Anda di halaman 1dari 25

PETUNJUK TEKNIS

AL
BOP Pendidikan Kesetaraan Menengah
M FT
N
LU A
FI
R
BE D

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Tahun 2017
DAFTAR ISI

Daftar Isi .............................................................................................................................. I


BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..................................................................................... 1
B. Dasar Hukum ........................................................................................ 2
C. Tujuan ................................................................................................... 3

BAB II HAKIKAT PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN


MENENGAH
A. Pengertian Program Pendidikan Kesetaraan Menengah......................... 5
B. Tujuan Program Pendidikan Kesetaraan Menengah.............................. 5
C. Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Menengah.............. 6
D. Peserta Didik Program Pendidikan Kesetaraan Menengah................... 6
E. Pendidik Program Pendidikan Kesetaraan Menengah.......................... 6
F. Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Menengah......................
1. Kurikulum

AL
2. Sarana dan Prasarana
3. Proses Pembelajaran
M FT 4. Evaluasi
G. Indikator Keberhasilan Program Pendidikan Kesetaraan Menengah.....

BAB III

N DANA BANTUAN DAN TATA CARA MEMPEROLEH BANTUAN


PENDIDIKAN KESETARAAN MENENGAH
LU A
FI
A. Dana Bantuan yang disediakan oleh Pemerintah................................... 8
B. Tata Cara Memperoleh Dana Bantuan................................................... 9
1. Kriteria Lembaga yang Berhak Memperoleh Bantuan
R

2. Kriteria Calon Peserta Didik ..


3. Prosedur Penyampaian Proposal .
BE D

BAB IV SUPERVISI, PENGAWASAN, PELAPORAN


A. Supervisi ............................................................................................ 11
B. Pengawasan ....................................................................................... 11
C. Pelaporan .
D. Sanksi ..

Lampiran-lampiran: ..
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pembukaan Undang Undang Dasar Tahun 1945 menyebutkan bahwa salah
satu tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Mengingat luasnya
wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, keadaan geografis, dan sosial-
budaya-ekonomi yang beragam banyak warga negara yang tidak terjangkau
layanan pendidikan melalui jalur formal (sekolah). Berdasarkan permasalahan
tersebut, untuk memperluas akses pendidikan dalam menjangkau daerah-daerah
sulit dan memberikan layanan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan
ekonomi pemerintah menyelenggarakan pendidikan melalui jalur nonformal.
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
menyebutkan bahwa pendidikan nasional diselenggarakan melalui tiga jalur, yaitu
jalur formal, jalur, nonformal, dan jalur informal yang bisa saling melengkapi atau
sebagai pengganti.

AL
Penyelenggaraan pendidikan melalui jalur nonformal ditujukan bagi
masyarakat yang karena sesuatu hal tidak berkesempatan mengikuti pendidikan
M FT
melalui jalur formal, salah satunya melalui Pendidikan Kesetaraan Menengah
terdiri dari Paket C dan Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C.

N
Program Pendidikan Kesetaraan Paket C adalah layanan pendidikan melalui
jalur pendidikan nonformal yang ditujukan bagi masyarakat yang karena berbagai
faktor tidak dapat menyelesaikan pendidikannya atau putus sekolah di tingkat
LU A
FI
SMA/SMAK/MA, yang diselenggarakan oleh lembaga/organisasi atau satuan
pendidikan nonformal sehingga pada gilirannya lulusannya diharapkan memiliki
R

pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dinyatakan dan diakui setara dengan
lulusan SMA/MA.
Dalam rangka memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperoleh
BE D

layanan pendidikan dasar untuk mendukung wajib belajar pendidikan dasar dua
belas tahun, pemerintah menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan Paket
C Setara SMA/MA. Untuk mensukseskan layanan program ini, pemerintah
menyediakan bantuan sejumlah dana yang akan digunakan oleh para pimpinan
lembaga/organisasi atau satuan pendidikan nonformal sebagai penyelenggara
program pendidikan kesetaraan di daerah.
Dalam upaya memberikan warna yang berbeda terhadap lulusan Paket C,
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan mulai tahun 2015
telah merintis penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C dengan
mengintegrasikan pembelajaran keterampilan yang lebih dikenal dengan
Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C.
Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C pada dasarnya proses
pembelajaran Paket C/Biasa ditambah dengan pembelajaran keterampilan dengan
mengedepankan keterampilan yang bersifat terstruktur. Keterampilan terstruktur
adalah keterampilan yang menuntut dilakukannya uji kompetensi bagi setiap
peserta didik, sehingga diperlukan perangkat Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan
Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) sebagai lembaga yang bertanggung jawab
dalam melakukan uji kompetensi. Adapun keterampilan terstruktur dimaksud
adalah keterampilan-keterampilan yang sudah ditetapkan oleh Direktorat
Pembinaan Kursus dan Pelatihan (dapat dilihat di info kursus). Pendidikan Vokasi
1
bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C dapat diartikan sebagai penyelenggaraan
pembelajaran Paket C plus keterampilan. Untuk mengakses bantuan dana tersebut,
setiap lembaga/organisasi atau satuan pendidikan nonformal harus mengikuti
prosedur dan ketentuan yang diatur dalam petunjuk teknis ini.

