Anda di halaman 1dari 38

TERPENOID

Pinus Jumaryatno, S.Si., MPhil., PhD. Apt.

PROGRAM STUDI FARMASI FMIPA UII


2014
PENGERTIAN
TERPENOID
Produk senyawa alami yang strukturnya terdiri dari unit-
unit isoprena
dikelompokkan dalam golongan senyawa TERPENOID atau
ISOPRENOID

CH3
H2 C C C CH2
H
Satuan Isoprena (C5H8)
Terpenoid
Kerangka karbon senyawa terpenoid dibangun
dengan cara kondensasi kepala ke ekor dari
unit-unit C5
Tersebar luas di alam:
ditemukan melimpah pada tanaman tinggi
terkandung dalam fungi, organisme/biota laut dan
dalam feromon serangga
PENGGOLONGAN
Dasar: Jumlah satuan isopren
Pembagian terpenoid:
1. Hemiterpenoid 1 unit isopren (jarang)
2. Monoterpenoid 2 unit isopren (C10H16)

3. Seskuiterpenoid 3 unit isopren (C15H24)


} Mudah menguap

4. Diterpenoid 4 unit isopren (C20H32)

5. Sesterterpenoid 5 unit isopren (C25H40)

6. Triterpenoid 6 unit isopren (C30H48)

7. Tetraterpenoid 8 unit isopren (C40H64)

8. Politerpenoid tersusun dari banyak unit isopren


Sifat Terpenoid
Pada umumnya larut dalam lemak.
Terdapat dalam sitoplasma sel tumbuhan
Biasanya dapat diekstraksi dari jaringan
tumbuhan dengan petroleum eter, eter, atau
kloroform dan dipisahkan secara kromatografi
(silika gel atau alumina)
Sering ditemukan keisomeran pada terpenoid,
misalnya geraniol dan nerol
Kebanyakan merupakan senyawa alisiklik
Fungsi Terpenoid
Mengatur pertumbuhan (absisin dan giberelin).
Warna tumbuhan (karotenoid).
Pigmen pembantu pada fotosintesis.
Memberi bau dan wangi yang khas.
Alat komunikasi dan pertahanan pada serangga.
Hormon kelamin pada fungus.
Biosintesis Senyawa Terpenoid
Biosintesis senyawa terpenoid dibagi menjadi dua langkah
utama, yaitu:
1. Pembentukan unit-unit isoprena
2. Penggabungan unit-unit isoprena
Secara biosintesis, terpenoid diperoleh dari molekul isoprena,
namun senyawa isoprena bukanlah prazat in vivo.
Senyawa yang sebenarnya terlibat adalah isopentenil pirofosfat
(terbentuk dari asetat melalui asam mevalonat)
Biosintesis isoprenoid terbentuk melalui dua jalur
1. Jalur asam mevalonat
2. Jalur non mevalonat yaitu 1-deoxy-D-xylulose-5-phospate
(DXP)
Biosintesis Terpenoid
O
H 3C C
SCoA
A s e til K o A O
H2
+ H 3C C C C
O SCoA
O
H 3C C
SC oA O
H 3C C
A s e til K o A SC oA

H 3C OH
C O

H H 2C H 2C C
DP
NA
COOH SC oA
H 3C OH ( S ) - 3 - h id r o k s il- 3 - m e tilg lu ta r il- K o A
C
H2
H 2C H 2C C OH
COOH

A s a m m e v a lo n a t
ATP
CO2
ADP

H 3C H 3C
H2 e n z im is o m e r a s e H
C C C C
H 2C CH2 H 3C CH2
OPP OPP

Is o p e n te n il p ir o f o s fa t ( IP P ) D im e tila lil p ir o fo s fa t ( D M A P P )
Biosintesis Terpenoid
H3C
H 3C H2
H C C
C C ekor
..C CH2
H3 C CH2
kepala
OPP

CH3
H2 H2
H 3C C C
C
C C C C OPP
H H2 H
H3C

OPP

Geranil pirofosfat (GPP)


Skema Umum Biosintesis Terpenoid
3 asetil-KoA (S)-3-hidroksil-3-metil glutaril-KoA (R)-asam mevalonat

5-asam pirofosfomevalonat
ATP
ADP + Pi
CO2
Isopentenil pirofosfat (IPP)

3,3-Dimetilalil pirofosfat (DMAPP)


IPP
PPi
Geranil pirofosfat (GPP) Monoterpenoid
IPP
PPi
Farnesil pirofosfat (FPP) Seskuiterpenoid
IPP 2x
Triterpenoid
PPi
Geranil geranil pirofosfat (GGPP) Diterpenoid
(IPP)n 2x
Tetraterpenoid
PPi
Politerpenoid Karotenoid
Hemiterpenoid

