Anda di halaman 1dari 8

PAPER LOKAKARYA

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Terstruktur Mata Kuliah Dasar Pendidikan


Kesehatan Masyarakat

Kelompok 3

Lailatul Zaroh I1A016016


Nuraena I1A016016
Nurmei Rahmatika I1A016017
Oryza Shafira I1A016019
Foury Diah Kharisma I1A016020

KEMENTRIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT
PURWOKERTO
2017
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan kesehatan pada hakikatnya adalah suatu kegiatan atau usaha


menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok, atau individu.
Dengan adanya pesan tersebut maka diharapkan masyarakat,kelompok, individu
dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik. Pengetahuan
tersebut akhirnya diharapkan dapat berpengaruh terhadap perilaku. Dengan kata lain,
adanya pendidikan tersebut akhirnya dapat membawa akibat terhadap perubahan
perilaku sasaran (Notoatmojdo, 2003).

Pendidikan kesehatan juga merupakan suatu proses yang mempunyai


masukan (input) dan keluaran (output). Suatu proses pendidikan kesehatan yang
menuju tercapainya tujuan pendidikan, yakni perubahan perilaku, dipengaruhi oleh
banyak faktor. Faktor tersebut, disamping faktor masuknya sendiri juga faktor
metode, faktor materi atau pesannya, pedidik atau petugas yang melakukannya, dan
alat-alat bantu atau alat peraga pendidikan yang dipakai. Agar mencapai suatu hasil
yang optimal, maka faktor-faktor tersebut harus bekerja sama secara harmonis. Hal
ini berarti untuk masukan (sasaran pendidikan) tertentu harus menggunakan cara
tertentu pula. Materi juga harus disesuaikan dengan sasaran. Demikian juga alat bantu
pendidikan. Untuk sasaran kelompok maka metodenya harus berbeda dengan sasaran
massa dan sasaran individual. Untuk sasaran massa pun harus berbeda dengan sasaran
individual dan sebagainya (Notoatmojdo, 2003).
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan lokakarya?
2. Apa keunggulan dari metode lokakarya?
3. Apa saja ciri-ciri dari lokakarya?
4. Apa saja prosedur pelaksanaan dari lokakarya?
5. Apa saja kekurangan dari lokakarya?
6. Apa saja kelebihan dari lokakarya?
C. Tujuan
1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan lokakarya.
2. Mengetahui apa saja keunggulan dari metode lokakarya
3. Mengetahui apa saja ciri-ciri dari lokakarya
4. Mengetahui apa saja prosedur pelaksanaan dari lokakarya
5. Mengetahui apa saja kekurangan dari lokakarya.
6. Mengetahui apa saja kelebihan dari lokakarya
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian lokakarya
Lokakarya adalah masa untuk merencanakan aktivitas suatu topik
tertentu, seringkali disertai dengan presentasi oleh seorang pembicara tamu
atau lebih. Apabila lokakarya direkomendasikan, maka isi dan programnya
harus diusulkan pula. Lokakarya memerlukan perencanaan yang seksama
dengan memperhatikan isi, pembagian waktu dan fasilitas (WHO, 1996).
Istilah lain dari lokakarya adalah workshop. Lokakarya memiliki ruang
lingkup tertentu dan dibahas secara mendalam. Pesertanya adalah orang-orang
yang ahli dibidang tersebut. Lokakarya biasanya diadakan jika:
a. Ingin mengevaluasi suatu proyek yang sudah dilaksanakan
b. Ingin mengadakan pembaharuan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan
masyarakat
c. Untuk bertukar pengalaman dengan tujuan lebih meningkatkan
kemampuan kerja (Kusmayadi, 2006).
Lokakarya adalah suatu acara ketika beberapa orang ahli berkumpul
untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya. Sebuah lokakarya
adalah pertemuan ilmiah yang kecil (Kusmayadi, 2008).
