Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini
yang berjudul IDENTIFIKASI BAKTERI FERMENTER LAKTOSA
Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah bakteriologi.
Penyusun menyadari kekurangan-kekurangan dalam penyusunan makalah. Hal ini
disebabkan karena keterbatasan pengalaman dan kemampuan yang penyusun miliki.
Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu
atas segala kekurangannya mohon maaf, kritik dan saran penyusun terima dalam rangka lebih
menyempurnakan kembali makalah yang penyusun bawakan.

Semarang, Maret 2017

Penyusun

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................................... 1


DAFTAR ISI ................................................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................... 3
1.1. Latar Belakang Masalah .................................................................................... 3
1.2 Tujuan Penulisan ................................................................................................ 3
1.3 Rumusan Masalah .............................................................................................. 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA.................................................................................... 5


2.1.Klasifiksi Enterobacteriace................................................................................. 5
2.2 Penggolongan Enterobacteriaceae .................................................................... 5
2.3 Pengantar Enterobacteriaceae laktosa fermenter............................................... 5
2.4.Jenis Enterobacteriaceae laktosa fermenter....................................................... 6
2.4.1 Pengenalan E.coli......................................................................................... 6
2.4.2 Pengenalan Klebsiella pneumoniae.............................................................. 7
2.4.3 PengenalanEnterobacter aerogenes ............................................................ 7

BAB III KESIMPULAN... 10


DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................... 11

2
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Enterobacteriaceae termasuk dalam famili bakteri, sebagian besar lebih dikenal bersifat
patogen, seperti Salmonella dan Eschericia coli. Ilmu genetika menempatkan
Enterobacteriaceae di antara Proteobacteria , dan mereka memberikan perintah mereka
sendiri (Enterobacteriales), meskipun hal ini kadang-kadang diambil untuk memasukkan
beberapa sampel lingkungan terkait. Enterobacteriaceae adalah kuman yang hidup diusus
besar manusia dan hewan, tanah, air dan dapat pula ditemukan pada komposisi material.
Sebagian kuman enterik ini tidak menimbulkan penyakit pada host (tuan rumah) bila kuman
tetap berada di dalarn usus besar, tetapi pada keadaan-keadaan dimana terjadi perubahan pada
host atau bila ada kesempatan memasuki bagian tubuh yang lain, banyak diantara kuman ini
mampu menimbulkan penyakit pada tiap jaringan tubuh manusia. Organisme-organisme di
dalam famili ini pada kenyataannya mempunyai peranan penting di dalam infeksi nosokomial
misalnya sebagai penyebab infeksi saluran kemih, infeksi pada luka, dan infeksi lainnya.

Klasifikasi ilmiah
Kingdom : Bakteri
Filum : Proteobacteria
Kelas : Gammaproteobacteria
Ordo : Enterobacteriales
Famili : Enterobacteriaceae
Banyak anggota famili ini adalah bagian normal dari flora usus ditemukan dalam
usus manusia dan hewan lainnya, sementara yang lain ditemukan dalam air atau tanah,
atauparasit pada berbagai hewan dan tumbuhan yang berbeda. Eschericia coli, lebih dikenal
sebagai E.coli, adalah salah satu model organisme yang paling penting , serta genetika dan
biokimia telah banyak dipelajari.

1.2 Tujuan
Mengetahui klasfiikasi Etnterobacteriace
Mengetahui penggolongan Enterobacteriaceae
Mengetahui jenis-jenis Enterobacteriaceae Laktosa Fermenter
Mengetahui cara identifikasi Enterobacteriaceae Laktosa Fermenter

3
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dirumuskan permasaalhannya sebagai
berikut:
Apa klsifikasi dan jenis-jenis dari Enterobacteriaceae Laktosa Frmenter

4
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Klasifikasi Enterobacteriaceae


Enterobacteriaceae adalah kelompok besar, heterogen batang gram negatif yang alami
habitat adalah saluran usus manusia dan hewan. Keluarga mencakup banyak genera (coli,Shigella,
Salmonella, Enterobacter, Klebsiella, Serratia, Proteus, dan lain-lain).Beberapa organisme
enterik, misalnya, Escherichia coli, adalah bagian dari flora normal dan kebetulan
menyebabkan penyakit, sementara yang lain, salmonella dan shigellae, secara teratur patogen bagi
manusia.

