Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH TRANSPORTASI FLUIDA

PERSAMAAN BERNOULLI

Disusun oleh:
Kelompok 5
Nama: 1. Kinia Eldwita
2. Putra Pratama
Kelas: 3. Eg. A
Dosen Pengampuh: Dr. Ir. Aida Syarif, M.T

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA


2017

1
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah swt. karena atas berkat rahmat dan
karunia-Nyalah sehingga penulis dapat membuat makalah ini. Makalah ini dibuat dalam rangka
memenuhi tugas mata kuliah Transportasi Fluida.

Ucapan terimakasih juga tak lupa penulis sampaikan kepada dosen Transportasi Fluida
kami, yaitu Ibu Aida Syarif yang telah memberikan ilmu, arahan, serta bimbingan sehingga
penulis dapat menyusun makalah ini dan orangtua penulis yang telah memberikan izin serta
doa sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.

Banyak sekali suka duka yang terjadi selama Kami menyusun makalah ini, sehingga
Kami berharap kalian dapat memanfaatkan makalah ini sebaik-baiknya. Penulis menyadari
banyak kekurangan yang ada dalam makalah ini sehingga penulis memohon saran dan kritikan
dari kalian semua sehingga makalah ini dapat menjadi lebih baik.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Palembang, Oktober 2017

Kelompok 5

2
DAFTAR ISI

Halaman Judul1

Kata Pengantar...........................................................................................................................2

Daftar Isi.3

Bab I: PENDAHULUAN

a. Latar Belakang Masalah...............................................................................................4


b. Rumusan Masalah........................................................................................................4
c. Tujuan Penulisan..5

Bab II: PERSAMAAN BERNOULLI

3
4
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Salah satu persamaan fundamental dalam persoalan dinamika fluida adalah Persamaan
Bernoulli. Persamaan ini bersumber dari Hukum Bernoulli. Hukum ini dicetuskan oleh
ilmuwan Belanda yang bernama Daniel Bernoulli. Hukum Bernoulli menjelaskan tentang
konsep dasar aliran fluida (zatcair dan gas) bahwa peningkatan kecepatan pada suatu aliran
zat cair atau gas, akan mengakibatkan penurunan tekanan pada zat cair atau gas tersebut.
Artinya, akan terdapat penurunan energi potensial pada aliran fluida tersebut.

Prinsip Bernoulli adalah sebuah istilah di dalam mekanika fluida yang menyatakan
bahwa pada suatu aliran fluida, peningkatan pada kecepatan fluida akan menimbulkan
penurunan tekanan pada aliran tersebut. Prinsip ini sebenarnya merupakan penyederhanaan
dari Persamaan Bernoulli yang menyatakan bahwa jumlah energi pada suatu titik di dalam
suatu aliran tertutup sama besarnya dengan jumlah energi di titik lain pada jalur aliran yang
sama.

Dengan prinsip tersebut Hukum Bernoulli sangat banyak dimanfaatkan dalam peralatan
yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk penjelasan selengkapnya, kalian dapat
menemukannya di dalam makalah ini.

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimanakah konsep Hukum Bernoulli?

2. Sebutkan macam-macam Persamaan Bernoulli!

3. Bagaimanakah penerapan Hukum Bernoulli dalam kehidupan sehari-hari?

5
C. Tujuan Penulisan

1. Mengetahui konsep Hukum Bernoulli;

2. Mengetahui macam-macam Persamaan Bernoulli beserta penggunaannya;dan

3. Mengetahui pengaplikasian Hukum Bernoulli di kehidupan sehari-hari.

6
BAB II
PERSAMAAN BERNOULLI

A. Dasar Persamaan Bernoulli


Hukum Bernoulli menyatakan bahwa tekanan dari fluida yang bergerak seperti udara
berkurang ketika fluida tersebut bergerak lebih cepat. Hukum Bernoulli ditemukan oleh
Daniel Bernoulli, seorang matematikawan Belanda yang menemukannya pada 1700-an.
Bernoulli menggunakan dasar matematika untuk merumuskan hukumnya. Persamaan ini
memberi hubungan antara tekanan dengan kecepatan dan ketinggian pada titik - titik
sepanjang garis alir. Penurunan Persamaan Bernoulli dapat dilakukan dengan menggunakan
hukum kekekalan energi, dalam hal ini kerja total (net-work) sama dengan perubahan energi
mekanik total yaitu perubahan energi kinetik ditambah perubahan energi potensial. Fluida
dinamika yang memenuhi Hukum Bernoulli adalah fluida ideal yang karakteristiknya;
mengalir dengan garis - garis arus atau aliran tunak, tak kompresibel dan tak kental.