B. Keunggulan Loka Karya
Metode lokakarya memiliki keunggulan dalampenyelenggaraan diskusi
yang bersifat panel yaitu:
1. Memberikan kebebasan berargumen kepada peserta lokakarya dan
pemakalah
2. Memberi peluang melibatkan banyak peserta
3. Menyerap informasi sebanyak mungkin untuk suatu hasil atau perubahan
konsep semula sehingga ide pemakalah akan diuji dan mendapatkan
tanggapan tentang kelebihan dan kekurangan ide para pemakah
4. Dapat digunakan sebagai referensi bagi pengamat dan pemegang
kebijakan baik masyarakat umumdan pemerintah.
C. Ciri-Ciri Lokakarya
a. Masalah yang dibahas bersifat life centered dan muncul dari peserta
sendiri
b. Cara yang digunakan adalah metode pemecahan masalah musyawarah
dan penyelidikan
c. Menggunakan resource person dan resource materials yang memberi
bantuan yang besar sekali dalam mencapai yang sebaik-baiknya.
D. Prosedur Pelaksanaan Lokakarya
a. Merumuskan tujuan workshop (output yang akan dicapai)
b. Merumuskan pokok-pokok masalah yang akan dibahas secara
terperinci
c. Menentukan prosedur pemecahan masalah.
E. Kekurangan Lokakarya
1. Memerlukan persiapan yang relative lama
2. Memerlukan temaga dan biaya yang besar
3. Melibatkan banyak orang sehingga menyita waktu guru untuk
melaksanakan pembelajaran dikelasnya.
4. Menimbulkan banyak pro dan kontra sehingga menimbulkan potensi
konflik di antara pengamat pendidikan dan pelaksana kebijaksanaan.
F. Kelebihan Lokakarya
1. Peserta mendapatkan keterangan teoritis yang luas dan mendalam
tentang masalah yang dibahas.
2. Peserta mendapatkan petunjuk-petunjuk praktis untuk melaksanakan
tugasnya.
3. Peserta dibina untuk bersikap dan berfikir secara ilmiah, terpupuknya
kerja sama antar peserta, terhubungnya lembaga pendidikan dan
masyarakat.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Lokakarya adalah suatu kegiatan yang didalamnya terdapat sebuah
diskusi untuk memecahkan suatu masalah serta mencari solusinya.
Keunggulan dari lokakarya yaitu memberikan kebebasan berargumen,
menyerap informasi sebanyak mungkin serta dapat digunakan sebagai
referensi bagi pengamat dan pemegang kebijakan baik masyarakat umum dan
pemerintah.
Ciri-ciri dari lokakarya sendiri antara lain masalah yang dibahas bersifat
life centered dan muncul dari peserta sendiri, cara yang digunakan adalah
metode pemecahan masalah musyawarah dan penyelidikan, dan menggunakan
resource person dan resource materials yang memberi bantuan yang besar
sekali dalam mencapai yang sebaik-baiknya. Dalam lokakarya pun harus
memperhatikan prosedur pelaksanaan. Beberapa prosedur pelaksanaan
lokakarya yaitu yang pertama adalah merumuskan tujuan workshop (output
yang akan dicapai). Kedua, merumuskan pokok-pokok masalah yang akan
dibahas secara terperinci. Ketiga, menentukan prosedur pemecahan masalah.
Kekurangan dari lokakarya yaitu memerlukan persiapan yang relative
lama, memerlukan tenaga dan biaya yang besar, melibatkan banyak orang
sehingga menyita waktu untuk pelaksanaannya serta menimbulkan banyak pro
dan kontra sehingga menimbulkan potensi konflik di antara pengamat
pendidikan dan pelaksana kebijaksanaan. Selain kekurangan, lokakarya juga
memiliki kelebihan antara lain peserta mendapatkan keterangan teoritis yang
luas dan mendalam tentang masalah yang dibahas, peserta mendapatkan
petunjuk-petunjuk praktis untuk melaksanakan tugasnya, peserta dibina untuk
bersikap dan berfikir secara ilmiah, terpupuknya kerja sama antar peserta,
terhubungnya lembaga pendidikan dan masyarakat.

B. Saran
1.
DAFTAR PUSTAKA