2.2 Penggolongan Enterobacteriaceae


Berdasarkan sifat fermentsinya, Enterobacteriacea digolongkan menjadi 2 kelompok
yaitu:
1. Enterobactericaceae Laktosa Fermenter
2. Enterobacteriaceae Non Laktosa Fermenter
Laktosa digunakan sebagai sumber karbohidrat dalam proses pertumbuhannya. Media
selekif yang digunakan untuk membedakan bakteri ini adalah media Mac Concey Agar. Pada
media MacConkey Agar membedakan bakteri yang memfermentasi laktosa, (berkoloni merah
muda) dengan yang nonfermentasi (tidak berwarna). NaCl yang terkandung dpt menghambat
koloni bakteri proteus. Koloni salmonella halus dan tak berwarna. Mempunyai keistimewaan
memilah bakteri enteric gram negatif yang memfermentasi laktosa, karena media ini
mengandung laktosa, crystal violet dan neutral red bile salt. Kemampuan E. coli
memfermentasi laktosa menyebabkan penurunan pH, sehingga mempermudah absorpsi
neutral red untuk mengubah koloni menjadi merah bata. Koloni lain (S. aureus; P. aeruginosa
dan Salmonella), bila tumbuh tidak akan berwarna karena tidak mampu memfermentasi
laktosa. Mikroba lain yang dapat tumbuh pada media ini antara lain Enterobacter;Proteus;
Salmonella; Shigella, Aerobacter; Enterococcus.

2.3 Pengantar Enterobacteriaceae Laktosa Fermenter


Bakteri yang memfermentasi laktosa pada media MC (Mac-Concey) setelah di
0
inkubasi 37 C selama 24 jam. Akan terbentuk koloni berwarna merah jambu menyala
(warna lebih menyolok dari pada warna aslinya karena dapat mengubah warna indikator

5
Neutral Red pada media MC. Bakteri bisa menfermentasi laktosa secara cepet karena terdapat
enzim Beta Galaktosidase dan enzim Perniase.
2.4 Jenis Enterobacteriaceae Laktosa Fermenter
Jenis-jenis Enterobacteriaceae Laktosa Fermenter diantaraya adalah:
E.coli
Klebsiella pneumoniae
Enterobacter
2.4.1 Pengenalan E. Coli
Escherichia coli merupakan bakteri Gram negatif berbentuk batang pendek yang
memiliki panjang sekitar 2 m, diameter 0,7 m, lebar 0,4-0,7m dan bersifat anaerob
fakultatif. E. coli membentuk koloni yang bundar, cembung, dan halus dengan tepi yang
nyata.
Klasifikasi ilmiah
Domain: Bacteria

Filum: Proteobacteria

Kelas: Gammaproteobacteria

Ordo: Enterobacteriales

Famili: Enterobacteriaceae

Genus: Escherichia

Spesies: E. coli

patogenesis
E. coli menjadi patogen jika jumlah bakteri ini dalam saluran pencernaan
meningkat atau berada di luar usus. E. coli menghasilkan enterotoksin yang
menyebabkan beberapa kasus diare. E. coli berasosiasi dengan enteropatogenik
menghasilkan enterotoksin pada sel epitel (jawetz et al., 1995).
Manifestasi klinik infeksi oleh E. coli bergantung pada tempat infeksi dan
tidak dapat dibedakan dengan gejala infeksi yang disebabkan oleh bakteri lain
(jawetz et al., 1995). Penyakit yang disebabkan oleh E. coli yaitu :
1. Infeksi saluran kemih 2. Sepsis
3. Diare 4. Meningitis

