian juga di kamar

901;

Atas keterangan saksi tersebut, terdakwa menyatakan keterangan saksi benar dan terdakwa

menyatakan tidak keberatan;

Menimbang, bahwa Terdakwa tidak mengajukan saksi yang meringankan (ade charge)

di persidangan;

Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yang

pada pokoknya sebagai berikut:

Bahwa Terdakwadiajukan ke persidangan karena telah mempekerjakan anak

dibawah diumur sebagai PSK di Hotel Safin di Jl.Pangeran Diponegoro 229

turut Kelurahan Pati Lor, Kec.Pati, Kab.Pati pada tanggal

Bahwa pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekira pukul 15.00 WIB awalnya

terdakwa diinbox melalui facebook kemudian berlanjut dihubungi melalui telepon

oleh tamu yang belum pernah dikenal oleh terdakwa untuk mencarikan cewek atau

PSK, kemudian terdakwa menghubungi anak buahnya yang bernama anak korban

23 Maret 2016;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 17

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji dan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji dan anak korban Melfiani Aggraita Ulin

Ni’mah Alias Costly untuk menawarkan job melayani tamu dan anak korban Siti

Nurjannah Als Diana dan anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly

menyetujui tawaran terdakwa tersebut selanjutnya sekitar pukul 18.00 WIB

terdakwa menjemput anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji dan anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly dengan sepeda motor Yamaha

MIO Nopol : K 2909 VG menuju ke Hotel Safin Pati, Jalan Pangeran Diponegoro

No. 229, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, sampai di Hotel

Safin terdakwa menemui 2 orang tamu di belakang hotel, terdakwa menerima uang

pembayaran sejumlah Rp. 1.500.000,- (satu lima ratus ribu rupiah) dan diberi uang

sejumlah Rp. 400.000 (empat ratus ribu rupiah) untuk mereservasi kamar, lalu

terdakwa memesan kamar atas nama Prasetyanto mendapatkamar hotel No.816,

untuk tarif Anak korban Melfiani dan Anak korban Nurjanah Rp1.400.000,-, yang

Rp100.000,- bonus dari tamu. selanjutnya Anak korban Melfiani Aggraita Ulin

Ni’mah Als Costly dibawa ke kamar No.816 sedangkan Anak korban Siti

Nurjannah Als Diana Binti Munaji dibawa ke kamar No. 901 oleh tamu yang

satunya.

Bahwa saat menunggu tamu tersebut di loby terdakwa ditelepon salah satu tamu

untuk naik ke kamar 816, dan di sana sudah ada pihak hotel security dan manager

hotel serta pihak kepolisian menunjukkan surat perintah kemudian dilakukan

penangkapan terhadap terdakwa.

Bahwa terdakwa membuat akun facebook dengan nama Andromax, kemudian

terdakwa membuat group (GO-CROT, 2 jam bersama bidadari Pati Rembang,

pesona Bidadari Pati Utara) dan mengikuti grup bookingan JPR Kds dan pada

semua group terdakwa memasarkan dengan menulis status Open BO wilayah Pati,

Kudus, Rembang, jepara dengan tarif Rp 500.000,- sampai Rp 1.000.000,-, jika ada

yang berminat tamu kangsung membalas status atau melalui pesan Facebook, bisa

langsung ketemuan dengan terdakwa, apabila berminat terdakwa akan

menghubungi anak buah terdakwa, mengantar ke tempat yang sudah disiapkan

tamu, jika tamu sudah kenal bisa langsung BBM atau menelepon terdakwa.

Bahwa terdakwa melakukan perekrutan terhadap anak buah terdakwa dengan

melalui facebook (andromax) atau bbm ke pin terdakwa 5D613FF0.

Bahwa jumlah anak buah terdakwa ada 16 orang yang terikat : Anak korban

Mefiani als Kosli, Anak korban Siti Nurjannah als Ardhiyana, elin, Nisa, Aulia

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 18

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id yang tidak terikat : Sipt, Dyah, ayha,

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

yang tidak terikat : Sipt, Dyah, ayha, Anisyah, Richa, Vida, Ara, Inka, yanti Dila,

Ana.

Bahwa yang tidak terikat tersebut Open BO Sendiri, sedangkan yang terikat yang

mudah dihubungi dan setiap kali ada pelanggan berhubungan intm maka terdakwa

juga mendapat giliran berhubungan dengan anak buahnya.

Bahwa terdakwa tidak mengetahui arti open BO hanya mengikuti saja di facebook

dengan lainnya.

Bahwa terdakwa menawarkan anak buah terdakwa bernama Anak korban Melfiani

als Costly dan Anak korban Siti Nurjanah untuk melayani tamu berhubungan

seksual dengan tarif Rp700.000,- dan anak buah terdakwa mendapat Rp500.000,-

sedangkan terdakwa mendapat Rp.200.000,-.

