Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KOTA TERNATE

PUSKESMAS PERAWATAN SIKO KEC. KOTA TERNATE UTARA


JL. Pemuda Kel. Sangaji Telp. (0921) 3121941 Kode Pos : 97727
T ERNATE

Sesuai Surat Tugas No. 090/223/2017 Tanggal 03 April 2017, Tujuan Perjalanan Dinas Untuk Kegiatan
Home Visit Keluarga Rawan dengan Faktor Risiko di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Siko.

A. PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Permasalahan kesehatan yang dihadapi sampai saat ini cukup kompleks, karena upaya kesehatan belum
dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007
diketahui penyebab kematian di Indonesia untuk semua umur, telah terjadi pergeseran dari penyakit menular ke
penyakit tidak menular, yaitu penyebab kematian pada untuk usia > 5 tahun, penyebab kematian yang terbanyak
adalah stroke, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Hasil Riskesdas 2007 juga menggambarkan hubungan
penyakit degeneratif seperti sindroma metabolik, stroke, hipertensi, obesitas dan penyakit jantung dengan status
sosial ekonomi masyarakat (pendidikan, kemiskinan, dan lain-lain). Prevalensi gizi buruk yang berada di atas
rata-rata nasional (5,4%) ditemukan pada 21 provinsi dan 216 kabupaten/kota. Sedangkan berdasarkan
gabungan hasil pengukuran gizi buruk dan gizi kurang Riskesdas 2007 menunjukkan bahwa sebanyak 19
provinsi mempunyai prevalensi gizi buruk dan gizi kurang di atas prevalensi nasional sebesar 18,4%. Namun
demikian, target rencana pembangunan jangka menengah untuk pencapaian program perbaikan gizi yang
diproyeksikan sebesar 20%, dan target Millenium Development Goals sebesar 18,5% pada 2015, telah dapat
dicapai pada 2007.
Sehubungan dengan hal tersebut, perlu terus ditingkatkan upaya-upaya untuk memperluas jangkauan
dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan mutu pelayanan yang baik, berkelanjutan dan
dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat terutama keluarga miskin rawan kesehatan/risiko tinggi. Upaya
pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat melalui upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan
pengembangan. Salah satu upaya kesehatan pengembangan yang dilakukan oleh Puskesmas Harapan Raya
adalah program Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas). Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan
RI Nomor: 128/Menkes/SK/II/Tahun 2004 tentang kebijakan dasar Puskesmas, upaya perawatan kesehatan
masyarakat merupakan upaya program pengembangan yang kegiatannya terintegrasi dalam upaya kesehatan
wajib maupun upaya kesehatan pengembangan.
Perawatan kesehatan masyarakat (Perkesmas) adalah perpaduan antara keperawatan dan kesehatan
masyarakat dengan dukungan peran serta aktif masyarakat mengutamakan pelayanan promotif dan preventif
secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyuluh dan terpadu,
ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk ikut meningkatkan fungsi kehidupan
manusia secara optimal, sehingga mandiri dalam upaya kesehatannya masyarakat.
Perawatan kesehatan masyarakat (Perkesmas) merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan dasar
yang dilaksanakan oleh Puskesmas. Perkesmas dilakukan dengan penekanan pada upaya pelayanan kesehatan
dasar. Pelaksanaan Perkesmas bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengatasi
masalah kesehatan yang dihadapi, sehingga tercapai derajat kesehatan yang optimal. Untuk mengupayakan
terbinanya kesehatan masyarakat, maka diharapkan 40 % keluarga rawan kesehatan memperoleh kunjungan
rumah dan pembinaan kesehatan oleh tenaga kesehatan melalui kegiatan perkesmas.
2. NAMA KEGIATAN
Kegiatan yang telah dilakukan adalah Home Visit Keluarga Rawan dengan Faktor Risiko di Wilayah
Kerja Puskesmas Perawatan Siko.

