Anda di halaman 1dari 21

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN

Berisi pembahasan lengkap


mengenai cara prossesing data hasil
perekaman drone.

www.liupurnomo.com
www.liupurnomo.com

MODUL AGISOFT
PHOTOSCAN
Pengolahan data drone
MOSAIKING FOTO MENGGUNAKAN AGISOFT PHOTOSCAN

Oleh : @liupurnomo

www.liupurnomo.com

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


A. PENGENALAN AGISOFT

Agisoft Photoscan adalah software 3D modelling menggunakan citra / foto yang


direkam secara stereo/multi sudut, sehingga dari paralaks antar foto yang dihasilkan
dapat disusun sebuah model tiga dimensi dari foto.

Agisoft dapat digunakan untuk mengolah foto udara yang direkam


menggunakan UAV/Drone, sehingga dari hasil perekamannya dapat dihasilkan mosaic
orthofoto, titik tinggi (elevation point clouds) dan DEM resolusi tinggi serta dapat
ditampilkan secara tiga dimensi.

Agisoft Photoscan tergolong lengkap dan mampu mengakomodir kebutuhan


pengolahan data drone, selain kemampuannya dalam melakukan mosiakin foto, Agisoft
Photoscan juga mampu menghasilkan gambar yang memiliki Geographic Refrence.

Menu bar

Toolbar

Workspace

Ground Control

Consule

Model View
Gambar 1. Tampilan Kerja Agisoft Photoscan
Foto

Menu Action Shortcut Fungsi


File New Ctrl + N Membuat project Baru
Membuka Project yang sudah
Open Ctrl + O
tersimpan
Append Append Project yang sudah tersimpan
Save Ctrl + S Menyimpan project
Menyimpan project dengan nama
Save As
baru
Export Model Untuk mengexport 3D model

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Untuk mengexport sparse atau dense
Export Point
point cloud
Export
Untuk meng export file orthophoto
Orthophoto
Untuk mengexport digital elevation
Export DEM
model
Mendownlaod laporan prossesing
Generate Report
dalam bentuk PDF
Fitur untuk berbagi 3D model kita
Upload Models
secara online
Edit Undo Mengembalikan aktivitas sebelumnya
Memajukan aktivitas yang sudah di
Redo
undo
Delete Selection
Crop Selection
Invert Selection
Grow Selection
Shrink Selection
Gradual
Selection
View Point Cloud
Dense Cloud
Dense Cloud
Classes
Shaded
Solid
Wireframe
Textures
Show/Hide
Items
Show Camera
Show Markers
Show Aligned
Chunk
Reset View
Predefined
Views
Top 7
Buttom Ctrl + 7

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Left Ctrl + 3
Right 3
Front 1
Back Ctrl + 1
Perspective /
5
Orthographic
Panes
Workspace
Timeline
Ground Control
Photos Untuk melihat foto
Consule Log aktivitas
Workflow Add Chunks Menambah chunk
Add Photos Menambah Foto baru

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


B. Langkah langkah pemrosesan data

Untuk memastikan proses ini bisa berjalan dengan baik, setidaknya ada 3
tahapan utama, yaitu : Persiapan, Prosessing dan Export data, dibawah ini kita akan
bahas satu persatu tahapan tersebut.

B.1. Persiapan
Dalam tahapan ini, kalian harus menyiapkan bahan dan alat yang kalian
butuhkan, hal ini penting diperhatikan, sebab proses pengolahan data ini cukup lama,
jadi perlu persiapan yang matang. adapun bahan dan alat yang harus disiapkan adalah
sebagai berikut adalah seperti dibawah ini :

B.1.1. Bahan

Foto yang sudah di Geotagged


File location.txt

B.1.2. Alat yang digunakan

Laptop / PC
Aplikasi Agisoft Photoscan Professional
Listrik agar laptop tidak lowbat

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


B.2. Proses Pengolahan Data
Setelah proses persiapan selesai, saatnya untuk mengolah data, silahkan buka
dulu aplikasi agisoft photoscan professional.

B.2.1. Import Foto dan Rekonstruksi Jalur Terbang

Add Chunk dan Rename Chunk Pada halaman kerja (workspace) , klik
Add Chunk, secara default, bernama Kalian
bisa mengganti nama chunk dengan nama yang kalian inginkan, misalkan
diberi nama latihan 1.
Untuk import photos, Klik Add Photos. Kemudian pilihlah foto
foto yang sudah memiliki refrensi geografi tadi.