Bahwa terdakwa tidak pernah mengancam Anak korban Melfiani Aggraita Ulin

Ni’mah Alias Costly Dan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji jika

tidak mau melayani tamu maka terdakwa akan menyampaikan atau

memberitahukan kepada saudara-saudaranya dan terdakwa akan mengunduh

percakapan terdakwa dengan Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alisan

Costly Dan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji (percakapan

penawaran atau tarif dalam hal melayani tamu) di media social.

Bahwa terdakwa mendapat keuntungan dalam memperkerjakan anak buah terdakwa

sebesar Rp.200.000,-.

Bahwa terdakwa melakukan hubungan intim dengan anak buah terdakwa dilakukan

di kamar hotel yang sebelumya di booking oleh tamu terdakwa.

Bahwa tidak selalu terdakwa meminta setelah selesai anak buah terdakwa melayani

tamu terdakwa akan meminta bagian untuk berhubungan intim dengan anak buah

terdakwa tersebut.

Bahwa tidak selalu setiap selesai melayani hubungan seksual dengan pelanggan

Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alias Costly dan Anak korban Siti

Nurjannah Als Diana Binti Munaji dipaksa oleh terdakwa untuk melakukan

hubungan seksual dengan terdakwa.

Bahwa tidak pernah terdakwa mengancam anak buah terdakwa, termasuk Anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alias Costly dan Anak korban Siti

Nurjannahjika tidak mau melayani terdakwa untuk berhubungan intim, maka uang

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 19

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id bayaran atau hasil dalam hal melayani tamu

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

bayaran atau hasil dalam hal melayani tamu untuk berhubungan intim tidak akan

diberikan.

Bahwa terdakwa tidak mengancam tapi pernah mengucapkan dalam cerita biasa

saja/bercandaan dengan anak buah terdakwa.

Bahwa terdakwa memperkerjakan Costly sudah 6 kali, Elin 9 kali, Aulia 1 kali, Siti

Nurjannah 4 kali, Nisa sebanyak 1 kali.

Bahwa barang bukti 1 (satu) unit motor Yamaha Mio Nomor kendaraan K

2909 VG warna merah hitam milik terdakwa dan atas nama terdakwa, 1

(satu) unit HP merk Maxtron warna hitam putih model Amor II made in

China dan 1 (satu) unit HP merk Nokia model 306 type RM -767 milik

terdakwa;

Menimbang,bahwa penuntut umum mengajukan satu orang saksi verbalisan, yaitu:

1 Saksi Wahyu Hidayat, S.Psi dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai

berikut:

 

Bahwa saksi melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa pada tanggal 23

 

Maret 2016 di Polsek Pati Kota, dan kelanjutannya dilakukan di Semarang;

 

Bahwa Terdakwa setelah kita periksa dan kita tanya lalu apa yang

 

dikatakannya kita ketik dan setelah selesai diketika terdakwa dipersilahkan

membacanya baru BAP tersebut ditanda tangani oleh terdakwa. Dalam

pemeriksaan dan penanda tanganan BAP tersebut tidak ada paksaan;

 

Bahwa Selama pemeriksaan tidak ada ancaman dan tindakan kekerasan;

Bahwa terdakwa pada saat pemeriksaan dan meminta keterangan terhadap

terdakwa tersebutSaksi maupun rekan penyidik yang lain tidak ada yang

melakukan pemukulan dibagian kepala maupun menyudut rokok ke bagian

tubuh terdakwa;

Atas keterangan saksi verbalisan tersebut, terdakwa menyatakan keterangan benar dan tidak

keberatan dengan keterangan saksi tersebut;

Menimbang, bahwa Penuntut Umum mengajukan barang bukti sebagai berikut:

1 (satu) lembar kwitansi pembayaran kamar hotel “Safin Hotel” nomer cash

receipt: 0001524 Room No. 816 tertanggal 23 Maret 2016 atas nama

Prasetyanto.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 20

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id • 1 (satu) lembar STNK kendaraan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

1 (satu) lembar STNK kendaraan bermotor Yamaha tipe

2 BJ Nomer

registrasi K 2909 VG an. Pemilik Prasetyanto

1 (satu)unit motor Yamaha Mio Nomor kendaraan K 2909 VG warna merah

hitam;

 

1 (satu) kunci motor Yamaha Mio;

 

30

(tiga puluh lembar) lembar uang pecahan Rp.50.000,-

 

1 (satu) unit HP merk Maxtron warna hitam putih model Amor II nomor

32950/SDPPJ/2014/2625 made in China’

 

1 (satu) unit HP merk Nokia model 306 type RM -767 nomer CE0168 made

in China;

 

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegalisir atas nama

Siti Nurjanah dengan Nomor Akta No. 3318036408980001.