Dengan menggunakan hukum kekekalan energi, dalam hal ini kerja total(net-work)
sama dengan perubahan energi mekanik total, yaitu perubahan energi kinetik ditambah
perubahan energi potensial.

B. Persamaan Bernoulli
Prinsip Bernoulli adalah sebuah istilah di dalam mekanika fluida yang menyatakan
bahwa pada suatu aliran fluida, peningkatan pada kecepatan fluida akan menimbulkan
penurunan tekanan pada aliran tersebut. Prinsip ini sebenarnya merupakan penyederhanaan
dari Persamaan Bernoulli yang menyatakan bahwa jumlah energi pada suatu titik di dalam
suatu aliran tertutup sama besarnya dengan jumlah energi di titik lain pada jalur aliran yang

7
sama. Hukum Bernoulli yang dalam bentuknya sudah disederhanakan, secara umum
terdapat dua bentuk Persamaan Bernoulli; yang pertama berlaku untuk aliran tak-
termampatkan (incompressible flow), dan yang lain adalah untuk fluida termampatkan
(compressible flow).
1. Aliran Tak Termampatkan
Aliran tak termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan tidak
berubahnya besaran kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut
(Anonimous, 2008). Contoh fluida tak termampatkan adalah air, berbagai jenis minyak,
emulsi, dan lain-lain. Bentuk Persamaan Bernoulli untuk aliran tak-termampatkan adalah
sebagai berikut:

Keterangan:
P = Tekanan (Pascal)
v = kecepatan (m/s)
p = massa jenis fluida (kg/m^3)
h = ketinggian (m)
g = percepatan gravitasi (9,8
m/s^2)
Persamaan di atas berlaku untuk aliran tak termampatkan dengan asumsi - asumsi
sebagai berikut:

a. Aliran bersifat tunak (steady state);dan

b. Tidak terdapat gesekan (inviscid).

Sehingga muncullah Persamaan Bernoulli dalam bentuk lain, yang dapat dituliskan
sebagai berikut:

2. Aliran Termampatkan
Aliran termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan berubahnya besaran
kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut (Anonimous, 2008).
Contoh fluida termampatkan adalah udara, gas alam, dan lain-lain.
Persamaan Bernoulli untuk aliran termampatkan, yaitu:

8
Aplikasi Hukum Bernoulli

Hukum Bernoulli bermanfaat bagi kehidupan manusia, beberapa aplikasi penerapan hukum
bernoulli adalah sebagai berikut:

Torriceli/Tangki Air
Venturimeter
Manometer
Gaya Angkat Pesawat
Tabung Pitot

A. Teorema Torriceli

Sebuah tangki bisa dianggap sebagai selang yang memiliki dua ukuran lubang berbeda.
Pertama lubang A yang jauh lebih besar dari B sehingga turunnya permukaan air sangat lambat,
turunnya permukaan air di titik A disebut kecepatan aliran fluida di titik A, vA. Karena sangat

9
lambat maka vA=0. Karena titik A dan B sebelum air mulai keluar berkontak langsung dengan
udara maka tekanan A dan tekanan B sama dengan tekanan atmosfer, sehingga selisih tekanan
di A dan B sama dengan nol. Dengan mengetahui selisih tekanan, ketinggian masing-masing
dititik A dan B serta kecepatan di A untuk mengetahui kecepatan di B maka hukum bernouli
dapat diterapkan.
penurunan rumus.

