Anda di halaman 1dari 2

Choirul Huda, Nama Baru Untuk Lapangan Persela

Lamongan

Nama Choirul Huda Diabadikan Menjadi Nama Lapangan Oleh


Manajemen Persela Lamongan
Berita Olahraga Indonesia Nama Choirul Huda dikabarkan sudah diabadikan sebagai nama
lapangan latihan milik Persela Lamongan. Pihak manajemen Laskar Joko Tingkir ini sudah sepakat
untuk menggunakan nama Huda pasca meninggalnya kipper veteran dan juga kapten dari Persela
tersebut di laga terakhirnya melawan Semen Padang.

Huda meninggal dunia setelah berbenturan keras dengan pemain Perselalainnya yaitu Ramon
Rodrigues, saat dirinya berusaha menyelamatkan bola di pertandingan melawan Semen Padang
beberapa waktu lalu.

Kiper yang meninggal dunia di saat usianya 39 tahun itu memang merupakan pemain yang
memiliki loyalitas tinggi untuk Persela melihat dirinya sama sekali tidak pernah pindah klub
sepanjang karirnya. Nama Huda pun lantas diabadikan sebagai nama lapangan untuk tim Persela
Lamongan. Ya, sebelumnya lapangan yang bernama Sukomulyo sudah diubah menjadi Lapangan
Choirul Huda sebagai apresiasi kepada sang kiper.
Yang jelas kami akan mengabadikan nama Huda yang telah memberikan spirit tidak hanya untuk
tim Persela saja, tapi juga untuk Lamongan, tutur Yuhronur Effendi selaku Direktur Operasional
Persela.

Bentuknya bisa saja seperti patung, nama jalan, nama tribun, dan nama lapangan. Yang jelas
kali sudah mengubah nama lapangan sepak bola kedua Persela yang selalu digunakan untuk
latihan dari yang sebelumnya bernama Lapangan Sukamulyo menjadi Lapangan Sepak Bola
Choirul Huda, ujar Yuhronur.

Berita Olahraga Terkini - Beragam penghormatan memang dilakukan untuk mengenang


kepergian dari Choirul Huda yang sudah membela Persela selama 18 tahun tersebut. Pihak
manajemen Persela pun memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggu 1 sebagai
penghormatan terakhir untuk sang kapten. Jadi ke depannya tidak aka nada lagi pemain yang
mengenakan nomor punggung 1 tersebut.

Liga 1 Indonesia pun ikut memberikan penghormatan dengan mewajibkan pemain kedua klub
yang bertanding mengenakan jersey dan nomor punggung Choirul Huda sebelum pertandingan
tersebut dimulai.