Anda di halaman 1dari 9

1.

Latar Belakang Timbulnya Mashab Fisiokrat


Istilah Fisiokrat berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata Physia yang berarti alam
dan Kratos yang berarti kekuatan. Secara harfiah berarti supremasi alam, yang berarti mereka
yang percaya pada hukum alam (believers in the rule of nature). Hukum alam yang penuh
dengan keselarasan dan keharmonisan ini berlaku kapan saja, di mana saja, dan dalam situasi
apa pun (bersifat kosmopolit).
Abad delapan belas menonjolkan dua gagasan ekonomi, yaitu fisiokrat dan klasik. Fisiokrat
menguasai Prancis, klasik Skotlandia dan Inggris. Fisiokrat mendapat pengaruh penting dari
Adam Smith, peletak dasar sistem klasik. Bodin dan Boisguilbert adalah dua figur pemimpin
ajaran ekonomi Perancis sebelum adanya fisiokrat. Mashab Fisiokrat tumbuh sebagai kritik
terhadap pemikiran ekonomi Merkantilisme. Tokoh pemikir yang paling terkenal pada mashab
ini adalah Francois Quesnay. Sumbangan pemikiran yang terbesar dalam perkembangan ilmu
ekonomi adalah hukum-hukum alamiah dan menjelaskan arus lingkaran ekonomi.

Pengaruh Fisiokrat
Hubungan tertutup Fisiokrat dengan pengadilan Prancis dan dukungan mental
dari monarki absolut berhasil untuk membuat sesuatu impresi yang sangat besar ke
luar negri, khususnya pada kebenaran raja yang lalim pada saat itu. Saat itu dunia
melihat peradaban Prancis dan semua tentang Prancis sebagai model yang paling
jelek dari kekaguman dan emulasi. Ada pertimbangan bunga dalam doktrin physiokrat
pada negara asing, tapi mengumumkan individualisme dari pemikiran mereka yang
tidak semuanya cocok yang kemudian mengalami wilayah underdevelopment dari
pusat dan Eropa bagian timur.
Pernyataan tambahan mereka mengenai laissez faire, Fisiokrat berani pada
kepercayaan mereka akan kebaikan monarki absolut sebagai bentuk pemerintahan
yang terbaik. Mereka juga ingat dengan baik tentang penekanan pada pertanian yang
akhirnya menyebabkan munculnya revolusi industri. Oposisi mereka pada ekspor
manufaktur melawan trend perekonomian Perancis yang telah memproduksi ekspor
dalam kelebihan pertanian sejak pertengahan abad 18.
Teknik eonomi fisiokrat berbeda dari kebijakan dan filosofi mereka, didesak
pengaruh gagasan ekonomi di masa depan. Pemikiran Adam Smith telah dipengaruhi
oleh ini, khususnya kontribusi Turgot, walaupun dia tidak mengembangkan usaha
selanjutnya pada suatu bentuk teori subjektif nilai. Marx yang memberikan banyak
1
perhatian pada tableau menemukan dalam hal ini dan pada penekanan fisiokrat pada
surplus produksi oleh pada suatu kelas penting menginspirasikan pada sistem miliknya
dari pemikiran yang pusatnya adalah suatu surplus.
Tokoh-tokoh pemikir Aliran Fisiokrat yang dominan kontribusinya terhadap
perkembangan pemikir ekonomi adalah sebagai berikut :
1. Franscois Quesnay (1694-1774)
Quesnay lahir tahun 1694 di desa Mere, sekitar 15 mil sebelah barat Versailles.
Ayahnya adalah seorang petani dan penjaga tokoh, sehingga ia hanya sedikit
mendapatkan pendidikan formal. Pada usia 17 tahun Quesnay memutuskan untuk
menjadi seorang ahli bedah, kemudian ia melanjutkan pendidikannya di bidang
kedokteran.
Quesnay terkenal sebagai pencipta model ekonomi Tableau Economique
yang dikembangkan lebih lanjut oleh Leontief sebagai Tabel Input-Output dan sebagai
pemimpin aliran Fisiokrat. Ia juga terkenal dengan usulannya Laizzes faire, analisis
distribusi surplus ekonomi dan visinya tentang ekonomi sebagai suatu rangakaian
yang terintegrasi antara satu dengan yang lainnya. Ia menganalisis proses ekonomi
sebagai siklus aliran uang, barang dan orang dari satu sektor ke sektor lainnya yang
menyerupai aliran darah dalam tubuh manusia.
Quesnay berpendapat bahwa hanya tanah yang bersifat produktif, sehingga
para petani dan penambang dianggapnya sebagai kelompok masyarakat produktif.
Kemudian ia menyarankan bahwa setiap kebijakan ekonomi yang diambil harus
ditujukan terutama untuk meningkatkan taraf hidup para petani.
Para tuan tanah dianggapnya sebagai penghisap belaka karena mereka ini
hanya memperoleh hasil tanpa kerja. Kegiatan industri dan perdagangan juga
dianggapnya tidak produktif, sebab kegiatan industri hanya mengubah bentuk dan sifat
barang, sementara perdagangan hanya memindahkan barang dari satu tempat ke
tempat lain.
Kekuatan atau nilai positif pemikiran Quesnay adalah sebagai berikut :
1) Intervensi pemerintah dalam perekonomian hanya akan merusak keseimbangan
yang sudah tercipta secara alami.
2) Karyanya berupa Tableau Economique merupakan cikal bakal lahirnya Tabel I-O
dan pengukuran aktivasi ekonomi secara agregat.
3) Sumber kekayaan Negara dan masyarakat adalah tanah dan lahan.