 

1

(satu) lembar fotocopy ijazah SMPN 1 Tambakromo yang sudah

dilegalisir an. Siti Nurjanah dengan Nomor Induk 8792 tertanggal 01 Juni

2013 serta nomer ijazah DN 03 DI 0260068

 

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegalisir atas nama

Melfiani Aggraita dengan Nomor Akta No. 3318CLU100014329.

1

(satu)

lembar

fotocopy

KK

yang

sudah

dilegalisir dengan nomer

331819070780048;

Menimbang, bahwa barang bukti ini telah disita secara sah dan telah dibenarkan oleh

para saksi dan Terdakwa, sehingga dapat dipergunakan untuk memperkuat dakwaan Penuntut

Umum;

Menimbang bahwa segala hal yang terjadi dalam pemeriksaan ini seperti termuat dalam

berita acara harus dianggap termuat dan merupakan satu kesatuan dengan putusan ini;

Menimbang, bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang diajukan diperoleh

fakta-fakta hukum sebagai berikut:

Bahwa Terdakwa diajukan ke persidangan karena telah mempekerjakan

anak dibawah diumur sebagai PSK di Hotel Safin di Jl.Pangeran

Diponegoro 229 turut Kelurahan Pati Lor, Kec.Pati, Kab.Pati pada tanggal

23 Maret 2016;

Bahwa pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekira pukul 15.00 WIB awalnya

terdakwa diinbox melalui facebook kemudian berlanjut dihubungi melalui telepon

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 21

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id oleh tamu yang belum pernah dikenal oleh

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

oleh tamu yang belum pernah dikenal oleh terdakwa untuk mencarikan cewek atau

PSK, kemudian terdakwa menghubungi anak buahnya yang bernama anak korban

Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji dan anak korban Melfiani Aggraita Ulin

Ni’mah Alias Costly untuk menawarkan job melayani tamu dan anak korban Siti

Nurjannah Als Diana dan anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly

menyetujui tawaran terdakwa tersebut selanjutnya sekitar pukul 18.00 WIB

terdakwa menjemput anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji dan anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly dengan sepeda motor Yamaha

MIO Nopol : K 2909 VG menuju ke Hotel Safin Pati, Jalan Pangeran Diponegoro

No. 229, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, sampai di Hotel

Safin terdakwa menemui 2 orang tamu di belakang hotel, terdakwa menerima uang

pembayaran sejumlah Rp. 1.500.000,- (satu lima ratus ribu rupiah) berupauang

pecahan Rp50.000,- sebanyak 30 lembar dan diberi uang sejumlah Rp. 400.000

(empat ratus ribu rupiah) untuk mereservasi kamar, lalu terdakwa memesan kamar

atas nama Prasetyanto mendapatkamar hotel No.816, untuk tarif Anak korban

Melfiani dan Anak korban Nurjanah Rp1.400.000,-, yang Rp100.000,- bonus dari

tamu. selanjutnya Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly dibawa

ke kamar No.816 sedangkan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji

dibawa ke kamar No. 901 oleh tamu yang satunya.

Bahwa saat menunggu tamu tersebut di loby terdakwa ditelepon salah satu tamu

untuk naik ke kamar 816, dan di sana sudah ada pihak hotel security dan manager

hotel serta pihak kepolisian menunjukkan surat perintah kemudian dilakukan

penangkapan terhadap terdakwa.

Bahwa terdakwa membuat akun facebook dengan nama Andromax, kemudian

terdakwa membuat group (GO-CROT, 2 jam bersama bidadari Pati Rembang,

pesona Bidadari Pati Utara) dan mengikuti grup bookingan JPR Kds dan pada

semua group terdakwa memasarkan dengan menulis status Open BO wilayah Pati,

Kudus, Rembang, jepara dengan tarif Rp 500.000,- sampai Rp 1.000.000,-, jika ada

yang berminat tamu kangsung membalas status atau melalui pesan Facebook, bisa

langsung ketemuan dengan terdakwa, apabila berminat terdakwa akan

menghubungi anak buah terdakwa, mengantar ke tempat yang sudah disiapkan

tamu, jika tamu sudah kenal bisa langsung BBM atau menelepon terdakwa.

Bahwa terdakwa melakukan perekrutan terhadap anak buah terdakwa dengan

melalui facebook (andromax) atau bbm ke pin terdakwa 5D613FF0.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 22

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id • Bahwa jumlah anak buah terdakwa ada

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Bahwa jumlah anak buah terdakwa ada 16 orang yang terikat : Anak korban

Mefiani als Kosli, Anak korban Siti Nurjannah als Ardhiyana, elin, Nisa, Aulia

yang tidak terikat : Sipt, Dyah, ayha, Anisyah, Richa, Vida, Ara, Inka, yanti Dila,

Ana.

