Anda di halaman 1dari 7

Soal-soal Emergency

1. Seorang laki - laki usia 24 tahun terjatuh dari ketinggian 3 meter dengan posisi badan
bertumpu pada siku. Saat ditemukan, siku dalam keadaan fleksi. Klien mengeluh nyeri
dan tidak bisa menggerakkan siku. Perawat melihat ada bengkak pada siku dan olecranon
nampak sangat menonjol.
Tindakan pembidaian yang dapat dilakukan pada pasien diatas adalah:
A. Bidai meliputi 2 sendi
B. Bidai dengan posisi anatomis
C. Bidai dengan posisi ketika ditemukan
D. Bidai dengan posisi tangan lurus
E. Bidai dengan bahan lunak

2. Seorang laki - laki usia 45 tahun masuk ke UGD dengan keadaan penurunan kesadaran.
Hasil pengukuran tanda - tanda vital oleh Perawat didapatkan data sebagai berikut: TD
110 / 70 mmHg, nadi 100 x / menit, suhu 37 C, respirasi 20 x / menit. Berdasarkan
penuturan keluarga, pasien tidak makan sejak 2 hari yang lalu.
Tindakan yang harus dilakukan Perawat pada pasien diatas adalah:
A. Berikan antipiretik dan kompres
B. Pasang IV line
C. Pasang oropharingeal tube
D. Pasang NGT untuk nutrisi parenteral
E. Cek gula darah

3. Seorang laki - laki usia 22 tahun dibawa ke UGD karena mengalami kecelakaan lalu
lintas. Dari hasil pengkajian didapatkan data TD 100 / 80 mmHg, Pernafasan 26 x / menit
tampak sesak dan gerakan dada simetris, suara nafas terdengar jelas, nadi 110 x / menit
teraba kecil, GCS 456, terdapat distensi vena jugularis.
Berdasarkan data diatas, masalah yang dialami pasien adalah:
A. Tension pneumothorax
B. Hemothoraks
C. Cardiac tamponade
D. Flail Chest
E. Syok hemorrhage

4. Seorang laki - laki 20 tahun dibawa ke UGD karena mengeluh pusing, palpitasi, dan
diaphoresis setelah berolahraga. Hasil pengkajian TD 110 / 70 mmHg, nadi 105 x / menit,
respirasi 18 x / menit, suhu tubuh 36.7 C, hasil glucostick menunjukkan hasil 48 mg / dl
dengan tingkat kesadaran compos mentis.
Tindakan berikut dapat diberikan pada pasien ini:
A. 500 cc infus D 5 %
B. D40 dalam NaCl
C. Coklat manis hangat
D. D40 10 ml bolus diikuti dengan 500 cc NaCl
E. Konfirmasi hasil glucostick dengan periksa darah lengkap
1 Emergency Case
5. Seorang wanita 50 tahun masuk UGD dengan keluhan sesak nafas (TTV: TD 120 / 70
mmHg, respirasi 28 x / menit, nadi 100 x / menit). Data lain yang ditemukan adalah suara
rhonki basah pada paru, dan SaO2 88 %.
Tindakan berikut dapat digunakan untuk mengatasi masalah sesak nafas pada
pasien ini:
A. Pasang oropharingeal tube
B. Pasang oksigen nasal kanul 4 liter / menit
C. Pasang oksigen masker sederhana 8 liter / menit
D. Pasang oksigen dengan masker non rebreathing 11 liter / menit
E. Pasang oksigen dengan BVM 11 liter / menit

6. Seorang laki - laki usia 34 tahun dibawa ke UGD karena kakinya dilindas mobil. Pada
pemeriksaan didapatkan krepitasi pada femur kanan dan oleh perawat dipasang bidai.
Setelah bidai terpasang, apa yang selanjutnya dilakukan oleh perawat tadi?
A. Pasang IV Line
B. Cek pulsasi pada distal area fraktur
C. Kaji kekuatan otot area yang fraktur
D. Lihat adakah perdarahan eksterna
E. Cek CRT (Capillary refill time) area fraktur

7. Seorang perempuan usia 45 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri abdomen
kuadran kiri atas. Pasien terlihat cemas, berkeringat dingin, dan sesak nafas. Didapatkan
riwayat merokok aktif sejak 10 tahun yang lalu.
Manakah pemeriksaan berikut yang menjadi prioritas untuk dilakukan ?
A. EKG
B. HPHT
C. Cek kehamilan
D. Cek gula darah
E. Cek Tekanan darah

