Anda di halaman 1dari 13

KEWIRAUSAHAAN

Oleh Kelompok 2 :

Ni Made Elvin Charnia Dewi (1515351009)

I Gusti Ngurah Agung Putra Agniveda (1515351010)

Putu Arisna Dewi (1515351011)

Putu Vio Narakusuma Ardayani (1515351012)

Program Ekstensi Jurusan Akuntansi


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Udayana
2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan
rahmat-Nya lah kami dapat menyelesaikan paper Kewirausahaan Kekuatan mimpi atau cita-
cita sebagai tujuan hidup, Pentingnya rencana hidup, Pemanfaatan waktu untuk mewujudkan
mimpi/cita-cita, serta Menyusun rencana hidup tepat pada waktunya. Dan juga kami
berterimakasih kepada Bapak Drs. I Komang Ardana, M.M. selaku dosen mata kuliah
Kewirausahaan yang telah memberikan tugas ini kepada kami.

Kami sangat berharap paper ini dapat berguna untuk menambah wawasan serta
pengetahuan kita. Kami menyadari bahwa dalam paper ini terdapat banyak kekurangan, oleh
sebab itu kami mengharapkan kritik dan saran untuk perbaikan paper kami di masa yang akan
datang.

Denpasar, 27 Februari 2017

Penyusun
DAFTAR ISI
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya atau hadir begitu saja dalam
kehidupan seseorang. Kesuksesan merupakan sebuah proses yang terjadi dari berbagai
rangkaian peristiwa. Jangan pernah berpikir untuk menjadi seorang yang sukses jika kita
tidak memiliki tujuan dalam hidup. Jangan berharap untuk menggapai prestasi yang tinggi
kalau kita tidak mampu menetapkan target yang jelas dalam kehidupan. Karena orang-orang
yang tidak memiliki tujuan dalam hidup tidak akan mengetahui kemana ia harus melangkah,
dan orang-orang yang tidak memiliki target yang jelas dalam kehidupannya maka ia tidak
mengetahui apa yang harus dilakukan dan dikerjakan. Jika seseorang hidup tidak mempunyai
perencanaan maka ia akan mengalami kebingungan untuk mengambil suatu tindakan. Maka
dari itu perencanaan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kesuksesan.
Dengan adanya perencanaan yang matang maka kita bisa mengetahui keberhasilan atau
kegagalan dari sesuatu yang akan kita jalankan.
Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan. Muncul
pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang
berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai tujuan hidup, mimpi dan cita-cita,
yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul. Untuk
menjadi seorang yang sukses, yang pertama kali harus dilakukan yaitu menentukan tujuan
jelas atau cita-cita yang ingin dicapai dalam kehidupan. Cita-cita akan memperlihatkan
bagaimana gambaran masa mendatang, dan memudahkan untuk mengambil sebuah langkah
atau keputusan. Cita-cita juga akan mampu membangkitkan motivasi untuk mencapai apa
yang telah di rencanakan dalam hidup. (Fajri, Febriya.
https://kkmikembangan.wordpress.com/tulisan/artikel-2/untuk-umum/seri-motivasi-
membuat-mimpi-menjadi-nyata/)

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa itu kekuatan mimpi atau cita-cita sebagai tujuan hidup?
2. Seberapa pentingkah rencana hidup itu?
3. Bagaimana cara pemanfaatan waktu untuk mewujudkan mimpi/cita-cita?
4. Bagaimana cara menyusun rencana hidup?
1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui kekuatan mimpi atau cita-cita sebagai tujuan hidup
2. Dapat memahami pentingnya rencana hidup
3. Dapat mengetahui pemanfaatan waktu untuk mewujudkan mimpi/cita-cita
4. Untuk memahami cara menyusun rencana hidup

1.4 Manfaat Penulisan

Dalam makalah ini penyusun berharap pembaca dapat mengambil manfaat dan sesuai
dengan tujuan yang diharapkan.