Bahwa yang tidak terikat tersebut Open BO Sendiri, sedangkan yang terikat yang

mudah dihubungi dan setiap kali ada pelanggan berhubungan intm maka terdakwa

juga mendapat giliran berhubungan dengan anak buahnya.

Bahwa terdakwa menawarkan anak buah terdakwa bernama Anak korban Melfiani

als Costly dan Anak korban Siti Nurjanah untuk melayani tamu berhubungan

seksual dengan tarif Rp700.000,- dan anak buah terdakwa mendapat Rp500.000,-

sedangkan terdakwa mendapat Rp.200.000,-.

Bahwa terdakwa mengancam Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alias

Costly Dan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji jika tidak mau

melayani tamu maka terdakwa akan menyampaikan atau memberitahukan kepada

saudara-saudaranya dan terdakwa akan mengunduh percakapan terdakwa dengan

Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alisan Costly Dan Anak korban Siti

Nurjannah Als Diana Binti Munaji (percakapan penawaran atau tarif dalam hal

melayani tamu) di media social.

Bahwa terdakwa mendapat keuntungan dalam memperkerjakan anak buah terdakwa

sebesar Rp.200.000,-.

Bahwa terdakwa melakukan hubungan intim dengan anak buah terdakwa dilakukan

di kamar hotel yang sebelumya di booking oleh tamu terdakwa.

Bahwa terdakwa meminta setelah selesai anak buah terdakwa melayani tamu

terdakwa akan meminta bagian untuk berhubungan intim dengan anak buah

terdakwa tersebut.

Bahwa setiap selesai melayani hubungan seksual dengan pelanggan Anak korban

Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alias Costly dan Anak korban Siti Nurjannah Als

Diana Binti Munaji dipaksa oleh terdakwa untuk melakukan hubungan seksual

dengan terdakwa.

Bahwa terdakwa mengancam anak buah terdakwa, termasuk Anak korban Melfiani

Aggraita Ulin Ni’mah Alias Costly dan Anak korban Siti Nurjannahjika tidak mau

melayani terdakwa untuk berhubungan intim, maka uang bayaran atau hasil dalam

hal melayani tamu untuk berhubungan intim tidak akan diberikan.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 23

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id • Bahwa barang bukti 1 (satu) unit

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Bahwa barang bukti 1 (satu) unit motor Yamaha Mio Nomor kendaraan K 2909 VG

warna merah hitam milik terdakwa dan atas nama terdakwa, 1 (satu) unit HP merk

Maxtron warna hitam putih model Amor II made in China dan 1 (satu) unit HP

merk Nokia model 306 type RM -767 milik terdakwa;

Bahwa Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly masih berusia 16

tahun lahir tanggal 28 Mei 1999 dan sudah menikah siri tanggal 8 Februari 2016

kemudian menikah di KUA tanggal 8 Maret 2016;

Bahwa anak korban Siti Nurjannah berusia 16 tahun 7 bulan berdasarkan kutipan

Akta Kelahiran No. 3318036408980001;

Bahwa anak korban SITI NURJANAH mau melayani tamu untuk membayar biaya

SPP karena uang SPP dari orang tua cuma Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah);

Bahwa uang hasil melayani tamu digunakan anak korban MELFIANI AGGRAITA

ULIN NI’MAHuntuk melunasi membayar SPP dan membantu orang tua;

Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkan apakah

berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut diatas, Terdakwa dapat dinyatakan telah melakukan

tindak pidana yang didakwakan kepadanya;

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa didakwa dengan dakwaan yang disusun

secara alternatif, maka Majelis Hakim akan mempertimbangkan dakwaandari Penuntut Umum

yang sesuai dengan fakta dipersidangan, yaitu dakwaan alternatif ke dua melanggar Pasal 2

Ayat (1) UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan

Orang, yang unsur-unsurnya adalah sebagai berikut:

1 Setiap orang;

2 melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau

penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan,

penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasan atau posisi

rentan, penjeratan utang, atau memberi bayaran atau manfaat walaupun memperoleh

persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lainuntuk tujuan

mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia“;

Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Majelis Hakim mempertimbangkan

sebagai berikut:

Ad.1.Unsur ”Setiap Orang”

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 24

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang bahwa yang dimaksud setiap orang

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang bahwa yang dimaksud setiap orang adalah pribadi/orang merupakan

subyek hukum pendukung hak dan kewajiban yang mampu melakukan perbuatan yang dapat

dipidana dan dipersalahkan sebagai pelaku dari suatu tindak pidana;

Menimbang, bahwa unsur setiap orang dalam Pasal 1 angka 4 Undang-Undang No. 21

Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang adalah orang

perseorangan atau korporasi yang melakukan tindak pidana perdagangan orang;

Menimbang bahwa perbuatan terdakwa PRASETYANTO Al. MEDEL Al.

