Anda di halaman 1dari 7

STUD! LITERATUR Jumal Kesehaian Masyarakat, Maret 2013 - September 2013, VctL 7, No.

OMEGA 3 DAN KECERDASAN ANAK

Fivi Melva Diana*

ABSTRAK

Kejadiangizikurang di Indonesia dari tahun ke tahun masih tinggi . Penyebab fingginya angka kejadian gizi
kurang di Indonesia salah satunya diduga karena kurangnya konsumsi makanan sumber omega 3, EPA, DHA
hubungan omega 3 dengan kecerdasan anak balita. Oleh sebab itu disarankan satn, untuk perlu dilakukan
penelitian lebih lanjut mengenai hubungan konsumsi omega 3 dengan turnbuh-kembang anak, kedua, bagi ibu-
ibu disarankan imtuk memperhatikan konsumsi makanan dari sumber omega 3 guna pengoptimalan tumbuh-
kembang anak, sebab secara teori selaput myelin dibentuk oleh lemak (asam lemak EPAJDHA). Hal ini jika
terlaksana dapat memberikan dukungan terhadap program pemerintah di bidangpromosi kesehatan.

Kata ktmci; Omega3, EPA,DHA

ABSTRACT

Malnutrition was one of health problem in Indonesia for a long time. Undernutrition can cause of
inadequate consumption of omega 3. The nature sources of omega 3, EPA, DHA were Breastfeeding, fish and
fish oil. Omega 3 is unsaturated fatty acid that have many functions for growth and development of children. This
paper told about relationship between omega3 and development brain of children It was suggeste, mothers have
to take care their omega3 consumption of their children for getting of optimal growth and development children
and it can suppose government programme in promoting Health in Indonesia.

Keywords :Omega3, EPA, DHA

Pendahuluan kurang tidak mengalami penurunan yaitu tetap


Laporan organisasi kesehatan dunia (WHO/ 13,0%, tetapi masih ada 18 propinsi memiliki
World Health Organization) menunjukkan prevalensi gizi buruk dan gizi kurang di atas
kesehatan masyarakat Indonesia terendah di Asean prevalensi nasional Prevalensi gizi buruk dan gizi
yaitu peringkat ke 142 dari 170 negara. Persentase kurang yang terendah adalah DIYogyakarta (1,4%)
anak yang mengalami gizi kurang usia 0-4 tahun dan Sulawesi Utara (6,8%) sedangkan Sumatra
2005 di Amerika Latin, negara maju sebanyak 5% Barat menunjukkan bahwa 2,8% balita dengan gizi
sedangkan di Asia ,negara berkembang dan Afirika buruk, 14,4% balita dengan gizi kurang, 81,3%
sebanyak 15-30%.' balita gizi baik, 1,6% balita gizi lebih (indikator
Di Indonesia berdasarkan Survei Sosial BB/U). Sebesar 14,3% balita sangat pendek,
Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 1980-2005 sebesar 18,4% balita pendek dan 67,2% balita
kecendrungan prevalensi balita kuranggizi menurun normal (indikator TB/U). Sebesar 4,0% balita sangat
dalam kurun waktu 1989 2000 dan sedikit kurus, 4,2% balita kurus, 83,5% balita normal, 8,3%
3
meningkat pada periode 2001 -2005. Persentase balita gemuk (indikator BB/TB)
anak balitakategorigizi kurang danburuk umumnya Masaiah gizi makro terutama KEP
meningkat dari 24,7 % tahun 2000 menjadi 27,5% mendomonasi perhatian pakar gizi selama puluhan
tahun 2003 kemudian naik lagi menjadi 28% tahun tahun. Kekurangan gizi ini dapat berdampak pada
2005. Persentase gizi kurang tertinggi berdasarkan meningkatnya angka kematian balita, berpengaruh
kelompok umur adalah usia 37 - 49 bulan, usia ini terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan
paling tinggi untuk mengalami gizi kurang yaitu anak. Anak akan mengalami keterlambatan pada
48%.2 perkembangan fungsi motorik seperti dapat
Hal yang hampir sama ditunjukkan oleh data mengurangi motivasidan keingintahuan serta dapat
Riskesdas 2010 secara Nasional prevalensi gizi menurunkan aktiviatas dan kemampuan eksplorasi
buruk menurun menjadi 4,9% tetapi prevalensi gizi anak. Menuiut UNICEF (1998) kurang gizi pada

