Anda di halaman 1dari 4

Generalisasi Validitas

Banyak pemberi kerja, khususnya yang kecil, tidak merasa efektif dalam hal biaya untuk
melakukan studi validitas untuk alat seleksi yang mereka gunakan. Para pemberi kerja ini harus
menemukan tes dan alat penyaringan lainnya yang telah terbuka valid dalam situasi hain
(perusahaan), dan kemudian membawanya ke dalam perusahaan dengan harapan tes atau alat
penyaringan tersebut juga akan valid untuk mereka. Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan
meliputi bukti validasi yang ada mengenai penggunaan tes tersebut untuk berbagai tujuan
spesifik, keserupaan subjek dengan mereka yang ada dalam organisasi Anda dan keserupaan dari
pekerjaan.

Hak Individual Peserta Tes dan Keamanan Tes

Peserta tes mempunyai hak terhadap privasi dan umpan balik di bawah standar untuk tes
kependidikan dan psikologis American Psychological Association (APA); standar ini memandu
psikolog tetapi tidak dapat ditegakkan secara hukum. Peserta tes mempunyai hak-hak sebagai
berikut:
Kerahasiaan hasil tes
Pemberitahuan persetujuan mengenai penggunaan hasil-hasilnya
Hanya orang-orang yang memenuhi syarat yang menginterpretasikan nilai-nilai tersebut
yang mendapatkan akses terhadap hasilnya, atau bahwa informasi yang memadai akan
menyertai nilai-nilai tersebut untuk memastikan interpretasi yang tepat terhadapnya.
Tes tersebut adil. Sebagai contoh, tidak ada peserta tes yang memiliki akses sebelumnya
terhadap pertanyaan atau jawabannya.

Jenis-jenis ujian

Ujian Kemampuan Kognitif


Ujian kognitif termasuk ujian kemampuan pemahaman umum (Intelegensia) dan ujian
kemampuan mental khusus seperti memori dan pemahaman induktif.
Ujian Intelegensi
Ujian Intelegensi (IQ) adalah ujian kemampuan intelektual umum. Ujian ini mengukur
kemampuan seperti memori, kosakata, kefasihan bicara dan kemampuan berhitung.
Inteligensia sering diukur dengan menguji secara perorangan seperti Standford-Binet
Test. Pengusaha dapat menjalankan IO lain seperti Wonderlic untuk kelompok-kelompok
orang.

Kemampuan Kognitif Khusus. Terdapat beberapa ukuran kemampuan mental khusus,


seperti pemahaman induktif dan deduktif, pemahaman verbal, memori dan kemampuan
berhitung.
Psikolog sering menyebut ujian demikian sebagai ujian kecerdasan karena mereka
mempunyai pokok isi untuk mengukur kecerdasan untuk pekerjaan yang dimaksud. Ujian
ini memberikan wawasan pada kemampuan spasial mekanis pelamar. Anda dapat
menggunakan ujian ini untuk menyaring pelamar untuk pekerjaan seperti desainer,
pembuat draft, dan insinyur.

Tes Kemampuan Motorik dan Fisik


Tes kemampuan motorik seperti ketangkasan jemaru, ketangkasan manual, dan waktu .
Ujian ketangkasan bagian kecil adalah sebagau contoh. Ia mengukur kecepatan dan
akurasi penilaian sederhana dan juga kecepatan jemari, tangan dan pergerakan
lengan.,Ujian kemampuan fisik dapat diperoleh. Termasuk kekuatan statis, kekuatan
dinamis, koordinasi tubuh dan stamina. Penajaga Pantai sebagai contoh, harus
menunjukan bahwa mereka dapat berenang sebelum dipekerjakan.

Mengukur Kepribadian dan Minat


Kemampuan kognitif dan fisik seseorang itu saja belum tentu menjelaskan prestasi kerja
seseorang. Faktor lain seperti motivasi, dan ketrampilan antar individu adalah sangat
penting. Banyak perusahaan yang memecat karyawannya karena tidak mampu
berprestasi, Karyawan ini tidak mampu berprestasi dikarenakan tidak dapat memotivasi
dirinya sendiri. Perusahaan Motorola menggunakan ujian ini untuk memilih manajer
level atasnya. Tidak ada keraguan bahwa ujian kepribadian dapat memperediksi
seseorang pada pekerjaan. Ujian kepribadian mengukur aspek dasar dari kepribadian
seseorang pelamar seperti sifat tertutup, kemampuan dan motvasi.

Pusat Penilaian Manajemen

Pusat Penilaian Manajemen adalah sebuah simulasi 2 sampai 3 minggu dimana 10 sampai 12
karyawan baru melakukan tugas yang diberikan dibawah kuasa para ahli maupun pelatih
In-basket
Adalah suatu tugas yang diberikan kepada oleh pelatih kepada calon karyawan baru dimana
tugasnya berakumulasi dari laporan, memo, catatan panggilan masuk, surat, data base dan lain-
lain.
Diskusi Kelompok Tanpa Pemimpin
Dimana pelatih memberikan suatu tugas diskusi kepadakelompok tanpa adanya pemimpin atau
ketua dari kelompok dan memberitahu kepada seluruh anggota kelompok untuk mendapatkan
keputusan kelompok.
Permainan Manajemen
Dimana partisipan meneyelesaikan sebuah masalah realistis tanpa anggota dari perusahaan
simulasi berkompetisi di pasar.
Persentasi Lisan Individual
Para pelatih mengevaluasi ketrampilan berkomunikasi, etika berkomunikasi setiap partisipan
dengan cara persentasi lisan.
Pengetesan
Adalah suatu pusat memasukan ujian kepribadian, minat, mental.
Wawancara
Suatu cara yang sering digunakan oleh pelatih maupun partisipan untuk mengetahui bakat minat,
prestasi masa lalu dan motivasi.
Tes Situsional dan Simulasi Berbasis Video

Tes situsional mengharuskan peserta untuk merespon terhadap situasi yang representative
dari pekerjaan. Pengambilan sampel kerja dan beberapa tugas pusat penilaian masuk dalam
kategori ini. Simulasi berbasis video adalah tes yang memberi kandidat beberapa situasi video
daring atau komputer, yang masing-masing diikuti oleh satu atau lebih pertanyaan pilihan ganda.

Pendekatan Pelatihan dan Evaluasi Kerja Miniatur

Pelatihan dan evaluasi kerja miniature berarti melatih kandidat untuk melakukan
beberapa tugas dari pekerjaan, dan kemudian mengevaluasi kinerja kandidat tersebut sebelum
dipekerjakan. Pendekatan tersebut beramsumsi bahwa seseorang yang mendemostrasikan bahwa
ia dapat mempelajari dan melakukan sampel tugas tersebut akan mampu mempelajari dan
melakukan pekerjaan itu sendiri.

Tinjauan Pekerjaan Realistis

Terkadang, realism dapat menjadi alat penyaringan yang terbaik. Secara umum, pelamar
yang menerima tinjauan pekerjaan realistis lebih berkemungkinan menolak penawaran kerja,
tetapi pembeli kerja mereka lebih berkemungkinan mempunyai perputaran yang lebih rendah.

Memilih Metode Seleksi

Pemberi kerja perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih untuk


menggunakan alat seleksi tertentu. Hal-hal ini meliputi reliabilitas dan validitas alat-alat tersebut,
pengembalian atas investasinya, reaksi pelamar, kebergunaan, dampak merugikan, dan rasio
seleksi dari alat-alat tersebut .