Anda di halaman 1dari 9

www.scribd.

com/madromi

ASAL USUL DAN KISAH ER LANG SEN bagian 1


Shejit Bln 8 tgl 28 Imlek

Menurut sejarah, Er Lang Shen () atau Ji Long Sin (Hokkian) adalah


putra seorang Gubernur dari propinsi Sichuan, Li Bing yang hidup pada
jaman dinasti Qin yang saat itu diperintah oleh Qin Xiao Wen Wang. Pada
waktu itu sungai Min (Minjiang), salah satu cabang sungai Yang Zi yang
bermata air di wilayah Sichuan, seringkali mengakibatkan banjir di wilayah
Guan-kou (dekat Chengdu). Sebagai gubernur yang peka akan penderitaan
rakyat, Li Bing segera mengajak putranya, Er Lang, meninjau daerah
bencana dan memikirkan penanggulangannya.

Rakyat Guan-kou yang sudah putus asa menghadapi bencana banjir yang
tiap kali menghancurkan rumah dan sawah ladangnya, tampak pasrah dan
mengandalkan para dukun untuk menghindarkan bencana. Para dukun
menggunakan kesempatan ini untuk memeras dan menakut-nakuti rakyat.
Dikatakan bencana banjir itu diakibatkan karena Raja Naga ingin mencari
istri. Maka penduduk diharuskan tiap tahun mengirimkan seorang gadis
untuk dijadikan pengantin Raja Naga di sungai Min itu. Maka tiap tahun
diadakan upacara penceburan gadis di sungai yang dipimpin oleh dukun
dan diiringi oleh ratap tangis orang tua sang gadis.

Li Bing bertekad mengakhiri semua ini, dan berusaha menginsafkan rakyat


bahwa bencana dapat dihindarkan asal mereka mau bergotong-royong
memperbaiki aliran sungai. Usaha ini tentu saja ditentang para dukun yang
melihat bahwa ia akan rugi apabila rakyat tidak percaya lagi kepada
mereka. Untuk menghadapi mereka, Li Bing mengatakan bahwa putrinya
bersedia menjadi pengantin Raja Naga untuk tahun itu. Dia minta sang
dukun memimpin upacara. Sebelumnya, Li Bing memerintahkan Er Lang
untuk menangkap seekor ular air yang besar, dimasukkan dalam karung
dan disembunyikan di dasar sungai.
Pada saat diadakan upacara mengantar pengantin di tepi sungai, Li Bing
mengatakan kepada dukun kepala, bahwa ia ingin sang Raja Naga
menampakkan diri agar rakyat bisa melihat wajahnya. Sang dukun marah
dan mengeluarkan ancaman. Tapi Li Bing yang telah bertekad mengakhiri
prakteknya yang kejam ini, berkeras agar sang dukun menampilkan wujud
Raja Naga. Karena keadaan yang sudah memungkinkan untuk bertindak, Li
Bing memerintahkan putranya Er Lang agar terjun ke sungai dan memaksa
sang Raja Naga keluar. Setelah menyelam sejenak Er Lang muncul kembali
sambil menyeret bangkai ular air itu ke tepi.

Penduduk jadi gempar. Li Bing menyatakan bahwa sang Raja Naga yang
jahat sudah dibunuh, rakyat tidak usah khawatir akan gangguan lagi dan
tidak perlu mengorbankan anak gadisnya setiap tahun. Setelah itu Li Bing
mengajak rakyat untuk bergotong-royong membangun bendungan dan
waduk, untuk mengendalikan sungai Min. Usaha ini akhirnya berhasil dan
rakyat daerah itu terbebas dari bencana banjir. Untuk memperingati jasa
jasa Li Bing dan Er Lang di tempat itu kemudian didirikan kelenteng
peringatan.

Pendapat lain mengatakan bahwa sebetulnya Er Lang Shen adalah Zhao


Yu, yang hidup pada jaman dinasti Sui (581 618 M). Dia sebenarnya
adalah orang yang bertapa dan mendalami ajaran Dao di Gunung Qing
Cheng.

Kemudian Kaisar Sui Yang Di (605 617 M) memaksanya turun gunung


dan mengangkatnya sebagai walikota Ji Zhou. Ia pernah membunuh
seekor naga yang ganas di sungai dekat kota itu. Oleh penduduk kota ia
kemudian diangkat menjadi Er Lang Shen. Pada waktu itu ia berumur 26
tahun.

Setelah Kerajaan Sui runtuh, ia menghilang tak tentu rimbanya. Pada suatu
ketika sungai Jiazhou kembali meluap. Di antara halimun dan kabut yang
menyelimuti daerah itu, terlihat seorang pemuda menunggang kuda putih,
diiringi beberapa pengawal, membawa anjing dan burung elang, lewat di
atas sungai itu. Itulah Zhao Yu yang turun dari langit. Untuk mengenang
jasa jasanya penduduk mendirikan kelenteng di Guan-kou dan
menyebutnya Er Lang dari Guan-kou.

Pada masa Dinasti Tang, Kaisar Tang Tai Zhong memberi gelar Jendral
Gagah Berani kepada Zhao Yu. Oleh Kaisar Zhen-zong dari dinasti Song, ia
diberi gelar Qing Yuan Miao Dao Zhen Jun (Ceng Goan Biau To Cin Kun
Hokkian) atau malaikat berkesusilaan bagus dari sumber yang jernih. Gelar
itu sering disingkat menjadi Qing Yuan Zhen Jun atau Ceng Goan Cin Kun.
Hari lahirnya diperingati pada tanggal 26 bulan 6 Imlek.