*Staf Pengajar FKM Unaini .Jalan Perintis Kemerdekaan Padang


(email: fmdiana99@yahoo.com)

82
Jurnal Kesehatan Masyarakat, Maret 2013 - September 2013, Vol. 7, No. 2

anak dapat rnenyebabkan menurunnya berkualitas adalah faktor gizi, kesehatan,


perkembangan fisik, kecerdasan, mental, pendidikan, informasi, teknologi dan jasa pelayanan
kemampuan interaksi anak dengan lingkungan lainnya. Dari sekian banyak faktor tersebut, faktor
pengasuhnya. Hal ini sesuai dengan basil penelitian gizi memegang peranan yang paling penting dalam
Husaini (2003) bahwa anak dengan status gizi buruk proses tumbuh kembang anak. Zat gizi yang
cendrung lebih banyak terhambat perkembangan berperan vital dalam proses tumbuh kembang sel-
motorik kasarnya (25%) dan 8 kali lebih besar sel neuron otak untuk bekal kecerdasan bayi yang
kemungkinan terlambat perkembangan motorik dilahirkan adalah asam lemak. Asam lemak itu
kasarnya dibandingkan anak yang berstatus gizi terdiri darisam lemak esensial (omega 3, EPA,DHA,
normal. Hal yang samajugadinyatakandalam basil omega 6, AA) dan asam lemak non esensial (omega
penelitian Ferdiyana (2003) sernakin rendah status 9). Omega 3 berperan sebagai asam lemak otak.
gizi anak maka sernakin tinggi keterlambatan Omega 9 membantu pembentukan selaput myelin
perkembangannya.4 otak anak. Asam lemak merupakan zat gizi yang
Perkembangan anak adalah perubahan hams terpenuhi kebutuhannya. Hal ini sesuai
psikofisik hasil proses pematangan fungsi psikis dan dengan hasil penelitian di Inggris (2001)
fisik anak yang ditunjang oleh faktor lingkungan dan menunjukkan agar balita tumbuh sehat dan cerdas
proses belajar dalam kurun waktu tertentu menuju maka kebutuhan yang diperlukan antara lain asam
kedewasaan. Perkembangan anak terdiri dari: lemak (DHA dan AA) yang merupakan salah satu
perkembangan motorik, bahasa, bicara, dan nutrisi penting untuk pertumbuhan otak dan mata
perkembangan sosial. Perkembangan gerakan anak.5
motorik terdiri dari perkembangan motorik kasar Bayi sampai anak usia 5 tahun (balita) dalam
dan motorik halus. Perkembangan motorik kasar ilmu gizi dikelompokkan sebagai golongan
berkaitan dengan gerakan yang dipengaruhi oleh penduduk yang rawan terhadap kekurangan gizi
ketrampilan otot besar seperti duduk, berdiri dan termasuk KEP. Periode penting dalam tumbuh
berjalan sedangkan kemampuan motorik halus kembang anak adalah masa balita. Pada masa balita
berkaitan dengan gerakan yang dipengaruhi oleh ini perkembangan kemampuan berbahasa,
ketrampilan syaraf- syaraf halus seperti; memegang kreativitas, kesadaran sosial, emosional dan
benda dengan telunjuk dan ibu jari. Kemampuan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan
tersebut berkembang sejalan dengan pertambahan landasan perkembangan berikutnya. Perkembangan
usia dan kematangan saaf -saraf serta otot-otot moral dan dasar-dasar kepribadian juga dibentuk
anak.5 pada masa balita ini, Tiga tahun pertama masa
Menurut Maharmajono, dkk, ( 1996) gizi yang kehidupan anak merupakan masa paling rawan
optimal dan seimbang sangat diperlukan untuk sebab gangguan yang terjadi pada masa ini dapat
perkembangan susunan syaraf. Perkembangan otak rnenyebabkan efek yang menetap. Usia 0-2 tahun
yang terganggu dapat mempengaruhi tingkat adalah periode emas sebab dalam periode ini terjadi
kecerdasan serta kualitas SDM. Masa pertumbuhan perkembangan saraf otak tercepat khususnya
bayi merupakan masa yang sangat peka atas mielinisasi. Berdasarkan penelitian para ahli
pengaruh kurang gizi yang akan berpengaruh kecepatan pertumbuhan otak manusia mencapai
terhadap pertumbuhan otak dan gangguan puncaknya 2 kali yaitu pada masa janin di usia
perturnbuhan intelegensia (Winarno,1995). SDM kehamilan minggu ke 15-20 dan usia kehamilan
(Sumber Daya Manusia) yang memiliki fisik yang minggu ke 30 sampai bayi berusia 18 bulan.
tangguh, mental yang kuat dan kesehatan yang Gangguan penyebab adanya gizi buruk dan kurang
prima menentukan keberhasilan pembangunan itu salah satunya diduga oleh kurangnya konsumsi
nasional suatu bangsa. Hal yang menjadi perhatian asam lemak esensial omega 3 .Padatulisan terdahulu
utama dalam peningkatan SDM adalah telah dibahas mengenai defenisi, klasifikasi,surnber
mempersiapkan generasi muda melalui pembinaan dan manfaat, pada edisi kali ini hanya akan dibahas
sejak dini yaitu upaya kesehatan yang dilakukan hubungan omega 3 dengan kecerdasananak.
sejak anak masihdalam kandungan sampai usia lima
tahun pertama kehidupannya untuk dapat Pembahasan
rnempertahankan kelangsungan hidupnya dan dapat Hubungan Omega 3 terhadap kecerdasan anak
meningkatkan kualitas hidup anak agar dapat Omega 3 (EPA dan DHA) termasuk asam
tercapainya tumbuh kembang yang optimal.5 linolenat berfungsi untuk pembentukan
Faktor - faktor yang hams diperhatikan spingomielin dan merupakan komponen struktural
dalam usaha untuk mewujudkan SDM yang sel saraf (mielin). EPA berguna untuk pembentukan

