Anda di halaman 1dari 25

BAB 3

DATA-DATA YANG DIKETAHUI

Data yang diperlukan dalam perencanaan Kepala Jembatan (Abutment) adalah sebagai berikut:

a1 = 0.7 m' h1 = 0.5 m'


a2 = 0.3 m' h2 = 0.5 m'
b1 = 0.4 m' h3 = 1.6 m'
b2 = 0.5 m' h4 = 1.4 m'
b3 = 0.5 m' h5 = 1.5 m'
b4 = 2 m' h6 = 1.5 m'

- Panjang Abutment (L) = 18 m'


- Tebal Dinding Penopang (t) = 0.45 m'
- Jarak Antar Dinding Penopang (L1) = 4 m'
(L2) = 4.775 m'
- Tinggi Abutment (h) = 4 m'
- Lebar Dasar (b) = 3.4 m'
- Beban Mati + Beban Hidup (R) = 600 t/m'
- Beban Merata (q) = 210 t/m
- Sudut Kemiringan (Inklinasi) () = 30
- BJ Beton (b) = 2.4 t/m

Hasil Sondir No. IIIB, pada kedalaman 4 m dari Peil Tanah


FR = 0.02 %
Tf = 10 kg/cm
fs = 0.1 kg/cm2
qc = 5 kg/cm2

Hasil Laboratorium No. 2


- Macam Tanah = Lempung hitam + kulit kerang, sangat lunak (very soft)
- Lolos saringan Nomor 200 = 98.9 %
- Berat Isi () = 1.35 t/m
- Berat Jenis (G) = 2.37
- Kadar Air (w) = 78.6 %
- Angka Atterberg :
Batas Cair (LL) = 84 %
Batas Plastis (PL) = 37 %
Indeks Plastisitas (PI) = 47 %
- Unconfined (qu) = 1.25 t/m
- Direct Shear :
Sudut Geser Dalam () = 20
Kohesi (C) = 2.5 t/m
- Faktor Daya Dukung menurut Terzaghi (dengan Sudut Geser = 20)
= 20
Nc = 11.8
Nq = 3.9
N = 1.7
Nq/Nc = 0.33051
tan = 0.364
- Berat Isi () = 1.35 t/m3
- Lebar Dasar Abutment (b) = 3.4 m'
- Kedalaman Pondasi (d) = 1 m'
- Kohesi (C) = 2.5 t/m2
nak (very soft)
BAB 4
TINJAUAN TEORITIS

Berdasarkan data-data yg telah diketahui dari bab sebelumnya, maka untuk merencanakan
struktur kepala jembatan (Abutment) dengan dinding penopang berupa beton digunakan suatu
rumus-rumus perhitungan berdasarkan catatan pekuliahan Rekayasa Pondasi 1, sebagai berikut :

1. Kapasitas Daya Dukung

A. Kapasitas Daya Dukung Ultimate ( qf )


Kapasitas Daya Dukung Ultimate didefinisikan sebagai tekanan terkecil yg dapat
menyebabkan keruntuhan geser pada tanah pendukung tepat di bawah dan
di sekeliling pondasi.
Kapasitas Daya Dukung Ultimate pada pondasi jalur dangkal (menurut Terzaghi):
qf = 2/3 . 1.3 C . Nc + . D . Nq + 0.4 . B . N

B. Kapasitas Daya Dukung Ultimate Netto ( qnf )


qnf = 2/3 . 1/3 C . Nc + . D (Nq - 1) + 0.4 . B . N

C. Kapasitas Daya Dukung Aman ( qs )


qnf
qs = +.D
F
D. Beban Maksimum yang Aman ( qall )
qall = B . L . qs

Keterangan :
B = Lebar Dasar Pondasi (m)
D = Kedalaman Dasar Pondasi (m)
C = Kohesi (t/m)
= Berat Isi Tanah (t/m)
q = . D (t/m)
F = Faktor Keamanan
Nc, Nq, N = Faktor Daya Dukung yang dipengaruhi Sudut Gaya Geser
Dalam ()

2. Daya Dukung Tanah yang Diizinkan

A. Akibat Tanah Aktif


Tekanan Tanah Aktif adalah tanah urugan bergerak longsor menekan dinding.

