Anda di halaman 1dari 1

Transfer Pricing

Bendera Co. memiliki 2 divisi, yaitu divisi Merah dan divisi Putih . Divisi Merah memproduksi barang
yang merupakan bahan baku divisi Putih. Divisi Merah menjual produknya ke pasar dengan harga
Rp. 15.000. Divisi Putih memerlukan 1 produk divisi Merah untuk memproduksi 2 unit produknya.
Harga yang ditawarkan supplier lain adalah Rp. 9.000 untuk setiap unit produk divisi Merah.
Kapasitas Normal divisi Merah dan Putih masing-masing adalah 100.000 unit dan 80.000 unit. Kedua
divisi mampu menjual hingga 75% produknya ke pelanggan.
Berikut rincian unit cost produk divisi Merah:
- Variable manufaktur = Rp. 4.000
- Variable non-manufaktur = Rp. 2.000
- Biaya tetap = Rp. 10.000.000
Apakah sebaiknya dilakukan transfer pricing antara divisi Merah dan Putih? Tentukan rentang harga
transfer! Berapa ROI divisi Merah apabila transfer dilakukan dengan harga Rp. 8.000 tiap unit dan
average operating assetnya sebesar Rp. 1.000.000.000?
JAWAB:
Divisi Merah Divisi Putih
Sales price = Rp. 15.000 Unit sold = 80.000 x 75% = 60.000 unit
Variable cost = Rp 4.000 + Rp. 2.000 Produk Merah yg dibutuhkan = 60.000/2 = 30.000 unit
= Rp. 6.000
Unit sold = 100.000 x 75% = 75.000 unit
Idle capacity = 100.000 75.000 = 25.000 unit
Unit lost = 30.000 25.000 = 5.000 unit

Rentang Harga Transfer = Minimal TP TP Maksimal TP


(Sales PriceVariable cost) x Unit lost
Minimal TP = Variable cost +
Unit transfer
(Rp. 15.000 Rp. 6.000)x 5.000 unit
= Rp. 6.000 +
30.000 unit

= Rp. 6. 000 + Rp. 1.500


= Rp. 7.500
Maksimal TP = Harga yang ditawarkan supplier lain = Rp. 9.000
Operating Income
ROI = X 100%
Average Operating Asset

[(Rp. 15.000 x 70.000)+(Rp. 8.000 x 30.000)(Rp. 6.000 x 100.000)Rp.10.000.000]


= X 100 %
Rp. 1.000.000.000

= 68%
Jadi, sebaiknya divisi Merah dan Putih melakukan transfer pricing dengan rentang Harga Transfer
Rp. 7.500 TP Rp. 9.000 dan ROI divisi Merah adalah 68%

Kezia Verenia