B. Dasar Hukum
1. Pasal 26 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun
2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun
2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaran Pendidikan, sebagaimana diubah menjadi Peraturan
Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010;

AL
5. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
M FT
6. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan;

N
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 44 Tahun 2009 tentang Standar
Pengelola Pendidikan Program Pendidikan kesetaraan paket A, Paket B, dan
Program Pendidikan kesetaraan paket C;
LU A
FI
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 27 Tahun 2012 tentang
Bantuan Kepada Satuan PAUD, Pendidikan Nonformal, dan Informal;
R

9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2013 tentang


Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal.
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 tahun 2015 tentang
BE D

Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 tahun 2013 tentang
Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah;
12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2013 tentang
Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal.
13. Peraturan Menteri Keuangan No. 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah Pada Kementerian
Negara/Lembaga;
14. Peraturan Menteri Keuangan No. 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah Pada Kementerian
Negara/Lembaga Sebagaimana Diubah dalam Peraturan Menteri Keuangan No.
173/PMK.05/2016;
15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 6 tahun 2016 tentang
Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan No. 74 Tahun 2016.

2
C. Tujuan Petunjuk Teknis
Petunjuk Teknis BOP Pendidikan Kesetaraan Menengah bertujuan untuk :
a. Memberikan panduan bagi penyelenggara satuan pendidikan nonformal
dalam pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Menengah yang
meliputi:
1) Ruang lingkup Program Pendidikan Kesetaraan Menengah;
2) Prosedur dan tata cara pengajuan proposal untuk memperoleh dana
BOP Program Pendidikan Kesetaraan Paket C dan Bantuan Pendidikan
Vokasi (Keterampilan) bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C.
b. Meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas publik dalam penyelenggaraan
Program Pendidikan Kesetaraan Paket C dan Pendidikan Vokasi
(Keterampilan) bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C.

AL
M FT
N
LU A
FI
R
BE D

3
BAB II
HAKIKAT PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN MENENGAH

A. Pengertian Program
1. BOP Program Pendidikan Kesetaraan Paket C adalah sejumlah dana yang
diberikan kepada lembaga penyelenggara program yang digunakan untuk
mendukung proses pembelajaran program Pendidikan Kesetaraan Paket C.
2. B program Pendidikan Vokasi (Keterampilan) bagi Pendidikan Kesetaraan
Paket C adalah sejumlah dana yang diberikan kepada lembaga penyelenggara
program vokasi yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran dan
pelatihan program Pendidikan Vokasi (Keterampilan) bagi Pendidikan
Kesetaraan Paket C.
3. Pemberi BOP adalah pemerintah melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan
Keaksaraan dan Kesetaraan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diberikan kepada lembaga
penyelenggara program yang ditetapkan sebagai penyelenggara program
Pendidikan Kesetaraan Menengah .

AL
B. Tujuan Program
M FT
1. Tujuan Program Paket C:
a. Menyediakan layanan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal untuk

N
menjaring peserta didik yang putus sekolah setara SMA/SMK/ MA dan
lulusan SMP/MTs/Paket B yang tidak tertampung pada jalur pendidikan
formal;
LU A
FI
b. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik sehingga
memiliki kemampuan yang setara dengan SMA/SMK/MA;
R

c. Membekali dasar-dasar kecakapan hidup yang bermanfaat untuk bekerja


mencari nafkah atau berusaha mandiri;
d. Membekali pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik yang
BE D

memungkinkan lulusan program dapat meningkatkan pendidikannya ke


jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
2. Tujuan Program Pendidikan Vokasi (Keterampilan) bagi Pendidikan
Kesetaraan Paket C adalah memberikan keterampilan terstruktur yang sesuai
dengan pilihan peserta didik dengan diakhiri Uji Kompetensi yang diharapkan
setelah lulus Paket C mereka memiliki sertifikat ganda yaitu Ijazah Pendidikan
Kesetaraan dan Sertifikat Kompetensi.

C. Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Menengah


1. Pendidikan Kesetaraan Paket C:
a. Memberikan fasilitasi kepada lembaga penyelenggara Pendidikan
Kesetaraan Paket C dan kepada peserta didik untuk mempermudah proses
pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C;
b. Meningkatkan kecakapan personal, akademik, dan sosial peserta didik
Pendidikan Kesetaraan Paket C;
2. Pendidikan Vokasi (Keterampilan) bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C:
a. Memberikan bekal keterampilan terstruktur bagi peserta didik Pendidikan
Kesetaraan Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C;
b. Memberikan kecakapan hidup yang bermanfaat untuk bekerja pada Dunia
Usaha Dunia Industri (DUDI) atau membuka usaha sendiri;
4
c. Meningkatkan kecakapan vokasional peserta didik Pendidikan Kesetaraan
Paket C.

D. Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan Menengah


Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan Program Paket C adalah lulusan Paket
B/SMP/MTs/Sederajat yang tidak tertampung di sekolah formal dan siswa putus
SMA/MA/SMK/MAK.
Peserta didik Pendidikan Vokasi adalah Peserta didik Kelas XII di Program Paket
C yang sedang mengikuti pembelajaran di Satuan Pendidikan Nonformal.

E. Pendidik Pendidikan Kesetaraan Menengah


Adapun kriteria Pendidik Paket C dan Pendidik Paket C Vokasi adalah:
1. memiliki kualifikasi/kompetensi akademik sesuai bidang studi atau mata
pelajaran yang dibelajarkan;
2. memiliki metode pendekatan pembelajaran yang mendukung pembelajaran
Paket C;
3. sehat jasmani dan rohani;

AL
4. memiliki pengalaman dan kompetensi pembelajaran orang dewasa;
5. bersedia membelajarkan Peserta Didik sampai akhir program;
6. diprioritaskan bagi yang telah mengikuti pelatihan tutor pendidikan
M FT
kesetaraan.

N
F. Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Menengah
1. Kurikulum
LU A
FI
Bobot Satuan Kredit Kompetensi (SKK)
Tingkatan 5 /
Tingkatan 5 /
R

No. Mata Pelajaran Drajat Mahir 2


Drajat Mahir 1 Jumlah
Setara Kelas
Setara Kelas X
XI-XII
BE D

1. Pendidikan Agama 2 4 6
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 4 6
3. Bahasa Indonesia 4 8 12
4. Bahasa Inggris 4 8 12
5. Matematika 4 8 12
6. Fisika 2 8 10
7. Kimia 2 8 10
8. Biologi 2 8 10
9. Sejarah 1 2 3
10. Geografi 2 - 2
11. Ekonomi 2 - 2
12. Sosiologi 2 - 2
5
13 Seni Budaya 2 4 6
14 Pendidikan Jasmani, Olahraga
dan Kesehatan 2 4 6

15 Keterampilan Fungsional*) 4 8 12
16 Muatan Lokal**) 2 **) 4 **) 6 **)
17 Pengembangan Kepribadian
Profesional 2 4 6

Jumlah 41 80 100
Keterangan:
*) Pilihan mata pelajaran
**) Substansinya dapat menjadi bagian dari mata pelajaran yang ada, baik mata
pelajaran wajib maupun pilihan. SKK untuk substansi muatan lokal
termasuk ke dalam SKK mata pelajaran yang dimuati.

AL
2. Sarana dan Prasarana
Untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan program Pendidikan
M FT
Kesetaraan Paket C dan hasil yang ingin dicapai, lembaga penyelenggara
program wajib menyediakan sarana dan prasarana, yaitu:

N
a. ruangan untuk proses pembelajaran dan pelatihan beserta kelengkapannya;
b. alat dan bahan pembelajaran seperti: whiteboard/papan tulis, spidol/kapur,
LU A
FI
meja dan kursi tutor, meja/kursi warga belajar, lemari buku, buku-buku
pelajaran, dan lain-lain;
c. media pembelajaran dan pendukung lainnya.
R

3. Proses Pembelajaran
BE D

a. Pendidikan Kesetaraan Paket C


Lama pembelajaran program Pendidikan Kesetaraan Paket C untuk setiap
tingkatan atau kelas harus disesuaikan dengan stuktur kurikulum di atas.
Proses pembelajaran meliputi pembelajaran akademik, yaitu upaya yang
dilakukan tutor untuk memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan
kepada peserta didik yang difasilitasi oleh tutor. Pembelajaran akademik
dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam standar isi dan standar
proses, misalnya:
1) pembelajaran dilakukan minimal 2 hari dalam seminggu @ 3 jam
pelajaran, atau 3 hari dalam seminggu @ 2 jam pelajaran;
2) pembelajaran dilakukan dengan tatap muka, tutorial, dan mandiri;
Agar proses pembelajaran akademik mengarah kepada tujuan dan hasil
yang ingin dicapai, maka tutor wajib melakukan persiapan dengan
membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berdasarkan silabus
yang dibuat oleh lembaga penyelenggara program (lihat contoh format
Silabus dan RPP dalam lampiran Juknis ini).
b. Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C
Lama pembelajaran program Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan
Kesetaraan Paket C disesuaikan dengan stuktur kurikulum yang terdapat
di LKP. Pemilihan jenis keterampilan yang akan dilaksanakan hendaknya

6
didiskusikan antara lembaga penyelenggara program dengan Peserta
Didik, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan manfaat. Pelatihan
keterampilan difasilitasi oleh nara sumber teknis, dan merupakan tugas
lembaga penyelenggara program untuk menyediakan nara sumber teknis
sesuai dengan jenis keterampilan yang dipilih. Lama dan kedalaman
pelatihan keterampilan, sesuai dengan silabus dan RPP yang ditentukan
serta tingkat penguasaan peserta didik.

4. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan maksud untuk mengetahui sejauhmana capaian
mutu penyelenggaraan program dan tingkat keberhasilan pelaksanaan program.

a. Evaluasi Penyelenggaraan
Evaluasi penyelenggaraan program merupakan sebuah kegiatan untuk
mengevaluasi atau mengoreksi hal- hal yang telah terjadi atau dilakukan
selama kegiatan penyelenggaraan program sedang atau telah berlangsung.
Dengan kata lain merupakan sebuah kegiatan mereka- ulang untuk

AL
mengetahui hal-hal penting baik yang berupa kelebihan maupun
kekurangan yang terjadi pada kegiatan penyelenggaraan program yang telah
M FT
berlangsung dengan harapan agar dapat melakukan perbaikan pada saat
kegiatan penyelenggaraan program berikutnya.

N
b. Evaluasi Perkembangan Peserta didik
Adapun tujuan evaluasi perkembangan Peserta didik adalah sebagai
LU A
FI
berikut:
1) untuk mengetahui kemajuan hasil belajar peserta didik selama jangka
R

waktu tertentu;
2) untuk mengetahui efektifitas metode dan pendekatan pembelajaran
yang dilakukan selama jangka waktu tertentu.
BE D

Dengan demikian tujuan dan fungsi evaluasi hasil belajar yang dilakukan
terhadap peserta didik adalah untuk mengetahui seberapa jauh peserta
didik menampilkan performa sebagaimana yang dikehendaki.
Pengetahuan mengenai peserta didik dimaksudkan untuk memperoleh
informasi penting mengenai peserta didik apakah perlu dilakukan
pengayaan, saran, bimbingan penyuluhan, diskusi dengan peserta didik,
dan lain sebagainya. Dengan kata lain dengan diadakannya evaluasi
perkembangan peserta didik, diharapkan diperoleh informasi untuk
melakukan langkah tindaklanjut yang berkaitan dengan keberadaan
peserta didik. Apabila hasil evaluasi peserta didik memperoleh nilai
dibawah SKK, maka tutor wajib melakukan remedial.

c. Indikator Keberhasilan Program


(1) Minimal penguasaan pengetahuan dan keterampilan peserta didik
mencapai 85%
(2) Minimal pesera didik 65% dapat melanjukan pendidikan ke jenjang
yang lebih tinggi
(3) Kehadiran peserta didik dalam pembelajaran mencapai 75%
(4) Lembaga penyelenggara program membuat laporan tepat pada
waktunya.
7
BAB III
DANA BANTUAN DAN TATA CARA MEMPEROLEH BANTUAN
PENDIDIKAN KESETARAAN MENENGAH

A. Dana Bantuan Yang Disediakan Oleh Pemerintah


1. BOP Pendidikan Kesetaraan Menengah untuk penyelenggaraan program
Pendidikan kesetaraan Paket C per peserta didik sebesar Rp. 1.700.000 (satu
juta tujuh ratus ribu rupiah).
2. BOP Pendidikan Kesetaraan Menengah untuk penyelenggaraan program
Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C per peserta didik
sebesar Rp. 1.700.000 (satu juta tujuh ratus ribu rupiah).

Tabel Komponen Pembiayaan Pendidikan Kesetaraan Menengah


No Nama Program Komponen Rincian Penggunaan Proporsi Biaya
Dana
1 Pendidikan Manajemen - Penyusunan Laporan Rp 170.000
Kesetaraan - Rapat/Pertemuan (Maks. 10%)

AL
Paket C Biaya Pelaksanaan Pengadaan Alat dan
Pembelajaran Bahan
M FT
Honor/Transport Tutor Rp 1.530.000
Biaya pelaksanaan (Min. 90%)

N
evaluasi
Penyusunan bahan
evaluasi
LU A
FI
Biaya Operasional
Pembelajaran lainnya
R

2. Pendidikan Uji Kompetensi Pelaksanaan uji 500.000


Vokasi kompetensi per jenis (maks.25%)
(Keterampilan) keterampilan
BE D

bagi Manajemen Penyusunan Proposal


Pendidikan Lembaga Penyusunan Laporan 180.000 (maks.
Kesetaraan Rapat/Pertemuan 15%)
Paket C
Pembelajaran Biaya operasional 1.020.0000 (min.
pembelajaran 60%)

8
B. Tata Cara Memperoleh Dana Bantuan
1. Kriteria Lembaga yang Dapat Mengajukan Bantuan
a. Lembaga penyelenggara program Pendidikan Kesetaraan Paket C:
1) Diutamakan PKBM yang sudah terakreditasi;
2) SKB yang sudah menjadi satuan pendidikan;
3) LKP yang sudah terakreditasi;
4) Lembaga pengusul sudah terdaftar dalam Dapodik PAUD dan Dikmas
b. Lembaga penyelenggara program Pendidikan Vokasi (Keterampilan) bagi
Pendidikan Kesetaraan Paket C:
1) PKBM, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang sudah terakreditasi
atau minimal berkinerja B;
2) SKB yang sudah menjadi satuan pendidikan dan memiliki peralatan yang
lengkap serta tenaga pendidik yang professional sesuai dengan bidang
keterampilan tersebut.
2. Kriteria Calon Peserta Didik
a. Peserta Didik Paket C;
1) Lulusan Paket B;

