Anda di halaman 1dari 2

Kelebihan dan Kelemahan Analisis CVP

Perusahaan yang menggunakan analisis CVP dapat memperoleh beberapa keuntungan


sebagai berikut :

1. Analisis CVP didasarkan pada asumsi beikut ini : bahwa semua biaya dapat
dipisahkan menjadi bagian yang variabel dan bagian yang tetap, dan bahwa total
biaya tetap dalah konstan sepanjang rentang analisis, dan total biaya variabel
berubah secara proporsional terhadap perubahan dalam volume.
2. Penjualan yang jatuh dibawah titik impas akan mengakibatkan perusahaan rugi,
dengan anlisis CVP perusahaan dapat menentukan margin of safety, yang
mengindikasikan berapa banyak penjualan dapat turun dari tingkat yang
ditargetkan sebelum perusahaan mengalami kerugian.
3. Perusahaan dapat menentukan volume penjualan dan bauran produk yang
diperlukan untuk mencapai target laba..

Analisis CVP juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:


1. Data untuk analisis CVP tidak dapat diambil langsung dari laporan laba rugi
berdasarkan perhitungan biaya penyerapan penuh, karena dampak dari aktivitas
atas biaya tidak dapat ditentukan secara langsung.
2. Adanya ketidakpastian yang signifikan pada anlisis CVP yaitu dari faktor faktor
model CVP, harga, tingkat penjualan yang diharapkan, biaya variabel, dan biaya
tetap sehingga manajer enggan mengambil resiko tersebut

Soal 4
CVP pada Hotel Welsh

1. Bagaimana ketidakpastian (uncertainty) itu diukur?

Menurut artikel Welsh Hotel, uncertainty dapat diukur dengan menggunakan


normal probability distribution. Dalam penggunaan Cost-Volume-Profit (CVP)
untuk mengukur apakah uncertainty terdistribusi normal atau tidak, maka
harus dapat dipastikan mean dan standar deviasi-nya terlebih dahulu. Pada
distribusi yang simestris, area nilai positif dan negatifnya sama. Jika tidak ada
dispersi, semua nilai yang diamati adalah sama, dalam hal ini nilai mean pun
akan akan sama dengan nilai yang diamati. Kemudian, untuk
membandingkan dua distribusi diperlukan Z-value yang berfungsi untuk
mengubah tiap distribusi ke dalam sebuah bentuk standar normal dengan
nilai mean adalah 0 dan standar deviasi adalah 1. Setelah ditemukan nilai Z-
value, maka nilai Z-value ini akan dirubah ke dalam estimasi probability actual
dengan menggunakan tabel distribusi normal.

2. Menurut Saudara, apakah CVP analysis dapat digunakan ketika kos-kos


berperilaku curvilinear?

CVP analysis tidak dapat digunakan ketika kos-kost berperilaku curvilinear,


karena salah satu asumsi penggunaan CVP analysis adalah kos-kos harus
beperilaku linear.

3. Berikanlah komentar Saudara terhadap aplikasi CVP analysis pada Welsh


Hotel !
Aplikasi CVP analysis pada Welsh Hotel merupakan sebuah penggambaran di
mana dalam sebuah proses pengambilan keputusan, mungkin akan ada
uncertainty didalamnya. Uncertainty tidak dapat dihilangkan, tetapi dapat diukur
dan dikelola. Jika uncertainty tersebut telah diukur, maka akan dapat dilihat
berapa BEP yang dapat dicapai dan setelah itu akan dapat dianalisis berapa
laba yang ingn dicapai dengan memanfaatkan cost, volume, dan price dari
produk tersebut. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa jika terdapat
uncertainty di dalamnya, maka CVP analysis dapat tetap digunakan dengan
menggunakan analisis tambahan seperti normal distribution, sehingga distribusi
probabilitas untuk profit dapat diasumsikan normal. Dalam Welsh Hotel ini, kos-
kos diasumsikan berperilaku linear dan kos semi-variabel telah dipisahkan ke
dalam elemen variable cost dan fixed cost, selain itu hampir semua asumsi
CVP model telah terpenuhi, sehingga penggunaan CVP model dapat menjadi
pertimbangan yang baik bagi analisis dan pengambilan keputusan.