Anda di halaman 1dari 3

Theory in action 2.

2 (halaman 28)
SharesSetForaPullback,notnewlows
olehGlennMumford

Review Kasus:
GlennMumfordyangmerupakanseoranginvestormemberikanopinimengenaisuatu
kekhawatirannyadisaatnaiknyahargakomoditihinggapadahargatertinggidanturunnya
tingkatsukubungahinggamenjadiyangterendahdalamsuatuperiode.
GlennMumfordmeyakiniteoriSiklusSuperKomoditi(comoditysupercycle),yaitu
suatutrenyangakanmengalamikenaikansecaraberkepanjangan(satudekadeataulebih)
padahargakomoditiyangdidorongolehurbanisasidanindustrialisasidarisebuahekonomi
besar.Glennmumfordmenyarankansebaiknyadilakukansuatutesuntukmengujiparitasatas
haltersebutdalamrentangwaktu18bulankhususnyapadagreenback(istilahdollaramerika
dalaminvestasiforex).
Lalu,diayangdiakhawatirkanadalahketikadiamelakukantrading(jualbeliproduk
investasiuntukmendapatkancapitalgain)padasaat yang tidak menguntungkan karena
ekuitassedangberadapadahargayangselalutinggisecarainterimdanberkemungkinanakan
mengalamikejutannegatifdalamjangkapendek(sepertianjloknyahargasecaratibatiba).
Kemudianglennmumfordmenyatakanbagaimanasebaiknyainvestormenanggapihal
ini? Karena adanya kemungkinan volatilitas return (tingkat keuntungan yang naik turun
secaraberkesinambungan),pasarakanmengalamikemungkinankesalahandalammengambil
keputusan untuk mengambil tindakan, jadi sebaiknya investor melakukan koreksi yang
menyeluruhterhadapsetiapkemungkinannya,karenaakanadanyaketidakpastianyangbesar
dandiamengatakanlupakanPrinsipsellingrallies(jualpadahargayangtinggi)tetapitetap
padaprinsipbuythedips(belidihargaterendah).
Pertanyaan:
1. Apayangdimaksuddenganpasarbull(trenmenurundalampasarsaham)?Apa
yangdimaksuddenganpasarbear(trenmenaikdalampasarsaham)?

Jawab:

Dalam suatu investasi yang memiliki suatu chart atau pola yang terbentuk dari
harga suatu produk investasi, dikenal suatu tren yaitu bullish dan bearish.
Pasar bull (trend bullish) adalah ketika dalam suatu periode (beberapa waktu
tertentu) menggambarkan suatu pergerakan harga yang membentuk pola yang
naik. Jadi dapat dikatakan dalam periode tertentu harga telah mengalami kenaikan.
Sedangkan Pasar bear (trend bearish) adalah ketika dalam suatu periode
(beberapa waktu tertentu) harga produk investasi mengalami tren yang menurun,
jadi dalam jangka waktu tersebut harga mengalami penurunan yang terlihat dari
pola/ grafik yang menurun.
2. Mengapa tingginya harga komoditas dan suku bunga rendah akan membantu
untukmenjagahargasaham?

Jawab:

Komoditas, tingkat suku bunga, dan saham merupakan pilihan dari investasi
bagi investor. Tujuan berinvestasi pada dasarnya adalah memperoleh maximum
return. Investor akan menganalisis return dari setiap pilihan investasinya. Lalu
memilih untuk berinvestasi pada pilihan yang memiliki tingkat return yang
tertinggi dan sesuai dengan ekspektasi/target nya.

Tingginya harga komoditas akan menyebabkan investor kurang tertarik untuk


berinvestasi (masuk dalam pasar komoditas), karena akan menyebabkan
kurangnya tingkat return yang akan diperoleh investor, sehingga pilihan investor
akan jatuh pada berinvestasi pada pasar saham (dengan asumsi pasar saham
berada pada tingkat keuntungan yang lebih menjanjikan), ketika harga komoditas
menjadi tinggi, investor akan beralih/memilih investasi pada pasar saham yang
sehingga menyebabkan harga saham menjadi stabil

Kemudian tingkat suku bunga juga merupakan pilihan investasi (seperti


obligasi, deposito), investor akan berharap akan tingkat suku bunga yang tinggi,
karena akan memperoleh return dari tingkat suku bunganya. Jadi, ketika tingkat
suku bunga rendah maka investor akan beralih pada pasar saham (dengan asumsi
tingkat return pasar saham lebih tinggi), sehingga akan menyebabkan harga-harga
saham relatif stabil.

3. Teoriapayangakanmendasari/memberikanmasukanuntukmembelipadasaat
'dips'?(harga mulai turun/tren menurun/cekungan) Apakah ini Sebuah teori
normatif?Jelaskanjawabananda.

Jawab:

Istilah buy the dips, dan juga sell the rallies merupakan prinsip yang
digunakan investor dalam investasi sekuritas/produk yang memiliki suatu chart
yang menggambarkan naik turunnya harga suatu produk investasi. Buy the dips ,
sell the rallies memiliki makna bahwa dalam trading, investor akan membeli suatu
produk sekuritas saat diperkirakan telah mencapai harga terendah (pada harga
yang rendah) menurut pertimbangan investor, dan menjual produk sekuritas
tersebut pada saat diperkirakan harga sudah mencapai titik tertinggi (harga yang
tinggi) menurut pertimbangan investor.

Jika dikaitkan dengan teori yang mendasari prinsip tersebut (buy the dips),
secara umum buy the dips merupakan suatu teori normatif, dimana teori normatif
merupakan suatu penjelasan/penalaran untuk menjustifikasi kelayakan suatu
tindakan/hal yang paling sesuai dengan tujuan/nilai yang ada. Tujuan investasi
adalah maximum retur, dalam hal investor yang mengharapkan capital gain(selisih
harga beli dengan harga jual), maka investor berdasarkan normatif nya akan
membeli pada saat harga yang rendah, dan menjual pada saat harga yang tinggi
(buy the dips, sell the rallies).

Lalu, sebagaimana halnya kita mengetahui bahwa suatu teori dapat mutually
exclusive (bergandengan dengan teori lainnya), prinsip buy the dips sell the rallies
juga merupakan teori pragmatis jika digunakan untuk pengamatan prilaku
investor. Karena untuk menentukan ukuran harga terendah dan harga tertinggi
tersebut didasarkan atas prilaku masing-masing investor, sehingga setiap investor
akan memiliki kriteria tertentu berdasarkan pertimbangan pribadinya. Oleh karena
itu, dengan teori pragmatik dimana menjelaskan prilaku seseorang atas suatu hal,
maka akan dapat menggambarkan prilaku investor dalam prinsip buy the dips
and sell the rallies