AL
2) Lulusan SMP/ MTs/ Sederajat;
3) Putus Sekolah Kelas X, XI, dan XII.
M FT
b. Peserta Didik Paket C Vokasi adalah berasal dari Peserta didik Kelas XII.
3. Prosedur Penyampaian Proposal

N
a. Bantuan Pendidikan Kesetaraan Paket C
1) Lembaga membuat dan mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota setempat;
LU A
FI
2) Dinas Pendidikan Kab./Kota melakukan seleksi/verifikasi dan
menetapkan lembaga-lembaga yang layak (memenuhi persyaratan)
R

dalam Surat Keputusan;


3) Surat Keputusan Calon Penerima Bantuan Pendidikan Kesetaraan Paket
C diajukan ke Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan
BE D

Kesetaraan. *
4) Berdasarkan Surat Keputusan yang diajukan Dinas Pendidikan
Kab./Kota, Direktorat melakukan verifikasi dan selanjutnya membuat
penetapan lembaga penerima bantuan Pendidikan Kesetaraan Paket C.
b. Bantuan Pendidikan Vokasi Bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C:
1) Lembaga membuat dan mengajukan proposal dengan format terlampir,
yang ditujukan kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan
dan Kesetaraan. *
2) Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan akan
melakukan seleksi dan verifikasi proposal;
3) Berdasarkan hasil seleksi/verifikasi Direktorat membuat Surat
Keputusan Penetapan Lembaga Penerima Bantuan Pendidikan Vokasi
(Keterampilan) bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C.
*)
Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
u.p Kepala Subdit Pendidikan Kesetaraan dan Pendidikan Berkelanjutan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung E Lantai 8
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat
10270
9
BAB IV
SUPERVISI, PENGAWASAN DAN PELAPORAN

A. Supervisi
Untuk menjamin mutu penyelenggaraan program dan hasil pelaksanaan program
pendidikan kesetaraan menengah, perlu dilakukan monitoring dan supervisi secara
bersama atau sendiri-sendiri oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan
dan Kesetaraan dan/atau Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota setempat.
Aspek-aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan supervisi, antara
lain adalah:
1. kredibilitas lembaga penyelenggara program;
2. kesesuaian warga belajar atau sasaran program;
3. materi pembelajaran/pelatihan;
4. jadwal kegiatan dan alokasi waktu;
5. kompetensi tutor/narasumber;
6. proses pembelajaran/pelatihan;
7. tingkat kehadiran warga belajar;

AL
8. penggunaan dana bantuan;
9. dokumen penyelenggaraan program.
M FT
B. Pengawasan

N
Pengawasan dilakukan oleh unsur internal dan eksternal.

C. Pelaporan
LU A
FI
1. Laporan Penerimaan Dana
Lembaga penerima bantuan wajib menyerahkan laporan tertulis kepada
R

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan setelah


menerima dana (format terlampir);
2. Laporan Semester I
BE D

Lembaga penerima bantuan wajib menyerahkan laporan pertanggungjawaban


dan akuntabilitas penyelenggaraan program, sampai dengan berakhirnya
penyelenggaraan program semester I (Juli Desember) kepada Dinas
Pendidikan setempat untuk direkap, kemudian disampaikan rekapitulasinya ke
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan.
3. Laporan Semester II
Lembaga penerima bantuan wajib menyerahkan laporan pertanggungjawaban
dan akuntabilitas penyelenggaraan program, sampai dengan berakhirnya
penyelenggaraan program II (Januari Juni) kepada Dinas Pendidikan setempat
untuk direkap, kemudian disampaikan rekapitulasinya ke Direktorat Pembinaan
Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan.

D. Sanksi
Lembaga penyelenggara program pendidikan kesetaraan dasar sebagai penerima
bantuan yang tidak memenuhi kewajiban pelaporan, dapat dikenakan sanksi
berupa:
1. Mengembalikan bantuan yang telah diterima ke kas negara.
2. Tidak diperkenankan mengakses dana bantuan dari Direktorat Pembinaan
Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan pada tahun anggaran berikutnya.
3. Dapat diteruskan ke jalur hukum karena disinyalir melakukan penyelewengan.
10
Lampiran 1a. Contoh Cover Proposal Pendidikan Kesetaraan Paket C

Logo Lembaga

Logo
Lembaga

PROPOSAL PENGAJUAN BOP


PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C
TAHUN 2017

Diajukan Kepada:

AL
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
M FT
N
LU A
FI
R
BE D

Diajukan Oleh:
Nama Lembaga/Organisasi : ..........................................................................
Alamat Lengkap : ..........................................................................
No. Telp/Hp/Fax : ..........................................................................
Alamat Email (wajib) : ..........................................................................

