Anda di halaman 1dari 7

Analisis Perhitungan SDI dan Penetapan Kondisi Jalan

1. Sta 0 +100

Luas Retak : 0,001 m2, maka 0,001 / (100*3,5) = 2,857x 10-4 %


Karena luasa retak 2,857 x 10-4 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak :1 mm
Karena lebar retak 1mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm, sehingga
nilai SDI = 5
Jumlah Lubang : 0
Karena tidak ada lubang maka nilai SDI = 5
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada Bekas roda maka nilai SDI = 5

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+100 dalam
kondisi baik karena nilai SDI < 50.

2. Sta 0 +200

Luas Retak : 0,0025 m2, maka 0,0025 / (100*3,5) = 1,428 x 10-4 %


Karena luasa retak 1,428 x 10-4 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak :1 mm
Karena lebar retak 1mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm, sehingga
nilai SDI = 5
Jumlah Lubang : 0
Karena tidak ada lubang maka nilai SDI = 5
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 5

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+200 dalam
kondisi Baik karena nilai SDI < 50

3. Sta 0 +300

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 3
Jumlah lubang 3 lubang /100 m = 30 lubang / km
Karena jumlah lubang 30 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 0 + 75 = 75
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 75
Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+300 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 - 100.

4. Sta 0 +400

Luas Retak : 0,002 m2, maka 0,002 / (100*3,5) = 5,714 x 10-4 %


Karena luasa retak 5,714 x 10-4 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak :2 mm
Karena lebar retak 1mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm, sehingga
nilai SDI = 5
Jumlah Lubang : 2
Jumlah lubang 2 lubang /100 m = 20 lubang / km
Karena jumlah lubang 30 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 5 + 75 = 80
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 80

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+400 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 100.

5. Sta 0 +500

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 0
Karena jumlah lubang 0 maka tidak ada nilai SDI
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka tidak ada nilai SDI

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+500 dalam
kondisi Baik.

6. Sta 0 +600

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 10
Jumlah lubang 15 lubang /100 m = 100 lubang / km
Karena jumlah lubang 100 lubang / km maka masuk dalam penilaian >
50 /km maka nilai SDI = SDI + 225 = 50+ 225 = 225
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 225
Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+600 dalam
kondisi Rusak Berat karena memiliki nilai SDI > 150.

7. Sta 0 +700

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 1
Jumlah lubang 1 lubang /100 m = 10 lubang / km
Karena jumlah lubang 30 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 0 + 75 = 75
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 75

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+700 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 - 100.

8. Sta 0 +800

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 1
Jumlah lubang 1 lubang /100 m = 10 lubang / km
Karena jumlah lubang 30 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 0 + 75 = 75
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 75

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+800 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 - 100.

9. Sta 0 +900

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 0
Karena jumlah lubang 0 maka tidak ada nilai SDI
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka tidak ada nilai SDI

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 0+900 dalam
kondisi baik.
10. Sta 1+000

Luas Retak : 0,0003m2, maka 0,0003 / (100*3,5) = 8,571x 10-5 %


Karena luasa retak 8,571x 10-5 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak : 1 mm
Karena lebar retak 1 mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm, sehingga
nilai SDI = 5
Jumlah Lubang : 0
Karena tidak ada lubang maka nilai SDI = 5
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 5

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+000 dalam
kondisi Baik karena nilai SDI < 50.

11. Sta 1 +100

Luas Retak : 0,0003 m2, maka 0,02 / (100*3,5) = 8,571 x 10-5 %


Karena luasa retak 8,571 x 10-4 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak :1 mm
Karena lebar retak 1 mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm, sehingga
nilai SDI = 5
Jumlah Lubang : 2
Jumlah lubang 2 lubang /100 m = 20 lubang / km
Karena jumlah lubang 20 lubang / km maka masuk dalam penilaian <
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 0+ 75 = 75
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 75

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+100 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 100.

12. Sta 1 +200

Luas Retak : 0,0005 m2, maka 0,0005 / (100*3,5) = 1,428x 10-4 %


Karena luasa retak 1,428 x 10-4 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak :1 mm
Karena lebar retak 5mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm maka nilai
SDI = 5
Jumlah Lubang : 2
Jumlah lubang 4 lubang /100 m = 20 lubang / km
Karena jumlah lubang 40 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10 -
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 5+ 75 = 80
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 80

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+200 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 100.

13. Sta 1 +300

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 2
Jumlah lubang 2 lubang /100 m = 20 lubang / km
Karena jumlah lubang 20 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 0 + 75 = 75
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 75

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+300 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 - 100.

14. Sta 1 +400

Luas Retak : 0, 05 m2, maka 0,05 / (100*3,5) = 0,01428 %


Karena luasa retak 0,01428 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak :1 mm
Karena lebar retak 5mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm maka nilai
SDI = 5
Jumlah Lubang : 2

Jumlah lubang 2 lubang /100 m = 20 lubang / km


Karena jumlah lubang 20 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10 -
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 5+ 75 = 80
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 80

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+400 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 100.

15. Sta 1 +500

Luas Retak : 0,001 m2, maka 0,001 / (100*3,5) = 2,857x 10-4 %


Karena luasa retak 2,857x 10-4 % maka masuk dalam penilaian < 10%
sehingga diperoleh nilai SDI = 5
Lebar Retak :1 mm
Karena lebar retak 5mm maka masuk dalam penilaian 1 5 mm maka nilai
SDI = 5
Jumlah Lubang : 0
Karena tidak ada lubang maka nilai SDI = 5
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 5

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+500 dalam
kondisi Baik.

16. Sta 1 +600

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 0
Karena jumlah lubang 0 maka tidak ada nilai SDI
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka tidak ada nilai SDI

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+600 dalam
kondisi Baik.

17. Sta 1 +700

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 0
Karena jumlah lubang 0 maka tidak ada nilai SDI
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka tidak ada nilai SDI

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+700 dalam
kondisi Baik.

18. Sta 1 +800

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 1
Jumlah lubang 1 lubang /100 m = 10 lubang / km
Karena jumlah lubang 10 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 0 + 75 = 75
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 75

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+800 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 - 100.

19. Sta 1 +900

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 0
Karena jumlah lubang 0 maka tidak ada nilai SDI
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka tidak ada nilai SDI

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 1+900 dalam
kondisi Baik.

20. Sta 2 +000

Luas Retak : Tidak Ada


Karena luas retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Lebar Retak : Tidak Ada
Karena lebar retak tidak ada maka tidak ada nilai SDI
Jumlah Lubang : 2
Jumlah lubang 1 lubang /100 m = 20 lubang / km
Karena jumlah lubang 10 lubang / km maka masuk dalam penilaian 10
50 /km maka nilai SDI = SDI + 75 = 0 + 75 = 75
Dalam Bekas Roda : 0
Karena tidak ada bekas roda maka nilai SDI = 75

Maka dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa jalan pada sta 2+000 dalam
kondisi Sedang karena memiliki nilai SDI diantara 50 - 100.