Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Letak Indonesia secara
astronomis adalah 6 derajat Lintang Utara sampai 11 derajat Lintang Selatan, dan 95
derajat Bujur Barat hingga 141 derajat bujur Timur. Ini berarti Indonesia terbentang
dari Barat ke Timur dilintasi oleh equator (garis khatulistiwa).
Sedangkan secara geografis Indonesia terletak di antara dua samudera
(Samudera Hindia dan Pasifik) serta antara dua benua (Benua Asia dan Australia).
Letak Indonesia sangat strategis sehingga berpengaruh besar terhadap kondisi
ekonomi, sosial, budaya, dan dimensi lainnya.
Indonesia memiliki banyak sekali kekayaan alam, baik yang dapat diperbarui
maupun yang tidak dapat diperbarui. Mulai dari emas, minyak bumi, gas alam, timah,
batu bara, dan berbagai macam hasil tambang lainnya sampai kepada berbagai
macam jenis flora dan fauna yang tak terhitung jumlahnya yang semestinya dapat kita
lestarikan.
Akan tetapi, dengan sifat keserakahannya manusia tidak pernah merasa puas
dengan apa yang telah dimilikinya. Manusia mengeksploitasi alam di luar batasannya
guna mendapatkan keuntungan materi yang sebesar-besarnya. Padahal mereka
pastinya menyadari bahwa jika suatu sumber daya dieksploitasi secara terus menerus
maka lama kelamaan sumber daya tersebut akan habis. Namun, keserakahan yang
terlalu besar mengalahkan akal sehatnya sehingga tidak mampu lagi menahan
ambisinya.
Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia semakin hari kian parah. Kondisi
tersebut secara langsung telah mengancam kehidupan manusia. Tingkat kerusakan
alam pun meningkatkan risiko bencana alam. Penyebab terjadinya kerusakan alam
dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah
manusia.
Kerusakan lingkungan hidup memberikan dampak langsung bagi kehidupan
manusia. Pada tahun 2004, High Level Threat Panel, Challenges and Change PBB,
memasukkan degradasi lingkungan sebagai salah satu dari sepuluh ancaman terhadap
kemanusiaan.World Risk Report yang dirilis German Alliance for Development
Works (Alliance),United Nations University Institute for Environment and Human
Security (UNU-EHS) dan The Nature Conservancy (TNC) pada 2012 pun
menyebutkan bahwa kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang
menentukan tinggi rendahnya risiko bencana di suatu kawasan. (Greenmovement,
2015)

1
Alam dan lingkungan hidup menjadi tempat tinggal dan hidup manusia.
Kondisi lingkungan akan berpengaruh langsung terhadap kondisi manusia. Karena itu
sudah selayaknya kita menjaga bumi ini dari kerusakan lingkungan.
Apabila manusia tidak mulai berubah mulai hari ini, maka bisa berakibat fatal
untuk masa depan anak cucu kita sebagai penerus bangsa ini. Kita semua berharap,
bisa merubah kehidupan mulai dari diri kita sendiri.
B. Tujuan
1. Mengetahui bagaimana analisis lingkungan hidup di Indonesia dan
kualitasnya.
2. Mengetahui apa saja kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia.
3. Mengetahui faktor penyebab kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia.
4. Mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan.
5. Menemukan solusi untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang terjadi di
Indonesia.
C. Manfaat
1. Dapat mengetahui apa saja kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia.
2. Dapat mengetahui faktor penyebab kerusakan lingkungan sehingga kerusakan
lingkungan dapat dicegah dengan menghindari faktor penyebabnya.
3. Dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan.
4. Dapat menemukan solusi untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang terjadi
di Indonesia.
D. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian lingkungan dan pencemaran lingkungan?
2. Apa saja sumber daya alam yang mempunyai peranan vital dalam kehidupan
manusia?
3. Bagaimana analisis lingkungan hidup di Indonesia dan kualitasnya?
4. Apa saja kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia?
5. Apa saja faktor penyebab kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia?
6. Apa saja dampak yang ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan yang terjadi di
Indonesia?
7. Bagaimana solusi untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang terjadi di
Indonesia?