Mengenai nama Yang Jian, ada dua versi yang menceritakan asal usul
nama tersebut. Versi pertama berasal dari cerita Xi You Ji (See Yu Ki
Hokkian) bab 7 yang mengisahkan bahwa untuk menangkap Sun Wu Kong
yang mengacau Istana Langit, Guan Yin menganjurkan memanggil seorang
malaikat sakti, yang masih terhitung keponakan Yu Huang Da Di dan
berkedudukan di Guan Jiang Kou. Nama malaikat ini adalah Er Lang Zhen
Jun (Ji Long Cin Kun Hokkian). Sun Wu Kong mengenalinya sebagai putra
adik perempuan Yu Huang Da Di yang menikah dengan seorang terpelajar
dari keluarga Yang (Nyoo, Yo Hokkian) yang bernama Yang Tian You.

Menurut apa yang dituturkan dalam novel Feng shen (Hong sin -Hokkian)
bab 40, Er Lang Shen bernama Yang Jian (Yo Cian Hokkian). Dalam buku
tersebut Yang Jian memperkenalkan diri sebagai berikut hamba adalah
Yang Jian, murid Yu Ding Zhen Ren (Giok Teng Cin Jin Hokkian) dari Gua
Lembayung Emas, di gunung Yu Quan Shan Yang Jian dapat berubah
menjadi 73 rupa dan sakti mandraguna. Ia kemudian menjadi orang suci
berikut badan kasarnya. Dalam kisah ini, Yang Jian diperintahkan oleh
gurunya untuk membantu pasukan Raja Wu yang sedang berperang
dengan pasukan Zhou.
Dari kesaktian yang dipelajarinya inilah, maka Yang Jian dapat menolong
ibunya dari penjara di bawah gunung Tao Hua yang diterimanya sebagai
hukuman karena menikah dengan seorang manusia biasa. Dengan
kesaktian ini pula, Yang Jian membunuh sembilan dari sepuluh dewa
matahari yang ditugaskan oleh Kaisar Pualam untuk memanggang ibunya
sampai mati. Dalam kisah tersebut, Dewa matahari ke 10 selamat berkat
permintaan dari putri ketiga Raja Naga Laut Barat pada Yang Jian dengan
menjelaskan betapa pentingnya matahari bagi kehidupan di muka bumi.
Putri inilah yang kemudian menikah dengan Yang Jian.

Adapun Kaisar Pualam, yakni paman Yang Jian sendiri menyesali


kekejamannya terhadap adiknya dan untuk menebusnya, beliau
mengangkat Yang Jian sebagai dewa penegak hukum langit bergelar Er
Lang Shen. Namun karena Dewa Er Lang belum bisa memaafkan
pamannya, maka dia menolak tinggal di kahyangan dan memilih untuk
menetap di kota Guan Jiang Kou. Itulah sebabnya mengapa saat Sun Wu
Kong mengacau di Istana Langit, Er Lang Shen tidak ada dan harus
dipanggil dulu dari Guan Jiang Kou.
ASAL USUL DAN KISAH ER LANG SEN bagian 1
Shejit Bln 8 tgl 1 ImlekASAL USUL DAN KISAH DEWA ER LANG SEN
-Bln 8 tgl 28 imlek - Bagian 2

Versi kedua adalah yang muncul pada jaman dinasti Song Utara pada masa
pemerintahan Kaisar Hui Zhong tentang seorang pejabat kasim
kepercayaan yang bernama Yang Jian. Ketika itu, Selir Han yang sedang
sakit ditempatkan di rumah Yang Jian. Pada suatu hari Selir Han ingin
berdoa dan memohon kesembuhan di kuil di Qing Yuan Miao Dao Zhen
Jun. Namun tidak ada yang menduga bahwa ternyata pengurus kuil
tersebut, yakni Sun Shen Tong berniat buruk dan ingin menodai Selir Han.

Diam diam Sun Shen Tong menyelinap ke dalam kediaman Yang Jian dan
menyamar sebagai Dewa Er Lang serta menyampaikan pesan pada Selir
Han bahwa dia berjodoh dengan Er Lang Shen. Yang Jian yang mengetahui
hal tersebut marah dan kemudian membuat suatu perangkap sehingga
Sun Shen Tong bias ditangkap dan diadili. Oleh sebab itu, banyak yang
beranggapan bahwa Yang Jian adalah Er Lang Shen yang sesungguhnya.
Marga Yang yang diberikan kepada Er Lang Shen dipercaya beraal dari
kisah ini.

Er Lang Shen banyak dipuja di propinsi Sichuan. Beberapa kelenteng besar


yang didirikan khusus untuknya terdapat di Chengdu, yaitu Er Lang Miao
(Kelenteng Er Lang), di Guan Xian dengan nama Guan Kou Miao (Kelenteng
Guan Kou), di Baoning, Ya-an dan beberapa tempat lain dengan nama Er
Lang Miao.

Kecuali Sichuan, propinsi Hunan juga memiliki beberapa kelenteng Er Lang


yang cukup kuno. Er Lang Shen ditampilkan sebagai seorang pemuda
tampan bermata tiga, memakai pakaian keemasan, membawa tombak
bermata tiga, diikuti seekor anjing langit (Xiao Tian Quan), kadang
kadang ditambah dengan seekor elang.
.
Er Lang Shen dianggap sebagai Dewa Pelindung Kota-kota di tepi sungai.
Tapi sering juga ditampilkan bersama Tai Shang Lao Jun sebagai pengawal.