Anda di halaman 1dari 3

PENCABUTAN GIGI TETAP

No. Dokumen : SPO/PKF/PB/079

No. Revisi : 0
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/3

PUSKESMAS Dr. H.M. Akhdiyat


Pembina
SINDANGLAUT NIP. 196110319 198911 1 001

Suatu tindakan mengeluarkan / ekstraksi gigi dari socketnya tanpa rasa sakit,
1. Pengertian
higienis dan aman terhadap gigi tetap baik gigi utuh atau berupa sisa akar,
dimana gigi tersebut sudah tidak dapat dilakukan perawatan lagi
Untuk menghilangkan gigi rusak yang tidak dapat dipertahankan, goyang atau
2. Tujuan
malposisi, sehingga tidak menimbulkan sakit tidak,merubah estetika dan
penguyahan berfungsi dengan normal.
a. Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Cirebon No.440/Kpts
3. Kebijakan
4538/Dinkes/2015, tgl. 7-11-2015 tentang Penetapan Izin Oprasional
Puskesmas
b. Keputusan Kepala Puskesmas Sindanglaut tentang surat tugas pokok

1. UU RI NO 29 TAHUN 2004 tentang Praktek Kedokteran


4. Referensi
2. SK MENTERI KESEHATAN RI NO : 296/MENKES/SK/III/2008 tentang
Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas
3. SKEP/021/PB PDGI/VII/1999 : tentang Pembentukan Tim Standar Profesi
Kedokteran Gigi Indonesia

5. Prosedur a. Persiapan AlatdanBahan :


Persiapanalat :
1. Diagnostic set
2. Alat alat pencabutan : tang sesuai indikasi, bein dan cryer
3. Spuit 1 cc/ 3 cc
Persiapanbahan :
1. Kapas
2. Betadine
3. Anastesi lokal (lidokain +spuit disposable)
4. Tampon
b. Langkah Langkah Prosedur :
1. Petugas melakukan anamnesa dan pemeriksaan kepada pasien. Kondisi
pasien dalam keadaan baik ( tekanan darah normal, tidak ada riwayat
penyakit sistemik, wanita tidak dalam keadaan hamil/ haid, tidak ada
infeksi pada gigi geligi yang akan dicabut).
2. Jika Pasien yang memiliki kelainan sistemik petugas konsultasi
kedokter umum ditunjang pemeriksaan lab bila perlu
3. Petugas mensterilkan daerah yang akan di cabut menggukanan
betadine
4. Petugas menganastesi lokal baik infiltrasi/ blok mandibula di sekitar
gigi yang akan dicabut.
5. Petugas membuka perlekatan gingival pada gigi yang akan di cabut
menggunakan bein + diungkit sedikit untuk mengoyangkan gigi
tersebut.
6. Petugas menggunakan tang sesuai dengan gigi yang akan
dicabut.Paruh tang dimasukkan diatas cemento enamel junction (CEJ)
gerakan pencabutan rotasi dan luksasi
7. Petugas memeriksa kelengkapan gigi dan socket, melakukan kuretase
dan kompresi pada soket bekas pencabutan.
8. Petugas memberi instrusi untuk gigit tampon selama jam, jangan di
pegang, tidak minum panas, merokok dan jangan sering kumur-kumur.
9. Petugas memberikan resep.
Pencabutan Gigi Tetap No. Dokumen : No. Revisi : 0 Halaman :2/3
Puskesmas
Sindanglaut

6. BaganAlir Memeriksa keadaan pasien

Mensterilkan daerah yang akan


di cabut dengan betadine

Anastesilokal

Membuka perlekatan gingival


dengan bein

Menggunakan tang yang sesuai


dengan gigi yang akan dicabut

Memeriksa soket, kuretasi,


kompresi

Pemberian tampon

Instruksi post ekstraksi


danpemberianresep

Pendaptaran, Poliklinik Gigi, Bp. Umum, KIA dan LAB


7. Unit Terkait
Buku registrasi, Rekam medik dan Inform consent
8. DokumenTerkait

Pencabutan Gigi Tetap No. Dokumen : No. Revisi : 0 Halaman :3/3


Puskesmas
Sindanglaut

Rekaman
9.
Historis
Perubahan No Yang di ubah Isi Perubahan Tanggal mulai
diberlakukan