Anda di halaman 1dari 9

A.

Kasus Pasien (Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang)


Ibu UH (76 Tahun) masuk RS Kab Tangerang tanggal 29 agustus 2016
dengan keluhan mencret sejak 2 hari yang lalu dengan frekuensi BAB lebih
dari 10 kali dalam sehari dan disertai nyeri perut. Hasil diagnosis dokter
mengatakan ahwa ibu UH menderita GEA (Gastroenteritis Akut), selain itu ibu
UH juga menderita hipertensi. Berikut adalah penjabaran mengenai data
terkait pasien.

B. Diagnosis dan Data Klinik Pasien


1. Data Pasien
Nama : UH
Umur/BB : 76 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Diagnosa : GEA (Gastroenteritis Akut), Hipertensi,
Dispepsia
Riwayat Penyakit : Hipertensi
Tanggal masuk RS : 29 Agustus 2016
Tanggal Keluar RS : 5 September 2016
Riwayat Masuk : Mencret sejak 2 hari yang lalu dengan frekuensi
BAB lebih dari 10 kali dalam sehari dan disertai
nyeri perut
2. Hasil Pemeriksaan
a. Tanda Vital
Hasil Pemeriksaan
Tanda Vital Nilai Normal Keterangan
29/8 30/8 31/8 1/9 2/9 3/9 4/9 5/9
Suhu (C) 36-37,5 37
Nadi (/menit) 80-100 135 88 88 87
RR (/menit) 18-20 24 20 20 20 20 20 20 22
BP (mmHg) < 120/80 160/85 130/80 130/80 130/80 140/60 130/80 130/80 130/80
b. Laboratorium

Jenis Pemeriksaan Nilai Normal Hasil Pemeriksaan (29/8) Keterangan Penyebab

SGOT (U/L) 0-35 13 Normal -


SGPT (U/L) 0-35 11 Normal -
Ureum (mg/dL) 10-50 28 Normal -
Kreatinin (mg/dL) 0.0-1.1 0.8 Normal -
Hemoglobin (g/dL) 11.7-15.5 9.2 Rendah Anemia karena diare
Leukosit (10^3/uL) 3.60-11.00 19.20 Tinggi Infeksi atau peradangan
Hematokrit (%) 35-47 27 Rendah Anemia karena diare
Trombosit (10^3/uL) 140-440 196 Normal -
Glukosa darah sewaktu
<180 88 Rendah Malnutrisi
(mg/dL)
Natrium (mEq/L) 135-147 132 Rendah Diare dan muntah
Kalsium (mEq/L) 3.5-5.0 4.2 Normal -
Klorida (mEq/L) 96-105 96 Normal -
3. Profil Pengobatan Pasien
Dosis dan Tanggal Pemberian
Nama Obat Aturan Indikasi
29/8 30/8 31/8 1/9 2/9 3/9 4/9 5/9
Pakai
Oral
Paracetamol 3500 mg Nyeri - - - - - - - - - - - -
Amlodipin 110 mg Hipertensi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
New Diatab 32 Diare - - - - - - - - - -
Injeksi
Omeprazol 240 mg Dispepsia - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ceftriaoxone 12 g Infeksi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Mual dan
Ondansentron 34 mg - - - - - - - - - -
muntah
4. Evaluasi Ketepatan Penggunaan Obat
a. Pemilihan Obat
Indikasi Indikasi
Nama Obat Keterangan
(Literatur) (Pasien)
Paracetamol Meringankan nyeri Nyeri perut Sesuai
ringan hingga
sedang dan demam
(antipiretik dan
analgesik)
Amlodipin Mengobati Hipertensi Sesuai
hipertensi,
simtomatik angina
stabil kronik
New Diatab Pengobatan Diare Sesuai
(Attapulgit) simtomatik diare
dan kram
Omeprazol Pengobatan jangka Peradangan Sesuai
pendek (4-8 pada lambung
minggu) penyakit
ulkus duodenum,
pengobatan mulas
dan gejala lain
yang berhubungan
dengan penyakit
gastroesophageal
reflux (GERD),
Ceftriaxone Pengobatan infeksi - Tidak sesuai
saluran pernapasan
bawah, infeksi
kulit, infeksi
tulang dan sendi,
infeksi saluran
kemih, infeksi
intra abdomen,
gonore, meningitis
dan profilaksis pra
operasi
Ondansentron Mencegah mual Mual dan Sesuai
dan muntah muntah

b. Dosis dan Cara Penggunaan Obat


Dosis
Nama Obat Dosis (Literatur) Keterangan
(Pasien)
Paracetamol Oral : 325-650 mg 3500 mg Sesuai
setiap 4-6 jam atau
1000 mg 3-4 kali
sehari
Amlodipin HT: dosis awal .5 110 mg Sesuai
mg/hari
Angina: 5 mg/hari
New Diatab 1200-1500 mg, 31200 mg Sesuai
dosis max 8400
mg/hari
Omeprazol 40 mg/ hari 240 mg Sesuai
Dosis max: 80
mg/ hari
Ceftriaxone IV: 1-2 g setiap 12 g Sesuai
12-24 jam
Ondansentron I.M., I.V: 4 mg 34 mg Sesuai
c. Efek Samping Obat
Nama Obat Efek Samping
Paracetamol Ruam, dapat meningkatkan kadar klorida,
asam urat, glukosa, dapat menurunkan kadar
natrium, bikarbonat dan kalsium, Anemia
Amlodipin Edema perifer, Sakit kepala, pusing, kelelahan,
mengantuk, Ruam, Mual, nyeri perut,
dispepsia, kram otot
New Diatab Dispepsia, konstipasi, mual
Omeprazol Sakit kepala, pusing, ruam, diare, sakit perut,
mual, muntah, perut kembung, sembelit, sakit
punggung, infeksi saluran pernapasan atas,
batuk
Ceftriaxone Sesak, Ruam, Diare, peningkatan BUN
Ondansentron Sakit kepala, malaise/fatigue, konstipasi
d. Analisis DRP (Drug Related Problem)
Obat Assesment (Identifikasi DRP) Plan/ Rekomendasi
Frekuensi
Nama Obat Problem Causes Intervensi Outcome
pemberian
Paracetamol 31 - - - -
Amlodipin 11 - - -
P2.1 Reaksi yang tidak C1.1 Obat yang I3.1 Mengganti O0.0 Hasi
diinginkan tidak tepat Obat intervensi tidak
New Diatab Penggunaan Attapulgite Obat dapat diganti diketahui
32
(Attapulgite) pada pasien lansia dapat dengan Bismut
meningkatkan dehidrasi Subsalicylate atau
Kaolin Pectin
Omeprazol 21 - - - -
P1.1 Tidak ada efek C1.2 Pengobatan I0.0 Tidak ada -
terapi/kegagalan terapi obat tanpa indikasi intervensi
Ceftriaoxone 11 Pemberian antibiotik Tidak ada indikasi
seharusnya tidak perlu penggunaan obat
karena tidak ada hasil ceftriaxone
pemeriksaan laboratorium
yang menunjukan adanya
infeksi bakteri
Ondansentron 31 - - - -