1. Tekanan Tanah Aktif



Ka = tan ( 45 - )
2
Pa1 = q. Ka
Pa2 = . Ka. H
Pa = q. H . Ka + 1/2 . . H2
2. Tekanan Tanah Aktif Total
Pa = q. H . Ka + 1/2 . . H2 . Ka
Ph = Pa . cos
Pv = Pa . sin
Keterangan :
Pa = Tekanan Tanah Aktif
Ka = Koefisien Tekanan Tanah Aktif

3. Pa Resultant
Par = Pa1 + Pa2
Tinggi Pa1
Pa1 = 1/2 . H
Tinggi Pa2
Pa2 = 1/3 . H
Titiik Koordinat Par
Par (x) = (Pa1 . 1/2 H) + (Pa2 . 1/3 H)

B. Akibat Tanah Pasif

Tekanan Tanah Pasif adalah gaya dinding mendorong dinding penahan ke arah

1. Koefisien Tekanan Tanah Pasif



Kp = (tan x 45 )
c
2. Intensitas Tekanan Tanah Pasif
Pp = 1/2 . . H . Kp
3. Mencari Pp Resultant
Pp1 = 1/2 . . Kp . H
Tinggi Pp1 = 1/2 . H
Pp2 = 1/3 . . Kp . H
Tinggi Pp2 = 1/3 . H

Keterangan :
Pp = Tekanan Tanah Pasif
Kp = Koefisien Tekanan Tanah Pasif

C. Rumus Konrol Terhadap Gelincir


Fs = m. Rv
Rh
dimana, Fs 1.5

D. Rumus Kontrol Terhadap Guling


Fo = Mr w.B
Mo p.A
dimana, Fo berkisar antara 1.5 - 2.0

E. Rumus Kontrol Terhadap Kapasitas Daya Dukung


W < qall
luas
qmax = Rv {1+ 6. e }
B B
qmin = Rv {1- 6. e }
B B
qmax < qall
a1 = 0.7 m' h1 = 0.5
a2 = 0.3 m' h2 = 0.5
b1 = 0.4 m' h3 = 1.6
b2 = 0.5 m' h4 = 1.4
b3 = 0.5 m' h5 = 1.5
b4 = 2 m' h6 = 1.5
b[total] = 3.4 m' h[total] = 4
q = 210 t/m d = 1
R = 600 t/m' h7 = 1.154701

BAB 5
PERENCANAAN ABUTMENT

5.1 Abutment

5.1.1 Abutment Dengan Counterfort

1. Mencari Luas Penampang Pondasi Dengan Counterfourt


A1 = h1 x b
= 0,5 x 3,4
= 1.70 m
A2 = (h2 + h3) x b2
= (0,5 + 1,6) x 0,5
= 1.05 m
A3 = h2 x (b3 + b4 - 0,5)
= 0,5 x (0,5 + 2 - 0,5)
= 1.00 m
A4 = 0,5 x 0,5 x h2
= 0,5 x 0,5 x 0,5
= 0.13 m
A5 = 0,5 x 1,5 x h5
= 0,5 x 1,5 x 1,5
= 1.13 m
A6 = 0,5 x b3 x h5
= 0,5 x 0,5 x 1,5
= 0.38 m
A7 = 0,5 x b3 x h5
= 0,5 x 0,5 x 1,5
= 0.38 m
A8 = (h3 - h5) x b3
= (1,6 - 1,5 ) x 0,5
= 0.05 m
A9 = h4 x a2
= 1,4 x 0,3
= 0.42 m

A Total = A1 + A2 + A3 + A4 + A5 + A6 + A7 + A8 + A9
= 1,7 + 1,05 + 1 +0,13 +1,13 + 0,38 + 0,38 + 0,05 + 0,4
= 6.22 m

2. Statis Momen Terhadap Sumbu X


S A (m) y (m) A.y (m)
1 1.70 0.25 0.425
2 1.05 1.55 1.6275
3 1.00 0.75 0.75
4 0.13 0.8333333333 0.1041667
5 1.13 2 2.25
6 0.38 1.5 0.5625
7 0.38 2 0.75
8 0.05 2.55 0.1275
9 0.42 3.3 1.386
6.5966667

