Anda di halaman 1dari 1

BAB IV

KESIMPULAN

Kejang demam ialah kebangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu
rektaldi atas 38C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium. Kejang demam merupakan
kelainan neurologis yang paling sering dijumpai pada anak, terutama pada golongan umur 6
bulan sampai 4 tahun. Kejang demam komplikata (Complex Febrile Seizure), dengan ciri-ciri
gejala klinis Kejang lama > 15 menit, Kejang fokal atau parsial satu sisi, atau kejang umum
didahului kejang parsial, Berulang atau lebih dari 1 kali dalam 24 jam.
Bangkitan kejang pada bayi dan anak-anak kebanyakan bersamaan dengan kenaikan
suhu badan yang tinggi dan cepat, berkembang bila suhu tubuh mencapai 39 C, disebabkan
oleh infeksi di luar susunan saraf pusat (ISPA, OMA, dll). Pada kasus ini didapatkan keluhan
kejang. Sebelum di bawa ke IGD pasien juga mengalami kejang +/- 15 menit. Kemudian
pasien juga mengeluh batuk, pilek dan disertai demam yang naik turun sejak +/- 1 hari yang
lalu. BAB dan BAK tidak ada keluhan. Riwayat kontak dengan orang yang memiliki batuk
lama disangkal. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang dapat
disimpulkan bahwa pasien ini merupakan pasien dengan KDK. Dasar tatalaksana pada pasien
ini adalah pengobatan dengan antikonvulsi yang sesuai pada saat kejang, pengobatan dengan
antibiotik yang sesuai untuk infeksinya ,antipiretik untuk gejala demamnya serta tindakan
suportif seperti pemberian cairan intravena.

27