8. Seorang laki laki usia 50 tahun sedang mendapat terapi fibrinolitik di ruang Intensive
Care Coronary Unit. Selang 30 menit setelah mendapat terapi, pada layar monitor EKG
terlihat gambaran asistol. Pada saat itu, pasien terlihat tidak sadar.
Tindakan yang paling benar yang harus dilakukan perawat adalah:
A. Lakukan kompresi dada, defibrilasi, dan efinefrin
B. Lakukan kompresi dada dan efinefrin
C. Cek nadi dan sambungan kabel EKG
D. Siapkan kardioversi
E. Lakukan kompresi dan berikan atropin

2 Emergency Case
9. Seorang wanita 56 tahun dibawa ke UGD karena mengalami penurunan kesadaran.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, didapatkan TD 100 / 60 mmHg, nadi 60 x / menit,
respirasi 12 x / menit, Glukotest 40 mg / dl. Hasil monitor EKG menunjukkan gambaran
asistol.
Tindakan berikut tepat dilakukan pada pasien diatas:
A. Berikan D40% dalam cairan NaCl
B. Cek nadi dan sambungan kabel EKG
C. Berikan atropin 0.5 mg bolus
D. Lakukan kompresi dada dan efinefrin
E. Lakukan kompresi dada dan defibrilasi

10. Seorang wanita berusia 45 tahun dibawa ke IGD karena mengeluh jantung berdebar -
debar dan tidak bisa tidur. Berdasarkan hasil pengkajian, didapatkan riwayat hipertensi
sejak 3 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan EKG menunjukkan gambaran
supraventrikuler takikardi.
Tindakan berikut yang didahulukan pada pasien tersebut adalah:
A. Lakukan kardioversi dosis awal 50 joule
B. Lakukan kardioversi dengan dosis awal 100 joule
C. Kolaborasi pemberian amiodarone
D. Kolaborasi pemberian adenosis
E. Lakukan vagal manuver selama 10 detik

11. Seorang pria 56 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke
rahang. Nyeri dirasakan muncul saat pasien mengendarai mobil ke tempat kerja.Tanda -
tanda vital menunjukkan TD 110 / 70 mmHg, respirasi 16 x / menit, nadi 96 x / menit.
Hasil rekaman EKG menunjukkan ST depresi pada sadapan V1 - V4.
Tindakan yang harus dilakukan pada pasien diatas adalah:
A. Berikan aspirin kunyah
B. Beri morphin
C. Beri nitrogliserin sub lingual
D. Lakukan pemeriksaan gula darah
E. Beri oksigen dan istirahat

12. Seorang wanita usia 60 tahun dibawa ke IGD karena mengalami penurunan kesadaran.
Pasien terlihat pucat dan akral teraba dingin. Pengkajian tanda vital menunjukkan TD 80 /
palpasi mmHg, nadi 104 x / menit teraba kecil, respirasi 18 x / menit. Pasien diberi terapi
cairan dan diberikan dopamin 12 mikrogram / kg / BB.
Tindakan yang harus dilakukan perawat pada pasien diatas adalah:
A. Monitor TTV
B. Ukur keseimbangan masukan dan keluaran cairan
C. Observasi GCS
D. Berikan infus D5%
E. Berikan oksigen 6 liter / menit

3 Emergency Case
13. Seorang pria 50 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan sesak nafas. Hasil pemeriksaan
TD 160 / 90 mmHg, respirasi 24 x / menit tampak sesak, nadi 100 x / menit, rhonki basah
ditemukan pada lobus inferior paru kiri dan kanan, pH 7.21, pCO2 42 mmHg, HCO3 18
mmol / l. Sesuai rencana pengobatan, pasien akan diberikan terapi Natrium bikarbonat
(Natbik).
Hal - hal berikut harus dikaji sebelum pemberian Natbik:
A. Kadar elektrolit
B. Produksi urine
C. Tekanan darah
D. Saturasi oksigen
E. Kimia darah

14. Seorang wanita usia 48 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan pusing dan jantung
berdebar - debar. Hasil pemeriksaan menunjukkan TD 100 / 80 mmHg, nadi 58 x menit
reguler, respirasi 18 x / menit, SaO2 96 %. Rekaman EKG menunjukkan sinus bradikardi.
Tindakan berikut dapat dilakukan pada pasien tersebut:
A. Istirahat dan monitor
B. Berikan atropin 0.5 mg
C. Transcutaneus pacing
D. Berikan dopamin 10 mikrogram / kg BB
E. Berikan oksigen 4 liter / menit

15. Laki - laki usia 55 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Keluarga
menduga klien mengalami stroke. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan data
berikut: TD 100 / 80 mmHg, nadi 110 x / menit ireguler, respirasi 16 x / menit, GDS 78
mg / dl.
Pemeriksaan lain yang harus dilakukan pada pasien ini adalah:
A. EKG
B. Darah lengkap
C. BGA
D. Kultur darah
E. Roentgen