1.5 Metode Penulisan

Dalam makalah ini penulis menggunakan metode studi literatur, dimana kami
menjadikan bacaan-bacaan dari beberapa media sebagai sumber informasi.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Kekuatan Mimpi atau Cita-cita Sebagai Tujuan Hidup


Mimpi terjadi ketika kita tidur, bisa tidur malam bisa tidur siang-sore. Mimpi biasa
disebut sebagai bunganya tidur. Maknanya bisa macam-macam. Bisa sebagai ada kejadian
positif atau negatif, dan juga bisa dimaknai sebagai biasa-biasa saja alias tak peduli. Makna
mimpi yang lain adalah sebuah cita-cita. Setiap orang ketika memiliki ekspektasi tertentu
sebenarnya dia sedang bermimpi. Bercita-cita untuk berhasil studinya, prestasi kerjanya, serta
karirnya, dsb. Mimpi sekaligus imaginasi merupakan sumber energi yang menggerakkkan
sebuah kekuatan organisasi (menurut Gary Hammel dan C.K Prahalad). Disitu ada pandangan
jauh ke depan. Misalnya bagaimana Mark Zuckerberg bermimpi membuat aplikasi Facebook
yang dapat menghubungkan seluruh orang di dunia, sehingga membuatnya menjadi salah satu
wirausaha terkaya di dunia bersama perusahaan nya Facebook yang bernilai milliaran juta
dollar saat ini . Motorola bermimpi untuk membuat telepon didunia tanpa kabel. Maka
lahirlah telepon seluler yang dapat kita kantongi kemana-mana. Bill Gates bermimpi sebuah
komputer di atas meja kerja di setiap rumah, menjalankan perangkat Microsoft. Lalu dia
menciptakan sistem operasi MS-DOS, ia membuat Windows dan perusahaan Microsoft yang
menyebabkan Bill Gates menjadi wirausahawan terkaya no.1 di dunia.

Untuk menjadi seorang yang sukses, yang pertama kali harus kita lakukan adalah
menentukan tujuan hidup atau cita-cita yang ingin kita capai dalam kehidupan kita. Cita-cita
akan memperlihatkan kepada kita gambaran masa mendatang, dan memudahkan untuk
mengambil sebuah langkah atau keputusan. Cita-cita juga akan mampu membangkitkan
motivasi untuk mencapai apa yang telah di rencanakan dalam hidup. Secepat apapun seorang
seorang pembalap motor memacu motornya, dia tidak akan pernah menjadi seorang juara
kalau dia tidak mengetahui dimana garis finish berada. Namun sebaliknya, selambat apapun
seekor keong berjalan, dia tetap akan bisa sampai pada tujuan perjalannya selama dia
mengetahui tujuan akhir dari perjalanannya. Segiat apapun usaha seseorang dia tidak akan
pernah sampai kemana-mana selama dia tidak pernah memiliki tujuan hidup. Mereka
hanyalah orang-orang yang bekerja untuk mewujudkan mimpi-orang lain yang memiliki
tujuan jelas dalam kehidupannya.
Seseorang yang memiliki mimpi atau cita-cita sebagai tujuan hidup akan tahu betul
apa yang harus dan akan dikerjakannya kedepan, mereka mengetahui dengan jelas jalan mana
saja yang akan mereka ambil untuk mewujudkan keinginannya tersebut. Jangan takut
bermimpi. Bermimpilah!! Karena mimpilah yang akan membuat kita menjadi seorang yang
besar, mimpilah yang membuat seorang yang pengecut berani melangkah dan mimpilah yang
akan membuat semangat kita terbakar untuk menggapai mimpi dan cita-cita kita.
2.2 Pentingnya rencana hidup

Perencanaan adalah hal yang sangat penting sebelum individu atau organisasi
melaksanakan setiap kegiatan. Tidak peduli apa profesinya baik itu pengusaha, wiraswasta,
olahragawan, atau pelajar. Perencanaan yang baik menjadi salah satu faktor yang menentukan
keberhasilan dan kegagalan individu. Individu membuat perencanaan tidak hanya saat dia
mengerjakan proyek besar, tetapi hal-hal sederhana seperti liburan, pesta ulang tahun,
pertandingan olahraga, bahkan rencana hidup. Semua itu memerlukan perencanaan dan
persiapan yang matang untuk mencapai hasil yang maksimal. Ada banyak manfaat yang bisa
kita petik dari proses perencanaan hidup yaitu :

a. Meningkatkan probabilitas keberhasilan hidup

Dengan perencanaan saja bisa gagal, apalagi tanpa perencanaan? Alasan yang paling
sederhana. Jika kita telah berusaha untuk merencanakan hidup saja bisa gagal, apalagi kalau
tanpa perencanaan, sudah hampir pasti lebih besar peluang kegagalannya. Ibaratkan saja, jika
seseorang yang mempunyai gelas kosong, lalu dia ingin supaya dia bisa minum es jeruk dari
gelas itu. Tentunya dengan dia membuat rencana untuk bisa mendapatkan es jeruk (baik
dengan membeli, atau minta dibelikan teman) akan memberikan kemungkinan berhasil yang
lebih tinggi dibandingkan hanya dengan membiarkan gelasnya di atas meja dan berdiam diri.
Jadi, dengan demikian daripada membiarkan hidup ini asal lewat, hanya mengikuti arus, lebih
baik kita mengikhtiarkan untuk merencanakan yang terbaik untuk kita, supaya keberhasilan
itu dapat dicapai dengan apa yang kita inginkan.

