Anda di halaman 1dari 3

PIDATO BAHASA ARAB

Assalammualaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Segala puji hanya bagi Allah, tuhan semesta alam, kepada-Nya kita meminta pertolongan baik
terhadap urusan dunia dan agama, sholawat serta salam semoga tercurah kepada penghulu semua
rasul yaitu baginda Nabi Muhammad beserta seluruh keluarga dan sahabat beliau.Ya rabba
lapangkanlah dadaku dan permudahlah urusanku dan bukalah ikatan pada lisanku supaya mereka
memahami ucapanku. Amma Badu:
Allah-taala-berfirman dalam al-Quran yang mulia, Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang
terkutuk, dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi penyayang: Allah akan mengangkat
derajat orang-orang beriman di antara kalian dan juga orang-orang yang mempunyai ilmu beberapa
derajat.

Yang kami hormati, pembawa acara, kepala sekolah, para ustadz dan ustadzah serta seluruh hadirin
teman-teman yang saya cintai. Saudara-saudara yang saya cintai!!!
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah subhanahu wataala yang telah
mencurahkan kepada kita segala nikmat-Nya hingga kita semua bisa berkumpul di tempat yang
berbarokah ini.

Yang kedua marilah kita panjatkan shalawat beserta salam kepada junjungan kita dan kekasih kita Nabi
Muhammad shallallahu alaihi wasallam, beserta seluruh keluarga beserta sahabat beliau yang mulia.

Wahai saudaraku yang aku cintai karena Allah, aku akan menghadirkan di hadapan kalian semua sebuah
pidato yang pendek dengan judul pentingnya menuntut ilmu hal ini saya sampaikan tidak lain karena
jerih guru-guru kami yang kami muliakan, mudah-mudahan Allah memberikan taufiq-Nya kepada apa
yang dicintai-Nya dan memudahkan segala urusan saya.

Wahai saudaraku yang muliakan. menuntut ilmu adalah wajib hukumnya bagi kita semua, Rasulullah
shallallahu alaihi wasallam bersabdayang artinya : menuntut ilmu adalah wajib hukumnya bagi setiap
muslim. dan kewajiban menuntut ilmu itu menyeluruh bagi laki-laki dan perempuan, anak kecil dan
orang dewasa. Sehingga diriwayatkan dari beberapa ahli hikmah ucapan mereka: Tuntutlah ilmu itu
dari semenjak engkau dipangku ibumu sampai engkau dikubur di liang lahat.

Wahai saudaraku yang mulia, jadilah orang yang berilmu dan janganlah menjadi orang yang bodoh,
karena Allah memberikan karunia yang lebih bagi orang yang berilmu atas orang yang bodoh.
sebagaimana firman Allah dalam kitab suci Al-Quran yang artinya : Allah akan mengangkat derajat
orang-orang yang beriman diantara kalian dan orang-orang yang diberikan ilmu beberapa derajat. Dan
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : Keutamaan orang yang berilmu atas orang yang ahli
ibadah adalah seperti keutamaan bulan atas bintang-bintang. dan para ulama yang terpilih berkata
dalam syairnya: Tidaklah seseorang itu dilahirkan dalam keadaan yang alim/berilmu******Dan tidaklah
sama antara orang yang berilmu dan orang yang jahil (bodoh).

Wahai saudaraku yang mulia, hendaklah kita menggunakan waktu dengan banyak menuntut ilmu dan
menyedikitkan waktu bermain-main, karena menuntut ilmu di waktu kecil akan memudahkan bagi kita
untuk memperolehnya serta akan menguatkan hafalan, sebagaimana yang dikatakan seorang penyair :
Belajar di waktu kecil bagaikan melukis di aras batu dan belajar di masa tua bagaikan melukis di atas air.

Wahai saudaraku yang mulia, namun kita haruslah selalu ingat bahwa ilmu tanpa amal tidaklah
mendatangkan faidah, sebagaimana dikatakan seorang penyair :Ilmu tanpa amalan bagaikan pohon
tanpa buah. oleh karena itu marilah kita mengamalkan apa yang telah kita pelajari, dan marilah kita
mulai dari diri kita sendiri, dan salah satu hal yang penting yang tidak boleh kita lupakan, marilah kita
berbakti kepada kedua orang tua kita dan menghormati guru-guru kita, karena hal tersebut merupakan
salah satu perantara untuk dapat sukses di dunia dan akhirat

Wahai saudarku jika kalian mendapatkan kesalahan dalam tuturkataku maka sesungguhnya hal itu
berasal dari diriku, dan juka kalian mendapatkan kebenaran maka itu datangnya dari Allah. dan terakhir
marilah kita tutup pembicaraan ini dengan doa.