Anda di halaman 1dari 7

JAGRO INDONESIA

PROYEKSI ARUS KAS


JANUARI 2018
PENERIMAAN
Penerimaan Penjualan Rp 67.800.000
TOTAL PENDAPATAN Rp 67.800.000
PENGELUARAN
Sewa Kantor Rp 12.000.000
Biaya Listrik, Air, telepon, dan Internet Rp 3.360.000
Pembelian Bahan Baku Rp 3.000.000
Tepung Maizena Rp 555.000
Gula Rp 1.800.000
Madu Rp 7.680.000
Garam Rp 384.000
Pembelian Kompor Rp 220.000
Gas Elpiji Rp 1.200.000
Kuali Rp 255.000
Spatula Rp 14.000
Cetakan Permen Rp 120.000
Pisau Rp 12.000
Mixer Rp 370.000
Blender Rp 320.600
Mesin Sealer Rp 124.700
Plastik Kemasan Rp 1.800.000
Botol Kemasan Selai Rp 3.839.400
Biaya Tenaga Kerja Rp 28.800.000

TOTAL PENGELUARAN Rp 65.854.700


ARUS KAS BERSIH Rp 1.945.300

Keterangan:

*) Total Pendapatan diperoleh dari:

a. Selai Mengkudu = Rp.18.000 x 2.700 botol

= Rp. 48.600.000,-

b. Permen Mengkudu = Rp.200 x 96.000pcs

= Rp. 19.200.000,-
JAGRO INDONESIA
PROYEKSI ARUS KAS
JANUARI 2019
PENERIMAAN
Penerimaan Penjualan Rp 88.000.000
TOTAL PENDAPATAN Rp 88.000.000
PENGELUARAN
Sewa Kantor Rp 12.000.000
Biaya Listrik, Air, telepon, dan Internet Rp 3.360.000
Pembelian Bahan Baku Rp 3.600.000
Tepung Maizena Rp 888.000
Gula Rp 1.440.000
Madu Rp 9.720.000
Garam Rp 384.000
Gas Elpiji Rp 1.260.000
Plastik Kemasan Rp 1.800.000
Botol Kemasan Selai Rp 4.550.400
Biaya Tenaga Kerja Rp 30.000.000

TOTAL PENGELUARAN Rp 69.002.400


ARUS KAS BERSIH Rp 18.997.600

Keterangan:

*) Total Pendapatan diperoleh dari:

a. Selai Mengkudu = Rp.20.000 x 3.200 botol

= Rp. 64.000.000,-

b. Permen Mengkudu = Rp.250 x 96.000pcs

= Rp. 24.000.000,-
JAGRO INDONESIA
PROYEKSI ARUS KAS
JANUARI 2020
PENERIMAAN
Penerimaan Penjualan Rp 94.000.000
TOTAL PENDAPATAN Rp 94.000.000
PENGELUARAN
Sewa Kantor Rp 12.000.000
Biaya Listrik, Air, telepon, dan Internet Rp 3.360.000
Pembelian Bahan Baku Rp 3.960.000
Tepung Maizena Rp 888.000
Gula Rp 2.160.000
Madu Rp 9.720.000
Garam Rp 432.000
Gas Elpiji Rp 1.470.000
Plastik Kemasan Rp 2.760.000
Botol Kemasan Selai Rp 4.550.400
Biaya Tenaga Kerja Rp 32.400.000

TOTAL PENGELUARAN Rp 73.700.400


ARUS KAS BERSIH Rp 20.299.600

Keterangan:

*) Total Pendapatan diperoleh dari:

a. Selai Mengkudu = Rp.20.000 x 3.200 botol

= Rp. 64.000.000,-

b. Permen Mengkudu = Rp.250 x 120.000pcs

= Rp. 30.000.000,-
JAGRO INDO
LAPORAN LABA/RUGI
31 DESEMBER 2018

Penjualan Rp 67.800.000
Harga Pokok Produksi Rp 31.800.000
Laba Kotor Rp 36.000.000
Beban Operasional
Sewa Kantor Rp 12.000.000
Biaya Listrik, Air, telepon, dan Internet Rp 3.360.000
Jumlah Beban Operasional Rp 15.360.000
Laba Bersih Rp 20.640.000

JAGRO INDO
LAPORAN LABA/RUGI
31 DESEMBER 2019

Penjualan Rp 88.000.000
Harga Pokok Produksi Rp 33.600.000
Laba Kotor Rp 54.400.000
Beban Operasional
Sewa Kantor Rp 12.000.000
Biaya Listrik, Air, telepon, dan Internet Rp 3.360.000
Jumlah Beban Operasional Rp 15.360.000
Laba Bersih Rp 39.040.000

JAGRO INDO
LAPORAN LABA/RUGI
31 DESEMBER 2020

Penjualan Rp 94.000.000
Harga Pokok Produksi Rp 36.360.000
Laba Kotor Rp 57.640.000
Beban Operasional
Sewa Kantor Rp 12.000.000
Biaya Listrik, Air, telepon, dan Internet Rp 3.360.000
Jumlah Beban Operasional Rp 15.360.000
Laba Bersih Rp 42.280.000
JAGRO INDONESIA
NERACA
31 DESEMBER 2018