3. DASAR PEMIKIRAN
1. UU no 23 th 1992 tentang kesehatan
2. UU no 32/2004 tentang pemerintahan daerah
3. Kepmenkes no 1575 /menkes/sk/xi/2005 tentang organisasi dan tata kerja Departemen Kesehatan
Republik Indonesia
4. Kepmenkes no 1239/2001 tentang registrasi dan praktik perawat
5. Kepmenkes no 1457/menkes/sk/ x/ 2003 tentang standar pelayanan minimal bidang kesehatan di
kabupaten/kota
6. Kepmenkes no 128/menkes/sk/ii/2004 tentang kebijakan dasar pusat kesehatan masyarakat
7. Kepmenkes 836/2005 tentang pengembangan manajemen kinerja perawatan/bidan
8. Kepmenkes no 279/2006 tentang pedoman upaya penyelenggaraan Perkesmas di Puskesmas

4. TUJUAN
Dalam pelaksanaan kegiatan home visit keluarga rawan dengan faktor risiko, tujuan yang diharapkan
adalah meningkatnya kemandirian individu, keluarga, kelompok/masyarakat (rawan kesehatan) untuk
mengatasi masalah kesehatan/keperawatannya sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat yang
optimal.

5. WAKTU DAN LOKASI KEGIATAN


Kegiatan dilakukan pada tanggal 03, 04, 05, 06, 07, 08, 10, 11, 12, 13, 15, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 25,
26, 27, 28 dan 29 April 2017 April 2017 di 14 Kelurahan Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Siko.

6. SASARAN
Sasaran perawatan kesehatan masyarakat adalah individu, keluarga, kelompok dan masyarakat yang
mempunyai masalah kesehatan akibat faktor ketidaktahuan, ketidakmauan maupun ketidakmampuan
dalam menyelesaikan masalah kesehatannya. Fokus utama pada keluarga rawan kesehatan yaitu
keluarga miskin yang rentan terhadap masalah kesehatan dan keluarga yang termasuk resiko tinggi
(anggota keluarga bumil, balita, lansia, menderita penyakit).

7. SUMBER DANA
Pembiayaan kegiatan bersumber dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

B. HASIL KEGIATAN
Home Visit keluarga rawan dengan faktor risiko dilaksanakan di 14 kelurahan dengan kegiatan yang
dilakukan yaitu: pengkajian terhadap pasien, tindakan keperawatan (Pengukuran tekanan darah, berat badan,
tinggi badan, lingkar perut, pengukuran gulah darah, asam urat & kolesterol ), penyuluhan kesehatan tentang
penyakit tidak menular serta resiko tinggi terhadap para usila. Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat individu
khususnya individu risiko tinggi (risti), menderita penyakit, balita, lanjut usia (lansia), masalah mental/jiwa.
Keluarga khususnya ibu hamil (bumil risti), lansia, menderita penyakit, masalah mental/jiwa.
Hasil kegiatan faktor risiko keluarga rawan di 14 Kel yaitu :
1. Kel. Soa dengan jumlah kunjungan 11 orang, kasus Hipertensi 9 Orang, Jantung 1 orang, Diabetes Melitus
10 orang, stroke 1 orang.
2. Kel. Soa-sio dengan jumlah kunjungan 18 orang, kasus Hipertensi 9 orang, Diabetes melitus 8 orang, Stroke
1 orang
3. Kel Salero dengan jumlah kunjungan 11 orang, kasus Hipertensi 5 orang, Diabetes Melitus 5 orang,
TBC 1 orang.
4. Kel. Kasturian dengan jumlah kunjungan 15 orang, kasus Hipertensi 7 orang, Diabetes Melitus 7 orang,
stroke 1 orang.
5. Kel. Toboleu dengan jumlah kunjungan 8 orang, kasus Hipertensi 3 orang. Diabetes Militus 4 orang,
TB MDR 1 orang.
6. Kel. Sangaji dengan jumlah Kunjungan 12 orang, kasus Hipertensi 6 orang, Diabetes Melitus 5 orang,
Kusta 1 orang.
7. Kel. Sangaji Utara dengan jumlah kunjungan 14 orang, Kasus Hipertensi 9 orang, Diabetes Militus 4 orang,
Stroke 1 orang.
8. Kel. Dufa-dufa dengan jumlah kunjungan 11 orang, kasus Hipertensi 6 orang, Diabetes Melitus 4 orang,
Kusta 1 orang.
9. Kel. Akehuda dengan jumlah kunjungan 9 orang, kasus Hipertensi 3 orang, Diabetes Melitus 4 orang,
Stroke 1 orang, Bayi risti 1 orang.
10. Kel. Tubo dengan jumlah kunjungan 10 orang, kasus Hipertensi 7 orang, Diabetes Melitus 3 orang.
11. Kel. Tafure dengan jumlah kunjungan 10 orang, kasus hipertensi 7 orang, Diabetes Melitus 4 orang,
12. Kel. Tabam dengan jumlah kunjungan 12 orang, kasus Hipertensi 7 orang, Diabetes Melitus 4 orang,
Stroke 1 orang.
13. Kel. Sango dengan jumlah kunjungan 13 orang, kasus Hipertensi 4 orang, Diabetes Melitus 8 orang,
Kusta 1 orang.
14. Kel. Tarau dengan jumlah kunjungan 11 orang, kasus Hipertensi 11 orang, Diabetes Melitus 4 orang,
Stroke 1 orang.

