Anda di halaman 1dari 6

SATUAN CARA PENYULUHAN (SAP)

PATOLOGI NIFAS

Mata Kuliah : OBSTETRI


Kode : HBB. 209
Jumlah SKS : 2 SKS
Pokok Bahasan : Patologi Nifas
Sub Pokok bahasan : Infeksi nifas, dan kelainan-kelainan lainnya dalam masa nifas
Sasaran : Mahasiswa semester II
Waktu : 1 x 50 menit
Pertemuan ke : 1 (pertama)
Dosen : Kusmiati Amd. Keb.

A. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan pembelajaran patologi nifas mahasiswa diharapkan mampu
mengetahui patologi nifas
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti pembelajaran patologi nifas, diharapkan mahasiswa dapat:
a) Mengetahui infeksi nifas.
b) Mengetahui kelainan-kelainan lainnya pada masa nifas
c) Mengetahui penyebab terjadinya infeksi
B. METODE PENYAMPAIAN
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
C. PELAKSANAAN
Tahap Estimasi Uraian Kegiatan Uraian Kegiatan Metode Alat/Media
waktu
Kegiatan Dosen Mahasiswa

Pendahuluan 5 menit a. Salam pembukaan Menjawab salam ceramah Laptop


LCD
b. Memperkenalkan diri dan memjawab tanya
dengan benar
d. Persepsi tentang jawab
patologi Nifas

Penyajian 40 mnt. a) Menjelaskan infeksi a) Peserta ceramah Laptop


nifas nifas mendengarkan LCD
tanya
b) Menjelaskan dengan
kelainan-kelainan seksama jawab
lainnya dalam nifas b) Peserta
mendengarkan
c) Menjelaskan dengan
penyebab terjadinya seksama
infeksi nifas c) Peserta
memperhatikan
Penutup 5 menit a) Memberikan a) Mengajukan ceramah Laptop
kesempatan pada pertanyaan LCD
tanya
mahasiswa untuk b) Mendengarkan Video
bertanya dengan jawab
b) Menjawab pertanyaan seksama
c) Menjawab
yang diajukan
pertanyaan
mahasiswa
dosen
c) Memberi pertanyaan d) Memperhatika
lisan n penjelasan
d) Menyimpulkan materi dosen
e) Salam penutup e) Menjawab
salam

D. EVALUASI
1. Evaluasi Struktur
a) SAP sudah siap satu hari sebelum dilaksanakan kegiatan
b) Alat dan tempat siap
c) Sudah di bentuk struktur organisasi atau pembagian peran
d) Penyuluh dan peserta siap
2. Evaluasi proses
a) tempat dapat di gunakan sesuai rencana
b) Peserta mau atau bersedia untuk mengikuti kegiatan yang telah direncanakan
3. Evaluasi hasil
a) 80 % peserta dapat memahami infeksi nifas.
b) 80 % peserta dapat penyebab terjadinya infeksi nifas
c) 80 % peserta dapat menyebutkan kelainan-kelainan lainnya dalam masa nifas
MATERI PATOLOGI NIFAS
1. Infeksi nifas
a. Pengertian
Dalam beberapa hari setelah melahirkan suhu badan ibu sedikit
naik antara 37,2-37,8 C oleh kamar resorpsi benda-benda dalam rahim dan
mulainya laktasi, dalam hal ini disebut demam resorpsi. Infeksi nifas adalah
demam dalam masa nifas oleh sebab apapun
b. Etiologi
Kuman-kuman yang sering menyebabkan terjadinya infeksi
Streptococcus haemolitikus aerobic
Masuknya secara eksogen, dan menyebabkan infeksi berat yang ditularkan
dari penderita lain, alat-alat yang tidak suci hama, tangan penolong, dan
sebagainya
Staphylococcus aureus
Masuk secara eksogen, infeksinya sedang, banyak ditemukan sebagai
penyebab infeksi di rumah sakit
Escherichia coli
Sering berasal dari kandung kemih dan rectum, menyebabkan infeksi
terbatas

c. Cara terjadinya infeksi


Manipulasi penolong yang tidak suci hama, atau pemeriksaan dalam yang
berulang-ulang dapat membawa bakteri yang sudah ada ke dalam rongga
rahim
Alat-alt yang tidak suci hama
Infeksi droplet, sarung tangan dan alat-alat terkena infeksi kontaminasi yang
berasal dari hidung, tenggorokandari penolong dan pembantunyaatau orang
lain.
d. Pencegahan infeksi nifas
Masa kehamilan
Mengurangi atau mencegah faktor-faktor predisposisi seperti anemia,
malnutrisi, dan kelemahanserta pengobatan penyakit-penyakit yang
diderita ibu.
Masa persalinan
Hindari pemeriksaan dalam berulang-ulang, lakukan bila ada indikasi
dengan sterilitas yang baik, apalagi ketuban sudah pecah
Masa nifas
Luka-luka dirawat dengan baik jangan sampai kena infeksi, begitu juga
dengan alat-alat dan pakaian serta kain yang berhubungan dengan alat
kandungan sudah steril

2. Kelainan-kelainan lainnya dalam nifas


a. Kelainan pada rahim
Involusi uyerus adalah keadaan uterus mengecil oleh karena konraksi
rahim dimana berat rahim dari 1000gr saat setelah bersalin, menjadi 40-
60gr 6 mgg kemudian.
b. Kelainan lain dalam masa nifas
Flegmasia alba dolens
Suatu tromboflebitis yang mengenai satu artau kedua vena femoralis.
Ini disebabkan oleh adanya thrombosis atau embolusyang disebabkan
adanya perubahan atau kerusakan pada intima pembuluh darah
Nekrosis hipofisis lobus anterior postpartum
Sindroma Sheehan atau nekrosisi lobus depan dari hipofisis karena
syok akibat perdarahan persalinan.
c. Kelainan pada payudara
Pembendungan air susu
Adalah pembendungan air susu karena penyempitan duktus laktiferi
atau oleh kelenjar-kelenjar tidak dikosongkan dengan sempurna atau
karena kelainan pada putting susu.
Mastitis
Adalah suatu peradangan pada payudara yang disebabkan oleh
kuman, terutama staphylococcusaureus melalui luka pada putting
susu, atau melalui peredaran darah.
Penangananya:
Bila terjadi mastitis pada payudara yang sakit penyusuan bayi
dihentikan
Karena penyebab utama adalah staphylococcus
aureus,antibiotika jenis penisilindengan dosis tinggi dapat
membantu, sambil menunggu hasil pembiakan dan uji
kepekaan air susu
Local dilakukan kompres dan pengurutan ringan dan
penyokong payudara , bila panas dan nyeri berikan obat-obat
anti panas dan analgetika
Bila terjadi abses lakukanlah insisi radial sejajar dengan
jalannya duktus laktiferus
d. Kelainan putting susu
Putting susu bundar dan menonjol
Putting susu terbenam dan cekung sehingga menyulitkan
bayi untuk menyusu
Luka putting susu, segera diobati dengan salep dan
sementara menunggu sembuh, air susu dipompa.