Gambar 2. Add Photos

Setelah foto terinput ke Photoscan lakukan proses seleksi foto


dengan pendekatan posisi dan ketinggian pengambilan gambar.

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Gambar 3. Foto yang sudah di input seperti jalur terbang

Jika anda perhatikan dengan seksama, proses missi hanya pada jalur tertentu
saja, sisanya adalah jalur pergi dan jalur pulang pesawat, pada jalur pergi dan pulang
inilah akan kita buang, pada jendela sebelah kanan, kalian bisa melihat ada barisan foto
disana, foto yang paling atas adalah foto terakhir, artinya itu adalah foto jalur pulang,
sedangkan foto paling bawah adalah foto pertama, artinya foto itu adalah foto saat pergi.
Kalian bisa arahkan kursor dan klik pada photo paling atas, kemudian klik shift dan
arrow down pada keyboar kalian sampai semua foto pada jalur pulang terseleksi semua.
Contoh pada gambar dibawah ini.

Gambar 4. Seleksi photo diluar misi Jalur Pulang

Kemudian klik Remove Camera, kemudian arahkan kursor ke foto terakhir


di paling bawah, kalian akan melihat, kemudian klik kembali shift + Arrow Up,
kemudian klik Remove Camera. Jika anda melakukannya dengan benar, maka yang
tersisa pada workspace anda hanyalah misi anda saja seperti dibawah ini

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Gambar 5. Sisa hasil remove jalur pergi dan pulang

Kemudian anda bisa memilih memotong foto foto yang berada di overshoot
dengan fitur Rectangle Selection, dan menseleksi bagian ujung atas dan bawah misi.
Kemudian klik Remove Camera untuk menghapusnya.

Gambar 6. Hasil Rectangle selection

Seleksi data yang akan diolah dengan menghapus overshoot, gambar blur,
dan foto yang relatif tidak flat/Tegak lurus.

B.2.2. Import Log Location

log location dapat dimanfaatkan pada tahap pairing pre-selection untuk


mempercepat proses penyusunan foto. Pilih icon import pada tab ground control

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


untuk mengimport file log location dari hasil proses geotagging yang telah dilakukan.
file ini tersimpan dengan ekstensi .csv.

Gambar 7. File Log Location yang berada satu folder dengan Foto

B.2.3. Align Foto

Align photo dilakukan untuk mengidentifikasi titiktitik yang ada di masing


masing foto dan melakukan proses matching titik yang sama di dua atau lebih foto.
Proses align photos akan menghasilkan model 3D awal, posisi kamera dan foto disetiap
perekaman, dan sparse point clouds yang akan digunakan di tahap berikutnya.

Dari tab Workspace, Klik kanan pada Chunk, arahkan ke process dan
pilih align photos. Tunggu Prosesnya sampai selesai.
Pilih kualitas yang akan digunakan, tersedia tiga pilihan akurasi, yaitu
High, Medium dan Low. Semakin tinggi akurasinya, maka data yang
akan dihasilkan akan semakin bagus, namun prosesnya juga akan
semakin lama, karena ini untuk latihan saya hanya akan menggunakan
Accuracy Medium.

Gambar 8. Pilihan Accuracy

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Set Ground Control pada pair preselection untuk menggunakan log
location sebagai parameter alignment.

Gambar 9. Pilihan Pair preselection

Setelah itu, klik tombol untuk memulai proses Align Photos.


Tunggu prosesnya sampai selesai
Setelah proses Alignment selesai gunakan tools rectangle selection untuk
menseleksi hamparan gambar yang telah terbentuk dari proses alignment.

Gambar 10. Seleksi Aligment

B.2.4. Build Dense Cloud

Dense Clouds adalah kumpulan titik tinggi dalam jumlah ribuan hingga jutaan
titik yang dihasilkan dari pemrosesan fotogrametri foto udara. Dense clouds nantinya
dapat diolah secara lebih lanjut untuk menghasilkan Digital Surface Model, Digital
Terrain Model, bahan masukan dalam proses pembuatan orthofoto dan kepentingan
pemetaan lainnya.

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Pada tab Workspace, klik kanan pada chunk, arahkan pada process dan
pilih Build dense Cloud.
Sama seperti sebelumnya, kalian bisa memilih kualitas sesuai keinginan
kalian, tersedia mulai dari Lowest, sampai dengan Ultra high, supaya
tidak terlalu lama saya menggunakan kualitas medium saja.