b. Mempunyai jalur yang lebih jelas dalam hidup

Dengan kita berani untuk berupaya menentukan tujuan hidup, kita akan lebih bisa
melihat lebih jelas hidup kita. Misalnya kita mengambil contoh Jokowi, seorang pemimpin
Negara Indonesia ini. Dengan telah menentukan rencananya, dia bisa mulai
memvisualisasikan bagaimana kondisi Negara ini, dan dia harus bisa memimpin warga
negaranya menjadi yang lebih baik lagi, serta dia juga bisa menentukan langkah-langkah apa
saja serta kapan dan bagaimana yang harus dia lakukan.

c. Mengetahui kompetensi prasyarat yang harus kita penuhi

Dalam contoh Jokowi, dia bisa memetakan bahwa dia harus mempunyai pengetahuan
yang luas tentang kepemimpinan Negara ini, mempunyai wawasan lebih untuk bisa
memberdayakan warga Negara Indonesia secara maksimal. Pemetaan kompetensi tersebut
hampir mustahil jika tidak tahu tujuan dari kepemimpinan tersebut. Kalaupun sudah tahu,
seringkali semangat untuk mencapai masing-masing kompetensi juga tidak setinggi yang di
inginkan jika benar-benar menganggap itu kebutuhan penting. Apalagi kalau kita hanya
mengikuti trend zaman dalam mengambil pilihan kompetensi, seringkali kita akan terbawa
arus, dan tiba-tiba telah sampai di tujuan yang salah pada saat kita menyadarinya.

d. Membantu memprioritaskan pilihan-pilihan hidup

Inilah salah satu manfaat terpenting dari membuat perencanaan hidup. Pada saat kita
dibenturkan pada berbagai pilihan, dengan mempunyai tujuan dan perencanaan hidup, kita
akan lebih mudah dalam memilih alternatif yang terbaik. Bagaimana caranya? Dengan kita
telah tahu tujuan hidup kita, kita akan lebih cerdas dalam menghadapi pilihan-pilihan yang
berat dalam hidup.

e. Mengatur jadwal hidup


Dengan mempunyai jadwal bulanan/harian, kita bisa memetakan saat-saat kita harus
kerja ekstra, lembur dan mengurangi jam istirahat, serta kapan bisa lebih rileks dalam
hidup.Sebagai contoh, pada bulan Juni-September, Tono akan mendapatkan beban tanggung
jawab yang jauh lebih padat dibandingkan saat bulan November atau April. Dia harus
mempersiapkan diri menyelesaikan tugas-tugas akhir kuliah, lalu menghadapi UAS, serta
mempersiapkan orientasi bagi mahasiswa baru, tentunya juga masih harus mengurusi segala
urusannya di BEM yang sangat menguras tenaga. Dalam periode ini Tono harus lebih cerdas
dalam mengelola jam istirahat, biar tidak kolaps dan jatuh sakit di tengah kegiatan, tetapi juga
tidak tampak seperti pemimpin yang kurang peduli dengan bawahannya. Sebaliknya, pada
bulan April, kuliah belum begitu padat, serta BEM yang dia pimpin sudah mulai berjalan dan
menemukan tempo terbaiknya (asumsi periode BEM dari Januari-Desember), sehingga dia
bisa lebih bisa agak rileks pada periode ini.

f. Membuat kita untuk tetap termotivasi


Semakin banyak yang bia diselesaikan dari rencana kita, akan membuat kita semakin
termotivasi untuk melangkah dan motivasi yang besar itu akan meningkatkan produktivitas
kita.
g. Membuat kita untuk tetap fokus
Ada kalanya saat kita bekerja, kita akan menghadapi gangguan gangguan yang
membuat kita kehilangan fokus dan berjalan ke luar dari jalur. Dengan memiliki rencana, kita
dapat dengan mudah untuk kembali ke jalur yang benar. Caranya adalah dengan
mengingatkan diri sendiri bahwa kita memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan dan target
yang harus dicapai agar rencana yang kita buat berjalan dengan baik.
h. Mengurangi resiko dan ketidakpastian
Tentu saja tidak ada yang pasti di dunia ini dan resiko selalu ada saat kita melakukan
sesuatu. Namun, dengan perencanaan yang baik, kita dapat mengurangi kemungkinan hal
hal yang buruk terjadi secara signifikan. Karena seringkali, meskipun bukan satu satunya
faktor, hal yang buruk terjadi karena kurangnya perencanaan dan persiapan.
i. Membuat kita lebih tenang dalam bertindak
Tidak adanya perencanaan dan persiapan, akan membuat tegang dan gelisah saat
bekerja. Dengan merencanakan segala sesuatunya terlebih dahulu, secara psikologis kita akan
lebih merasa tenang karena yakin bahwa kita sudah siap.