83
Jurnal Kesehatan Masyarakat, Maret 2013 - September 2013, Vol. 7, No. 2

membran sel. Spingomielin dibentuk oleh EPA dan bekerja dan gerak motorik tubuh menjadi lambat
DHA tadi digunakan untuk membentuk membran dan perkembangan motorik pun menjadi lambat.
sel otak dan mielin sel saraf. Bila EPA dan DHA Neurotransmitter berfungsi sebagai penyampai
pada otak cukup maka sinyal yang disampaikan dari pesan dari sel saraf. Pasokan AA dan DHA sangat
otak akan diteruskan ke akson dan myelin akan dibutuhkan terutama pada trimester terakhir, pasca
mempercepat jalannya sinyal yang disampaikan kelahiran dan masa dini anak. Kekurangan kedua
oleh otak. Pesan yang disampaikan oleh otak tadi jenis asam lemak esensial itu saat lahir berkorelasi
akan diteruskan oleh neurotransmitter sesuai dengan dengan berat badan yang rendah, lingkar kepala
perintah otak sehingga perkembangan gerak yang kecil dan ukuran plasenta yang kecil akibatnya
motorik tubuh yang dihasilkan menjadi cepat dan perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan
berkembang dengan baik, sebaliknya jika EPA dan kognitif di masa selanjutnya turut terpengaruh.
DHA jumlahnya kurang di otak maka membran sel Kerangka teori hubungan omega 3 dengan
mati sehingga hantaran sinyal yang diteruskan ke kecerdasananak dapat dilihat pada gambar 1.
akson tidak lancar akibatnya neurotransmitter tidak