3. Statis Momen Terhadap Sumbu Y


S A (m) x (m) A.x (m)
1 1.70 1.7 2.89
2 1.05 0.65 0.6825
3 1.00 1.9 1.9
4 0.13 3.0666666667 0.3833333
5 1.13 1.9 2.1375
6 0.38 1.2333333333 0.4625
7 0.38 1.0666666667 0.4
8 0.05 1.15 0.0575
9 0.42 1.25 0.525
9.4383333

4. Titik Berat Terhadap Sumbu X


X1 = Statis Momen Terhadap Sumbu Y = 9.438333
Luas Total 6.22

5. Titik Berat Terhadap Sumbu Y = 6.596667


Y1 = Statis Momen Terhadap Sumbu X 6.22
Luas Total

6. Volume Abutment Dengan Counterfort (5 Dinding Penahan)


V1 = (Luas Total x Tebal Dinding x Jumlah Dinding Penopang)
= (6,22 x 0,45 x 5)
= 13.995 m

7. Berat Abutment Dengan Counterfourt


W1 = (Luas Total x Tebal Dinding x BJ Beton x Jumlah Dinding Penopang) + W2
= (6,22 x 0,45 x 2,4 x 5)
= 33.588 T
Atau
W1 = Volume Abutment x BJ Beton
= 14 x 2,4
= 33.588 T

5.1.2 Abutment Tanpa Counterfort

1. Mencari Luas Penampang Pondasi Tanpa Counterfourt


A1 = h1 x b
= 0,5 x 3,4
= 1.70 m
A2 = (h2 + h3) x b2
= (0,5 + 1,6) x 0,5
= 1.05 m
A3 = 0,5 x b3 x h5
= 0,5 x 0,5 x 1,5
= 0.38 m
A4 = (h3 - h5) x b3
= (1,6 - 1,5 ) x 0,5
= 0.05 m
A5 = h4 x a2
= 1,4 x 0,3
= 0.42 m

A Total = A1 + A2 + A3 + A4 + A5
= 1,7 + 1,05 + 0,38 + 0,05 + 0,4
= 3.60 m

2. Statis Momen Terhadap Sumbu X


S A (m) y (m) A.y (m)
1 1.70 0.25 0.425
2 1.05 1.55 1.6275
3 0.38 2 0.75
4 0.05 2.55 0.1275
5 0.42 3.3 1.386
4.316

3. Statis Momen Terhadap Sumbu Y


S A (m) x (m) A.x (m)
1 1.70 1.7 2.89
2 1.05 0.65 0.6825
3 0.38 1.0666666667 0.4
4 0.05 1.15 0.0575
5 0.42 1.25 0.525
4.555

4. Titik Berat Terhadap Sumbu X


X2 = Statis Momen Terhadap Sumbu Y = 4.555
Luas Total 3.60

5. Titik Berat Terhadap Sumbu Y


Y2 = Statis Momen Terhadap Sumbu X = 4.316
Luas Total 3.60

6. Volume Abutment Tanpa Counterfort (5 Dinding Penahan)


VL1 = Luas Total x (L1 - t) x Jumlah Bentang Abutment
= 3,6 x (4 - 0,45) x 2
= 25.5245 m

VL2 = Luas Total x (L2 - t) x Jumlah Bentang Abutment


= 3,6 x (4,775 - 0,45) x 2
= 31.0968 m

V2 = VL1 + VL2
= 25 + 31
= 56.6213 m

7. Berat Abutment Tanpa Counterfourt


W2 = Luas Total x Panjang Abutment tanpa Counterfort x BJ Beton
= 3,6 x (18 - (0,45 x 5)) x 2,4
= 135.891 T
Atau
W2 = Volume Abutment Tanpa Counterfourt x BJ Beton
= 626 x 2,4
= 135.891 T

