Anda di halaman 1dari 10

KAJIAN PUSTAKA

MAKALAH
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian
Yang Dibimbing Oleh
Prof. Dra. Herawati Susilo, M. Sc., Ph.D dan Drs. Sulisetijono, M.Si
Disajikan pada Senin, 18 September 2017

Oleh:
Kelompok /Offering B

1. Alifia Rosidatuz Zulfa 1603416060


2. Amalia Nurul Arfianti 160341606078
3. Lailatul Maghfiroh 1603416060

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
September 2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat dan karunia-Nya berupa waktu dan kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah kami untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian yang berjudul
Kajian Pustaka dengan lancar dan tepat waktu.
Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terimakasih kepada Prof. Dra. Herawati
Susilo, M. Sc., Ph.D dan Drs. Sulisetijono, M.Si selaku dosen pengampu mata kuliah
Metodologi penelitian. Semoga makalah ini dapat digunakan sebagai acuan dan sumber
belajar di dalam perkuliahan.
Dalam penyususnan makalah ini tentu masih terdapat banyak kekurangan dan
kesalahan. Oleh karena itu kami berharap adanya masukan yang bersifat logis dan konstruktif
untuk membangun kesempurnaan makalah yang selanjutnya.

Malang, September 2017

Tim Penyusun
Datar isi
BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam setiap penelitian, suatu rujukan atau yang sering kita sebut sebagai daftar pustaka
sangat dianjurkan bahkan diwajibkan. Karena segala sesuatu yang telah kita jadikan
sebagai rujukan harus relevan dan akurat dengan keadaan atau daftar rujukan yang
kita ambil. Penelitian biasanya diawali dengan ide atau gagasan dan konsep yang
dihubungkan satu sama lain melalui hipotesis tentang hubungan yang diharapkan. Ide dan
konsep untuk penelitian dapat bersumber dari gagasan peneliti sendiri dan dapat
juga bersumber dari sejumlah kumpulan pengetahuan hasil kerja sebelumnya yang kita kenal
juga sebagai literatur atau pustaka. Pengkajian teori tidak akan terlepas dari kajian pustaka
atau studi pustaka karena teori secara nyata dapat diperoleh melalui studi atau kajian
kepustakaan. Nazir (2005: 93) menyatakan bahwa studi kepustakaan atau studi literatur, selain
dari mencari sumber data sekunder yang akan mendukung penelitian, juga diperlukan untuk
mengetahui sampai ke mana ilmu yang berhubungan dengan penelitian telah berkembang,
sampai ke mana terdapat kesimpulan dan generalisasi yang pernah dibuat sehingga situasi
yang diperlukan diperoleh.
Penyusunan kajian pustaka bertujuan mengumpulkan data dan informasi ilmiah, berupa
teori-teori, metode, atau pendekatan yang pernah berkembang dan telah di dokumentasikan
dalam bentuk buku, jurnal, naskah, catatan, rekaman sejarah, dokumen-dokumen, dan lain-
lain yang terdapat di perpustakaan (Prastowo, 2012). Menurut Ibnu, dkk. (2003:22), dengan
menggali teori-teori, konsep-konsep, metode-metode penelitian yang ada akan menambah
wawasan bagi peneliti serta menghindari adanya tindakan plagiasi.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa yang di maksud kajian pustaka?
2. Apa tujuan kajian pustaka?
3. Dari manakah sumber kajian pustaka?
4. Bagaimana teknik pengutipan dalam kajian pustaka?
5. Apa peran kajian pustaka dalam sebuah penelitian?
1.3 Tujuan
Dari rumusan masalah diatas, tujuan penulisan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui maksud kajian pustaka.
2. Untuk mengetahui tujuan kajian pustaka.
3. Untuk mengetahui sumber kajian pustaka
4. Untuk mengetahui teknik pengutipan kajian pustaka.
5. Untuk mengetahui peran kajian pustaka dalam sebuah penelitian.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Maksud Kajian Pustaka
2.2 Tujuan Kajian Pustaka

2.3 Sumber Kajian Pustaka


Seorang peneliti yang ingin mencari atau menemukan suatu permasalahan yang tepat,
kemudian menemukan konsep, teori, model yang valid dalam sebuah penelitian maka
sebaiknya menghimpun berbagai kepustakaan yang berkaitan dengan pokok permasalahan
yang akan atau sedang diteliti.
Secara garis besar sumber bacaan ini dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Referensi umum.

Sumber yang dijadikan rujukan utama oleh peneliti, misalnya dari artikel tertentu,
karangan ilmiah, buku, dan dokumen lainnya yang berkaitan langsung dengan pertanyaan
penelitian. Referensi umum merupakan indeks, yaitu daftar pengarang, judul buku, tempat
penerbitan artikel atau wacana atau berupa abstrak.