ASSETS PASIVA
Kas Rp 1.945.300 Modal JAGRO INDO Rp 2.998.740
Perlengkapan Rp 20.258.400 Laba Bersih Rp 20.640.000
Peralatan Rp 1.756.300
Akumulasi Penyusutan
Peralatan Rp (321.260)
Nilai Buku Peralatan Rp 1.435.040
Total Assets Rp 23.638.740 Total Pasiva Rp 23.638.740

JAGRO INDONESIA
NERACA
31 DESEMBER 2019

ASSETS PASIVA
Modal JAGRO
Kas Rp 18.997.600 INDO Rp 4.713.780
Perlengkapan Rp 23.642.400 Laba Bersih Rp 39.040.000
Peralatan Rp 1.756.300
Akumulasi Penyusutan
Peralatan Rp (642.520)
Nilai Buku Peralatan Rp 1.113.780
Total Assets Rp 43.753.780 Total Pasiva Rp 43.753.780

JAGRO INDONESIA
NERACA
31 DESEMBER 2020

ASSETS PASIVA
Modal JAGRO
Kas Rp 20.299.600 INDO Rp 4.752.520
Perlengkapan Rp 25.940.400 Laba Bersih Rp 42.280.000
Peralatan Rp 1.756.300
Akumulasi Penyusutan
Peralatan Rp (963.780)
Nilai Buku Peralatan Rp 792.520
Total Assets Rp 47.032.520 Total Pasiva Rp 47.032.520
Keterangan: Penyusutan Peralatan dihitung dengan menggunakan Metode Garis Lurus dengan rincian
sbb:
Harga Perolehan : Rp.1.756.300
Umur Ekonomis : 5 Tahun
Nilai Sisa : Rp.150.000
KRITERIA PENILAIAN INVESTASI

Tahun Cash Flow Interest Rate Present Value


1 Rp 67.800.000 1,1 Rp 61.636.364
2 Rp 88.000.000 1,21 Rp 72.727.273
3 Rp 94.000.000 1,331 Rp 70.623.591
Total PV Masuk Rp 216.959.054

1. NET PRESENT VALUE dengan tingkat suku bunga 7%

NPV = Total Present Value Masuk Total Present Value Keluar

= Rp.216.959.054,- Rp.204.117.500,-

= Rp.12.841.594,-

Nilai Net Present Value pada bisnis JAGRO INDO ialah sebesar Rp.12.841.594,-. Dengan ini bisnis
JAGRO INDONESIA ini dapat dijalankan karena memiliki nilai NPV yang positif.

Interest Rate Interest


Bulan Cash Flow 7% Present Value Cash Flow Rate 10% Present Value
1 Rp 67.800.000 1,07 Rp 63.364.486 Rp 67.800.000 1,1 Rp 61.636.364
2 Rp 88.000.000 1,1449 Rp 76.862.608 Rp 88.000.000 1,21 Rp 72.727.273
3 Rp 94.000.000 1,225043 Rp 76.732.000 Rp 94.000.000 1,331 Rp 70.623.591
Total PV Masuk Rp 216.959.094 Total PV Masuk Rp 204.987.228
Investasi Awal Rp 204.117.500 Investasi Awal Rp 204.117.500
NPV Rp 12.841.594 NPV Rp 869.728

2. Internal Rate of Return (IRR) dengan trial tingkat bunga 7% dan 10%

IRR = i1 + NPV1/(NPV1 NPV2) x (i2 i1)

= 7% + Rp.12.841.594/( Rp.12.841.594 Rp. 869.728) x (10% 7%)

= 7% + (1,07 x 3)

= 10,21%

Nilai Internal Rate of Return pada bisnis JAGRO INDO ialah sebesar 10,21%. Dengan ini bisnis
JAGRO INDONESIA ini dapat dijalankan karena memiliki nilai IRR yang positif.

3. Perhitungan Net Benefit/Cost

Net B/C Tahun I = Rp.67.800.000,-


Rp65.584.700,-
= 1,034

Dengan ini, bisnis JAGRO INDONESIA layak untuk dijalankan karena nilai Net B/C > 1.
4. Payback Period:

PP Selai = Harga pokok produksi


Harga Jual

= Rp.65.854.700,-
Rp.18.000,-
= 3659

Artinya, jika diasumsikan perusahaan hanya memproduksi selai pada tingkat penjualan 3659 botol
selai akan mencapai titik impas dari seluruh biaya yang telah dikeluarkan.

PP Permen = Harga pokok produksi


Harga Jual

= Rp. 65.854.700,-
Rp.200,-
= 329.274

Artinya, jika diasumsikan perusahaan hanya memproduksi permen, pada tingkat penjualan 329.274
bungkus permen akan mencapai titik impas dari seluruh biaya yang telah dikeluarkan.

PP Parsial = Harga pokok produksi


Harga Jual

= Rp. 65.854.700,-
Rp9.100,-
= 7237

Artinya, jika diasumsikan perusahaan memproduksi selai dan permen, pada tingkat penjualan 7237
buah (sebagian permen dan sebagian selai) akan mencapai titik impas dari seluruh biaya yang telah
dikeluarkan.