5.2 Tanah Pengisi


5.2.1 Tanah Aktif
h7 = tan x b4
= tan 30 x 2
= 1.1547 m'

1. Mencari Luas Tanah Aktif


A1 = 0,5 x h5 x b3
= 0,5 x 1,5 x 0,5
= 0.375 m
A2 = h2 x (b3 + b4)
= 0,5 x (0,5 + 2)
= 1.25 m
A3 = (h3 + h4) x b4
= (1,6 + 1,4) x 2
= 6 m
A4 = 0,5 x h7 x b4
= 0,5 x 1,15 x 2
= 1.1547 m

A Total = A1 + A2 + A3 + A4
= 0,38 + 1,25+ 6 + 1,15
= 8.7797 m

2. Statis Momen Terhadap Sumbu X


S A (m) y (m) A.y (m)
1 0.38 1.5 0.5625
2 1.25 0.75 0.9375
3 6.00 2.5 15
4 1.15 4.3849001795 5.0632466
21.563247

3. Statis Momen Terhadap Sumbu Y


S A (m) x (m) A.x (m)
1 0.38 1.2333333333 0.4625
2 1.25 2.15 2.6875
3 6.00 2.4 14.4
4 1.15 2.7333333333 3.1561815
20.706181

4. Titik Berat Terhadap Sumbu X


X3 = Statis Momen Terhadap Sumbu Y = 20.70618
Luas Total 8.78

5. Titik Berat Terhadap Sumbu Y


Y3 = Statis Momen Terhadap Sumbu X = 21.56325
Luas Total 8.78

6. Volume Tanah Aktif


Va = Luas Total Tanah x Panjang Abutment
= 8,78 x 18
= 158.035 m

7. Luas Counterfort
Ac = Luas Penampang Dengan Counterfort - Luas Penampang Tanpa Counterfort
= 6,22 - 3,6
= 2.63 m

8. Volume Counterfort
Vc = Luas Counterfort x Tebal Dinding x Jumlah Dinding Penopang
= 2,63 x 0,45 x 5
= 5.90625 m

9. Volume Total Tanah Aktif


V3 = Volume Tanah Aktif - Volume Counterfort
= 158 - 5,91
= 152.128 m

10. Berat Total Tanah Aktif


W3 = Volume Total Tanah Aktif x BJ Tanah
= 152 x 1,35
= 205.373 T

5.2.2 Tanah Pasif

1. Luas Tanah Pasif


A = h2 x b1
= 0,5 x 0,4
= 0.2 m

2. Volume Tanah Pasif


V6 = Luas Tanah Pasif x Panjang Abutment
= 0,2 x 18
= 3.6 m

3. Berat Tanah Pasif


W6 = Volume Tanah Pasif x BJ Tanah
= 3,6 x 1,35
= 4.86 T

4. Titik Berat terhadap Sumbu X


X6 = 0,5 x b1
= 0,5 x 0,4
= 0.2 m

5. Titik Berat terhadap Sumbu Y


Y6 = (0,5 x h2) + h1
= (0,5 x 0,5) + 0,5
= 0.75

5.3 Beban Merata

1. Berat Beban Merata


W4 = q x sin x b4 x L
= 210 x sin 30 x 2 x 18
= 3780 T

2. Titik Berat Terhadap Sumbu X


X4 = (0,5x b4) + b3 + b2 + b1
= (0,5 x 2) + 0,5 + 0,5 + 0,4
= 2.4 m

3. Titik Berat Terhadap Sumbu Y


Y4 = (0,5 x h7) + h
= (0,5 x 1,15) + 4
= 4.57735 m

5.4 Beban Hidup dan Beban Mati

1. Berat Beban Hidup dan Beban Mati


W5 = (Beban Hidup dan Beban Mati) x Panjang Abutment
= 600 x 18
= 10800 T

2. Titik Berat Terhadap Sumbu X


X5 = (0,5x a1) + b1
= (0,5 x 0,7) + 0,4
= 0.75 m

3. Titik Berat Terhadap Sumbu Y


Y5 = h - h4
= 4 - 1,4
= 2.6 m

5.5 Tekanan Tanah Aktif Dan Tanah Pasif

5.5.1 Tekanan Tanah Aktif


1. Koefisien Tanah Aktif

Ka = tan 45 -
2

20
= tan 45 -
2
= 0.49029

2. Intensitas Tekanan Tanah Aktif


H = h1 + h2 + h3 + h4 + (h7 x tan )
= 0,5 + 0,5 + 1,6 + 1,4 + (1,15 x tan 30)
= 4.66667 m