ANDROMAX bin SUTARJOadalah pribadi atau orang yang beridentitas tersebut dalam

dakwaan dan telah dibenarkan oleh saksi-saksi, keadaan sehat dan cukup umur/dewasa,

keterangan mana sesuai dengan pemeriksaan sidang dan terdakwa mengerti dakwaan, ternyata

terdakwa sebagai subyek hukum adalah pelaku perbuatan dari tindak pidana yang didakwakan

kepadanya dan bukan orang lain selain terdakwa;

Menimbang bahwa dengan demikian unsur “Setiap Orang” telah terpenuhi;

Ad.2 Unsur ”melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan,

atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan,

penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasan atau posisi

rentan, penjeratan utang, atau memberi bayaran atau manfaat walaupun memperoleh

persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lainuntuk tujuan

mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia”;

Menimbang bahwa unsur ke 2 (dua) mengandung beberapa kriteria secara alternatif

karena menggunakan tanda baca koma dan kata-kata atau, sehingga untuk terbuktinya unsur

tersebut tidak perlu terpenuhi semua kriteria unsur dalam pasal ini oleh terdakwa dan

perbuatannya tetapi cukup apabila salah satu kriteria dari unsur dalam pasal ini terpenuhi

secara alternatif maka terbuktilah unsur tersebut dipersidangan;

Menimbang bahwa pengertian “perekrutan” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir

9 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak

Pidana Perdagangan Orang adalah tindakan yang meliputi mengajak, mengumpulkan,

membawa, atau memisahkan seseorang dari keluarga atau komunitasnya;

Menimbang. bahwa pengertian “kekerasan” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir

11 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak

Pidana Perdagangan Orang adalah setiap perbuatan secara melawan hukum, dengan atau tanpa

menggunakan sarana terhadap fisik dan psikis yang menimbulkan bahaya bagi nyawa, badan,

atau menimbulkan terampasnya kemerdekaan seseorang, sedangkan pengertian ”ancaman

kekerasan” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir 12 Undang-Undang Republik Indonesia

nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang adalah setiap

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 25

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id perbuatan secara melawan hukum berupa

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

perbuatan secara melawan hukum berupa ucapan, tulisan, gambar, simbol, atau gerakan tubuh,

baik dengan atau tanpa menggunakan sarana yang menimbulkan rasa takut atau mengekang

kebebasan hakiki seseorang;

Menimbang, bahwa pengertian “Eksploitasi” dalam UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang

Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Pasal 1 angka 7 adalah tindakan dengan

atau tanpa persetujuan korban yang meliputi tetapi tidak terbatas pada pelacuran, kerja, atau

pelayanan paksa, perbudakan, atau praktik serupa perbudakan, penindasan, pemerasan,

pemanfaatan fisik, seksual, organ reproduksi, atau secara melawan hukum memindahkan atau

mentransplantasi organ dan/ atau jaringan tubuh atau memanfaatkan tenaga atau kemampuan

sesorang oleh pihak lain untuk mendapatkan keuntungan baik materiil maupun immateriil;

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta dipersidangan Terdakwa diajukan ke persidangan

karena telah mempekerjakan anak dibawah diumur sebagai PSK di Hotel Safin di Jl.Pangeran

Diponegoro 229 turut Kelurahan Pati Lor, Kec.Pati, Kab.Pati yang terjadi pada tanggal 23

Maret 2016;

Menimbang, bahwapada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016 sekira pukul 15.00 WIB

awalnya terdakwa diinbox melalui facebook kemudian berlanjut dihubungi melalui telepon

oleh tamu yang belum pernah dikenal oleh terdakwa untuk mencarikan cewek atau PSK,

kemudian terdakwa menghubungi anak buahnya yang bernama anak korban Siti Nurjannah Als

Diana Binti Munaji dan anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alias Costly untuk

menawarkan job melayani tamu dan anak korban Siti Nurjannah Als Diana dan anak korban

Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly menyetujui tawaran terdakwa tersebut selanjutnya

sekitar pukul 18.00 WIB terdakwa menjemput anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti

Munaji dan anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly dengan sepeda motor

Yamaha MIO Nopol : K 2909 VG menuju ke Hotel Safin Pati, Jalan Pangeran Diponegoro No.

229, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, sampai di Hotel Safin terdakwa

menemui 2 orang tamu di belakang hotel, terdakwa menerima uang pembayaran sejumlah Rp.

