Anda di halaman 1dari 8

RESUME ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN.

B 35 TAHUN
DENGAN DEFISIT KEPERAWATAN DIRI DI RUANG SRIKANDI
RSJD DR AMINO GONDOHUTOMO JAWA TENGAH
Disusun untuk Memenuhi Tugas Stase Keperawatan Jiwa Tahap Profesi
Pembimbing Akademik : Ns. Sri Padma Sari,S.Kep.MNS
Pembimbing Klinik : Anita Mayasari, S.Kp., M.Kes.

Oleh :
Luh Juita Amare Putri
22020116220116

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXIX


DEPARTEMEN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
RESUME ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN.B 35 TAHUN
DI RUANG SRIKANDI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH DR.AMINO
GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH

1. Hari/ tanggal : Senin, 14 Agustus 2017


2. Nama (Inisial) : Tn. B
3. Ruang : Srikandi
4. Penanggung Jawab : Istri
5. Kondisi Klien :
Keluarga mengatakan klien dibawa ke rumah sakit karena klien banyak
mengalami tekanan 5 bulan terakhir seperti klien mengalami kerugian
dalam pekerjaannya yaitu berdagang burung, klien ditinggal kekasih
menikah dengan orang lain, sejak itu 2 minggu terkahir klien tidak pulang,
dan tiba-tiba diketahui memukul orang , klien sering bicara sendiri dan
ngelantur.
6. Diagnosa Medis : Schizophrenia Paranoid (F.20.0) Fase Akut
7. Diagnosa Kep erawatan :
Analisa Data
Tanggal Data Masalah

Senin, 14 DS : Defisit Perawatan Diri


Agustus 1. Klien mengatakan Saya tidak mandi dan bersih-berih diri sejak 2 Mandi, Berhias,
2017 yang lalu karena di tali mba Makan/minum,
2. Klien mengatakan badan saya rasanya lemas dan tidak nafsu BAB/BAK
makan gitu rasanya mba
3. Klien mengatakan ya ini pemepers kencing sama eenya mba di
kasur ini mba.
4. Klien mengatakan di tali karena sempat berteriak.

DO

1. Klien menunjukan defensif saat berkomunikasi


2. Klien tidak kooperatif dalam melakukan kegiatan rutin ruangan
3. Klien terlihat lemas dan tidak mau makan
4. Klien terlihat menunjukkan tanda-tanda dehidrasi (turgor kulit
kering, mukosa bibir kering, bibir pecah-pecah, mata cekung )
5. Klien tampak lusuh dan bau.
6. BAB dan BAK di kasur dan hanya di ganti baju dan pampersnya
8. Intervensi :

No Hari/ Tanggal Diagnosa Tujuan dan Kriteria Hasil Tindakan Keperawatan

1 14/08/2017 Defisit Perawatan Selama perawatan diruangan, Tindakan Keperawatan Generelis atau Strategi pelaksanaan
Diri Mandi, klien memperlihatkan pada klien dengan Defisit Perawatan Diri :
Berhias, peningkatan dalam menjaga - Bina hubungan saling percaya/ BHSP dengan klien.
Makan/minum, perawatan dirinya dengan - Menjelaskan tanda dan gejala, penyebab akibat defisit
BAB/BAK kriteria hasil : keperawatan diri.
- Menjelaskan cara peawatan diri mandi (tanyakan alasan
- Mengidentifikasi perawatan
tidak mau mandi, berapa kali mandi dalam sehari, peralaan
kebersihan diri (mandi,
mandi dan cara mandi yang benar).
berhias, makan minum, dan
- Melatih dan menjelaskan klien perawatan kebersihan diri
toileting)
berhias.
- Melatih cara melakukan
- Melatih klien memasukkan kegiatan berdandan dalam
perawatan diri : mandi
jadwal kegiatan harian.
- Melatih cara melakukan
- Melatih cara melakukan perawatan diri : makan/ minum
perawatan diri :
- Melatih klien memasukkan perawatan diri makan/minum
berdandan/berhias
kedalam jadwal kegiatan harian.
- Melatih cara perawatan diri :
- Melatih cara melakukan perawatan diri BAK/BAB .
makan/minum
- Melatih klien memasukkan perawatan diri BAK/BAB
kedalam jadwal harinya.
- Melatih cara perawatan diri - Melatih klien untuk menggungkapkan perasaanya secara
BAK/ BAB verbal, terhadap sesuatu ang dirsakannya saat ini.
Tindakan Keperawatan keluarga/ strategi pelaksanaan keluarga
pada psien defisit perawatan diri :
- Mengenal masalah Defisit Perawatan Diri
- Mengambil keputusan untuk merawat klien defisit
perawatan diri
- Merawat klien defisit perawatan diri
- Menciptakan lingkungan yang terapeutik untuk klien defisit
perawatan diri
- Memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk follow up
kesehatan defisit diri dan mencegah kekambuhan.