Pa 1 = q x Ka x H x b
= 210 x 0,49 x 4,7 x 3,4
= 1633.65 T

Pa 2 = 0,5 x x Ka x H x b
= 0,5 x 1,35 x 0,49 x 4,7 x 3,4
= 24.5047 T

3. Menentukan Pa Resultan (P ar)


P ar = Pa 1 + Pa 2
= 1633 + 24
= 1658.15 T

Pah = P ar x cos
= 1658 x cos 30
= 1436 T

Pav = P ar x sin
= 1658 x sin 30
= 829.076 T

4. Menentukan Titik Koordinat P ar


P ar . Y1 = [ Pa 1 x 1/2 H ] + [ Pa 2 x 1/3 H ]
Y1 = [(1633 x 0,5 x 4,7) + (25 x 1/3 x 4,7)] / 1658
= 2.32184 m

5.5.2Tekanan Tanah Pasif

1. Koefisien Tanah Pasif



Kp = tan 45 +
2

30
= tan 45 +
2

= 3
2. Intensitas Tekanan Tanah Pasif
H = h2
= 0.5 m

Pp 1 = 1/2 x Kp x x H x b
= 1/2 x 3 x 1,35 x 0,5 x 3,4
= 1.72125 T

3. Menentukan Pp Resultan (P pr)


P pr = PP1
= 1.72125 T

4. Menentukan Titik Koordinat P pr


P pr . Y2 = [ Pp 1 x 1/2 H ]
Y2 = ([1,72 x 0,5 x 0,5]) / 1,72 T
= 0.43031 m

5.6 Resultan Gaya

5.6.1 Resultante Titik Berat Total WA

Resultante Gaya Total pada Abutment dengan Counterfort


Berat (W1) = 33.588
pada titik berat ( X1,Y1) =( 1.517417
Luas (A Total) = 6.22
Statis Momen terhadap Sumbu X = 6.22
Statis Momen terhadap Sumbu Y = 6.22

Resultante Gaya Total pada Abutment tanpa Counterfort


Berat (W2) = 135.891
pada titik berat ( X2,Y2) =( 1.267038
Luas (A Total) = 3.60
Statis Momen terhadap Sumbu X = 3.60
Statis Momen terhadap Sumbu Y = 3.60

Berat WA = 33.588
Luas = 6.22
Statis Momen terhadap Sumbu X = 6.596667
Statis Momen terhadap Sumbu Y = 9.438333

1. Resultante Titik Berat Total (WA) terhadap Sumbu X


X = 13.9933 : 9.815 = 1.42571 m'

2. Resultante Titik Berat Total (WA) terhadap Sumbu Y


Y = 10.9127 : 9.815 = 1.11184 m'

3. Titik Berat WA terjadi pada Koordinat (X,Y)


= ( 1.4257089489 , 1.1118356257 )

5.6.2 Resultante Titik Berat Tanah Pengisi WT


Resultante Gaya Total pada Tanah Pengisi (sisi belakang Abutment)
Berat Tanah Pengisi (W3) = 205.3733
pada titik berat ( X3,Y3) =( 2.358415
Luas (A Total) = 8.78
Statis Momen terhadap Sumbu X = 8.78
Statis Momen terhadap Sumbu Y = 8.78

Resultante Gaya Total pada Tanah Pengisi (sisi depan Abutment)


Berat Tanah Pengisi (W6) = 4.86
pada titik berat ( X6,Y6) =( 0.2
Luas (A Total) = 0.20
Statis Momen terhadap Sumbu X = 0.20
Statis Momen terhadap Sumbu Y = 0.20

Berat WT = 205.3733
Luas = 8.78
Statis Momen terhadap Sumbu X = 21.56325
Statis Momen terhadap Sumbu Y = 20.70618

1. Resultante Titik Berat Total (WA) terhadap Sumbu X


X = 20.7462 : 8.9797005 = 2.31034 m'