1.500.000,- (satu lima ratus ribu rupiah) berupa uang pecahan Rp50.000,- sebanyak 30 lembar

dan diberi uang sejumlah Rp. 400.000 (empat ratus ribu rupiah) untuk mereservasi kamar, lalu

terdakwa memesan kamar atas nama Prasetyanto mendapatkamar hotel No.816, untuk tarif

Anak korban Melfiani dan Anak korban Nurjanah Rp1.400.000,-, yang Rp100.000,- bonus dari

tamu. selanjutnya Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly dibawa ke kamar

No.816 sedangkan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji dibawa ke kamar No.

901 oleh tamu yang satunya;

Menimbang, bahwa saat menunggu tamu tersebut di loby terdakwa ditelepon salah satu

tamu untuk naik ke kamar 816, dan di sana sudah ada pihak hotel security dan manager hotel

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 26

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id serta pihak kepolisian menunjukkan surat

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

serta pihak kepolisian menunjukkan surat perintah kemudian dilakukan penangkapan terhadap

terdakwa;

Menimbang, bahwa terdakwa membuat akun facebook dengan nama Andromax,

kemudian terdakwa membuat group (GO-CROT, 2 jam bersama bidadari Pati Rembang,

pesona Bidadari Pati Utara) dan mengikuti grup bookingan JPR Kds dan pada semua group

terdakwa memasarkan dengan menulis status Open BO wilayah Pati, Kudus, Rembang, jepara

dengan tarif Rp 500.000,- sampai Rp 1.000.000,-, jika ada yang berminat tamu langsung

membalas status atau melalui pesan Facebook, bisa langsung ketemuan dengan terdakwa,

apabila berminat terdakwa akan menghubungi anak buah terdakwa, mengantar ke tempat yang

sudah disiapkan tamu, jika tamu sudah kenal bisa langsung BBM atau menelepon terdakwa;

Menimbang, bahwa terdakwa melakukan perekrutan terhadap anak buah terdakwa

dengan melalui facebook (andromax) atau bbm ke pin terdakwa 5D613FF0;

Menimbang, bahwa jumlah anak buah terdakwa ada 16 orang yang terikat: Anak korban

Melfiani als Costly, Anak korban Siti Nurjannah als Ardhiyana, elin, Nisa, Aulia yang tidak

terikat : Sipt, Dyah, ayha, Anisyah, Richa, Vida, Ara, Inka, yanti Dila, Ana;

Menimbang, bahwa yang tidak terikat tersebut Open BO Sendiri, sedangkan yang terikat

yang mudah dihubungi dan setiap kali ada pelanggan berhubungan intm maka terdakwa juga

mendapat giliran berhubungan dengan anak buahnya;

Menimbang, bahwa terdakwa menawarkan anak buah terdakwa bernama Anak korban

Melfiani als Costly dan Anak korban Siti Nurjanah untuk melayani tamu berhubungan seksual

dengan tarif Rp. 700.000,- dan anak buah terdakwa mendapat Rp. 500.000,- sedangkan

terdakwa mendapat Rp. 200.000,-.

Menimbang, bahwa terdakwa mengancam Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah

Alias Costly Dan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji jika tidak mau melayani

tamu maka terdakwa akan menyampaikan atau memberitahukan kepada saudara-saudaranya

dan terdakwa akan mengunduh percakapan terdakwa dengan Anak korban Melfiani Aggraita

Ulin Ni’mah Alisan Costly Dan Anak korban Siti Nurjannah Als Diana Binti Munaji

(percakapan penawaran atau tarif dalam hal melayani tamu) di media sosial;

Menimbang, bahwa terdakwa mendapat keuntungan dalam memperkerjakan anak buah

terdakwa sebesar Rp. 200.000,-.

Menimbang, bahwa terdakwa melakukan hubungan intim dengan anak buah terdakwa

dilakukan di kamar hotel yang sebelumya di booking oleh tamu terdakwa;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 27

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa terdakwa meminta setelah

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa terdakwa meminta setelah selesai anak buah terdakwa melayani

tamu terdakwa akan meminta bagian untuk berhubungan intim dengan anak buah terdakwa

tersebut;

Menimbang, bahwa setiap selesai melayani hubungan seksual dengan pelanggan Anak

korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alias Costly dan Anak korban Siti Nurjannah Als

Diana Binti Munaji dipaksa oleh terdakwa untuk melakukan hubungan seksual dengan

terdakwa;

Menimbang, bahwa terdakwa mengancam anak buah terdakwa, termasuk Anak korban

Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Alias Costly dan Anak korban Siti Nurjannahjika tidak mau

melayani terdakwa untuk berhubungan intim, maka uang bayaran atau hasil dalam hal

melayani tamu untuk berhubungan intim tidak akan diberikan;