11
Lampiran 1b. Contoh Cover Proposal Pendidikan Vokasi (Keterampilan) Bagi
Pendidikan Kesetaraan Paket C

Logo
Lembaga

PROPOSAL PENGAJUAN BOP


PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI (KETERAMPILAN)
BAGI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C
TAHUN 2017

AL
Diajukan Kepada:
M FT
Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaran
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini da Pendidikan Masyarakat

N Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


LU A
FI
R

dengan alamat
BE D

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gedung E Lantai 8
Jalan Jenderal Sudirman Senayan
Jakarta 10270

Diajukan Oleh:
Nama Lembaga/Organisasi : ..........................................................................
Alamat Lengkap : ..........................................................................
No. Telp/Hp/Fax : ..........................................................................
Alamat Email (wajib) : ..........................................................................

12
PROPOSAL PENGAJUAN BANTUAN PROGRAM PENDIDIKAN
KESETARAAN PAKET C/ PENDIDIKAN VOKASI (KETERAMPILAN)
BAGI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C
TAHUN 2017

A. Profil Lembaga
1. Identitas Lembaga
1. Nama lembaga
2. NPSN
3. Alamat lembaga
4. No. Telp/Fax/E-mail
5. Tahun berdiri
6. Legalitas lembaga:
a. Badan hukum

AL
b. Ijin operasional
7. Rekening Bank
8
M FT NPWP

Visi
N
2. Visi dan Misi
: ......................................................................................
LU A
FI
Misi : 1) ..................................................................................
2) ..................................................................................
R

3) ..................................................................................

3. Susunan Pengurus
BE D

Jabatan Nama Pendidikan HP


Ketua
Sekretaris
Bendahara
.................
.................
.................
.................

4. Prasarana dan Sarana yang dimiliki


1. Status Lahan/Bangunan Luas tanah .........m2 Milik sendiri/
Jumlah .........unit sewa/ pinjam
bangunan pakai/milik warga
Luas bangunan .........m2 / milik pemerintah/
milik publik
2. Rincian Bangunan Ruang tamu .........ruang
Ruang Sekretariat .........ruang
Ruang Kantor Pengurus .........ruang
13
Ruang Belajar Teori .........ruang
Ruang Praktek Keterampilan .........ruang
Ruang usaha/produksi .........ruang
Ruang perpustakaan/Taman .........ruang
Bacaan
.............................. .........ruang
.............................. .........ruang
3. Sarana Kesekretariatan Kursi Tamu .........set
Meja-kursi kerja .........set
Lemari arsip/filing kabinet .........unit
Komputer/laptop .........unit
Printer .........unit
Mesin faksimile/telepon .........unit
4. Sarana Pembelajaran Meja-kursi belajar .........set
Papan tulis .........buah
Buku/modul/bahan ajar .........buah
Media pendukung .........unit

AL
5. Sarana Keterampilan Alat keterampilan .........set
M FT
5. Pengelola Lembaga, Tutor dan Instruktur
Pengelola Lembaga, Tutor dan Tingkat Pendidikan (Orang)

N
Unsur pimpinan
Instruktur SMP SMA Dipl. S1 S2 Jumlah
LU A
FI
Tenaga administrasi
Tenaga pembantu
R

Tutor bidang pengajaran


Instruktur keterampilan
Narasumber teknis
BE D

..........................
..........................
Jumlah

6. Kegiatan yang pernah dilakukan dua tahun terakhir


Tahun Jumlah
No. Nama Kegiatan Sumber Biaya
Pelaksanaan Peserta
1.
2.
3.
4.

7. Kemitraan
a. Bantuan yang pernah diperoleh dua tahun terakhir
Jumlah Dana
Nama/Jenis Instansi/Lembaga
No. Tahun Dana
Program Pemberi Dana Barang/Jasa
(Rp)

14
1.
2.
3.
4.

b. Instansi/Lembaga/Organisasi sebagai mitra kerja


Nama Instansi/Lembaga/ Bentuk Bulan & Tahun
No.
Organisasi Kerjasama/Kemitraan Pelaksanaan
1.
2.
3.
4.

8. Prestasi yang pernah di raih

AL
No. Penghargaan/Prestasi Diperoleh Dari Tahun
1.
2.
M FT
3.
4.

N
LU A
FI
B. Rencana atau Gambaran Umum Pelaksanaan Program Pendidikan
Kesetaraan Menengah
R

1. Tempat Pelaksanaan Program


Program Pendidikan Kesetaraan Paket C/Pendidikan Vokasi (Keterampilan)
Bagi Pendidikan Kesetaraan Paket C akan dilaksanakan di ..............................
BE D

dengan alamat ....................................................................................................


dengan luas wilayah ............m2. (Gambarkan keadaan dan potensi desa dan
masyarakat))

2. Waktu Pelaksanaan
(Gambarkan waktu kegiatan untuk menyelesaikan program)

3. Sasaran Program
No. Unsur Pekerjaan
1.
2.
3.
4.

4. Prasarana dan Sarana yang akan digunakan


Jenis Ukuran/ Status (Pinjam/
No. Kondisi
Sarana/Prasarana Jumlah Milik sendiri)
15
1.
2.
3.
4.