2. Resultante Titik Berat Total (WA) terhadap Sumbu Y


Y = 21.7132 : 8.9797005 = 2.41804 m'

3. Titik Berat WA terjadi pada Koordinat (X,Y)


= ( 2.3103422417 , 2.4180368271 )

5.6.3 Resultante Gaya Vertikal Rv

Rv = R + WA + WT + q sin + Pav
= 10800 + 169 + 210 + 3780 + 829
= 15788.8 T

Besar masing-masing Gaya Vertikal dan Koordinatnya


R = 10800 ( X,Y ) =
WA = 169.479 ( X,Y ) =
WT = 210.233 ( X,Y ) =
q= 3780 ( X,Y ) =
Pav = 829.076 ( X,Y ) =

Rv. X = R . X + WA . X + WT . X + q . X + Pav . X
X = ((10800 x 0,75) + (169 x 1,4) + (210 x 2,31) + (3780 x 2,4) + (829 x 2,35))/15789
= 1.25752 m

5.6.4 Resultante Gaya Horizontal Rh

Rh = Pah + qh
= 1436 + (q x cos x b4 x L)
= 1436 + 210 x cos 30 x b4 x L
= 7983.15 T
Besar masing-masing Gaya Horizontal dan Koordinatnya
Pah = 1436 ( X,Y ) =
qh = 6547.15 ( X,Y ) =

Rh . Y = qh . Y + Pah . Y
Y = ((6547 x 4,5) + (1436 x 2,45))/7983
= 4.17163 m

5.6.5. Resultante (R) Dari Gaya Vertikal (Rv) dan Gaya Horizontal (Rh)
R = (Rv) + (Rh)
=( 15789 + 7983 )
= 17692.3 T

5.7. Kontrol Terhadap Geser

b = [ 1/2 ~ 2/3 ] Diambil nilai maksimum sebagai nilai aman yaitu 2/


= 2/3 x
= 2/3 x 20
= 13.3333

W = W1 + W2 + W3 + W4 + W5 + W6
= 34 + 135 + 205 + 3780 + 10800 + 4.86
= 14959.7 T

Ph = Pah - Ppr
= 1436 - 1,7
= 1434.28 T

W tan b + cd B
Fgs =
Ph
14959 x tan 13,33 + (3,4 x 2,5)
=
1434.2813642368
= 2.47791 > 1.5 ( OK

5.8 Kontrol Terhadap Guling

Tabel perhitungan Gaya Vertikal dan Momen


Gaya Vertikal Jarak Momen
(T) (m) ( Tm )
W1 33.588 1.5174169346 50.967
W2 135.891 1.2670375522 172.179
W3 205.3732855826 2.3584154586 484.355531501
W4 3780 2.4 9072
W5 10800 0.75 8100
W6 4.86 0.2 0.972
W 14959.7122855826 17880.473531501
Mw
Fgl =
Mgl
Mw
=
P ar x Y
17880
=
1658 x 2,3
= 4.64432 > 1.5 ( OK )

5.9 Kapasitas Daya Dukung

A. Kapasitas Daya Dukung Ultimate (Terzaghi)

qf = 2/3 x 1,3 C.Nc + D.Nq + 0,4 B.N


= (2/3 x 1,3 x 2,5 x 11,8) + (1,35 x 1 x 3,9) + (0,4 x 1,35 x 3,4 x 1,7)
= 33.9529 T/m

B. Kapasitas Daya Dukung Ultimate Netto

qnf = 2/3 x 1,3 C.Nc + D.( Nq - 1) + 0,4 B.N


= (2/3 x 1,3 x 2,5 x 11,8) + (1,35 x 1 x (3,9 - 1)) + (0,4 x 1,35 x 3,4 x 1,7)
= 32.6029 T/m

C. Kapasitas Daya Dukung Aman

qnf
qs = + (.D)
f

21.7
= + (1,35 x 1)
3
= 12.2176 T/m

D. Beban Maksimum Aman

q all = B x L x qs
= 3,4 x 18 x 4,5
= 747.718 T

5.10 Stabilitas Eksentrisitas

Tabel perhitungan Tekanan Tanah Lateral (Tanah Aktif) dan Momen


Gaya Vertikal Jarak Momen
(T) (M) ( TM )
Pa 1 1633.6482677569 2.3218391 3793.0683918
Pa 2 24.5047240164 2.3218391 56.896025877
Pa 1658.1529917733 3849.9644177

