Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA I

Disusun untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Media Pembelajaran Fisika I

yang Dibimbing oleh Bapak Edi Supriana

PRATIKUM GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN

Disusun oleh :

Kelompok 2
1. Ari Dhinansah Herdhiyani (150321603735)
2. Astrida Khoirunnisa (15032160)

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


September 2017
LAPORAN PRAKTIKUM GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN

I. TUJUAN
1. Menunjukkan bahwa pada GLBB ada besaran percepatan (a)
2. Menemukan rumusan kecepatan sesaat pada GLB = 0 +
1
3. Menemukan rumusan jarak yang ditempuh pada GLBB = 0 + 2
2

II. ALAT DAN BAHAN


1. Ticker timer + pita 5. Gunting
2. Kereta dinamik (trolley) 6. Penggaris
3. Bidang miring + balok ganjalan 7. Pita perekat (cellotape)
4. Catu daya (power supply) 8. Kertas grafik

III. PROSEDUR
Prosedur percobaan berdasarkan demonstrasi dari video yang telah dibuat sebelumnya
dan ditayangkan pada saat persentasi.

IV. DATA

V. DISKUSI
1. Ticker timer bergerak 50 ketukan/detik. Apabila 10 ketukan/potongan pita maka,
waktu yang dibutuhkan 1/5 detik/potongan pita. Waktu yang digunakan untuk
menempuh setiap potongan pita adalah sama.
2. Ketika pita kertas hasil dari percobaan dipotong setiap 10 ketukan, pita kertas
memiliki panjang yang tidak sama. Ketika potongan pita kertas ditempel pada kertas
grafik, dapat dilihat pita semakin panjang.
3. Panjang seluruh pita adalah jarak yang ditempuh oleh trolley. Ketika pita dipotong,
artinya trolley bergerak dengan jarak dan waktu tertentu. Panjang setiap potongan pita
yang dipotong menunjukkan jarak yang ditempuh per satuan waktu. Besaran ini
disebut kecepatan.
4. Ketika kecepatan partikel berubah dengan waktu, partikel dikatakan mengalami
percepatan. Pada hasil praktikum yang dilakukan, potongan pita menunjukkan bahwa
kecepatan trolley berubah terhadap waktu, artinya trolley mengalami percepatan.
Perubahan kecepatan per satuan waktu disebut percepatan. Pada grafik juga dapat
diamati bahwa kecepatan trolley semakin meningkat, yang artinya arah kecepatan dan
percepatannya sama, hal ini membuat gerak trolly dipercepat.
5. Ketika titik-titik pada puncak setiap potongan pita kertas dihubungkan, akan
membentuk sebuah grafik. Garis pada grafik menunjukkan hubungan antara
kecepatan dengan waktu.

6. Garis dari grafik tersebut cenderung berbentuk linier dengan kemiringan positif, hal
ini menunjukkan bahwa percepatan yang dialami benda adalah positif.
1 1
=
2 1 2 1
Diketahui bahwa dari grafik koordinat dua titik nya adalah (0 , 1 ) dan ( , 2 )
dengan 2 = 0. maka
0 0
=
0 2 0
2 ( 0 ) = ( 0 )
2 0 2 = ( 0 )
2 = ( 0 ) + 0 2
( 0 ) 0 2
= +
2 2
= + 0
Dengan y = v dan x = t, maka
= 0 +
Persamaan diatas memungkinkan untuk menentukan kecepatan sebuah benda pada
waktu t sembarang.
7. Bentuk luasan dibawah kurva berbentuk Trapesium.
8. Kurva grafik pada percobaan ini berbentuk Trapesium, sehingga luas daerah dibawah
kurva dapat dihitung dengan luas bangun trapesium. Yaitu :
( + )
=
2
Dengan penyesuaian grafik = 0 , = , dan = maka
(0 + )
=
2
9. Hubungan antara , 0 , , dan , dapat ditemukan dengan mensubtitusi persamaan
jarak pada waktu t dengan persamaan kecepatan di nomor 6.
(0 + 0 + )
=
2
(20 + )
=
2
1
= 0 + 2
2
Persamaan diatas memunginkan untuk menemukan jarak yang ditempu benda pada
waktu t sembarang.
10. Panjang setiap potongan pita diukur menggunakan mistar, kemudian dengan data
tersebut dibuat sebuah grafik.
Tabel panjang pita (S)
NO Ketukan ke- S (cm)
1. 10 2
2. 20 6.6
3. 30 12.2
4. 40 17.4
5. 50 25

