Anda di halaman 1dari 4

Asidosis Respiratorik: Penyebab,

Gejala, dan Pengobatannya


Amazine.co - Online Popular Knowledge

Baca juga
Ketahui Jenis, Penyebab, dan Gejala Alkalosis
Alkalosis Pernapasan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Alkalosis Metabolik: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Asam dikenal memiliki sifat korosif pada logam.

Bayangkan apa yang bisa dilakukan oleh asam pada tubuh kita.

Asidosis respiratorik (respiratory acidosis) adalah kondisi yang menyebabkan


keseimbangan asam-basa tubuh terganggu.

Apakah Asidosis Respiratorik?

Asidosis respiratorik adalah kondisi medis dimana paru-paru tidak dapat


mengeluarkan semua karbondioksida yang dihasilkan dalam tubuh.
Hal ini mengakibatkan gangguan keseimbangan asam-basa dan membuat cairan
tubuh lebih asam, terutama darah.

Terdapat dua jenis asidosis respiratorik yaitu:

1. Akut

Kondisi ini mengacu pada kegagalan tiba-tiba pada sistem pernapasan sehingga
memicu asidosis.

Hal ini dipicu oleh depresi sistem pernapasan pusat yang disebabkan berbagai
alasan.

2. Kronis

Asidosis kronis mungkin merupakan kondisi sekunder untuk kondisi lain seperti
penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

PPOK akan meliputi penyakit bronchitis dan emphysema, dua penyakit di mana
saluran udara menyempit sehingga menyebabkan kesulitan bernafas.

Jenis asidosis ini juga ditemukan menyertai sindrom hipoventilasi obesitas.

Ini adalah kondisi medis di mana orang begitu gemuk sehingga tidak dapat
bernapas normal atau cukup.

Hal ini akan mewujud pada peningkatan karbon dioksida dan penurunan kadar
oksigen.

Penyebab Asidosis Respiratorik

Ada beberapa penyebab asidosis respiratorik, yang meliputi:

Penyakit yang berkaitan dengan saluran napas seperti penyakit paru


obstruktif kronis atau asma.
Masalah yang terkait dengan dada yang menyebabkan melemahnya paru-
paru.
Penyakit yang mempengaruhi saraf dan otot yang bertugas memberi
perintah ke paru-paru untuk berkontraksi.
Obat-obatan yang mempengaruhi pernafasan seperti benzodiazepin,
terutama ketika diiringi dengan konsumsi alkohol.
Obesitas berat sehingga membuat seseorang kesulitan bernapas.
Gejala Asidosis Respiratorik

Sebagian gejala asidosis respiratorik mungkin mirip dengan gejala penyakit lain.

Gejala-gejala asidosis meliputi kebingungan, lesu, sesak napas, mengantuk, dan


mudah lelah.

Beberapa gejala lain termasuk kulit hangat, hipertensi paru, denyut jantung tidak
teratur, refleks tendon berkurang, batuk, mengi, mudah marah, dll.

Pengobatan Asidosis Respiratorik

Pengobatan masalah ini harus difokuskan pada akar penyebab yang


mendasarinya.

Untuk asidosis respiratorik yang dipicu oleh penyakit paru-paru, pengobatan


akan mencakup obat broncho-dilator untuk memperbaiki ganggaun jalan napas.

Saat tingkat oksigen darah turun, pemberian suplai oksigen terbukti membantu.

Merokok secara tidak langsung menyebabkan asidosis respiratorik (respiratory


acidosis), sehingga menghindari rokok akan membuat derajat kesehatan
semakin meningkat.[]
DEFINISI
Alkalosis Respiratorik adalah suatu keadaan dimana darah menjadi basa karena pernafasan yang cepat
dan dalam menyebabkan kadar karbondioksida dalam darah menjadi rendah.

PENYEBAB
Pernafasan yang cepat dan dalam disebut hiperventilasi, yang menyebabkan terlalu banyaknya jumlah
karbondioksida yang dikeluarkan dari aliran darah. Penyebab hiperventilasi yang paling sering ditemukan
adalah kecemasan.

Penyebab lain dari alkalosis respiratorik adalah:


- rasa nyeri
- sirosis hati
- kadar oksigen darah yang rendah
- demam
- overdosis aspirin.

GEJALA
Alkalosis respiratorik dapat membuat penderita merasa cemas dan dapat menyebabkan rasa gatal
disekitar bibir dan wajah. Jika keadaannya makin memburuk, bisa terjadi kejang otot dan penurunan
kesadaran.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pengukuran kadar karbondioksida dalam darah arteri. pH darah
juga sering meningkat.