Anda di halaman 1dari 3

Contoh Penerapan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran matematika SMP/MTs

Mapel/kelas : Matematika/kelas VII


Kompetensi Dasar : 1.1 menghagai dan menghayati ajaran Agama yang dianutnya
3.1 menunjukan sikap logis, konsisten, dan teliti, bertanggung
jawab, responsife dan tidak mudah menyerah dalam
memecahkan masalah.
3.2 Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri dan ketertarikan pada
matematika serta memiliki rasa percaya pada daya dan
kegunaan matemtika yang terbentuk melalui pengalaman
belajar
3.3 Memiliki sikap terbuka, santun, objektif, menghargai
mendapat dan karya teman dalam interaksi kelompok
maupun aktifitas sehari-hari
4.1 Memandingkan dan mengurutkan beberapa bilangan bulat
dan pecahan serta menerapkan operasi hitung bilangan bulat
dan bilangan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat
operasi
Topik : Bilangan
Sub Topik : Mengalikan dan membagi bilangan bulat
Tujuan pembelajaran : SIswa dapat menyelesaikan operasi hitung bilangan bulat dan
menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari
Alokasi waktu : 40 menit

Tahap Kegiatan Pembelajaran


Mengamati Siswa mencermati permasalahan yang berkaitan dengan Operasi bilangan yang
diajukan Guru
Permasalahan : Suatu gedung tersusun atas 5 lantai. Jika tinggi 1 lantai gedung
adalah 6 meter, tentukan tinggi gedung tersebut (tanpa atap) (perkiraan waktu : 5
menit)
Catatan :
1. Fenomena tersebut ditulis dalam satu halaman dikomputer yang dipantulkan
kelayar atau dikertas ukuran besar sehingga terbaca oleh semua siswa
2. Kegiatan mengamati tersebut diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa
dalam mengembangkan sikap tekun dan teliti

Menanya Siswa didorong untuk mengajukan pertanyaan


Apabila proses bertanya dari siswa kurang lancer, guru melontarkan pertanyaan
penuntun/pancingan secara bertahap (perkiraan waktu : 7 menit)
Catatan :
Kegiatan menanya tersebut diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa dalam
mengembangkan sikap ingin tahu yang tinggi, kritis, logis dan kreatif dan
menghargai pikiran atau pendapat orang lain

Contoh pertanyaan penuntun /pancingan : Kemungkinan pertanyaan yang muncul


1. Setelah membaca dan mencermati dibenak siswa setelah didorong bertanya
permasahalan apa yang terpikir dalam benak antara lain:
kalian. 1. Apa yang harus saya lakukan untuk
2. Coba buatlah pertanyaan yang berhubungan menyelesaikan permasalahan?
dengan permasahan yang telah kalian baca 2. (siswa yang sudah mampu memahami
dan cermati tersebut! permasalahan yang dibacanya,
kemungkinan dibenaknya muncul
pertanyaan): bagaimana kalau saya
selesaikan dengan bentuk perkalian
yaitu tinggi gedung tersebut adalah 5 X
6 = 30
Mengumpulk Secara berpasangan siswa di dorong untuk mencari dan menuliskan informasi pada
an informasi permasalahan, khususnya terkait informasi: apa yang diketahui dan apa yang
ditanyakan dari permasalahan
Apabila proses mengumpulkan informasi dari siswa kurang lancer, guru melontarkan
pertanyaan penuntun/pancingan secara bertahap.(perkirakan waktu 7 menit)
Catatan:
Proses mengumpulkan informasi tersebut diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa
dalam mengembangkan sikap teliti, manghargai pendapat teman, santun.