Jelas bawa tangki bocor atau dikenal sebagai teorema Torricelli adalah aplikasi penurunan
hukum Bernoulli. Meskipun apa yang digagas oleh Torricelli mendahului 100 tahun sebelum
hukum Bernoulli muncul. Bagaimana bisa?
Sederhana, Torricelli menurunkan rumus-rumus tersebut dengan bantuan hukum kekekalan
energi mekanik, tapi berbeda dengan Bernoulli yang lebih rumit, cara Torricelli sangat
sederhana, perhatikan.
Anggap setitik air bermassa m, dengan kecepatan di titik A vA = 0, ketinggian H dan h untuk
menghitung vB

B. Tabung Venturi

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa tabung venturi adalah sebuah pipa yang
mempunyai bagian yang menyempit. Sebagai contoh dari tabung venturi adalah:Venturimeter,
yaitu alat yang dipasang didalam suatu pipa yang berisi fluida mengalir, untuk mengukur

10
kecepatan aliran fluida tersebut. Ada dua macam venturimeter, yaitu: venturimeter tanpa
manometer dan venturimeter dilengkapi dengan manometer.

Alat ukur venturi (venturimeter) dipasang dalam suatu pipa aliran untuk mengukur laju
aliran suatu zat cair. Suatu zat cair dengan massa jenis mengalir melalui sebuah pipa dengan
luas penampang A1 pada daerah (1). Pada daerah (2), luas penampang mengecil menjadi A2.
Suatu tabung manometer (pipa U) berisi zat cair lain (raksa) dengan massa jenis dipasang
pada pipa.

C. Tabung Pitot

Pada tabung pitot v2 nya = 0 karena udara masuk ke lubang 2 dan udara akan
berkurang dan hilang. Terus selisih h yang ada di tabung manometer 1 sama 2 karena
jumlahnya kecil sekali maka akan kita anggap nol. Jadi turunan rumusnya :

11
CONTOH SOAL :

1. Pipa venturi meter yang memiliki luas penampang masing-masing 8 102 m2 dan 5
103 m2digunakan untuk mengukur kelajuan air. Jika beda ketinggian air raksa di
dalam kedua manometer adalah 0,2 m dan g = 10 m/s2, tentukanlah kelajuan air
tersebut ( raksa = 13.600 kg/m3).
Jawab:
Diketahui: A1 = 8 102 m2, A2 = 8 103 m2, h = 0,2 m, dan g = 10 m/s2.

12
2. Pipa untuk menyalurkan air menempel pada sebuah dinding rumah seperti terlihat
pada gambar berikut! Perbandingan luas penampang pipa besar dan pipa kecil adalah
4 : 1.

Posisi pipa besar adalah 5 m diatas tanah dan pipa kecil 1 m diatas tanah. Kecepatan
aliran air pada pipa besar adalah 36 km/jam dengan tekanan 9,1 x 105 Pa. Tentukan :
a) Kecepatan air pada pipa kecil
b) Selisih tekanan pada kedua pipa
c) Tekanan pada pipa kecil
(air = 1000 kg/m3)

Pembahasan
Data :
h1 = 5 m
h2 = 1 m
v1 = 36 km/jam = 10 m/s
P1 = 9,1 x 105 Pa
A1 : A2 = 4 : 1

a) Kecepatan air pada pipa kecil


Persamaan Kontinuitas :
A1v1 = A2v2
(4)(10) = (1) (v2)
13
v2 = 40 m/s

b) Selisih tekanan pada kedua pipa


Dari Persamaan Bernoulli :
P1 + 1/2 v12 + gh1 = P2 + 1/2 v22 + gh2
P1 P2 = 1/2 (v22 v12) + g(h2 h1)
P1 P2 = 1/2(1000)(402 102) + (1000)(10)(1 5)
P1 P2 = (500)(1500) 40000 = 750000 40000
P1 P2 = 710000 Pa = 7,1 x 105 Pa

c) Tekanan pada pipa kecil


P1 P2 = 7,1 x 105
9,1 x 105 P2 = 7,1 x 105
P2 = 2,0 x 105 Pa

14
DAFTAR PUSTAKA

http://bobi2kurniawan.blogspot.co.id/2016/01/hukum-dan-persamaan-bernoulli.html
http://fisikaituasyik.weebly.com/hukum-bernaulli.html
http://www.juarafisika.com/h5/
http://muhammadalyasyfi.blogspot.co.id/p/kita-udah-tau-kaaaan-kalau-hukum-aki.html
makeyousmarter.blogspot.co.id/2015/11/fluida-dinamis-dan-contoh-soal.html
Aswan,Arizal.,et al (2016) Modul Fisika Teknik,Palembang,Politeknik Negeri Sriwijaya
id.wikipedia.org/wiki/Prinsip_Bernoulli

15