16. Seorang laki - laki yang dirawat di ruang penyakit ginjal mengalami penurunan
kesadaran. TTV menunjukkan TD 150 / 90 mmHg, nadi 105 x / menit reguler, nafas 16 x
/ menit. Hasil BGA menunjukkan pH 7.41, PCO2 42 mmHg, HCO3 24 mmol / l.
Pemeriksaan darah lengkap menunjukkan ureum 150 mg / dl, Natrium 140 meq / l, Cl 90
meq / l.
Masalah utama yang dialami oleh pasien diatas adalah:
A. Ketidakseimbangan elektrolit
B. Gangguan pertukaran gas
C. Asidosis metabolik
D. Gangguan curah jantung
E. Aritmia
4 Emergency Case
17. Seorang wanita 62 tahun dengan gagal ginjal dirawat di ruang intensif. Pasien mengalami
penurunan kesadaran sejak 2 jam yang lalu. Hasil analisa gas darah menunjukkan pH
7.31, HCO3 18 mmol / l, dan PCO2 42 mmHg (expected PCO2 = 35 mmHg).
Masalah yang dialami pasien diatas adalah:
A. Asidosis metabolik terkompensasi
B. Asidosis metabolik dan asidosis respiratorik
C. Asidosis metabolik dan alkalosis respiratorik
D. Asidosis metabolik dan alkalosis metabolik
E. Asidosis metabolik tidak terkompensasi

18. Seorang laki - laki 24 tahun dibawa ke UGD karena ditusuk preman. Saat dibawa pasien
mengalami penurunan kesadaran, TD 100 mmHg, nadi 110 x / menit teraba kecil, nafas
16 x / menit, akral dingin, CRT 4 detik. Pada pemeriksaan fisik ditemukan luka
mengeluarkan darah pada pada abdomen kuadran kanan atas.
Tindakan yang diprioritaskan dilakukan pada pasien ini adalah:
A. Pasang IV line
B. Jahit luka yang mengeluarkan darah
C. Tekan luka dengan kassa steril
D. Pemeriksaan roentgen
E. Cek saturasi oksigen

19. Seorang laki - laki 45 tahun dengan trauma dada akibat KLL dibawa ke UGD. Pasien
terlihat sesak nafas. Hasil pengkajian didapatkan gerakan dada tidak simetris, suara nafas
menjauh pada sisi kiri, tekanan darah 110 / 80 mmHg, nadi 100 x / menit, nafas 26 x /
menit tampak sangat sesak, tidak terdapat luka terbuka pada pasien.
Tindakan yang harus diberikan pada pasien ini adalah:
A. Oksigen dengan masker non rebreathing 10 liter / menit.
B. Pasang ETT
C. Needle decompression
D. Persiapkan untuk pemasangan WSD
E. Pantau tanda - tanda tension pneumotorak

20. Seorang wanita 45 tahun dibawa ke UGD karena mengeluh nyeri dada setelah
berolahraga.Perawat memasang EKG monitor dan menemukan ada ST elevasi pada V1,
III dan ST depresi pada V2.
Tindakan berikut yang harus dilakukan oleh perawat tadi adalah:
A. Berikan nitrat sublingual
B. Pasang sadapan EKG dada kanan
C. Persiapkan PCI
D. Persiapkan terapi fibrinolitik
E. Pasang oksigen 4 liter / menit nasal kanul

5 Emergency Case
Soal Trauma Ekstremitas
Tn. B adalah seorang atlit sepakbola, dalam pemeriksaan rutin klub bolanya, klien didiagnosa
mengalami hairline fracture tibia sinistra. Setelah melakukan konsultasi, Tn. B dianjurkan
untuk tidak bermain sambil menunggu rencana perbaikan kondisi (operasi). Namun Tn. B
merasa tidak ada masalah dan tetap berlatih dalam volume latihan yang tetap.

1. Dari data diatas, Diagnosa Keperawatan terkait domain Promosi Kesehatan yang
mungkin dapat ditegakkanadalah :
a. Gaya Hidup Monoton
b. Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko
c. Risiko Jatuh
d. Risiko Cedera
e. Kerusakan Integritas Jaringan

2. Apabila Tn. B terus melanjutkan terus menambah volume bermainnya dan kemudian
terjadi cedera pada tulang yang telah cedera tersebut, maka mekanisme cedera adalah :
a. Cedera Langsung
b. Cedera Tak Langsung
c. Cedera Overuse
d. Cedera Primer
e. Cedera Sekunder

6 Emergency Case
Kunci Jawaban
Soal Emergency
No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban
1. C 6. B 11. E 16 C
2. E 7. A 12. A 17. B
3. C 8. C 13. B 18. C
4. C 9. B 14. A 19. C
5. D 10. E 15. A 20. B

Trauma Ekstremitas
1. B
2. C

7 Emergency Case