Contoh pertanyaan penuntun/pancingan Informasi yang diharapkan dapat


1. Cermati kata-kata : Suatu gedung dikumpulkan oleh siswa:
tersusun atas 5 lantai. Jika tinggi 1 lantai 1. Hal yang diketahui dari permasalahan
gedung adalah 6 meter, tentukan tinggi adalah keadaan tinggi suatu gedung
gedung tersebut (tanpa atap). Apakah ada yang dihubungkan dengan bilangan
berhubungan dengan sifat-sifat operasi pada yaitu:
bilangan bulat? Susunan suatu gedung adalah 5 lantai,
2. Adakah hubungannya perkalian, tinggi 1 lantai gedung adalah 6 lantai.
pembagian,penjumalahan pada sifat-sifat 2. Hal yang ditanyakan pada
bilangan buan itu?lat. permasalahan adalah susunan suatu
3. Apa jawaban yang harus kalian temukan gedung dan tinggi suatu gedung
pada permasalah
Mengolah Secara berpasangan siswa melakukan empat langkah kegiatan mengolah
informasi informasiterkait permasalah, yaitu : (1) memilih stategi menyelesaikan permasalahan,
yaitu dengan membuat operasi hitung bilangan, (2) melaksanakan stategi melaksanakan
permasalahan yaitu menentukan operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan yang
dibuat, (3) maengartikan maksud operasi hitung bilangan yang diperole dan
menghubungkannya dengan permasalahan sehingga diperole jawaban permasalahan,
(4)mengecek jawaban permasalahan apakah sesuai dengan yang dicari dan apakah
proses penyelesaian yang dilakukan sudah efektif.
Apabila proses mengolah informasi dari siswa kurang lancer, guru melontarkan
pertanyaan penuntun/pancingan secara bertahap (perkirakan 15 menit)
Catatan:
Kegiatan mengolah informasi yang dilakukan oleh siswa psds contoh tersebut dapat menjadi
wahana untuk mengembangkan sikap teliti, kritis, berpikir logis dan analitis, taat azas
aturan, kerja keras, dan gigih(tidak mudah menyerah), kemampuan berpikir induktif dan
menyimpulkan, menghargai pendapat teman dan kemampuan berkomunikasi (bila bekerja
dalam kelompok)
Contoh pertanyaan penuntun/pancingan
Langkah-1: membuat operasi hitung bilangan bulat
1. Apakah informasi hubungan bilangan dalam permasalahan itu menuntun kalian pada cara
untuk menyelesaikan permasalahan/
2. Apa yang kalian lakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut/
3. Apakah langkah-langkah mula-mula yang harus ditempuh agar diperoleh operasi hitung
bilangan bulat yang diinginkan?
Langkah -2 Menyelesaikan operasi hitung bilangan bulat
1. Ada berapa macam operasi hitung bilangan bulat ?
2. Apakah setiap operasi hitung bilangan bulat yang terbentuk berhubungan dengan
bilangan
3. Berapa nilai yang diperoleh dari masalah tersebut
Langkah 3 : menafsirkan hasil
1. Berapa tinggi lantai gedung tersebut
Langkah -4 : mengecek hasil
1. Apakah kalian yakin bahwa jawaban yang diperoleh tersebut merupakan jawaban
benar?
2. Apakah perlu jawaban dicek ke permasalahan

mengkomuni Secara tertulis dan berpasangan siswa menjelaskan proses dari menyelesaikan permasalahan
kasikan sejak tahap mengamati, menanya, mengumpulkan informasi dan mengolah
informasi(perkiraan waktu 6 menit)
Catatan:
Penjelasan siswa pada tahap mengolah informasi , hendaknya mencakup pnjelasan
tentang: 4 tahap yaitu membuat operasi hitung bilangan bulat, Menyelesaikan
operasi hitung bilangan bulat , menafsirkan hasil, mengecek hasil.
Kegiatan mengkomunikasikan yang dilakukan oleh siswa pada contoh ini diharapkan
dapat menjadi wahana bagi siswa untuk mengembangkan sikap teliti, berpikir
sistematis, toleran , menghargai pendapat teman dan kemampuan berkomunikasi