5. Instruktur
Pekerjaan
No. Nama Pendidikan Bidang Keahlian
Utama
1.
2.
3.
4.

6. Rencana (Tahapan) Kegiatan


Diuraikan langkah-langkah penyelenggaraan kegiatan Program Pendidikan
Kesetaraan Menengah dari mulai perencanaan (penentuan lokasi dan

AL
sosialisasi), pelaksanaan (kegiatan pembelajaran dan pelatihan), dan evaluasi
kegiatan.
M FT
LAMPIRAN-LAMPIRAN

N
1. Salinan/fotocopy Akte Notaris pendirian lembaga atau ijin pendirian lembaga
dari instansi berwenang.
LU A
FI
2. Salinan/fotocopy nomor rekening bank atas nama lembaga.
3. Salinan/fotocopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga.
R

4. Struktur organisasi/susunan pengurus dan rincian tugasnya.


5. Surat asli rekomendasi dinas pendidikan kabupaten/kota setempat, dan
BE D

dokumen lain yang relevan.

16
Lampiran 2 Contoh Laporan Akhir

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN


PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET
C/ PENDIDIKAN VOKASI (KETERAMPILAN) BAGI PENDIDIKAN
KESETARAAN PAKET C
TAHUN 2017

A. SAMPUL LAPORAN:
Nama Program : ............................
Nama Lembaga : ............................
Alamat Lengkap : ............................
Nomor Telp/Fax/HP/Email : ............................
Bulan/Tahun Laporan : ............................
B. SISTEMATIKA LAPORAN:

AL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
M FT
I PENDAHULUAN

N
1) Latar Belakang
2) Dasar Pelaksanaan Kegiatan
3) Tujuan (Kegiatan dan Laporan)
LU A
FI
II PELAKSANAAN KEGIATAN
1) Persiapan pelaksanaan kegiatan
R

2) Sasaran kegiatan (data dan informasi tentang warga belajar sebagai peserta
program)
BE D

3) Tutor/tenaga ahli/pelatih/nara sumber yang mendukung pelaksanaan


program
4) Sarana/tempat, fasilitas, alat dan bahan pembelajaran/pelatihan yang
digunakan
5) Jadwal pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan
6) Langkah dan proses pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan
7) Rincian penggunaan dana
8) Dukungan yang diperoleh dari pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan
pembelajaran dan pelatihan
9) Hambatan/kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran dan
pelatihan
10) Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan program, dan rencana tindaklanjut
pembelajaran dan pelatihan pasca kegiatan.
III KESIMPULAN DAN SARAN/REKOMENDASI
IV PENUTUP
LAMPIRAN

17
1. Bukti/kuitansi pengeluaran dana, termasuk setoran pajak sesuai ketentuan yang
berlaku
2. Foto dokumentasi pelaksanaan kegiatan
3. Dokumen pendukung lainnya yang diperlukan.

AL
M FT
N
LU A
FI
R
BE D

18
Lampiran 3. Format Rekomendasi Dinas Pendidikan

KOP SURAT
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA*)
(Alama Lengkap, email, No Kontak minimal 2 kontak person)
==================================================
SURAT REKOMENDASI
Nomor:

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : ........................................................................
Jabatan : .........................................................................
Alamat : .......................................................................

Dengan ini menyatakan bahwa:


Nama Lembaga : ..
Ketua Lembaga : ...........................

AL
Alamat Lembaga : .......................................................................
No. Tlp./HP/Faxs : ........................................................................
M FT
Adalah benar sebagai lembaga yang memiliki kredibilitas dan kemampuan untuk

N
melaksanakan kegiatan pendidikan masyarakat, dan dianggap layak mengajukan
bantuan Pendidikan Kesetaraan Paket C/Pendidikan Vokasi bagi Pendidikan
Kesetaraan Paket C Tahun 2017 kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan
LU A
FI
Keaksaraan dan Kesetaraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Usia Dini dan
Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
R

Demikian rekomendasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat digunakan


sebagaimana mestinya.
BE D

..................................................... 2017
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota*)
Tanda Tangan,
Stempel

(...........................................)
*) coret yang tidak perlu

19
Lampiran 4. Format Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah

KOP LEMBAGA

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BANTUAN OPERASIONAL


PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN MENENGAH

yang bertanda tangan di bawah ini:


1. Nama Lembaga : .............................................................
2. Nama Ketua : ..............................................................
3. Alamat Lembaga : ..............................................................
4. Nama Bantuan : Bantuan Program Pendidikan Kesetaraan
Menengah

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor ................................ dan Perjanjian Kerja

AL
Sama Nomor ......................, telah menerima Bantuan ................ dengan nilai
nominal sebesar Rp. .............................(....................................).
M FT
Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini saya menyampaikan laporan
pertanggung jawaban bantuan sebagai berikut:

N
1. Laporan Penggunaan Jumlah Dana
a. Jumlah total dana yang diterima : ........................(........................)
b. Jumlah total dana yang dipergunakan : ........................(........................)
LU A
FI
c. Jumlah total sisa dana : ........................(........................)
2. Telah menyelesaikan seluruh pekerjaan (100%) Bantuan Operasional .............
R

berdasarkan Perjanjian Kerja Sama tersebut di atas.