2
4) Melihat bahwa perekonomian adalah suatu rangkaian yang saling terkait satu
dengan yang lainnya, artinya sektor-sektor ekonomi yang membangun suatu struktur
ekonomi adalah saling terkait antar satu dengan yang lainnya.
Sedangkan kelemahan atau nilai negatif yang terdapat dalam pemikiran
Quesnay adalah sebagai berikut :
1) Ia mengabaikan campur tangan pemerintah, sehingga para pelaku ekonomi/usaha
akan bersaing secara yang tidak sehat yang pada akhirnya akan merugikan
pengusaha lainnya terutama di negara-negara yang sedang berkembang.
2) Alam bukanlah satu-satunya faktor produksi yang produktif, ini terbukti bahwa
sebagian Negara didunia tidak mengandalkan sumber daya alam dalam memacu
pertumbuhan ekonominya.
3) Anggapannya bahwa sektor perdagangan dan industri adalah sektor yang tidak
produktif adalah keliru.
4) Kebijakan pemerintah lebih diarahkan peningkatan kesejahteraan petani, tanpa
memperhatikan pekerja di sektor lain.
Beberapa pemikiran Quesnay yang masih relevan dengan kondisi terkini adalah
: (i) Perekonomian merupakan rangkaian yang terintegrasi antara satu dengan yang
lainnya. (ii) Doktrin laizzes faire-laizzes passer dalam perekonomian yang makin
mengglobal. (iii) Pemikiran bahwa pertanian perlu mendapat perhatian yang cukup dari
pemerintah karena sekitar 85% penduduk Indonesia hidup dan bermata pencaharian
di sektor pertanian atau hidup sebagai petani.

2. Sir William Petty (1623-1687)

Petty adalah orang yang pertama kali memikirkan dan menulis secara
sistematis tentang ekonomi dan salah seorang yang menerapkan prinsip-prinsip
ekonomi dalam dunia nyata. Karyanya memberikan pencerahan dalam sifat dan sewa
tanah (rent) dan pajak. Ia berusaha menjadikan ilmu ekonomi sebagai ilmu yang
kuantitatif dan staistikal melalui istilah aritmatika politik. Untuk membuktikan bahwa
London itu makmur dan berkembang secara ekonomi, Petty menunjukkan bagaimana
London memiliki banyak penduduk dan perumahan (realstate) dibanding Paris.