Senyawa hemiterpenoid jarang di alam, namun


dapat dijumpai.
Contoh:

O
H 3C H3C O H 3C
CHCH2CH2OH CHCH2C CHCH2COH
H
H 3C H3C H 3C

iso-amil alkohol iso-valeraldehida iso-valeric acid


Monoterpenoid
Monoterpenoid adalah senyawa yang dibangun dari dua
isoprena dan mempunyai 10 atom karbon
Bentuk senyawa monoterpenoid bisa siklik atau alifatik

OPP Monoterpenoid
Geranyl PP

Monoterpenoid biasanya mengandung satu atau dua ikatan


rangkap, tapi kadang-kadang jenuh atau aromatik.

Gugus fungsional yang sering ada dalam monoterpenoid


adalah hidroksi, keto, aldehid, asam karboksilat atau ester.

Kebanyakan monoterpenoid bersifat volatil dan lipofilik.

Merupakan produk khas dari tanaman tingkat tinggi, tapi juga


disintesis pada hewan dan beberapa mikroorganisme.
Monoterpenoid
Merupakan komponen utama pada minyak atsiri.
Contoh:

myrcene CH2OH CHO

geraniol geranial
Monoterpenoid
Kerangka struktur monosiklik 10
8
9

monoterpenoid kebanyakan
adalah kerangka p-menthane, 4
dengan variasi pada ikatan
1
rangkap dan gugus fungsionalnya.
7
p-menthane

Salah satu senyawa paling


penting secara komersial dan
tersebar luas yaitu limonen,
senyawa utama dalam minyak
buah jeruk.

limonen
Monoterpenoid
Monoterpenoid bisiklik dibagi menjadi tujuh kelas menurut
kerangka karbonnya.
9 8 9
7
8
8
7 5
6
1 6 9
1
7
4 3 3 1

10 10 10
Thujane Carane Pinane Fenchane
Sabinane
4
5
9 8
7
1

iso-bornylane
10 iso-champane
Camphane
(Bornane)
Monoterpenoid
Monoterpenoid bisiklik yang paling terkenal adalah -pinene,
senyawa utama yang terkandung dalam turpentine.

p-cymene dan thymol, walaupun biasanya dimasukkan


dalam senyawa aromatik, tetapi jelas sekali berhubungan
dengan terpenoid

OH

pinene
(Pinus spp.) p-cymen Thymol
Iridoid
Monoterpen dengan cincin siklopentana yang
biasanya bergabung dengan cincin anggota
enam yang mengandung oksigen.
Senyawa iridoid diturunkan dari iridodial, suatu
senyawa pertahanan diri dari semut genus
Iridomyrex.

Iridoid
Iridoid
Dua tipe iridoid:
Tipe loganin
Tipe secologanin (cincin pada sistem loganin diputus pada
posisi 7 dan 8)

HO
CHO
H
H OGlc
OGlc
H
H O
O MeO2C
MeO2C
Secologanin
Loganin

Kebanyakan iridoid di tumbuhan merupakan suatu


glukosida yang diturunkan dari bentuk O-heterosiklik
iridoidal. Beberapa mengandung atom N pada sistem
heterosiklik (alkaloid iridoid)
Sesquiterpenoid
Seskuiterpenoid merupakan senyawa yang dibangun oleh
tiga unit isopren dan mengandung 15 atom karbon.
Bentuk senyawa seskuiterpenoid bisa siklik atau alifatik
alifatis dengan ikatan jenuh atau ikatan rangkap.

+ OPP
OPP
Geranyl PP Isopentenyl PP

OPP
Farnesyl PP

Gugus OH, oxo, aldehid, asam karboksilat dan lakton sering


hadir pada senyawa ini.
Kebanyakan volatil dan lipofil
Sesquiterpenoid
Alkohol farnesol merupakan
anggota terpenting dari
seskuiterpenoid asiklik
HOH2C

Kebanyakan seskuiterpenoid
monosiklik mempunyai
kerangka seperti pada gambar
disamping, dengan variasi letak
ikatan rangkap dan gugus
fungsional
Seskuiterpenoid Monosiklik

-Bisabolene Zingiberene (-)--Sesquiphellandrene


Sesquiterpenoid
Seskuiterpenoid bisiklik dapat dibagi menjadi dua tipe
yaitu tipe naftalen dan tipe azulen
Naphtalenic

