Anda di halaman 1dari 4

LKS SISTEM SARAF MANUSIA

Satuan Pendidikan : SMA


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/ Semeter : XI/ 2
Materi Pokok : Sistem Saraf
Alokasi Waktu : 5 menit
Kompetensi Dasar : 3.10 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ
pada sistem koordinasi (saraf, hormon dan alat indera) dalam kaitannya
dengan mekanisme koordinasi dan regulasi serta gangguan fungsi yang
dapat terjadi pada sistem koordinasi manusia
Tujuan : 1. Memahami struktur dan fungsi bagian- bagian sel saraf
2. Memahami mekanisme gerak sadar dan gerak refleks

MATERI

Sistem saraf tersusun atas berjuta- juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistem
saraf menerima berjuta- juta informasi yang berasal dari berbagai organ. Reseptor adalah satu
atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang
berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Sistem saraf berperan menerima, mengolah dan
meneruskan hasil olahan rangsangan ke efektor.

Bagian penyusun sel saraf, yaitu :


1. Dendrit : merupakan tonjolan sitoplasma yang membentuk serabut pendek, berfungsi
menerima rangsang dan diteruskan ke badan sel saraf
2. Badan sel : merupakan bagian terbesar dari sel saraf, berfungsi menerima rangsang dari
dendrit diteruskan ke akson
3. Akson : merupakan tonjolan sitoplasma yang membentuk serabut panjang. Berfungsi
menghantarkan impuls dari badan sel menuju sel lainnya
4. Nodus ranvier : berfungsi mempercepat penghantaran impuls sel saraf
5. Sinapsis : menghubungkan neuron satu dengan lainnya
Berdasarkan struktur dan fungsinya, sel saraf dibedakan menjadi :
a) Neuron sensori, berfungsi menghantarkan rangsang dari reseptor ke saraf pusat
b) Neuron motorik, berfungsi menghantarkan tanggapan dari pusat ke efektor
c) Neuron asosiasi/ penghubung , berfungsi menghubungkan antara neuron yang satu ke
neuron yang lain

sensori motori
Penghubung
Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran
impuls oleh saraf. Gerak umumnya terjadi secara sadar, namun ada pula gerak yang terjadi tanpa
disaari, yaitu gerak refleks.
a. Gerak sadar
Reseptor saraf sensorik otak besar saraf motoris efektor
b. Gerak refleks
Reseptor saraf sensori sumsum tulang belakang saraf motoris efektor

SOAL
1. Untuk mempertahankan keadaan homeostasis, manusia menggunakan sistem koordinasi yang
tersusun atas sistem ............, ............. dan ............
2. Sistem saraf pusat terdiri dari dua bagian utama, yaitu ........... dan .....................
3. Dilihat dari fungsinya, sistem saraf tepi dibedakan menjadi sistem saraf sadar (somatis)
yaitu ................................................ dan sistem saraf otonom yaitu .............................................
4. Lengkapilah gambar sel saraf berikut ini !

1 6

2
3

5
4
No Nama Bagian Sel Saraf Fungsi

1.
2.
3.
4.
5.
6.

5. Lengkapilah table dibawah ini !

No Jenis Neuron Fungsi Gambar


1. Neuron Sensorik

2. Neuron Asosiasi

3. Neuron Motorik

Kunci Jawaban dan Form Penilaian


Keterangan : setiap jawaban memiliki nilai 1 point.
No. Jawaban Skor
soal
1 Sistem saraf, sistem hormon dan sistem indera 3
2 Otak dan sumsum tulang belakang 2
3 Bekerja secara sadar, bekerja secara tidak sadar 2
4 1. Dendrit : meneruskan rangsangan menuju badan sel saraf 6
2. Badan sel : menerima impuls diteruskan ke akson
3. Nukleus : mengatur kegiatan sel saraf
4. Selubung mielin : melindungi akson
5. Akson : menerima impuls dari badan sel menuju saraf lainnya
6. Sinapsis : menghubungkan neuron satu dengan lainnya
5 1. menghantarkan rangsang dari reseptor ke saraf pusat 3

2. menghantarkan tanggapan dari pusat ke efektor

3. menghubungkan antara neuron yang satu ke neuron yang lain

Skor total 16

Nilai =

Anda mungkin juga menyukai