Petty memberikan sumbangsih terhadap perkembangan teori ekonomi, Petty


adalah ekonom pertama kali yang mendefinisikan gagasan surflus dan ahli ekonomi
3
pertama yang menjelaskan tanah berdasarkan gagasan surflus. Dia juga memikirkan
secara mendalam tentang keuangan publik.

Dalam karyanya yang berjudul A Treatise of Taxes and Contribution, ia


menyatakan bahwa : (i) Bukan jumlah hari kerja yang menentukan nilai suatu barang,
melainkan biaya yang diperlukan untuk menjaga agar para pekerja tetap bekerja. (ii)
Uang diperlukan dalam jumlah secukupnya dan apabila lebih atau kurang dari yang
diperlukan maka dapat mendatangkan kemudharatan.

Kekuatan atau nilai positif pemikiran William petty, antara lain :


1) Ia telah menggunakan statistika dan matematika dalam analisisnya, sehingga
analisisnya lebih tajam dibanding dengan ekonomi lainnya.
2) Ia telah memberikan pencerahan terhadap sifat sewa tanah dan pajak.
3) Ia mendukung penerapan pajak secara progersif.
Sedangkan kelemahan atau nilai negatif pemikiran William Petty, antara lain :
1) Ia memandang pajak sebagai sesuatu yang buruk dan merusak perekonomian,
Karena akan mengurangi insentif bagi rakyat yang bekerja keras.
2) Menganggap bahwa pajak sebagai faktor penghambat dinamika atau
perkembangan perekonomian Inggris.
3) Analisis ekonominya terlalu berorientasi pada pendekatan kuantitatif, sehingga tidak
menggambarkan kenyataan yang ada.

3. John Locke (1632-1704)


John Locke yang akrab dengan panggilannya Locke lahir di Somerset Inggris
tahun 1632 dari keluarga kaya yang moderat. Ayahnya adalah pengacara dan pemilik
tanah yang sangat luas. Ia mendapat beasiswa ke Universitas Oxford dan masuk ke
gereja Kristen di Oxford pada tahun 1659. Kemudian ia menjadi dosen di Universitas
Oxford, dia mengajar matakuliah sejarah Yunani dan reteorika.
Locke sangat terpesona dengan penemuan Petty bahwa darah mengalir ke
seluruh tubuh dan ia mau melakukan studi kedokteran di waktu luang. Ia menjadi
dokter pribadi Lord Ashley, seorang kanselir di Excherquer dan segera menjadi asisten
pribadinya. Dari hubungan itu ia lalu belajar tentang isu-isu ekonomi yang penting pada
saat itu, misalnya kegiatan perdagangan dengan koloni-koloni Inggris dan suku bunga.

