Anda di halaman 1dari 2

PROPOSAL

PENDUKUNG MUSEUM KERIS

I LATAR BELAKANG

1.1 Tanggal 25 Nopember 2005 Indondonesia mendapatkan Sertifikat dari


UNESCO Sebagai Pewaris Budaya Nusantara yang Keris ( e Masterpece 0f the oral
and Intangiable of Humanity , Paris 25 Nopember 2005 )
1.2 Warisan Karya Agung tersebut merupakan tanggung jawab yang perlu di pelihara
dan dikembangkan oleh Bangsa Indonesia
1.3 Kota Surakarta adalah merupakan Pusat Kebudayaan Jawa terutama dibidang
Pakerisan
1.4 Telah dibangunya Konstruksi Struktur Bangunan Museum Keris di Surakarta
1.5 Perlu adanya bangunan pendukung dan fasilitas pendukung lainya

2. MAKSUD DAN TUJUAN

2.1 Dari latar belakang tersebut diatas, Pemerintah Kota Surakarta bermaksud untuk
membangun bangunan pendukung sebagai kelengkapan Gedung Museum yang
sedang dibangun.

2.2 Dengan dibangunya pendukung museum keris tersebut mempunyai maksud


antara lainsebagai berikut :
2.2.1. Sebagai sarana informasi tentang Museum Keris.
2.2.2 Sebagai sarana informasi tentang keris
2.2.3 Sebagai sarana pendidikan tentang budaya pakerisan
2.2.4 Lebih mengenal tentang asal usul serta pembuatan keris
2.2.5 Sebagai tempat wisata budaya

3. LOKASI
Lokasi Bangunan Pendukung Museum Keris Terletak di Jl Bhayangkara 2 Surakarta
Atau Satu komplek dengan Bangunan Museum Nusantara di Surakarta

4. PERENCANAAN DAN PENGGUNAANYA

Perencanaan Bangunan pendukung Museum dan penggunaanya antara lain


sebagai berikut :

4.1 Rehabilitasi bangunan cagar budaya untuk digunakan sebagai ruang sekretariat ,
ruang multi media , ruang perpustakaan keris dan gudang Expo
4.2 Bangunan model Doro Gepak ukuran kurang lebh 8 x8 m dengan bahan dari
kayu jati lama dengan kwalitas kayu A Standart rumah jawa kuno berikut
perlengkapanya. Dan digunakan sebagai tempat pembuatan keris ( BESALEN )
Dan perlengkapanya.
4.3 Bangunan Model joglo kepuhan terbuka dengan ukuran minimal 7 x 9 m dengan
bahan kayu lama dengan kwalitas A , standart rumah joglo kuno , dibangun
sebagai identitas rumah jawa kuno .
4.4 Bangunan Model Limasan Lawakan ter, buka dengan Ukuran Kurang lebih 7 x
11,5 m bahan dari kayu jati lama dengan kwalitas kayu A digunakan sebagai
ruangan serba guna ( pameran kecil , peragaan busana berkeris , sarasehan keris .
4.5 Perkerasan Parkir halaman Selatan , Timur , Barat
4.6 Lanscaping
4.7 Penerangan Jalan
4.8 Drainase
4.9 Patung keris Putran Brojoguno setinggi 3 m
4.10 Papan nama Museum Nusantara di Surakarta dari Tembaga
4.11 Interior , Audio , Mebelair , Lavatory