Omega 3 Omega 6
ALA ( Alpha Linolenic acid ) Linolenic acid / LA (Asam Linoleat )

18 : 3n-3 18:2n-6

Delta - 6 -desaturase
Stearidonic Acid Gamma- Linolenic acid (GLA)
18 : 3n - 6
18 : 4n- 3

I
20 : 4n - 3 Dihomo-Gamma-Linolenic Acid
( DGLA )

Delta -5 -desaturase

'r
AA
EPA
20 : 4n -6

20 : 5n - 3

Adrenic Acid
22:4n- 6

Delta - 4-desaturase
DHA 22 : 5n -6
22 : 6n - 3

Omega 9 .

Penting untuk pembentukan Neurotransmiter


Jaringan syaraf dan Myelin

Asam Lemak Esensial berperan vital dalam tumbuh kembang sel-sel neuron otak
untuk penghantaran impuls saraf dan diperlukan oleh jaringan tubuh

Sistem Syaraf Pusat

1
Kecerdasan dan Perkembangan Anak

Gambar.l. Modiflkasi dari Gunane Kerangka Teori Hubungan Omega 3 dengan Kecerdasan Anak

84
Jurnal Kesehatan Masyarakat, Maret 2013 - September 2013, Vol. 7. No. 2

Gizi amat berperan terhadap perkembangan otak


anak sejak anak dari minggu ke -4 pembuahan DEM&ftXT
sampai anak berusia dini. Kebutuhan gizi terdiri dari ,mm set,
oiEkutuMsx
Ok (EH JUtUIW*"
kebutuhan zat gizi makro (energi, protein, lemak) OtNOMT
dan kebutuhan zat gizi mikro (vitamin, meneral).
Pengaruhgizi makro menurut Georgieff dalam Jalal, JHTS
F (2009): Sit.
AJCSOM
a. Gizi berpengaruh terhadap struktur anatomi
SCLWRUNC t&lLUDN
otak yang mempengaruhi sel syaraf. Dalam
hal ini gizi bekerja melalui proses pembelahan SELU8UNO SEL
sel-sel syaraf yang akan menentukan jumlah U3UHG AKSON
dari sel-sel syaraf yang dibentuk dan melalui
pertumbuhan sel-sel syaraf yang akan
menetukan ukuran sel syaraf menuju
terbentuknya sel syaraf dengan komponennya
mmmm
yang lengkap (dendrit, akson, dll).Adapun
fungsi otak tersebut dapat dilihat pada tabel 3 :
Gambar,2. Struktur Sel Saraf
Tabel l.Fungsi Otak

Fungsi otakkiri Fungsi otakkanan


860AW SCk
Mekanisme tangan kiri Mekanisme tangan kiri
Bicara Fantasi
Bahasa Kreativitas FASIKUM*
Menulis Musik
sciUftywe. hecuif
Logika Seni
Ilmiah , matematika

vwha SEL
b. Gizi Berpengaruh terhadap kirnia otak, yaitu LtMAt
pada proses pernbentukan jurnlah atau Gambar 3. Struktur ganglion gabungan fan badan
konsentrasi neurotransmitter, pernbentukan sel saraf
jumlah reseptor dan jumlah pengangkutan
neurotransmitter. Zat gizi makro yang amat Proses tumbuh kembang otak sangat
diperlukan untuk membantu proses kimia otak kompleks dan melalui beberapa tahapan, yaitu
adalah protein dan lemak. Lebih dari 60% berat penambahan sel-sel saraf (poliferasi), perpindahan
otak adalah lemak, oleh karena itu lemak sel saraf (migrasi), perubahan sel saraf
penting untuk perkembangan otak. Lemak (diferensiasi), pernbentukan jalinan saraf satu
berperan dalam pernbentukan myelin, untuk dengan yang lainnya (sinaps), dan pernbentukan
pernbentukan sinaps dan membantu proses selubung saraf (mielinasi).7
pernbentukan neurotransmitter. Zat gizi yang
berperan vital dalam proses tumbuh kembang a. Poliferasi
sel - sel neuron otak untuk bekal kecerdasan Pada awalnya, bentuk sel saraf (neuron)
bayi yang dilahirkan adalah asam lemak, triasih sederhana. Kemudian, mengalami
(Nasar, 2006). Gambar sel neuron dapat dilihat pembelahan sehingga menjadi banyak. Inilah yang
pada gambar 2 dan 3 dibawah ini : disebut proses penambahan (poliferasi) sel saraf.