4
Locke memberikan lima kontribusi terhadap perkembangan ilmu ekonomi, tiga
buah bersifat filosofis dan dua bersifat ekonomi. Ia memberikan justifikasi filosofis
untuk kepemilikan pribadi dan Negara. Ia mengembangkan metodologi yang
membantu ekonomi menjadi ilmiah. Sumbangan Locke untuk perkembangan ilmu
ekonomi lainnya adalah teori yang berkaitan dengan uang dan bunga. Ia menentang
peraturan pemerintah tentang tingkat suku bunga dan menentang pemerintah
mendevaluasi mata uang Inggris, karena akan berakibat buruk terhadap
perekonomian.
Sumbangannya di bidang filsafat adalah justifikasinya bagi hak-hak individu
atas milik pribadi. Pada abad ke 17 di Inggris kegiatan komersil meningkat dengan
besar dan menimbulkan konflik dengan institusi feodal dan keagamaan. Waktu itu di
akui bahwa Tuhan memberikan alam ini kepada manusia seluruhnya. Menguasai atau
memonopoli sumber-sumber alam berarti sumber-sumber tersebut tidak tersedia bagi
orang lain.
Pemikiran John Locke mengandung beberapa kekuatan atau nilai positif, antara
lain :
1) Pemikirannya tentang teori uang dan bunga yang menjadi cikal bakal
pengembangan teori ekonomi moneter oleh ekonom-ekonom pada periode
selanjutnya.
2) Pemikirannya tentang dampak buruk kebijaksanaan devaluasi terhadap
perekonomian secara makro.
3) Pemikirannya tentang kepemilikan pribadi dan Negara.
Disamping kekuatan tersebut, pemikiran John Locke juga mengandung
kelemahan atau sisi negatif, antara lain :
1) Pemikirannya terlalu berorientasi pada penguasaan materi atau kebendaan.
2) Uang atau modal diakui sebagai atau merupakan hasil dari kerja sebelumnya,
sehingga kepemilikannya dapat dibenarkan.
3) Uang membuat manusia dapat mengumpulkan kekayaan lebih banyak lagi karena
uang tidak rusak sebelum digunakan.
Pemikiran Locke yang masih relevan dengan kondisi terkini adalah : (i)
Pemikiran tentang perlunya kebijakan moneter yang dikelola secara bijaksana dan
mempertimbangkan kebijakan makro ekonomi lainnya, misalnya kebijakan fiscal atau
APBN, pemerintah tidak boleh serta merta melakukan kebijakan devaluasi karena
akan merugikan perekonomian. (ii) Pemikiran tentang perlunya kejelasan antara
5
kepemilikan pribadi dan kepemilikan Negara. Dan (iii) Sumber tertinggi dari penguasa
politik adalah individu.