Grafik hubungan antara jarak yang ditempuh terhadap waktu.


30

25

20

15

10

0
10 20 30 40 50

Persamaan jarak yang didapat adalah fungsi kuadrat dari waktu. Grafik fungsi
kuadrat berbentuk para bola. Seperti grafik diatas yang cenderung membentuk
parabola terbuka ke atas, menunjukkan bahwa benda bergerak dengan percepatan
positif (a>0).

VI. KESIMPULAN
1. Pada praktikum ini, adanya percepatan (a) dapat diamati dari gerak benda ketika
melintas di bidang mirng, terdapat perubahan kecepatan terhadap waktu. Selain itu,
dapat ditemukan dengan analisis pada grafik.
2. Dengan menghitung menganalisis grafik menggunakan persamaan garis lurus,
didapatkan persamaan kecepatan dengan t tertentu.
= 0 +
3. Dengan menghitung luas bangun dibawah kurva, dapat ditentukan rumusan jarak
yang ditempuh dengan t tertentu.
1
= 0 + 2
2
VII. IDENTIFIKASI MASALAH
Dalam praktikum yang dilakukan masih terdapat masalah-masalah yang dapat diperbaiki
dengan inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan keakuratan dan efisiensi
praktikum. Berikut ini adalah identifikasi masalah yang dapat kami temukan ketika
praktikum ini.
1. Power supply dan ticker timer masih terpisah.
Power supply yang digunakan dalam percobaan ini berukuran besar, sehingga
akan berat apabila letaknya dipindah-pindah. Ticker timer yang digunakan masih
terpisah dengan power supply sehingga butuh kabel untuk menghubungkannya.
Inovasi dari ticker timer sudah dibuat, tapi masih tidak bisa digunakan dalam
percobaan ini.
2. Lintasan bidang miring tersambung tidak pas.

Lintasan trolley yang digunakan dalam percobaan ini terdiri dari dua lintasan
pendek yang dihubungkan satu sama lain. Tetapi kedua lintasan ini terhubung tidak
pas, sehingga ketika lintasan disangga balok ganjalan, lintasan sedikit bengkok.
Akibatnya ketika kemiringan lintasan kecil trolley akan berhenti di sambungan
lintasan tersebut.
3. Tidak adanya penahan trolley diujung lintasan.

Pada saat percobaan, trolley yang melintasi bidang miring akan melintas dengan
cepat. Jika tidak diperhatikan, ketika trolley telah melewati lintasan, trolley akan jatuh
dari meja percobaan. Hal ini akan menyebabkan kemungkinan kerusakan pada
trolley.
4. Variasi sudut miring yang terbatas.
Praktikum yang menghasilkan data yang banyak akan lebih bagus. Dalam
praktikum ini, ketika kita ingin memperoleh variasi data dari kemiringan lintasan,
Kita hanya akan memperoleh tiga variasi kemiringan. Apabila ingin kemiringan yang
lebih tinggi, maka di bawah balok ganjalan harus ditambah benda lain agar tingginya
bertambah, misalnya buku.
5. Pita kertas harus diperhatikan ketika percobaan.

Pita kertas dalam percobaan ini digunakan untuk merekam gerak dari trolley.
Pada praktikum ini, apabila pita kertas tidak diluruskan, data yang diperoleh kurang
akurat, ada beberapa titik yang hilang karena ticker timer tidak mengenai pita kertas.