85
Jurnal Kesehatan Masyarakat, Maret 2013 - September 2013, Vol. 7, No. 2

Proses proliferasi ini berlangsung pada usia pentingnya peranan orang tua pada masa prenatal
kehamilan sekitar 4-24 minggu. Proses poliferasi sel (kehamilan) dan pascanatal (setelah kelahiran)
saraf selesai / berhenti pada waktu bayi lahir.8 dalam perkembangan otak anak. Karena itu,jika ibu
atau ayah menghendaki anak mempunyai otak yang
b. Migrasi berkualitas, maka perlu memahami tahapan
Setelah proses poliferasi, sel saraf akan perkembangan otak anak meskipun secara garis
mengalarni migrasi atau berpindah ke tempatnya besar saja. Persiapan agar anak memiliki otak yang
rnasing-masing. Ada yang menempati wilayah berkualitas harus dimulai sebelum kehamilan,
depan, belakang, samping, dan bagian atas otak. selama masa hamil, dan setelah bayi lahir sampai
Waktu terjadi perpindahannya berbeda-beda sesuai proses perkembangan otak itu selesai.9
program yang sudah dibentuk secara genetik dan Berdasarkan hasil penelitian, dibandingkan
alamiah. Setelah sampai di rumahnya masing- dengan seluruh berat badari temyata berat otak
masing, sel-sel saraf lalu berkernbang. Setiap rumah hanya mencapai 2-3 persen. Rata-rata ketika baru
memiliki kurva pertumbuhan sendiri-sendiri. lahir berat otak bayi adalah 350 gram. Kemudian,
Percepatan pertumbuhannya juga berbeda-beda. menginjak usia 1 tahun bertambah menjadi 1.200
Tak heran kalau kemampuan otak setiap anak juga gram. Percepatan pertambahan berat otak pada
berbeda Proses migrasi sebenamya berlangsung setiap anak berbeda-beda, hal ini tergantung pada
sejak kehamilan 16 minggu sampai akhir bulan ke-6. faktor genetik dan lingkungannya. Hasil penelitian
Proses migrasi ini terjadi secara bergelombang menyebutkan, otak bayi baru lahir temyata besaniya
dimana sel saraf yang bennigrasi lebih awal akan sudah mencapai 25 persen dari otak orang dewasa.
menempati lapisan dalam dan yang bermigrasi Kemudian, pada usia satu tahun perkembangannya
berikutnya menempati lapisan luar (korteks sudah mencapai 70 persen dari otak dewasa. Pada
serebri).8 urnur satu tahun otak bayi sudah mengandung 100
miliar sel neuron. Dari angka tersebut, sekitar 70-80
c.Diferensiasi persen sel neuronnya telah terbentuk secara lengkap.
Pada akhir bulan ke-6 kehamilan, lempcng Sejak bayi dilahirkan sampai berusia 1 tahun terjadi
korteks sudah memiliki komponen sel saraf yang pertumbuhan otak yang sangat pesat sehingga masa
lengkap, Seiring dengan itu juga sudah tampak ini disebut periode lompatan pertumbuhan otak.
adanya diferensiasi. Yaitu perubahan bentuk, Dalam rentang waktu tersebut, sel neuron sangat
komposisi dan fungsi sel saraf menjadi enam lapis dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Maka tak salah
seperti pada orang dewasa. Sel saraf kemudian j ika orang tua disarankan memanfaatkan waktu yang
berubah menjadi sel neuron yang bercabang-cabang berharga ini untuk menstimulasi bayi secara
dan juga berubah menjadi sel penunjang (sel glia). optimal.10
Sel penunjang ini tumbuh banyak setelah sel saraf Berdasarkan penelitian diketahui bahwa
menjadi matang dan besar. Fungsi sel glia juga pertumbuhan dan perkembangan otak anak
mengatur kehidupan individu sehari- hari.8 perempuan temyata lebih cepat dibandingkan otak
anak laki-laki. Sebaliknya, otak anak laki-laki lebih
d.Sinaps besar dibandingkan otak perempuan. Turnbuh-
Selanjutnya terjadi pembentukan jalinan kembang otak dipengaruhi oleh faktor genetik dan
saraf satu dengan yang lainnya(sinaps). Setelah lingkungan. Jika kedua faktor ini tak mendukung,
menjalani mielinisasi (proses pematangan selubung maka dengan sendirinya tumbuh- kernbang otak jauh
saraf), sinaps makinbertambah banyak.16 dari optimal. Faktor genetik dan lingkungan tak bisa
berdiri sendiri, keduanya saling berkaitan dan
e.Mielinisasi bergandengan agar otak berkernbang dengan baik.
Proses pematangan selubung saraf (myelin) Pertumbuhan otak sendiri sangat peka terhadap
yang disebut mielinisasi masih terus berkernbang. berbagai gangguan. Setiap gangguan seperti
Proses ini terjadi terutama beberapa saat sebelum kekurangan nutrisi, kekurangan zat asam, cidera,
terjadi kehamilan. Pematangan selubung saraf infeksi dan gangguan lain, dapat menghambat aspek
mencapai puncaknya ketika bayi berumur satu pertumbuhan otak, yang akhimya mempengaruhi
tahun. Setelah bayi lahir terjadi pertumbuhan kondisi anak, kesehatan maupun kecerdasannya."
serabut saraf. Lalu, terjadi peningkatan jumlah sel Sistim saraf pusat atau otak manusia paling
glia yang luar biasa serta proses mielinisasi. ( 16). awal dibentuk pada akhir minggu kedua kehamilan
Semua proses tersebut, selain berlangsung alarniah, sampai minggu keenam. Pada minggu ke delapan, di
juga dipengaruhi oleh stimulasi dan nutrisi. dalam rahim telah terjadi proses pertumbuhan yang