Menimbang, bahwa barang bukti 1 (satu) unit motor Yamaha Mio Nomor kendaraan K

2909 VG warna merah hitam milik terdakwa dan atas nama terdakwa, 1 (satu) unit HP merk

Maxtron warna hitam putih model Amor II made in China dan 1 (satu) unit HP merk Nokia

model 306 type RM -767 milik terdakwa;

Menimbang, bahwa Anak korban Melfiani Aggraita Ulin Ni’mah Als Costly masih

berusia 16 tahun lahir tanggal 28 Mei 1999 dan sudah menikah siri tanggal 8 Februari 2016

kemudian menikah di KUA tanggal 8 Maret 2016;

Menimbang, bahwa anak korban Siti Nurjannah berusia 16 tahun 7 bulan berdasarkan

kutipan Akta Kelahiran No. 3318036408980001;

untuk

membayar biaya SPP karena uang SPP dari orang tua cuma Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah);

MELFIANI

AGGRAITA ULIN NI’MAH untuk melunasi membayar SPP dan membantu orang tua;

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta-fakta hukum diatas, telah ternyataTerdakwa

melakukan perekrutan dengan ancaman kekerasan untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut

di wilayah negara Republik Indonesia;

Menimbang bahwa dengan demikian unsure “melakukan perekrutan, pengangkutan,

penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman

kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan,

penyalahgunaan kekuasan atau posisi rentan, penjeratan utang, atau memberi bayaran atau

manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain

untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia” telah

terpenuhi;

Menimbang,

bahwa

anak

korban

SITI

NURJANAH

mau

melayani

tamu

Menimbang, bahwa uang hasil melayani tamu digunakan anak korban

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 28

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa oleh karena semua unsur

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa oleh karena semua unsur dari Pasal 2 Ayat (1) UU RI No. 21

Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orangtelah terpenuhi, maka

Terdakwa haruslah dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak

pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan alternatif ke dua, yaitu “melakukan

perekrutan dengan ancaman kekerasan untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah

negara Republik Indonesia”;

Menimbang, bahwa dalam persidangan, Majelis Hakim tidak menemukan hal-hal

yang dapat menghapuskan pertanggungjawaban pidana, baik sebagai alasan pembenar dan atau

alasan pemaaf, makaTerdakwa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya;

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa mampu bertanggung jawab, maka harus

dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana;

Menimbang, bahwa dalam perkara ini terhadap Terdakwa telah dikenakan

penangkapan dan penahanan yang sah, maka masa penangkapan dan penahanan tersebut harus

dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa ditahan dan penahanan terhadap Terdakwa

dilandasi alasan yang cukup, maka perlu ditetapkan agar Terdakwa tetap berada dalam

tahanan;

bahwa terhadap barang bukti yang diajukan di persidangan untuk

selanjutnya dipertimbangkan sebagai berikut:

Menimbang,

Menimbang, bahwa barang bukti berupa:

1 (satu) lembar STNK kendaraan bermotor Yamaha tipe

2 BJ Nomer

registrasi K 2909 VG an. Pemilik Prasetyanto;

1 (satu) unit motor Yamaha Mio Nomor kendaraan K 2909 VG warna

merah hitam;

1 (satu) kunci motor Yamaha Mio;

1 (satu) unit HP merk Maxtron warna hitam putih model Amor II nomor

32950/SDPPJ/2014/2625 made In China;

1 (satu) unit HP merk Nokia model 306 type RM -767 nomor CE0168 made

in China;

telah ternyata dipersidangan adalah alat atau sarana yang digunakan terdakwa dalam

melakukan tindak pidana dan mempunyai nilai ekonomis, maka patut untuk ditetapkan barang

bukti dirampas untuk negara;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 29

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa barang bukti berupa: •

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa barang bukti berupa:

30 (tiga puluh) lembar uang pecahan Rp.50.000,-

Telah ternyata di persidangan, barang bukti tersebut diatas adalah uang pembayaran/transaksi

dalam perkara ini yang telah diterima oleh Terdakwa, maka patut untuk ditetapkan barang

bukti ini dirampas untuk negara;

Menimbang, bahwa barang bukti berupa;

1 (satu) lembar kwitansi pembayaran kamar hotel “Safin Hotel” nomer

cash receipt: 0001524 Room No 816 tertanggal 23 Maret 2016 atas

nama Prasetyanto.

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegalisir atas

nama Siti Nurjanah dengan Nomor Akta No. 3318036408980001.

1 (satu) lembar fotocopy ijazah SMPN 1 Tambakromo yang sudah

dilegalisir an. Siti Nurjanah dengan Nomor Induk 8792 tertanggal 01

Juni 2013 serta nomer ijazah DN 03 DI 0260068

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegoalisir atas

nama Melfiani Aggraita dengan Nomor Akta No. 3318CLU100014329.