2. Sumber primer

Sumber yang dipublikasi di mana seseorang melakukan penelitian penelitian


kemudian diterbitkan. Penulis mengkomunikasikan temuannya secara langsung kepada
pembaca. Sumber primer penelitian pendidikan adalah journal, misalnya Journal of
Research in Science Teaching. Adajournal yang diterbitkan bulanan, tiga kali dalam
setahun, dan artikel yang dimuat merupakan laporan hasil penelitian.

3. Sumber sekunder

Sumber yang dipublikasi di mana penulis mendeskripsikan hasil karya orang lain.
Sumber sekunder adalah buku (text books), ensiklopedia pendidikan, kajian penelitian,
atau buku tahunan.

Tinjauan pustaka dapat dilakukan terhadap beberapa sumber, diantaranya:

a. Textbook.

Text book biasanya memuat teori-teori yang relevan terhadap suatu topik atau area
tertentu. Tinjauan pustaka dilakukan untuk mencari landasan teori yang relevan terhadap
penelitian. Sugiyono (2012) mengatakan bahwa landasan teori perlu ditegakan agar
penelitian memiliki dasar yang kokoh, dan bukan sekedar perbuatan coba-coba (trial and
error). Landasan teori menunjukan bahwa penelitian yang dilakukan merupakan cara
ilmiah untuk mendapatkan data-data yang akan digunakan. Keunggulan buku teks adalah
biasanya lebih luas cakupannya daripada jurnal. Kelemahannya biasanya kurang
mendalam dan kurang up to date jika dibandingkan dengan journal.

b. Journal.

Journal yang dapat digunakan sebagai sumber literatur ilmiah. Kampus biasanya
memiliki ketentuan jurnal mana yang bisa digunakan dan mana yang tidak dapat
digunakan sebagai sumber literatur. Pada jurnal kita dapat memperoleh informasi
penelitian terdahulu yang relevan, baik tujuan, metode, maupun hasil, yang
dapat membantu mahasiswa dalam melakukan penelitian.

c. Theses.

Tesis atau skripsi atau hasil karya tulis ilmiah mahasiswa dapat dijadikan sebagai
sumber literatur selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Pilihlah hasil karya
ilmiah mahasiswa lain yang memang layak dijadikan sumber literatur penulisan ilmiah.
Setiap kampus biasanya memiliki kebijakan mana yang dapat digunakan dan mana yang
tidak dapat digunakan sebagai sumber literatur.

Sumber bacaan yang digunakan dalam tinjauan pustaka perlu memenuhi paling tidak
kriteria-kriteria sebagai berikut (Sugiyono, 2012):

Relevansi, membahas semua literatur yang diperlukan untuk menjawab research


question yang telah ditetapkan. Hasil penelitian terdahulu yang relevan bukan berarti
sama dengan penelitian yang akan dilakukan, akan tetapi masih dalam ruang linkup
yang sama.
Kelengkapan, mencakup berapa banyak literatur. Setiap kampus mungkin memiliki
aturan yang berbeda-beda terkait berapa jumlah minimal sumber teori atau penelitian
terdahulu yang harus ditinjau oleh peneliti/mahasiswa.
Tahun terbit, semakin baru tahun terbit suatu sumber maka semakin mutakhir. Tetapi
selain itu, biasanya ada juga sumber literatur atau teori yang walaupun sudah sangat
lama tapi masih bisa digunakan.
Kriteria pemilihan sumber pustaka mencakup:

1. Ketetapan (adequa-cy)
Isi dari sumber pustaka sesuai dengan penelitian yang dilaksanakan.
2. Kejelasan (clarity).
Sumber pustaka harus mudah dipahami atau dimengerti oleh peneliti.
3. Empiris (empericalness)
Sumber pustaka itu berdasarkan pada kenyataan bukan hasil imajinasi.
4. Terorganisasi (Organization)
Isi dari sumber pustaka harus terorganisasi dengan baik sehingga memudahkan
peneliti untuk mencari informasi.
5. Kemutakhiran (Recen-cy)
Sumber pustaka harus berdasarkan perkembangan terbaru dalam bidangnya (up to
date).
6. Relevansi (relevance)
Sumber pustaka berhubungan dengan penelitian.
7. Meyakinkan (convic-ingness)
Sumber pustaka dapat menjadi acuan yang terpercaya bagi peneliti.

2.4 Teknik Pengutipan Kajian Pustaka


2.5 Peran Kajian Pustaka
BAB III

PENUTUP

3.1 Simpulan

3.2 Saran
Datar Rujukan

Nazir, M. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Prastowo, A. 2012, Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian.


Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sekaran, Uma (2010). Research method for business: A skill building approach, 4th edition,
John Wiley & Sons
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Jogjakarta:
Alfabeta.