86
Jurnal Kesehatan Masyarakat, Maret 2013 - September 2013, Vol. 7, No. 2

menakjubkan. Pada jamn yang panjangnya bam kesehatan serta kecerdasannva, Gizi juga
sekitar 10 sentimeter telah terbentuk anggota tubuh memegang peranan penting dalam kepekaan
janin, sementara pada otaknya yang sekilas tampak terhadap penyakit. Oleh sebab itu makanan anak
kosong, ada satu sel saraf dalam otak kecil yang harus bergizi, mungkin semua orang tua sudah
sedang berkembang.8 paham. Berbagai kegunaan vitamin juga sudah
Setiap menit sekitar 100.000 sel saraf otak banyak diketahui namun banyak orang tua yang
bertambah, sehingga pada saat lahir jumlah sel masih rnenganggap bahwa anak sehat bila fisiknya
mencapai 100 milyar. Sel saraf otak ini akan terus terlihat sehat. Mengaitkan masalah tumbuh-
berkembang, sehingga pada usia 5 tahun, ukuran kembang anak dengan fisik anak terjadi karena
otak anak telah mendekati ukuran otak orang urusan kecerdasan anak masih dianggap bawaan
dewasa, kira-kira 90%. Nutrisi yang tepat selama dari lahir dan tergantung bibitnya. Anggapan ituada
kehamilan dan selama 5 tahun usia anak, sangat benarnya dan ada pula tidak benarnya. Adapun zat
berperan dalam hasil perkembangan otak. gizi yang berpengaruh terhadap perkembangan anak
Sementara hasil perkembangan otak sangat yaitu zat gizi makrc (Kalori ,protein dan lemak dan
mendukung hasil belajar, seperti aktivitas kognitif zat gizi mikro (vitamin dari mineral serta asam
dan motorik, pemecahan masalah dan bahasa. Otak lemak).12
manusia terdiri dari dua belahan kiri dan kanan, Kaloridibutuhkan dalam proses metabolisme
dengan fungsi yang berbeda. Sistem saraf pusat dan otak. Kekurangan kalori dan protein dapat
otak merupakan organ vital yang pertama dibentuk. menyebabkan otak anak tidak tumbuh optimal dan
Proses pertumbuhan sel neuron otak terjadi pada akan mengakibatkan gangguan motorik dan
minggu ke-20 hingga ke-36, dan disempurnakan kecerdasan anak. Aktivitas motorik membutuhkan
hingga bayi berusia dua tahun. Meskipun massa otak ketersediaan energi yang cukup bany ak. Tengkurap,
janin hanya sekitar 16% dari tubuhnya, namun merangkak, berdiri, berjalan dan berlari melibatkan
dibandingkan dengan organ tubuh lain, otak paling suatu mekanisme yang mengeluarkan energi yang
banyak memerlukan energi (lebih dari 70%) untuk tinggi, sehingga anak yang menderita KEP biasanya
proses tumbuh kembangnya.7 selalu terlambat dalam perkembangan motor
Energi itu terutama berasal dari deposit zat milestone. Secara teoritis peranan zai gizi terhadap