1 (satu) lembar fotocopy KK yang sudah dilegalisir dengan nomer

3318190707800;

Barang bukti tersebut diatas dilampirkan dalam berkas perkara ini;

untuk

dipertimbangkan terlebih dahulu keadaan yang memberatkan dan yang meringankanTerdakwa;

Keadaan yang memberatkan:

Menimbang,

bahwa

menjatuhkan

pidana

terhadap

Terdakwa

maka

perlu

1 Perbuatan terdakwa merusak masa depan ke dua Anak Korban tersebut;

2 Terdakwa telah mendapatkan keuntungan atas perbuatannya;

3 Terdakwa berbelit-belit sehingga mempersulit jalannya persidangan;

4 Perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat;

Keadaan yang meringankan:

1 Terdakwa menyesali perbuatannya ;

2 Terdakwa belum pernah dihukum;

3 Terdakwa mempunyai tanggungan keluarga;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 30

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang bahwa terdakwa telah dinyatakan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang bahwa terdakwa telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana maka

terdakwa harus dibebani membayar biaya perkara ini;

Memperhatikan, pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 21

Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Undang-undang

Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan perundang-undangan lain

yang bersangkutan;

MENGADILI:

1 Menyatakan TerdakwaPRASETYANTO als MEDEL als ANDROMAX bin

SUTARJO, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

“melakukan perekrutan dengan ancaman kekerasan untuk tujuan mengeksploitasi orang

tersebut di wilayah negara Republik Indonesia” sebagaimana dalam dakwaan alternatif

ke dua Penuntut Umum;

2 Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama

12 (dua belas) tahun dan denda sebanyak Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah)

dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan kurungan

selama 6 (enam) bulan;

3 Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa

dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

4 Menetapkan Terdakwa tetap ditahan;

5 Menetapkan barang bukti berupa:

1 (satu) lembar STNK kendaraan bermotor Yamaha tipe

2 BJ Nomer

registrasi K 2909 VG an. Pemilik Prasetyanto;

1 (satu) unit motor Yamaha Mio Nomor kendaraan K 2909 VG warna

merah hitam;

1 (satu) kunci motor Yamaha Mio;

30 (tiga puluh) lembar uang pecahan Rp.50.000,-

1 (satu) unit HP merk Maxtron warna hitam putih model Amor II nomor

32950/SDPPJ/2014/2625 made In China;

1 (satu) unit HP merk Nokia model 306 type RM -767 nomer CE0168

made in China

Barang bukti tersebut diatas dirampas untuk Negara;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 31

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id • 1 (satu) lembar kwitansi pembayaran

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

1 (satu) lembar kwitansi pembayaran kamar hotel “Safin Hotel” nomer

cash receipt: 0001524 Room No 816 tertanggal 23 Maret 2016 atas

nama Prasetyanto.

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegalisir atas

nama Siti Nurjanah dengan Nomor Akta No. 3318036408980001.

1 (satu) lembar fotocopy ijazah SMPN 1 Tambakromo yang sudah

dilegalisir an. Siti Nurjanah dengan Nomor Induk 8792 tertanggal 01

Juni 2013 serta nomer ijazah DN 03 DI 0260068

1 (satu) lembar fotocopy Akta Kelahiran yang sudah dilegoalisir atas

nama Melfiani Aggraita dengan Nomor Akta No. 3318CLU100014329.

1 (satu) lembar fotocopy KK yang sudah dilegalisir dengan nomer

33181907078004;

Barang bukti tersebut diatas tetap terlampir dalam berkas perkara;

6 Membebankan kepada Terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp.5.000;- (lima

ribu rupiah);

Demikian diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan

Negeri Pati pada hari Senin tanggal 15 Agustus 2016 oleh TRI ASNURI HERKUTANTO,

S.H.,M.H., sebagai Hakim Ketua Majelis, ANIK ISTIROCHAH, S.H.,M.Hum., dan NUNUNG

KRISTIYANI, S.H.,M.H., masing-masing sebagai Hakim Anggota. Putusan tersebut

diucapkan dalam sidangterbuka untuk umum pada hari kamis, tanggal 18 Agustus 2016 juga

oleh Hakim Ketuadengan didampingi oleh Hakim-Hakim Anggota tersebut, dibantu oleh

ARNI MUNCARSARI, Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Pati serta dihadiri oleh

AGUNGSIH W, S.H. Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Pati dan Terdakwa tanpa

didampingi penesehat hukumnya;

Hakim-hakim Anggota,

ANIK ISTIROCHAH, S.H.,M.Hum.

NUNUNG KRISTIYANI, S.H.,M.H.

Hakim Ketua,

TRI ASNURI HERKUTANTO, S.H.,M.H.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 32

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Panitera Pengganti, ARNI MUNCARSARI.

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Panitera Pengganti,

ARNI MUNCARSARI.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 33