Gambar 11. Pilihan Kualitas pada saat build dense cloud

Pilih OK untuk memulai proses build dense cloud, tunggu prosesnya


sampai selesai
Setelah proses selesai, klik pada dense cloud view untuk melihat hasilnya
Lakukan proses cutting pada bagian ujung supaya gambar hasil terlihat
rapi dengan cara seleksi menggunakan Rectangle Selection.

B.2.5. Build Mesh

Model 3D atau mesh adalah salah satu keluaran utama dari pemrosesan foto
udara di Agisoft. Model 3D nanti digunakan sebagai dasar pembuatan DEM baik DSM
maupun DTM dan juga orthofoto. Mesh yang dihasilkan juga dapat dieksport ke format
lain untuk diproses lanjutan di software lain seperti Google Sketchup, AutoCAD atau
ArcGIS.

Pada tab Workspace, klik kanan pada chunk, arahkan pada process dan
pilih Build Mesh.
Untuk Surface Type silahkan pilih hight Field
Untuk sumber data pilih Dense Cloud
Untuk Polygon Count sesuaikan dengan kondisi dan situasi, kalau hanya
untuk latihan gunakan saja yang medium
Klik OK untuk memulai proses Build Mesh Tunggu sampai selesai
Setelah Proses selesai, Hasil Mesh processing dapat dilihat melalui
Shaded View
Untuk merapikan bagian sisi sisi gambar mesh, bisa dilakukan cutting
menggunakan rectangle selection pada shadded view, dan klik remove.

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Gambar 12. Shadded view dan proses cutting untuk merapikan sisi gambar

B.2.6. Build Texture

Model texture adalah model fisik 3D dari kenampakan - kenampakan yang ada
di area liputan foto. Model texture dapat dieksport ke dalam berbagai format model 3D.

Pada tab Workspace, klik kanan pada chunk, arahkan pada process dan
pilih Build Texture.
Untuk mapping mode pilih Orthophoto
Untuk Blending Mode pilih mosaic (default)
Count size biarkan default saja
Pilik OK untuk memulai proses build texture

Gambar 13. Build Texture

Tunggu sampai selesai

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


B.3. Export Data
Jika sudah selesai melakukan proses pengolahan data, tahapan selanjutnya
adalah mengexport data tersebut sehingga bisa diolah di software data analys seperti
arcgis dan lain lain. Ada dua jenis data yang akan kita export, yang pertama berupa
mosaic orthophoto dan data DEM.

B.3.1. Export Orthophoto

Pada halaman utama Agisoft, klik File, Pilih menu export Orthophoto
kemudian Dan pilih Export JPEG/TIFF/PNG

Gambar 14. Pilihan Export Photo

Untuk type projection pilih geographic


Blending mode pilih Mosaic (default)

Gambar 15. Biarkan Default saja

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Letakkan hasil didalam folder yang kita inginkan, biar lebih mudah
ditemukan, saya sarankan untuk menyatukan dalam folder project kita
tadi.
Pilih type file Tiff/Geotiff yang memiliki informasi spasial (Posisi)

Gambar 16. Type file

Klik dan tunggu prosesnya selesai

B.3.2. Export DEM

DEM adalah singkatan dari Digital Elevation Models, DEM merupakan data
digitall yang memiliki informasi ketinggian, dengan fitur DEM ini, kita bisa
membangun sebuah data foto 3 Dimensi (3D).

Pada halaman utama agisoft Klik File kemudian pilih menu Export DEM
Untuk projection Type pilih geographic

Gambar 17. Export DEM

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Sisanya biarkan default saja, kemudian klik , Beri nama yang
sama dengan orthophoto tadi dengan ditambah DEM diujungnya.
Untuk type file pilih TIFF/GoeTIFF dan tunggu prosesnya sampai selesai

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


Lampiran Project Report Agisoft

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM


MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM
MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM
MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM
Credit

Modul ini bebas di publikasi atau di sebarkan selama bukan untuk tujuan
komersial dengan ketentuan harus menyebutkan sumber www.liupurnomo.com. Jika
digunakan untuk kebutuhan komersial maka harus berkonsultasi kepada Liu Purnomo
via email di liupurnomo@gmail.com

Hp : 0822 5047 6545

Email : liupurnomo@gmail.com

Twitter : @liupurnomo

Instagram : @liupurnomo

Website : http://www.liupurnomo.com

MODUL AGISOFT PHOTOSCAN WWW.LIUPURNOMO.COM

Anda mungkin juga menyukai