M = MW - MY
= 17880 - 3849
= 14030.5 TM
M
X=
W
14030.5
=
14959.7
= 0.93789 m

b - X
e1 =
2
3.4 - 0.9378863
=
2
= 0.76211 m

b
e2 =
6
3.4
=
6
= 0.56667 m

b
e1 >
6
3.4
0.7621137 >
6
0.7621137 > 0.5666666667 ...................... Tidak OK

5.11 Kontrol Daya Dukung Aman

Jika e = B/6, maka q min = 0, dan jika e > B/6 maka akan negatif, sehingga terjadi tegangan tarik.
Diambil e > B/6
Rv (1 + / - (6 x e) )
q= x
BxL B
15788.8 (1 + / - (6 x 0,76))
= x
3,4 x 18 3.4

15788.8 (1 + (6 x 0,76))
q maks = x
3,4 x 18 3.4
= 604.955 T/m > qs ( 12.2176 T/m )

15788.8 (1 - (6 x 0,76))
q min = x
3,4 x 18 3.4
= -88.9813 T/m < qs ( 12.2176 T/m )
m' = 20 n L1 = 20 m'
m' = 30 n L2 = 23.875 m'
m' (t) = 0.45 m' Nc = 11.8
m' L1 = 4 m' Nq = 3.9
m' L2 = 4.775 m' N = 1.7
m' L = 18 m' Nq/Nc = 0.330508
m' (b) = 2.4 t/m C = 2.5 T/M
m' () = 1.35 t/m
m' n [dinding penopang] = 5

BAB 5
RENCANAAN ABUTMENT

x1 = 1.7 m y1 = 0.25 m
x2 = 0.65 m y2 = 1.55 m
x3 = 1.9 m y3 = 0.75 m
x4 = 3.07 m y4 = 0.833 m
x5 = 1.9 m y5 = 2 m
x6 = 1.23 m y6 = 1.5 m
x7 = 1.07 m y7 = 2 m
x8 = 1.15 m y8 = 2.55 m
x9 = 1.25 m y9 = 3.3 m
m = 1.52 m
m

m = 1.06 m
m

x1 = 1.7 m y1 = 0.25 m
x2 = 0.65 m y2 = 1.55 m
x3 = 1.07 m y3 = 2 m
x4 = 1.15 m y4 = 2.55 m
x5 = 1.25 m y5 = 3.3 m

m = 1.27 m
m

m = 1.2 m
m
x1 = 1.23 m y1 = 1.5 m
x2 = 2.15 m y2 = 0.75 m
x3 = 2.4 m y3 = 2.5 m
x4 = 2.73 m y4 = 4.385 m
m = 2.36 m
m

m = 2.46 m
m
T
, 1.060557 )
m
x 1.060557 = 6.596667 m
x 1.517417 = 9.438333 m

T
, 1.200556 )
m
x 1.200556 = 4.316 m
x 1.267038 = 4.555 m

+ 135.891 = 169.479 T
+ 3.60 = 9.815 m
+ 4.316 = 10.91267 m
+ 4.555 = 13.99333 m
T
, 2.456034 )
m
x 2.456034 = 21.56325 m
x 2.358415 = 20.70618 m

T
, 0.75 )
m
x 0.75 = 0.15 m
x 0.2 = 0.04 m

+ 4.86 = 210.2333 T
+ 0.20 = 8.979701 m
+ 0.15 = 21.71325 m
+ 0.04 = 20.74618 m

( 0.75 , 2.6 )
( 1.425709 , 1.111836 )
( 2.310342 , 2.418037 )
( 2.4 , 4.57735 )
( 2.358415 , 2.321839 )
( 2.358415 , 2.321839 )
( 2.4 , 4.57735 )

mum sebagai nilai aman yaitu 2/3

)
tegangan tarik.

................. Tidak OK

................. OK

Anda mungkin juga menyukai