6
2.4.2 Pengenalan Klebsiella pneumonia
Morfologi
Berbentuk batang pendek,Gram negatif,bersifat Aerob fakultatif, bakteri ini
berukuran 0,5 1,5 x 1 2 , tidak mampu berbentuk spora, tidak dapat bergerak dengan
bebas dan mempunyai kapsul yang tersusun dari Polisakarida sehingga dengan mudah dapat
mengikat lipoprotein untuk membetuk Lipopolisakarida yang berfungsi sebagai Patogenitas
bakteri ini. Kadang-kadang bakteri ini mempunyai susunan berpasangan seperti
pneumococcus.
Klasifikasi
Kingdom : Bakteria
Phylum : Proteobakteria
Class : Gama Proteobakteria
Ordo : Enterobakteriales
Familly : Enterobakteriaceae
Genus : Klebsiella
Spesies : Klebsiella pneumonia

Pneumonia terjadi apabila mikroba masuk ke saluran napas bagian bawah. Ada empat
rute masuknya mikroba tersebut ke dalam saluran napas bagian bawah yaitu :
1. Aspirasi, merupakan rute terbanyak pada kasus-kasus tertentu seperti kasus neurologis
danusialanjut
2. Inhalasi, misalnya kontaminasi pada alat-alat bantu napas yang digunakan pasien
3.Hematogenik
4. Penyebaran langsung

2.4.3 Pengenalan Enterobacter aerogenes


E. aerogenes adalah nosokomial dan bakteri patogen yang menyebabkan infeksi
oportunistik termasuk sebagian besar jenis infeksi. Mayoritas adalah yang paling sensitif
terhadap antibiotik yang dirancang untuk kelas bakteri, tapi ini rumit oleh mekanisme
diinduksi perlawanan mereka, terutama laktamase yang berarti bahwa mereka dengan cepat
menjadi resisten terhadap antibiotik standar selama pengobatan, membutuhkan perubahan
antibiotik untuk menghindari memburuknya sepsis .

7
Klasifikasi ilmiah

Kerajaan: Bakteri

Filum: Bakteri

Kelas: Gamma Bakteri

Order: Enterobacteriales

Keluarga: Enterobacteriaceae

Genus: Enterobacter

Beberapa infeksi yang disebabkan oleh E. aerogenes umumnya ditemukan di


manusia saluran pencernaan dan umumnya tidak menyebabkan penyakit pada orang
sehat. Telah ditemukan hidup di berbagai limbah, kimia higienis, dan tanah.

8
BAB III
KESIMPULAN

Pengantar Enterobacteriaceae adalah kelompok besar, heterogen batang gram negatif


yang habitat alami adalah saluran usus manusia dan hewan.
Enterobacteriaceae dibagi menjadi dua golongan yaitu Enterobacteriaceae laktosa
fermenter dan Enterobacteriaceae non laktosa fermenter.Bakteri yang termsuk kedalam
golongan laktosa fermenter diantaranya yaitu E.coli, Klebsiella Pnemoniae, dan Enterobacter
aerogenes.

Enterobacteriaceae laktosa fermenter adalah bakteri yang memfermentasi laktosa


0
pada media MC (Mac-Concey) setelah di inkubasi 37 C selama 24 jam. Akan terbentuk
koloni berwarna merah jambu menyala (warna lebih menyolok dari pada warna aslinya)
karena dapat mengubah warna indikato Neutral Red pada media MC. Bakteri bisa
menfermentasi laktosa secara cepat karena terdapat enzim Beta Galaktosidase dan enzim
Perniase.

9
DAFTAR PUSTAKA
http://microbeonline.com/imvic-tests-principle-procedure-and-results/
http://elib.fk.uwks.ac.id/asset/archieve/matkul/Mikrobiologi/entero-p-t.pdf
http://www.scribd.com/doc/111703708/ENTEROBACTERIACEAE

10