gizi dan asam lemak esensial tubuh ibunya. Asam perkembangan dapat melalui dua jalur yaitu
lemak esensial juga terdiri dari prekursor ornega-3, pertama; zat gizi yang tidak memadai menyebabkan
ALA (alfa-linolenat), dan AA (asam arakhidonat). status gizi anak akan terganggu. Apabila gangguan
Omega-3 sebagian besar (lebih dari 60%) ituberat dan terjadi sewaktu proses pembentukan sel
diperlukan sebagai unsur penyusun dinding sel otak dan myeliniasi, maka akan menyebabkan
neuron. Sedangkan sisa DHA lainnya diperlukan gangguan pertumbuhan otak yang akhirnya
sebagai unsur pembentuk cawan untuk wadah berpengaruh terhadap perkembangan. Kedua,
rhodopsin, senyawa vital penginderaan dan asupan zat gizi yang tidak memadai akan
pengiriman balik sinyal yang diterima mata ke otak. menyebabkan anak mengalami kekurangan energi,
Bila kekurangan asam lemak esensial, maka sel sehingga mereka melakukan isolasi sosial dan
neuron akan menderita kekurangan energi untuk kurang melakukan eksplorasi.Akhirnya mengalami
gangguan perkembangan .
7
proses tumbuh kembangnya. Pembentukan dinding
sel neuron terhambat karena kekurangan omega-3, Menurui Levitsky dan Strupp penelitiannya
DHA dan AA, sehingga sel tidak mampu menerangkan tentang pengaruh gizi terhadap
menampung muatan komponen sel neuron normal. kecerdasan serta perkembangan motorik. pada
Yang diderita janin adalah sel neuron akan penelitiannya terhadap tikus mengungkapkan
kehilangan pengorganisasian dan kemampuan bahwa gizi menyebabkan isolasi diri (functional
koneksi normal di antara sel-selnya. Akibatnya, sel- isolationism) yaitu mempertahankan untuk tidak
sel neuron mengalami banyak kebocoran dan mengeluarkan energi yang banyak (converse
teijadilah perdarahan. Bisa juga teijadi inisiasi energy) dengan mengurangi kegiatan interaksi
microthrombi dan ischemia lokal (stroke) serta sel- sosial, aktivitas, perilakueksploratori, perhatian dan
sel otak menjadi cepat mati dan tidak berfungsi.12 motivasi. Aplikasi teori ini kepada manusia adalah
Kekurangan gizi merupakan salah satu bahwa pada keadaan kurang energi dan protein
gangguan yang sering kali terjadi dalam kandungan. (KEP), anak menjadi tidak aktif, pasif dan tidak
Pada saat dalam kandungan janin sangat mampu berkonsentrasi. Akibatnya anak dalam
memerlukan beragam zat gizi guna mendukung melakukan kegiatan ekplorasi lingkungan fisik di
proses tumbuh kembang yang optimal yakni untuk sekitarnya hanya mampu sebentar saja

