Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Model konseptual mengacu pada ide-ide global mengenai individu, kelompok situasi
atau kejadian tertentu yang berkaitan dengan disiplin yang spesifik. Teori-teori yang
terbentuk dari penggabungan konsep dan pernyataan yang berfokus lebih khusus pada
suatu kejadian dan fenomena dari suatu disiplin ilmu. Model konseptual dalam
keperawatan memungkinkan perawat untuk menerapkan cara perawat bekerja dalam batas
kewenangan sebagai seorang perawat. Perawat perlu memahami konsep ini sebagai
kerangka konsep dalam memberikan asuhan keperawatan dalam praktek keperawatan atau
sebagai filosofi dalam dunia pendidikan dan kerangka kerja dalam riset keperawatan.
Ada berbagai jenis model konseptual keperawatan salah satunya yaitu model adaptasi
Callista Roy. Teori Callista Roy ini menitikberatkan pada kemampuan beradaptasi
seseorang. Teorinya menjelaskan emapat macam elemen esensial dalam adaptasi
keperawatan yaitu: manusia, lingkungan, kesehatan, dan keperawatan. Adaptasi seseorang
disebabkan oleh 3 hal yaitu : penyebab perubahan (masalah), proses terjadinya perubahan,
pengalaman adaptasi sebelumnya.
Berkaitan dengan teori Callista Roy tentang adaptasi, masih banyak kasus-kasus di
Indonesia yang penerapannya menyimpang, seperti kasus kekerasan dalam rumah tangga
yang mengakibatkan gangguan psikologi seseorang (stress). Dimana dalam aplikasi Roy
menjelaskan bahwa manusia dipandang sebagai makhluk hidup dengan aspek bio-psiko-
sosio-spiritual yang utuh. Jika salah satu dari aspek tersebut terganggu maka fungsi-fungsi
lain dari aspek tersebut tidak akan berfungsi.
Akibat dari kasus ini, kami mengambil jurnal yang berjudul Aplikasi konsep stress
adaptasi menurut Callista Roy terhadap pengalaman ibu rumah tangga pasca trauma
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penerapan aplikasi Callista Roy menyebabkan
adanya peran perawat yaitu membantu mengidentifikasi kebutuhan klien, mengkaji
kemampuan adaptasi klien, dan membantu klien dalam beradaptasi. Sehingga keutuhan
dari bio-psiko-sosio-spiritual akan berjalan seiringan dan tidak terdapat penyimpangan.

B. TUJUAN
a. Mengetahui pengertian dari model teori konsep keperawatan Roy.
b. Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari teori Callista Roy.
c. Mengetahui penerapan teori Roy pada sorang yang mengalami gangguan.
d. Mengetahui model teori adaptasi Roy diaplikasikan dalam konsep keperawatan.

C. MANFAAT
a. Mampu memahami pengertian Tori Roy