2.3 Pemanfaatan waktu untuk mewujudkan mimpi/cita-cita

Salah satu faktor yang dapat menuntun individu menuju kesuksesan adalah sejauh mana
dia mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin, sebab bagi seorang wirausahawan, waktu
jauh lebih berharga daripada uang. Karena harta kekayaan yang hilang masih bisa dicari lagi,
sebaliknya, satu detik yang lewat akan tetap hilang, bahkan akan terus menjauh dan tidak
mungkin kembali lagi. Orang-orang sukses sangat menghayati arti waktu sebagai suatu asset
yang berharga. Secara tidak sadar, waktu sangat berharga bagi kita meskipun Cuma satu hari
misalnya. Seperti peribahasa Waktu adalah Uang, sebab barangsiapa yang mampu
mengelola waktu sebaik mungkin maka uang pun akan datang dengan sendirinya, sebaliknya
jika individu tidak mampu mengelola waktu dengan baik maka uang pun tidak mungkin
dapat diperoleh. Ada 6 cara yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan waktu agar dapat
mewujudkan mimpi atau cita-cita, yaitu sebagai berikut :
1. Prioritaskan hidup secara tertulis
Buatlah daftar apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan impian kita dan
tetapkan waktu untuk setiap impian kita. Buatlah daftar harian dari daftar utama ini.Tetapkan
waktu untuk setiap tugas. Usahakan tugasnya sederhana dan spesifik, maka ini akan
menolong kita tetap fokus.
2. Bayangkan diri kita sudah sukses
Bayangkanlah kehidupan kita setelah mencapai impian kita, bagaimana perasaan kita,
apa artinya bagi kita, dan bagaimana masa depan kita. Lakukan ini setiap hari dan hiduplah
seolah-olah kita sudah mencapainya.Separuh perjalanan adalah menerima bahwa kita
sanggup melakukannya.
3. Singkirkan kekacauan
Hindari hubungan yang negatif dan menyita waktu serta menjauhlah dari orang-orang
yang tidak berkeinginan melihat kita sukses.
4. Jadwalkan waktu proyek dan jadikan itu sebagai kewajiban
Jadwalkan pada jam yang sama setiap hari. Hilangkan gangguan dan wujudkan
impian kita.Mintalah keluarga untuk minta pertolongan jika kita membutuhkan.
5. Belajarlah untuk berkata tidak
Jika tugas kita akan memakan waktu dalam dua hari, berjanjilah bahwa kita tidak
akan berkomitmen pada hal lainnya sampai jangka waktu itu berakhir. Kata tidak mungkin
saja merupakan kata yang paling sulit untuk diucapkan, tetapi jika kita tidak melakukannya
maka kita justru akan mengupayakan impian orang lain bukannya impian kita sendiri.
6. Bertanggung jawablah
Ceritakan kepada orang lain tentang keinginan kita untuk menyelesaikan tugas kita
dan bagaimana kita menjadwalkan waktu untuk melakukannya. Mereka akan cenderung
untuk tidak mengganggu jadwal kita dan menjadi lebih pengertian. Mereka juga akan
menolong kita tetap bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.

2.4 Menyusun rencana hidup


Untuk menghindari hal-hal yang dapat mengecewakan, maka individu harus
menyusun rencana hidupnya. Langkah menyusun rencana hidup, antara lain:
1. Langkah pendek

Kita tidak bisa menaiki tangga dengan satu langkah. Proses memperbaiki diri juga
persis sama seperti itu. Oleh karena itu, setiap perubahan yang ingin kita wujudkan perlu kita
terjemahkan ke dalam langkah-langkah pendek dan kita harus berusaha menjalaninya satu
demi satu.

2. Cari tokoh teladan

Pelajari riwayat hidup orang-orang yang berhasil meraih kesuksesan pada bidang yang
ingin kita geluti.Pahami bagaimana mereka bisa melakukannya. Sadari pula bahwa mereka
juga kerap harus berjuang selama bertahun-tahun sebelum bisa menjadi terkenal dan
menggapai keberuntungan.