87
Jurnal Kesehatan Masyarakat, Maret 2013 - September 2013, Vol. 7, No. 2

dibanciingkan dengan anak yang gizi baik, yang pola konsurnsi baik lebih mampu dan lebih aktif
mampu melakukannya dalam waktu yang lebih bermain. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian
lama.9 lebih lanjut tentang omega 3 ini mengingat banyak
Menurut Kartika,V, dkk (2000) anak dengan manfaatnya bagi tubuh manusia."
status gizi kurang sulit mengalami peningkatan
motorik kasar dibandingkan dengan anak dengan Kesimpulan dan Saran
status gizi baik. Makanan memegang peranan Omega 3 merupakan asarn lemak tak jenuh
penting dalam tumbuh kembang anak, dimana ganda yang mempunyai banyak manfaat untuk
kebutuhan anak berbeda dengan orang dewasa, pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan balita.
karena makanan bagi anak dibutuhkan juga untuk Secara teori selaput myelin dibentuk oleh lemak
pertumbuhan. Menurut suatu hasil penelitian di (asam lemak EPA, DHA). Hal ini jika terlaksana
Kenya dan Mesir bahwa asupan makanan pada anak dapat meberikan dukungan terhadap program
usia 18-30 bulan secara konsisiten berhubungan pemerintah di bidang promosi kesehatan.
dengan kegiatan bermain. Anak yang mempunyai
Daftar Pustaka
1. Gaoway.R. Global Health Mini University, di Gizi dan makanan. 2002 ;25 : 38-48.
akses dari http/www.google.eom. 27 Oktober 7. Jalal, F Tantangan pembangunan kesehatan dan
2006. gizi dalam upaya peningkatan kualitas SDM,
2. Susenas, di akses dari http://www.google.com CPI;2006,
27 Oktober 2006. 8. Nasar, S,S, Nutrisi untuk Cerdas di akses dari
3. Departemen Kesehatan RI. Laporan Nasional http://www.google.com 4 desember 2007.
Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2010. 9. Soetomo, Penambahan DHA dan AA pada
Badan Penelitian dan Pengembangan makanan bayi, Peran dan Manfaatnya. di akses
Kesehatan. dari http://www.google.com 17 Januari 2008.
4,Husaini, Y, Rehabilitasi dan Fleksibilitas 10. Nurjanah,Omega 3 dan Kesehatan di akses dari
Penggunaan KMS Perkembangan Motorik Kasar. http://www.google.com 14 Januari 2008.
di akses dari http://www.google.com 17juli 2006 11. Angela, Stimulasi KecerdasanAnak Sejak dalam
5. Soetjiningsih. Tumbuh kembang Anak, Buku Kandungan di akses dari
kedokteran,Jakarta; 1999. http://www.google.com 20 Januari 2007
6. Kartika V, Faktor- faktor yang mempengaruhi 12.Almatsier, S, Prinsip Dasar Ilmu Gizi,PT
kemampuan motorik Anak Usia 12-18 bulan di Gramedia, Jakarta; 2006
Keluarga miskin dan tidak miskin. Penelitian

88