1) Asumsi-asumsi Pemikiran Ekonomi Mashab Fisiokrat


Kaum fisiokrat percaya bahwa sistem perekonomian juga mirip dengan alam yang
penuh harmoni. Dengan demikian, setiap tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhannya
masing-masing juga akan selaras dengan kemakmuran masyarakat banyak. Beri manusia
kebebasan dan biarkan mereka melakukan yang terbaik bagi dirinya masing-masing.
Pemerintah tidak perlu campur tangan dan alam akan mengatur, semua pihak akan senang
dan bahagia. Inilah yang menjadi cikal bakal doktrin laissez faire-laissez passer yang kira-kira
berarti: biarkan semua terjadi, biarkan semua berlalu (let do, let pass), perekonomian bebas
yang lebih dikembangkan oleh Adam Smith kemudian. Tanpa adanya intervensi atau campur
tangan dari pemerintah, maka semua tindakan manusia akan berjalan secara harmonis,
otomatis, dan bersifat self-regulating.
Quesnay membagi masyarakat ke dalam empat golongan: (1) kelas masyarakat
produktif, yaitu yang aktif mengolah tanah seperti pertanian dan pertambangan; (2) kelas tuan
tanah; (3) kelas yang tidak produktif atau steril, terdiri dari saudagar dan pengrajin; dan (4)
kelas masyarakat buruh/labor yang menerima upah dan gaji dari tenaganya.
Bagi Quesnay, hukum ekonomi yang bersesuaian dengan hukum alam ini menjadikan
alam, dalam hal ini tanah, sebagai satu-satunya sumber kemakmuran masyarakat. Termasuk
pula di dalamnya kegiatan pertanian, peternakan, dan pertambangan. Kelas tuan tanah
dianggapnya sebagai pengisap belaka sebab memperoleh hasil tidak melalui kerja. Kegiatan
industri dan perdagangan dinilai tidak produktif karena kegiatan industri hanya mengubah
bentuk atau sifat barang. Kegiatan perdagangan pun dianggap tidak produktif. Hal ini karena
ia melihat para pedagang hanya memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat lain.
Karena kaum petani yang paling produktif di antara keempat golongan masyarakat
tersebut, Quesnay menganjurkan agar kebijaksanaan-kebijaksanaan yang diambil oleh
pemerintah harus ditujukan terutama untuk meningkatkan taraf hidup para petani. Bukan
sebaliknya, memberi hak-hak khusus kepada pemilik tanah dan para saudagar seperti yang
selama ini dinikmati di bawah pemerintahan yang mengagungkan merkantilisme.
Dengan dasar pandangan di atas, kaum merkantilis yang menganggap bahwa sumber
utama kemakmuran negara adalah dari surplus yang diperoleh dari perdagangan luar negeri,
6
dianggap sebagai suatu pandangan keliru oleh kaum fisiokrat. Kaum fisiokrat juga mengkritik
kaum merkantilis yang menciptakan berbagai regulasi perdagangan ketika seharusnya
dibebaskan dari kontrol. Kaum fisiokrat juga mengkritik kaum merkantilis yang menciptakan
berbagai regulasi perdagangan ketika seharusnya dibebaskan dari kontrol. Kaum merkantilis
dituduh telah membuat barang-barang menjadi lebih mahal dengan menetapkan pajak yang
tinggi. Disebutkan terdahulu, pemikiran Quesnay jauh lebih maju. Pola dan garis pemikiran
yang dikemukakan oleh Quesnay sudah tersusun dalam suatu kerangka dasar analisis tertentu
mengenai gejala-gejala, peristiwa-peristiwa, dan masalah-masalah ekonomi yang dihadapi
oleh masyarakat.
3. Pemikiran Ekonomi Mashab Fisiokrat
Aliran Fisiokrat membangun teori mereka berdasarkan konsep hukum alam sehingga
mereka menamakan dirinya Physiocratism yang berasal dari kata physic, yang artinya alam,
cratain atau cratos yang artinya kekuasaan. Dengan kata lain, penganut aliran ini percaya
bahwa sumber daya alam adalah sumber dari kekayaan.
Kaum Fisiokrat percaya bahwa alam diciptakan Tuhan penuh keselarasan dan
keharmonisan. Kaum Fisiokrat percaya bahwa sistem perekonomian juga mirip dengan alam
yang penuh harmonis tersebut. Dengan demikian setiap tindakan manusia dalam memenuhi
kebutuhan masing-masing juga akan selaras dengan kemakmuran masyarakat banyak. Beri
manusia kebebasan dan biarkan mereka melakukan yang terbaik bagi dirinya masing-masing.
Ada tiga hal yang membuat kaum Fisiokrat terkenal yaitu: pertama, pengikut aliran
Fisiokrat menganggap bahwa teori yang mereka bangun adalah teori yang bersifat objektif