3. Perlahan tapi pasti


Kita harus mencita-citakan sesuatu setinggi langit, namun perlu dipastikan apakah kita
memiliki cukup waktu untuk menggapainya. Banyak orang menyerah di tengah jalan, karena
terlalu memaksakan diri. Yang sebenarnya kita butuhkan adalah konsistensi dan ketekunan,
bukan kecepatan.

4. Cari penasihat

Yang bisa mendampingi kita sebagai penasihat adalah keluarga, teman, atau rekan
kerja. Yang penting, ada yang bersedia mendengarkan dan memberi motivasi serta dukungan.

5. Tandai setiap kemajuan

Setiap pencapaian perlu diberi tanda dengan hadiah khusus bagi diri sendiri. Artinya
sangat penting, supaya kita belajar mengapresiasi dan merayakan setiap prestasi yang berhasil
dicapai.

6. Toleh ke belakang

Memusatkan seluruh perhatian ke masa depan merupakan hal yang sangat penting,
namun penting pula untuk sejenak menengok ke belakang untuk mengetahui sejauh mana kita
telah melangkah. Oleh karena itu, berhentilah sejenak dan renungkan apa yang sudah kita
capai sampai saat ini.

7. Berpikir positif

Teruslah meyakinkan diri bahwa segala sesuatu mungkin dan bisa menjadi kenyataan.
Singkirkan semua keraguan yang hanya membuat perjalanan kita terbeban

BAB III
PENUTUPAN

3.1 Kesimpulan
Memiliki cita-cita atau mimpi sebagai tujuan hidup sangatlah penting bagi seorang
individu apalagi jika dia ingin menjadi seorang wirausaha, dengan memiliki cita-cita atau
mimpi sebagai tujuan hidup seorang wirausaha akan dapat membangun usaha bisnis sesuai
keinginannya. Dan jika sudah memiliki tujuan hidup yang jelas, maka seorang wirausaha
akan mampu menentukan langkah-langkahnya dengan tepat dan dapat menggunakan waktu
secara efektif dan efisien agar dapat mencapai mimpi atau cita-citanya.
Dalam mencapai sebuah mimpi atau cita-cita, seseorang harus membuat rencana
hidup. Perencanaan adalah hal yang sangat penting sebelum individu atau organisasi
melaksanakan setiap kegiatan. Tidak peduli apa profesinya baik itu pengusaha, wiraswasta,
olahragawan, atau pelajar. Perencanaan yang baik menjadi salah satu faktor yang menentukan
keberhasilan dan kegagalan individu.
Salah satu faktor yang dapat menuntun individu menuju kesuksesan. Untuk mencapai
kesuksesan terseut ada 6 cara yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan waktu agar dapat
mewujudkan mimpi atau cita-cita, yaitu : prioritaskan hidup secara tertulis, bayangkan diri
kita sudah sukses, singkirkan kekacauan, jadwalkan waktu proyek dan jadikan itu sebagai
kewajiban, belajarlah untuk berkata tidak dan bertanggung jawablah.
Selain itu untuk mencapai kesuksesan, kita harus menyusun rencana hidup guna untuk
menghindari hal-hal yang dapat mengecewakan. Ada beberapa cara yaitu diantaranya :
langkah pendek, mencari tokoh teladan, perlahan tapi pasti, mencari nasehat, tandai setiap
kemajuan, toleh kebelakang dan berpikir positif.

3.2 Saran

Setelah membaca makalah ini, diharapkan ada dorongan dan motivasi untuk menjadi
wirausaha terutama untuk generasi muda Indonesia khusunya para sarjana maupun yang akan
menjadi sarjana demi meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Fajri, Febriya. https://kkmikembangan.wordpress.com/tulisan/artikel-2/untuk-umum/seri-


motivasi-membuat-mimpi-menjadi-nyata/ (Diakses pada tanggal 25 Februari 2017)

2010. Cara Hidup Kita. http://carahidupkita.blogspot.co.id/2010/02/cara-mewujudkan-


rencana-hidup.html (Diakses pada tanggal 25 Februari 2017)

Ayues. 2015. Kewirausahaan SAP 3.ttp://ayuetikas.blogspot.co.id/2015/02/kewirausahaan-


sap-3.html (Diakses pada tanggal 26 Februari 2017)
Sulitnih. 2012. Sudah Saatnya Menentukan Rencana Hidup.
http://sulitnih.com/2012/09/24/sudah-saatnya-menentukan-rencana-hidup/ (Diakses
pada tanggal 26 Februari 2017)