C. KESIMPULAN
Dengan adanya kegiatan kunjugan rumah pada keluarga rawan dengan fakrtor risiko oleh petugas home
visit/home care) terencana, yaitu suatu bentuk pelayanan kesehatan yang komprehensif bertujuan memandirikan
pasien dan keluarganya, pelayanan kesehatan diberikan di tempat tinggal pasien dengan melibatkan pasien dan
keluarganya sebagai subyek yang ikut berpartisipasi merencanakan kegiatan pelayanan. Ruang lingkup home
visit yaitu memberi asuhan keperawatan secara komprehensif, melakukan pendidikan kesehatan pada pasien
dan keluarganya, mengembangkan pemberdayaan pasien dan keluarga.

D. PENUTUP
Demikian laporan ini sebagai hasil kegiatan home visit keluarga rawan dengan faktor risiko di wilayah
kerja Puskesmas Perawatan Siko.

Ternate, 03 April 2017


Yang Berpergian,
1. Jahra M.S. Djama, AMK
2. Djulaiha, Amd.Keb
3. Jahra Husen, Amd. Keb
4. Muliaty, S.ST.FT
5. Johra Pelupessy, S.ST
6. Jainabun Tuanany, Amd. Keb
PEMERINTAH KOTA TERNATE
PUSKESMAS PERAWATAN SIKO KEC. KOTA TERNATE UTARA
JL. Pemuda Kel. Sangaji Telp. (0921) 3121941 Kode Pos : 97727
T ERNATE

SURAT TUGAS
NO. 090/223/2017

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Dr. Wirda Albaar

NIP : 19791017 200604 2 013

Pangkat/ Gol : Pembina IV/a

Jabatan : Kepala Puskesmas Perawatan Siko

Memberikan tugas kepada :


No Nama / NIP Pangkat/Gol Tanggal Kegiatan Tempat Tujuan
Jahra M.S. Djama, AMK / 11 Kelurahan yaitu
1 Penata III/d 03, 04, 05, 06, 07,
19750206 200112 2 003 Soa, Soa-sio,
08, 10, 11, 12, 13,
Djulaiha Ishak, Amd.Keb / Penata Muda Tk.I Salero, Kasturian,
2 14, 15, 17, 18, 19,
III/b Toboleu, Sangaji,
20, 21, 22, 24, 25,
Sangaji Utara,Dufa-
Jainabun Tuanany, Amd. Keb / Penata Muda Tk.I 26, 27, 28 dan 29
3 Dufa, Akehuda,
19780508 200501 2 010 III/b April 2017
Tubo, dan Tafure.
Jahra Husen, Amd. Keb /
4 Penata Muda III/a
19890531 201101 2 002
22, 23, 24, 26, 27, 3 Kelurahan yaitu
Muliaty, S.ST.FT / Penata Muda Tk.I
5 28, dan 29 April Tabam, Sango dan
19770327 2003122 010 III/b
2017 Tarau.
Johra Pelupessy, S.ST / 19720416 Penata Muda Tk.I
6
200012 2 006 III/b

Untuk Melaksanakan Kegiatan : Home Visit Keluarga Rawan dengan Faktor Risiko di Wilayah Kerja
Puskesmas Perawatan Siko.
Demikian surat tugas ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Ternate
Pada Tanggal : 03 April 2017

Kepala Puskesmas Perawatan Siko

Dr.Wirda Albaar
NIP. 19791017 200604 2 013
KEGIATAN KEMITRAAN KESEHATAN MASYARAKAT
BOK PUSKESMAS PERAWATAN SIKO