9. Terapi Obat :
Nama obat Jenis Dosis Waktu Indikasi Kontraindikasi Efeksamping
dan cara
As. obat anti 500 mg Setelah Anemia atau Asma, Nyeri dada, tinja Nyeri ulu hati,
Mefenamat inflamasi makan pagi Masalah perdarahan, berwarna hitam, Gangguan
non-steroid dan sore Pembekuan daraH, mual dan sakit pencernaan, Tidak
Edema (retensi cairan
perut, nafsu makan, Mual
atau pembengkakan
pada tubuh), Riwayat kesemutan. dan muntah, Sakit
serangan jantung, kepala dan
Penyakit jantung
(contoh, gagal jantung Mengantuk dan
kongestif), Hipertensi kelelahan
(tekanan darah tinggi),
Penyakit ginjal,
Penyakit hati (contoh,
hepatitis), Sakit pada
perut atau usus,
Riwayat
strokeGunakan
dengan hati-hati. Obat
ini dapat memperparah
kondisi, Aspirin-
sensitif asma,Penyakit
ginjal parah
Risperidone Antipsikotik 2 mg Setelah Sindrom Parkinson dan Hipersensitif Mulu tkering,
makan pagi gangguan ektra terhadap penglihatan kabur,
dan sore piramidal yang triheksifenidil, pusing, mual, muntah,
disebabkan oleh SSP glukomasudutse bingung, agitasi,
mpit, konstipasi, takikardi,
takiaritmia, dilatasi ginjal, retensi
psikosis berat, urin.
psikoneuorosis,
hipertrofiprostat
danobstruksisal
urancerna
10. Implementasi :
Hari, Tanggal : Senin, 14 Agustus 2017

Pukul : 12.00WIB

Implementasi :

Menjelaskan tanda dan gejala, penyebab dan akibat defisit perawatan diri
serta melatih klien merawat diri: makan

- Mengidentifikasi tanda dan gejala, penyebab dan akibat defisit


perawatan diri

- Menjelaskan cara perawatan diri : makan (tanyakan alasan tidak


mau makan, berapa kali makan dalam sehari, manfaat makan, cara
makan yang benar)

- Melatih klien cara perawatan diri: makan

- Melatih klien memasukkan kegiatan makan dalam jadual kegiatan


harian

10. Evaluasi

Tanggal/ Diagnosa Evaluasi


Jam Keperawatan

Senin, 14 Defisit Perawatan S:


Agustus Diri Mandi, Berhias, - Klien mengatakan, iya mbak saya tahu cara mandi, makan dan
Makan/minum, minum sama yang kayak mba ajarin tadi
2017 - Klien mengatakan ya nanti kalo udh dilepasin saya makan pakek
13.00 BAB/BAK
sendok trus makan di ruang makan sambil duduk di kursi makan
WIB. - Klien mengatakan, iya nanti saya coba mbak
O:
- Klien tenang
- Klien tampak sedih
- Klien tampak kooperatif mau bicara dengan perawat
- Klie ntampak mempraktekkan cara makan yang benar setelah tidak
direstrain.
A : Masalah keperawatan teratasi.
- Klien mengetahui tentang merawat diri (makan) dengan tepat
- Klien dapat mepraktikan dan melatih cara makan/minum yang
benar.
P : Lanjutkan intervensi
- Motivasi klien untuk melakukan perawatan diri, mandi,
makan/minum, berhias dan BAK/BAB secara mandiri.
- Melatih kemampuan makan sendiri dengan peralatan makan.