Berdasarkan hal tersebut di atas, saya dengan ini menyatakan dengan sebenar-
benarnya bahwa:
BE D

1. Bukti-bukti pengeluaran penggunaan dana Bantuan Operasional....................


sebesar Rp. .............................(..................................) telah kami simpan
sesuai dengan ketentuan untuk kelengkapan administrasi dan keperluan
pemeriksaan aparat pengawas fungsional.
2. Telah menyetorkan sisa dana bantuan ke Kas Negara sebesar Rp. ..................
(........................) sebagaimana Bukti Penerimaan Negara (BPN) terlampir.*)
3. Apabila di kemudian hari, atas penggunaan dana Bantuan Operasional .........
mengakibatkan kerugian Negara, maka saya bersedia dituntut pergantian
kerugian negara dimaksud sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Demikian laporan pertanggungjawaban Bantuan Operasional ini kami buat
dengan sesungguhnya dan penuh tanggung jawab.

..............................., 2017
Pimpinan/Ketua Lembaga
Materai
Rp. 6.000,-

.......................................

20
Lampiran 5. Format Surat Pernyataan Tanggungjawab Belanja

KOP LEMBAGA

SURAT PERNYATAAN TANGGUNGJAWAB BELANJA

1. Nama Lembaga Penerima : ..............................................................


2. Alamat Lembaga : ..............................................................
3. Nama Bantuan : ..............................................................

AL
Yang bertanda tangan di bawah ini Pimpinan/Ketua Lembaga penerima bantuan
.............................. menyatakan bahwa saya:
M FT
1. Bertanggung jawab penuh atas pengeluaran yang telah dibayar lunas kepada
yang berhak menerima;

N
2. Bersedia menyimpan dengan baik seluruh bukti pengeluaran belanja yang
telah dilaksanakan;
3. Bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti pengeluaran oleh
LU A
FI
aparat pengawas fungsional Pemerintah.
Demikian Surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
R
BE D

..............................., 2017
Pimpinan/Ketua Lembaga

.......................................

21
Lampiran 6. Format Berita Acara Serah Terima

LAPORAN PENERIMAAN DANA

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : .....................................................................
Jabatan : Ketua
Nomor Telp/HP/Fax : .....................................................................
Nama Lembaga : .....................................................................
Alamat : Jl. ...........................................................
Kel. ...........................................................
Kec. ...........................................................
Kab/Kota: ....................................................
Provinsi: ......................................................

AL
dengan ini melaporkan dengan sesungguhnya, bahwa kami:
M FT
1. Telah menerima dana bantuan penyelenggaraan program pendidikan
kesetaraan menengah sebesar Rp. .........................(.......................................),

N
melalui transfer bank pada rekening lembaga nomor: ............................ atas
nama: ........................ pada tanggal: ...........................;
2. Dana dimaksud angka 1 tersebut di atas, akan kami gunakan sebagai biaya
LU A
FI
penyelenggaran kegiatan Pasca Bencana, sesuai perjanjian kerjasama yang
telah ditandatangani;
3. Akan menyampaikan laporan hasil penyelenggaraan kegiatan dan penggunaan
R

dana kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan,


diakhir tahun, paling lambat minggu keempat bulan November 2017.
BE D

Demikian laporan penerimaan dana ini dibuat dengan sebenarnya, untuk


digunakan sebagaimana mestinya.

..............................., 2017
Yang membuat laporan,

.......................................

22
Lampiran 7: Contoh Perhitungan Pajak

FORMAT CONTOH BUKU PENERIMAAN/PENYETORAN PAJAK


Nomor Jenis Pajak
No Tanggal Uraian Jumlah Ket.
Bukti Ppn PPh 21 PPh 22 PPh 23

Catatan:
1. Pajak Pembelian Barang Rp. 1 juta), dikenakan pajak: PPN sebesar 10%, dan PPh
22 sebesar 1,5%.

AL
2. Pajak Honorarium (nilai berapapun), dikenakan pajak: PPh 21 sebesar ....% (sesuai
status kepegawaian yang bersangkutan).
M FT
3. Pajak Sewa Barang/Jasa (nilai berapapun), dikenakan pajak: PPN sebesar 10%, dan
PPh 23 sebesar 2%.

N
4. Besarnya pajak yang harus dibayarkan, sebaiknya dikonsultasikan dengan Kantor
Pajak setempat.
LU A
FI
......................... 2017
R

Mengetahui Dibuat Oleh:


Ketua Lembaga Bendahara
BE D

STEMPEL
LEMBAGA
Nama Terang Nama Terang

23