Tipe Eudalene Tipe Cadalene

Azulenic

Tipe Guaizulene Tipe Vetivazulene Tipe Zierazulene


Seskuiterpenoid Bisiklik
H

O
H OH O

Eudesmol O
Cadinene
santonin

HO
O
OH
O
Guaiol Vetivone Artabsin
Unusual Sesquiterpenoid Structures

Humulene caryophyllene

OH
COOH
O

(S) - Abscisic acid


Seskuiterpenoid Lakton
Kerangka dasar senyawa seskuiterpenoid lakton
sangat beragam, namun dasarnya adalah dari
tipe siklodekadiena, hasil siklisasi dari 2E, 6E-
farnesil pirofosfat, lewat germakranolida.
Lakton biasanya -metilen--lakton, di mana
posisi 7-proton adalah (kecuali dlm
Bryophyta).
Gugus metil sering diganti alkohol dan asam
karboksilat.
Seskuiterpenoid Lakton
H3C
9
2 8
10
CH3 CH3
3 5 7
O-O 4 CH2
H3C 6 11
O
O H H3C 12
O CH3 O

O CH3 O O
PARTENOLIDA KOSTUNOLIDA
O
SESKUITERPENA LAKTON
ARTEMISININ GERMAKRANOLIDA
Diterpenoid
Diterpenes terdiri dari empat satuan isopren dan mengandung
20 atom karbon

Senyawa alifatik atau senyawa tri-, tetrasiklik yang disubstitusi


oleh grup fungsional berbeda.

Beberapa diterpenoid mengandung nitrogen (alkaloid


diterpene)

+ OPP
OPP
Isopentenyl PP
Farnesyl PP

OPP
GeranylgeranylPP
Diterpenoid
Alkohol phytol merupakan diterpenoid asiklik yang paling
penting, dimana membentuk bagian dari molekul klorofil

OH

Diterpenoid siklik dapat dianggap sebagai turunan phytol


yang diperoleh melalui penutupan cincinnya.
Diterpenoid

N N

Mg2+

N N

MeO2C

O O

Chlorophyll a
Diterpenoid
O
O
C OH H
HO
CH2
CH3 COH H
O
(-)-kaurena
Asam giberelat
prekursor steviosida
O
O
O

O O
O O

Ginkgolide
Triterpenoid
Triterpenoid dibangun oleh dua farnesil PP,
bukan melalui perpanjangan rantai melalui
penambahan isopentenil pirofosfat.
Dua molekul farnesil PP bergabung secara ekor
ke ekor untuk menghasilkan hidrokarbon
squalene (suatu prekursor triterpenoid dan
steroid)
H H

Squalene
H H

Squalene

H H

HO HO
H H

Lanosterol Sikloartenol
(pada hewan & fungi) (pada tumbuhan)

Prekursor kolesterol dan sterol-sterol


lain pada hewan
Triterpenoid Saponin
Struktur triterpenoid saponin merupakan triterpenoid pentasiklik
dimana kerangkanya dicontohkan oleh lupeol, -amyrin dan -amyrin.

H
HO
H

Lupeol

H H

H H

HO HO
H H

amyrin amyrin
Triterpenoid Termodifikasi
Dua contoh triterpenoid termodifikasi adalah:
1. Limonoid (tetranortriterpenoid): suatu triterpenoid
dimana empat atom karbon terminal pada rantai
samping dihilangkan.
Ditemukan pada tumbuhan famili rutaceae, meliaceae
dan simaroubaceae
Contoh: Azadirachtin pestisida

2. Quassinoid: suatu triterpenoid yang kehilangan 10


atom karbonnya, termasuk satu metil pada posisi
atom C-4 memiliki 20 atom karbon.
Ditemukan pada tumbuhan famili simaroubaceae,
khususnya Quassia
Contoh: Quassin asal: Quassia amara
Triterpenoid Termodifikasi
O HO
CO2Me
O O
O OH
O
H
O

AcO
MeO2C H OMe
O
O
Azadirachtin O
MeO
H H
O O
H

Quassin
Tetraterpenoid
Tetraterpenoid diwakili oleh grup senyawa
karotenoid (pigmen yang larut dalam
lemak, berwarna kuning sampai merah).

Tetraterpenoid dibentuk melalui


kondensasi ekor ke ekor dari dua molekul
geranilgeranildifosfat (GGPP) dimana
urutan mekanisme reaksinya analog
dengan squalene dan triterpene.
Tetraterpenoid
Contoh-contoh karotenoid:
Lycopene Tomat masak (Lycopersicon esculente;
Fam. Solanaceae)
-karoten Wortel (Daucus carota; fam.
Umbelliferae/Apiaceae)
Capsanthin Cabe merah (Capsicum annuum;
Fam. Solanaceae)
Fucoxanthin Alga coklat (Fucus; Fam. Fucaceae)
Astaxanthin warna pink/merah pada crustaceans
(binatang laut berkulit keras), shellfish dan ikan
salmon.