ilmiah dan berhasil menyusun suatu pandangan tentang tata ekonomi yang menyeluruh dan
lengkap; kedua, aliran ini mencetuskan istilah laissez faire yang sampai saat ini masih menjadi
bahan kajian menarik dan memberi corak bagi para ekonom klasik berikutnya; ketiga, kajian
yang mereka cetuskan menjadi dasar analisis makro yang mencoba menjawab dari mana
datangnya pendapatan nasional dan bagaimana pendapatan itu dibagikan di antara anggota
masyarakat.
Tokoh utama aliran Fisiokrat adalah Francois Quesney. Buku Quesney yang berjudul
Tableau Economique adalah usaha pertama pembuatan model matematika terhadap
seluruh aspek ekonomi dan menunjukkan bagaimana sesungguhnya hubungan antar bagian
ekonomi tersebut. Dalam bukunya tersebut Quesney memulai dengan asumsi bahwa ekonomi
dapat digambarkan ke dalam tiga kelas atau sektor yang berbeda, yaitu:
7
1. Sektor pertanian yang menghasilkan makanan, bahan mentah, dan hasil-hasil
pertanian lainnya.
2. Sektor manufaktur yang memproduksi barang-barang seperti pakaian dan bangunan
serta alat-alat yang diperlukan oleh pertanian dan pekerja pabrik. Sektor manufaktur
termasuk juga sektor jasa karena jasa bertanggung jawab untuk memfasilitasi
perdagangan domestik dan internasional.
3. Kelas pemilik tanah yang tidak menghasilkan nilai ekonomi apa-apa tetapi mereka
memiliki klaim atas surplus output yang dihasilkan dalam pertanian. Biaya sewa ini
merepresentasikan pembayaran surplus kepada pemilik tanah dan pandangan ini
dikenal dengan teori sewa Fisiokrat.
4. Tableau Economique
Dalam bukunya Tableau Economique, Quesney menggambarkan sistem
perekonomian suatu negara seperti layaknya kehidupan biologis tubuh manusia. Antara satu
bagian dalam tubuh dengan bagian lain membentuk suatu kesatuan yang harmonis. Begitu
juga proses dan gejala kehidupan ekonomi jika dilihat dalam hubungan antara bagian yang
satu dengan yang lain membentuk suatu keseluruhan dengan hukum-hukum tersendiri.
Quesney membagi masyarakat ke dalam empat golongan :
1. Kelas masyarakat produktif, yaitu yang aktif mengelola tanah seperti pertanian dan
pertambangan.
2. Kelas tuan tanah.
3. Kelas yang tidak produktif atau steril, terdiri dari saudagar dan pengrajin.
4. Kelas masyarakat buruh/labor yang menerima upah dan gaji dari tenaganya.
Bagi Quesnay, hukum ekonomi yang bersesuaian dengan hukum alam ini menjadikan
alam, dalam hal ini tanah, sebagai satu-satunya sumber kemakmuran masyarakat. Kegiatan
industri dan perdagangan dinilai tidak produktif karena kegiatan industri hanya mengubah
bentuk atau sifat barang. Kegiatan perdagangan pun dianggap tidak produktif. Hal ini karena
ia melihat para pedagang hanya memindahkan barang dari suatu tempat ketempat lain.
Karena kaum petani yang paling produktif diantara keempat golongan masyarakat
tersebut, Quesnay menganjurkan agar kebijaksanaan-kebijaksaan yang diambil oleh
pemerintah harus ditujukan terutama untuk meningkatkan taraf hidup para petani.
Denagn dasar pandangan diatas kaum merkantilis yang menganggap bahwa sumber utama
kemakmuran negara adalah dari surplus yang diperoleh dari perdagangan luar neger,
dianggap sebagai suatu pandangan keliru oleh kaum fisiokrat. Kaum fisiokrat juga mengkritik
8
kaum merkantilis yang menciptakan berbagai regulasi perdagangan ketika seharusnya
dibebaskan dari kontrol. Kaum merkantilis dituduh telah membuat barang-barang menjadi
lebih mahal dengan menetapkan pajak yang tinggi.
Pola dan garis pemikiran yang dikemukakan oleh Quesnay sudah tersusun dalam suatu
kerangka dasar analisis tertentu mengenai gejala-gejala, peristiwa-peristiwa, dan masalah-
masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat. Bagi anda yang cukup jeli,akan terlihat
bahwa untuk pemikiran-pemikiran dari kaum fisiokrat ini kita sudah menggunakan istilah
mazhab, bukan pemikiran atau pandangan sebagaimana digunakan untuk pemikiran-
pemikeran terdahulu.

Sumber :
1. Deliarnov, 1997, Perkembangan Pemikiran Ekonomi.
2. https://www.scribd.com/doc/307315158/Pemikiran-Mazab-Fisiokrat
3. https://www.scribd.com/doc/134606026/sejarah-pemikiran-ekonomi
4. https://www.google.com